Translate

Minggu, 31 Desember 2017

BERTEMU YESUS - GEMPA BUMI DAN PENGANGKATAN ORANG PERCAYA KESAKISAN SAVANNAH (9 TAHUN)


Beberapa hari silam Tuhan memberi saya pesan bahwa akan ada gempa besar sebelum pengangkatan terjadi dan jutaan manusia akan terbunuh.

Bertemu Yesus – Gempa Bumi dan Pengangkatan orang percaya | Savannah. 9 Year Old Sees Jesus And This Is What He Told Her. Shalom, begini kisahnya:

Ibu Savannah:
Selamat sore semuanya. Saya ingin berbagi dengan saudara semua mengenai apa yang Tuhan telah wahyukan kepada anak perempuan saya yang berumur 9 tahun.
Anak saya berumur 9 tahun dan dia mendapatkan penglihatan atau mimpi dari Tuhan. Oke mari kita dengarkan..."

Savannah :
Halo semuanya saya Savannah, waktu itu saya pergi ke kamar saya, berdoa dan Tuhan memberi saya sebuah visi. Dalam visi itu saya melihat Yesus yang mengenakan pakaian serba putih dan selempang warna merah dan biru.

Dan Dia berkata kepada saya, 'Putri-ku ... Aku ingin kamu memberitahu semua orang bahwa Aku akan datang segera dan Aku ingin semua dari mereka untuk memintaKu masuk kedalam hati mereka dan percaya kepada-Nya.'

Beberapa hari silam Tuhan memberi saya pesan bahwa akan ada gempa besar sebelum pengangkatan terjadi dan jutaan manusia akan terbunuh. Dan saya ingin berbagi dua ayat Alkitab favorit saya ....

Ibu Savannah :
Apa yang Tuhan katakan setelah gempa bumi itu terjadi ?

Savannah :
Setelah gempa bumi terjadi, pengangkatan terjadi dan semua orang yang percaya Yesus akan diangkat.

Ibu Savannah :
Akan tetapi tidak tahu kapan hal itu akan terjadi, seberapa cepat, tapi setelah gempa bumi ?

Savannah : "Ya". Ibu Svenna : "Ayat Alkitab mana yang ingin kamu sampaikan ?"

Savannah :

"Yohanes 3:16, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Dan Yohanes 14:6, Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."

Ibu Savannah : "Terima kasih telah mendengarkan."

Savannah : "Saya akan ke sorga."

Ibu Savannah :
Tuhan memberkati saudara semua saya berharap bahwa pesan itu akan mendorong saudara. Dan saya hanya mendorong saudara untuk terus melihat keatas karena

Raja akan datang kembali sangat segera dan tidak ada lagi waktu yang tersisa. Tuhan memberkati saudara. Tuhan mengasihi saudara dan sampai ketemu lagi dilain waktu.



GADIS PELAJAR KOREA KETEMU YESUS KESAKSIAN KYUNG JU SUN


Dia (Yesus) berjalan ke arahku dan berkata, ' Kyung Ju, berapa lama lagi Aku akan terus menunggu. Berjalanlah bersamaKu. Ya, kamu kehilangan ayah duniawi-mu, tetapi Akulah Bapamu yang di sorga dan apa pun yang terjadi pada-mu dikarenakan Aku mencintaimu.'

Powerful North Korean Student Testimony // The 3rd Lausanne Congress CapeTown South Africa 2010. Gadis Korea Utara ketemu Yesus, 'Berjalanlah bersamaKu. Akulah Bapamu yang di sorga.' | Kyung Ju Sun

Nama saya Kyung Ju Sun. Saya lahir di Pyong Yang, ibukota Korea Utara. Saya datang ke Korea Selatan pada tahun 2009. Saat ini saya berusia 18 tahun dan saya saat ini kelas 2 SMA. Saya satu-satunya anak dari keluarga yang berkecukupan. Ayah saya sebelumnya adalah seorang asisten dari Kim Jong-il yang merupakan pemimpin Korea Utara. Ketika saya berumur enam tahun, keluarga saya secara politis dianiaya oleh pemerintah Korea Utara. Sehingga kami melarikan diri ke China. Saat itu tahun 1998. Setelah kami ada di china salah satu saudara terkait membawa keluarga saya ke gereja.

Disana orang tua saya mengetahui Kasih luar biasa (Amazing Grace) dan kasih Allah. Hanya beberapa bulan kemudian saat ibu saya sedang mengandung anak keduanya meninggal karena leukemia. Di tengah-tengah tragedi keluarga ini ayahku mulai belajar Alkitab (Bible studi) dengan misionaris dari Korea Selatan dan Amerika.

itu merupakan keinginan yang kuat dari ayahku untuk menjadi seorang misionaris ke Korea Utara. Akan tetapi tiba-tiba pada tahun 2001 ia dilaporkan dan ditangkap oleh polisi China dan dikirim kembali ke Korea Utara di mana ia dijatuhi hukuman penjara. Dialah yang pertama kalinya meninggalkan diriku. Tapi tiga tahun dia menjalani penahanan hanya membuat ayahku lebih kuat. Dia berteriak kepada Tuhan lebih semangat daripada mengeluh dan menyalahkan Tuhan.

