Translate

Minggu, 27 Desember 2015

VIDEO TENTANG NERAKA  ( FULL VERSION )


Halo, saya Hwa-bi, jung "pelukis" dari Korea.


Meskipun saya tidak cukup baik saya ingin menempatkan kehidupan iman saya di sini di halaman ini.

Saya telah belajar sepanjang waktu "Iman adalah kehidupan praktis iman bukan hanya percaya". Kita dapat mengatakan setiap hal-hal yang berharga tidak hanya pelayanan, pujian, merenungkan Alkitab, tetapi juga semua cerita kehidupan sehari-hari dengan Trinitas suci.

Saya ingin berbagi kasih karunia saya dengan seseorang yang dicintai, Anda ^^


Video dengan text bahasa Inggris :


 Video dengan teks bahasa Chinese (traditional) :




Video dengan teks bahasa Jepang :


VIDEO TENTANG SURGA  ( FULL VERSION )


Halo,  saya Hwa-bi, jung "pelukis" dari korea.


Meskipun saya tidak cukup baik saya ingin menempatkan kehidupan iman saya di sini di halaman ini.

Saya telah belajar sepanjang waktu "Iman adalah kehidupan praktis iman bukan hanya percaya". Kita dapat mengatakan setiap hal-hal yang berharga tidak hanya pelayanan, pujian, merenungkan Alkitab, tetapi juga semua cerita kehidupan sehari-hari dengan Trinitas suci.

Saya ingin berbagi kasih karunia saya dengan seseorang yang dicintai, Anda ^^



Video dengan teks bahasa Inggris 




8 ORANG TERKENAL MENGHINA TUHAN YESUS

Inilah Orang-orang yang Menantang dan Menghina TUHAN YESUS KRISTUS serta Akibatnya...


Galatia 6:7 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.


Berikut 8 (delapan) orang terkenal yang menantang, menghina, dan meremehkan TUHAN YESUS. Kita bebas menilai apakah ini suatu kebetulan atau tidak, semuanya tergantung dengan pilihan kita sendiri untuk menilainya.

1. John Lennon (Penyanyi kelompok the Beatles)

                                                           
                                                          John Lennon

Beberapa tahun sebelum kematiannya, dalam sebuah wawancara bersama "American Magazine", ia berkata, "Kekristenan akan berakhir, Kekristenan akan segera menghilang atau lenyap. Saya tidak perlu berdebat mengenai Kekristenan. Saya yakin akan lenyap dan berakhir" Lebih lanjut John Lennon berkata, "YESUS sudah OK. Tetapi YESUS seorang yang terlalu sederhana dan merakyat. Hari ini kita (Kelompok The Beatles) lebih terkenal daripada-NYA", kata-kata ini diucapkannya pada tahun 1966. John Lennon setelah mengatakan bahwa the Beatles lebih terkenal dari YESUS KRISTUS, dibunuh oleh penggemarnya dengan 6 kali tembakan.

2. Tancredo Neves (Presiden Brazil)


                                                         Tancredo Neves

Selagi kampanye, ia berkata: "Bila mendapat 500.000 suara dari anggota partai saya, maka tidak ada yang dapat mendepak saya dari posisi Presiden, BAHKAN TUHAN SENDIRI." Akhirnya, ia mendapat lebih dari 500.000 suara, tapi sehari sebelum peresmian jabatannya, ia sakit dan mati.

3. Cazuza (Bi-sexual Brazilian composer, singer & poet)


                                                             Cazuza 

Dalam penampilannya di Rio de Janeiro, sambil menghisap cerutu, ia mengebulkan asapnya ke udara sambil berkata, "TUHAN, ini (ASAP rokok) untuk-MU." Pada umur 32, ia meninggal karena AIDS kanker paru-paru dalam kondisi yang mengerikan.

4. Marilyn Monroe (Artis USA)


                                                       Marilyn Monroe

Dia dikunjungi oleh Billy Graham pada saat sebuah pertunjukan show. Billy Graham berkata bahwa ROH TUHAN telah mengutusnya untuk memberitakan Injil kepada Marilyn Monroe. Setelah mendengarkan apa yang ingin disampaikan oleh Billy Graham, dia berkata” “Saya tidak perlu YESUS-mu.” Seminggu kemudian Marilyn Monroe ditemukan tewas di apartemennya.

5. Bon Scott (Ex Vokalis AC/DC)
  

                                                              Bon Scott

Dalam salah satu lagu di albumnya (1979), ia mengatakan "Jangan hentikan aku. Aku sedang asyik berjalan ke neraka." Pada19 Februari 1980, Bon ditemukan tewas karena TERSEDAK oleh muntahannya sendiri.

6. Christine Hewitt (Jurnalis Jamaica & penghibur)


                                                       Christine Hewitt 

Ia berkata bahwa Alkitab (Firman TUHAN) adalah buku terburuk yang pernah ditulis. Juni 2006, dia ditemukan tewas terbakar di motornya dan tak dapat dikenali lagi.

7. Lord William Pirrie (Orang yang membuat TITANIC)


                                                       Lord William Pirrie

Setelah pembangunan kapal Titanic, seorang reporter bertanya seberapa amankah kapal Titanic tersebut. Dengan nada mengejek dia menjawab: “TUHANpun tidak akan bisa menenggelamkannya.” Apa yang terjadi kemudian? Tentu saya tidak perlu menjelaskan apa yang telah terjadi pada “unsinkable ship” tersebut.

8. Tragedi Campinas (tahun 2005)


                                                  Ilustrasi kecelakaan

Di Campinas, Brasil, sekelompok sahabat yang mabuk datang untuk menjemput seorang gadis, teman mereka. Sang gadis yang tadinya bersama ibunya tersebut segera masuk ke mobil. Karena sangat kuatir, sang ibu berkata, "TUHAN besertamu, putriku." Putrinya menjawab,"Boleh saja asalkan DIA (TUHAN) duduk di BAGASI, karena disini sudah penuh!".


Beberapa jam kemudian dikabarkan mobil tersebut mengalami kecelakaan fatal, rusak parah dan bentuknya tak dapat dikenali lagi serta seluruh penumpangnya tewas. 

Anehnya, BAGASINYA TETAP UTUH, bahkan ternyata sekotak telur didalamnya tak ada SATUPUN YANG PECAH !!!
Kesaksian - Omega Suparno Mengikuti Yesus dan Mati Sebagai Martir



                                                      Omega Suparno

Tiga orang aktivis Islam dari Jepara: Amir Mahmud (29), Sony Sudarsono (29), dan Agus Suprapto (31) menjadi pesakitan di PN Jepara. Amir Mahmud adalah ustadz yang pernah berjihad di Ambon Maluku selama 4,5 tahun sejak 2001. Sony Sudarsono adalah aktivis yang sudah malang-melintang berjihad ke mancanegara, pernah mengikuti pelatihan jihad di Moro, Philipina. Sedangkan Agus Suprapto adalah mujahid yang pernah bergabung bersama kafilah i’dad di Aceh beberapa tahun silam.

Trio mujahid Jepara itu menjadi tersangka dan terancam hukuman mati dengan dakwaan pasal pembunuhan berencana terhadap Omega Suparno (42). Pria lajang warga desa Mayong Kidul, Mayong Jepara Jawa Tengah ini adalah seorang murtadin yang pernah nyantri di pesantren terkenal di kota Kudus, Jateng angkatan tahun 1989. Setamat Madrasah Aliyah di pesantren itu, Suparno melanjutkan pendidikan sastra Arab di IAIN (tidak selesai). Skripsi yang sedang disusunnya dibiarkan mangkrak karena ia murtad menjadi Kristen sekitar tahun 2002.

Setelah murtad, Suparno aktif dalam kegiatan penginjilan kristiani. Di Gereja Injili Tanah Jawa (GITJ) di Desa Pendo Sawalan, Kalinyamatan Jepara, ia dikenal aktif mengisi acara-acara gereja, terutama acara kepemudaan. Untuk mewujudkan obsesinya menjadi pendeta, Suparno melanjutkan studi di Fakultas Teologi Sekolah Tinggi Theologia Baptis Indonesia (STBI) Semarang. Di kampus ini, Suparno sempat menjabat sebagai Ketua Badan Pengurus Mahasiswa periode 2011-2012.