Ketika dia dibebaskan dari penjara ia kembali ke China. Kami bersatu kembali sebentar. Saat itulah ia mulai bersama-sama orang-orang memutuskan untuk kembali ke Korea Utara untuk berbagi pesan Kristus mengenai kehidupan dan harapan bagi orang-orang yang putus harapan kepada tanah airnya.

Dia tidak memilih ke Korea Selatan di mana ia bisa menikmati kebebasan beragama. Dia malah memilih untuk kembali ke Korea Utara untuk berbagi kasih Tuhan di daerah yang berbahaya. Hal itu menghancurkan hati saya setelah tahu bahwa pada tahun 2006 kegiatannya diketahui Pemerintah Korea Utara dan dia kembali dipenjarakan.

Sejak itu saya tidak mendengar lagi kabar dari ayah. Kemungkinan dia telah ditembak mati di depan umum atas tuduhan pengkhianatan dan spionase dan hal itu begitu sering terjadi, yaitu penganiayaan orang-orang Kristen di Korea Utara. Ketika ayahku ditangkap pertama kalinya tahun 2001 dan dipaksa meninggalkan saya dan kembali ke Korea Utara, saya belum menjadi seorang Kristen saat itu. Saat itulah saya diadopsi oleh seorang keluarga muda pendeta Cina. Mereka menunjukkan cinta, kasih dan kepedulian. Melalui mereka Tuhan melindungiku. Tapi pendeta dan istrinya harus pergi ke Amerika pada 2007. Tak lama setelah itu saya diberi kesempatan untuk pergi ke Korea Selatan. Itu sebabnya saya tetap berada di Cina, tinggal di kantor konsulat Korea Selatan di Beijing menunggu ke Korea Utara.

Pada suatu malam saya melihat Yesus dalam mimpi. Ada air mata pada kedua mataNya. Dia berjalan ke arahku dan berkata, ' Kyung Ju, berapa lama lagi Aku akan terus menunggu. Berjalanlah bersamaKu. Ya, kamu kehilangan ayah duniawi-mu, tetapi Akulah Bapamu yang di sorga dan apa pun yang terjadi pada-mu dikarenakan Aku mencintaimu.'

Setelah saya terbangun dari mimpi saya mendekat dan berdoa kepada Tuhan untuk pertama kalinya. Malam Itu saya menyadari bahwa saya punya Bapa yang mencintai dan peduli padaku dengan begitu besar. Yang mana Dia mengutus Anak-Nya Yesus untuk mati bagi saya.

Saya berdoa Tuhan Inilah saya. Saya meletakkan segala sesuatu dan memberikan hatiku, jiwaku, pikiranku dan kekuatanku. Silahkan mamakai saya sesuai kehendakMu. Tuhan telah membangkitkan kedalam hati saya kasih yang besar untuk Korea Utara.

Seperti yang ayah saya lakukan bagi Kerajaan Tuhan. Sekarang saya berkeinginan untuk taat kepada Tuhan. Saya ingin membawa kasih Yesus ke Korea Utara. Aku melihat kembali kehidupan singkat saya dan saya mencari tangan Tuhan dimanapun saya berada. Enam tahun di Korea Utara dan 11 tahun di China. Dan saat berada di sini, di Korea Selatan.


PESAN TUHAN UNTUK TAHUN 2018 DARI EV. NANY SUSANTY



Pesan Tuhan untuk tahun 2018 Oleh Ev. NANY SUSANTY

Dengar apa yang Tuhan mau katakan saat ini, buka telingamu baik-baik, buka hatimu baik-baik,

Sediakan akan wadah yang besar untuk tahun depan,
Sediakan akan wadah yang besar untuk tahun depan,
Karena ada sesuatu yang Tuhan mu akan kerjakan,

Setiap orang yang ada ditempat ini akan mengalami lawatan Tuhan,
Akan menjadi saksi dimanapun juga engkau ditempatkan,
Satu hal saat ini Tuhan katakan, ini yang menjadi bagianmu yang harus engkau lakukan,

Awali tahun depan, awali tahun depan, dengar baik-baik, 
Awali tahun depan, demikian engkau memasuki hari pertama tahun depan, dengar baik-baik, 

Begitu engkau menginjakkan kaki mu pada tahun depan, 
Awali, Angkat Perjanjian Darah, 

Angkat Perjanjian Darah, Deklarasikan Perjanjian Darah dan tutup dengan Perjamuan Kudus.

Saat engkau deklarasikan Perjanjian Darah, kemanapun engkau pergi ada ikatan Perjanjian Darah antara engkau dan Tuhan mu.

Sesudah itu deklarasikan Perjanjian Garam, 

Ada dua Perjanjian yang Tuhan berikan untuk tahun depan, 
yang pertama Perjanjian Darah, 
yang kedua Perjanjian Garam,

Lakukan dengan iman, sediakan wadah yang besar, 
Lawatan akan terjadi.