Omega Suparno telah mati dibunuh karena murtad. Telah dikuburkan secara Kristen. Dibunuh oleh oleh trio mujahid di Jepara, salah seorang di antaranya adalah ustadz. Ketiganya saat ini telah ditahan POLRI dan diancam eksekusi mati. Sebelum mati, semoga mereka diampuni Tuhan, bertobat, mengenal kebenaran dan percaya kepada Yesus Kristus Tuhan dan Juruselamat. Yang menulis ini katakanlah sebagai belahan jiwa Omega Suparno yang tetap hidup, yang telah lama menyatu dengan Omega sejak kuliah di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, hingga akhirnya memantapkan pilihannya kepada Yesus Kristus.


Omega Suparno mati sebagai martir

Meninggalkan Islam dan menjadi seorang Kristen bagi Suparno bukanlah hal yang ringan. Waktu tiga tahun penuh merupakan pergumulan yang sangat berat. Bagaimanalah kalau dari bangku kuliah IAIN harus meninggalkan Islam dan menjadi seorang Kristen? Itu hal yang sangat mustahil dalam pikiran manusia. Tidak ada seorang muslim yang dapat keluar dari Islam dan menjadi seorang Kristen jika bukan kuasa Yesus yang nyata di dalam Roh Kudus yang telah bekerja. Bukan karena Indomie, itu tuduhan yang frustasi. Jika Yesus, yang hidup sampai sekarang, berkenan, maka semua muslim pun dapat diubah-Nya menjadi Kristen.

Karena itu Suparno bersyukur sekali, Omega Suparno telah dipilih dan diselamatkan-Nya. Sudah berpindah dari Islam yang mematikan kepada Yesus yang menghidupkan! Walaupun tubuhnya mati – dan memang semua tubuh orang akan mati – tetapi rohnya tersimpan di dalam kuasa Yesus Kristus, dan akan diberikan tubuh yang baru, tubuh kemuliaan, sama dengan tubuh Kristus yang kekal.

Assunah Nabi, seperti yang dituliskan oleh Ibnu Majah dan Tirmidzi, menyampaikan perkataan Nabi: “Peperangan itu adalah tipu daya”. Dan QS At-Tawbah 29 memerintahkan untuk memerangi orang-orang kafir, yang kepada mereka diberikan Al-Kitab. Tentulah mereka yang Yahudi dan Kristen. Maka semua tuduhan Al-Quran dan Islam, terhadap status Isa Al-Masih, terhadap penyaliban Isa Al-Masih, terhadap keaslian Alkitab, semuanya itu adalah dalam konteks peperangan. Tipu daya. Al-Quran sibuk menuliskan nama Isa ibnu Maryam bukan untuk meneladani ajaran kasih Isa, tetapi dalam rangka menegakkan agama Islam. Tentu tak luput melalui tipu daya sebagai perang doktrin.

Tipu daya dalam perang doktrin Islam itu nyata pada hadits yang menuliskan bahwa Isa Al-Masih akan turun dari langit menjelang hari kiamat menjadi hakim yang adil, untuk mematahkan salib-salib (orang-orang Kristen) dan membunuh babi-babi. Doktrin ini terlalu memaksakan diri. Kalau mau membuat tipu daya yang soft, lebih baik Islam tidak mengakui Isa itu akan datang. Katakan saja: Isa tidak akan pernah datang. Daripada mengatakan Isa akan datang, tetapi datang untuk membunuh orang-orang Kristen yang setiap hari memuji dan meninggikan nama Yesus Kristus (Isa Al-Masih), tentu tipuan itu sangat tidak logis. Alasan Islam, karena mereka menuhankan Yesus, itu hanya alasan konyol sepihak dari Islam. Jika ada alasan yang kuat yang berasal dari pihak Kristen itu sendiri, maka barulah masuk akal.