Sekalipun malapetaka ada, 
Sekalipun malapetaka ada, tapi dimana ada Perjanjian Darah dalam hidup mu, ada Perjanjian Darah dalam hidup mu, engkau akan diluputkan

 --------------------------------------------------------------------------------------

DEKLARASI PERJANJIAN DARAH

Didalam nama Tuhan Yesus Kristus, dengan iman percaya,  kami naikkan Deklarasi  Perjanjian Darah.

Kami berdiri atas Darah Tuhan Yesus yang sudah dicurahkan di kayu salib. Darah yang sudah menutup setiap lubang  maut; Darah yang sudah membuka gerbang keselamatan bagi kami dan keluarga kami, juga bangsa Indonesia, karena Darah-Nya itu, yang membuat kami tidak menyayangkan nyawa kami sampai kedalam maut.

Kami angkat setiap korban darah yang sudah kami letakkan, karena cinta itu lebih kuat dari maut. Cinta menjadi persekutuan kami dengan penderitaan Tuhan Yesus Kristus.

Karena Darah Anak Domba, kami diampuni, kami memiliki karakter Kristus.  Mulai hari ini kami menerima tanda meterai sebagai milik Kristus, karena kami diberikan perlindungan, roh, tubuh dan jiwa kami oleh karena Darah Yesus.

Karena Darah-Nya sudah dicurahkan, sehingga ada hak keselamatan, maka kami minta lima milyard jiwa di dunia diselamatkan, dan siap menyambut kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali.

Dengan Darah Yesus, kami mau tutup setiap lubang2 maut dan lubang neraka. Kami berkata kepada setiap mahluk dan naga dari dasar bumi, di kunci dengan Darah Yesus sampai batas waktu yang Tuhan tentukan.

Dengan Darah Yesus, kami deklarasikan, ada EFES DAMIM TUHAN atas keluarga kami,  Jakarta,  Indonesia, sehingga tidak ada kegelapan, tidak ada musuh yang bisa menyusup, yang bisa mendekat,  yang bisa masuk ke Indonesia.

Tidak ada lagi yang garang, sombong dan keras. Tidak ada spirit anti-Kris dan semua yang jahat, yang bisa mendekat ke Indonesia.

Karena meterai Darah-Nya, kami tahu semua yang ada di hidup kami, kami mau naikkan sebagai korban ucapan syukur, karena kami tahu itu cawan doa, cawan ucapan syukur yang naik sampai ke tahta Tuhan, sehingga  tuntas dari pihak Tuhan dan dari kami.

Hari ini kami berhak tuntut dan minta lawatan lautan manusia, tidak ada penundaan lagi.

Semuanya jadi tuntas genap termeterai sah didalam nama Tuhan Yesus Kristus,  HaleluYah...

Amin, amin, amin.

--------------------------------------------------------------------------------------

Deklarasi PERJANJIAN GARAM

Di dalam Nama Tuhan Yesus Kristus ,
Oleh Jaminan dan AnugrahNYA dan PerkenananNYA,  dengan iman percaya

Kami angkat PERJANJIAN GARAM ini, perjanjian yang kekal yang tidak bisa dibatalkan oleh apapun juga

Perjanjian Garam ini memberi otoritas penuh kepada Tuhan untuk menjadi Pembela kita.

Dengan kuasa dan otoritas, hak Kerajaan Surga yang  Tuhan telah mengaruniakan segala kerajaan dibumi ini untuk ditaklukan di bawah kaki kita, dan segala kerajaan di bumi ini menyembah Yesus Kristus Tuhan,  Raja segala raja, dan hanya ada  Satu Kerajaan di Surga dan dibumi ini yaitu Kerajaan BAPA PUTRA DAN ROH KUDUS.

Kami adalah garam dunia dan dengan jaminan Tuhan, kami tidak akan menjadi tawar,  tetapi pasti terus kuat menyelesaikan semua rencanaNya, kerinduanNya dengan hati yang melekat kepadaNya,  dengan passion dan cinta kepada Raja segala raja, Tuhan segala tuhan,  Yesus Kristus Tuhan.

Hidup kami adalah penyembahan kami kepada Yesus Kristus Tuhan. Menjadi berkat , berfungsi dan berkualitas untuk segala yang menjadi rencanaNya.

Hidup kami tertambat pada Pokok Anggur yaitu Yesus Kristus Tuhan.

Roh Kudus terus mendidik kami dan Roh Kudus selalu menjadi Tuhan, Sahabat dan partner, sampai  hati kami terus terjaga dan terus mengerti pertobatan, mudah diajar,  hineni, punya cool spirit.

Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, Tuhan melimpahi kami dengan berkat rohani dan jasmani.

Didalam Nama TUHAN YESUS KRISTUS, tuntas,  genap,  dijamin dan termeterai,  jadi dalam anugerah Tuhan.


Amin...  Amin...  Amin...