Bagi Omega, Allah Swt, Allah Islam yang berdiri karena perang tipu daya, akhirnya nyatalah sebagai sosok allah palsu yang tidak terpercaya, yang tidak punya kredibilitas, dan plin-plan. Tentu Omega yang sejak semula taat shalat, tidak begitu gampang untuk mengatakan Allah Swt tidak terpercaya, jika bukan didukung oleh bukti-bukti yang kuat. Al-Quran itulah bukti kuat bahwa Allah Swt tidak terpercaya.

Omega akhirnya harus menyatakan bahwa Allah Swt ialah gambaran hati dan cita-cita seorang Muhammad. Muhammad mengatakan: Hindarilah zinah. Tetapi bini Muhammad itu banyak. Pezinah itu otak seks. Orang yang bininya banyak otak seks juga. Nah, tidak ada balancing antara perkataan dan perbuatan Muhammad. Omega sebagai seorang muslim tidak habis pikir untuk memikirkan itu.

Pada QS Maryam 27-28, Allah Swt telah salah sebut ketika mewahyukan bahwa Maryam ibu Isa sebagai saudara perempuan Harun. Di Alkitab (1 Tawarikh 6:3), Harun adalah saudara Musa dan Miryam, ketiganya putera-puteri Amran, yang hidup 1.500 tahun sebelum Maryam yang melahirkan Isa. Bagaimana bisa Allah yang Maha Mengetahui tidak mengetahui sejarah? Terlalu memaksakan diri jika muslim menuduh orang-orang Kristen telah mengarang-ngarang ayat 1 Tawarikh 6:3 itu.

Pada QS An-Nisa 157-158 Allah Swt mempunyai sikap yang jelas, bahwa Isa Al-Masih tidak boleh dibunuh atau disalibkan. Untuk itu Allah Swt harus menipu manusia dengan mengadakan seseorang yang mirip dengan Isa untuk dibunuh, sedangkan Isa Al-masih langsung diangkat ke sisi Allah. Tetapi pada QS Maryam 33, sikap Allah Swt berubah. Ia mewahyukan bahwa semoga Isa diberkati pada saat ia dilahirkan, pada saat ia meninggal dan pada saat ia dibangkitkan hidup kembali. Ini bukan masalah proses waktu, di mana katanya Isa akan datang lagi untuk mati menurut versi Islam. Tetapi ini masalah sikap mental Allah Swt yang plin-plan, yang tercium hanya untuk mengikari bahwa Isa telah mati disalibkan dan bangkit hidup kembali sebagaimana disaksikan oleh banyak orang Yahudi, 700 tahun sebelum Al-Quran itu ditulis di Arab, jauh dari TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Allah Swt mewahyukan bahwa Al-Quran itu kitab yang sempurna dan tidak dapat diubah oleh siapa pun. Tentu termasuk oleh Allah Swt sendiri (QS 10:64, QS 6:115). Nyatanya tidak demikian. Allah Swt mengganti-ganti ayatnya sendiri. Masa sih Yang Maha Tahu bisa merevisi kalimatnya sendiri? (QS 16:101, QS 2:106).

Kalau sosok Allah Swt plin-plan, namun sikap Yesus selalu lurus dan terpercaya. Sebelum disalibkan, Yesus mengajarkan: “Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu.” (Lukas 6:27-28). Ketika tergantung di kayu salib Yesus pun balance dengan ajaran-Nya, Ia mengampuni orang-orang yang telah menyalibkan-Nya dengan berkata: “"Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." (Lukas 23:34).

Matius 17:22-23: Pada waktu Yesus dan murid-murid-Nya bersama-sama di Galilea, Ia berkata kepada mereka: "Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia dan mereka akan membunuh Dia dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan." Maka hati murid-murid-Nya itu pun sedih sekali.Setelah Yesus bangkit pada hari yang ketiga (Hari Minggu) sejak Ia mati di kayu salib.

Lukas 24:38-40: Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu? Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku." Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka.

Dari semua yang telah terjadi yang pernah dikatakan oleh Yesus, semuanya benar terjadi dan tidak ada yang meleset, baik perbuatan-Nya maupun peristiwa-peristiwa yang dilalui-Nya, semua lurus dengan perkataan-Nya.

Tetapi Islam, sebagai agama yang dibangun dengan prinsip “peperangan adalah tipu daya”, benarlah telah memerangi iman kepercayaan orang-orang Nasrani atau Kristen sesuai dengan QS At-Tawbah 29 itu. Mereka telah dan akan selalu diperangi dengan berbagai cara termasuk dengan tipu daya, supaya Islam dapat berdiri. Bukan supaya semua muslim selamat masuk surga, tetapi supaya Muhamamd, Islam dan semua ulama dapat berkuasa di dunia ini, tetapi bukan di akhirat.

Karena Islam sudah salah, maka Omega Suparno menjadi semakin percaya kepada Yesus itu. Andaikata Omega sebelumnya seorang atheis, maka ia sulit mempercayai Yesus. Tetapi karena tipu daya Al-Quran dan Islam itu, maka Omega tambah yakin bahwa Yesus itu benar yang mengatakan: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.” (Yohanes 11:25-26). Yang dimaksudkan oleh Yesus bukanlah mengenai tubuh yang fana ini. Tetapi mengenai jiwa atau roh yang pada hari kebangkitan akan diberi tubuh kemuliaaan, tubuh yang baru yang sama bentuknya dengan tubuh yang lama, yang hidup kekal untuk selama-lamanya di dalam Sorga.

Istilah “Yesus bukan Tuhan”, “Tuhan tidak berwujud manusia” merupakan alasan yang selalu dibangga-bangkan oleh dunia Islam. Tetapi Omega akhirnya memegang sebuah prinsip: Tuhan bukanlah Tuhan jika karena dimengerti seluruhnya oleh pikiran manusia. Biarlah para muslim menyembah tuhan yang mereka kuasai dalam akal pikiran mereka sendiri, tetapi Omega harus datang kepada Yesus yang terpercaya itu, yang ajaib itu, yang mengajarkan kasih, pengampuan dan kedamaian itu. Bukan Tuhan yang haus akan darah orang-orang kafir. Biarlah mereka bergama Islam, yaitu Islam yang hidup dengan mematikan nyawa banyak orang, tetapi Omega berpegang kepada Yesus yang telah mati untuk menghidupkan nyawa banyak orang pada kehidupan yang kekal.




KESAKSIAN Dari Ethopia ... Kesaksian Tariku



Ini adalah sebuah bukti kuasa dan kemurahan YAHWEH kepada siapa yang berseru kepada Nama-NYA dan menghormati Firman-NYA, Alkitab. Pemuda desa yang tidak bisa membaca dan menulis, sekarang telah menjadi pendeta dan berkotbah firman ELOHIM (GOD) diberbagai negara.

Kesaksian Tariku ini didasarkan pada terjemahan langsung saudara Abraham, dari kesaksian Tariku sendiri dalam bahasa Amharic di video YouTube (lihat di https://www.youtube.com/watch?v=qlefg1tsvBM), dan dikemas bersama dengan kesaksian Tariku dari sumber lainnya. Abraham adalah seorang Ethopia Kristen lahir-baru. Terima kasih banyak kepada Abraham.

Tariku menghabiskan masa kecilnya di sebuah desa selatan Ethiopia. Ia berasal dari sebuah keluarga tradisi yang menyembah berhala. Tariku juga tidak pernah makan bangku sekolah, sehingga ia tidak mampu membaca dan menulis. Ketika ia remaja, ia pindah rumah dan tinggal bersama Bibinya di Kera, bagian dari Addis Abeba [Itu artinya ”Bunga Baru”], ibukota Ethiopia. Di rumah ini, sepupu Tariku, anak perempuan dari bibinya, berhasil membawa Tariku lebih dekat kepada YESHUA HA MASHIACH, dan mereka berkunjung ke Jemaat (Gereja) yang percaya Alkitab (sepenuhnya sebagai Firman ELOHIM), dimana gadis ini bersekutu. Di Jemaat inilah Tariku menjadikan YESHUA HA MASHIACH sebagai Juruselamat pribadi hidupnya.

Di bagian utara Ethiopia, sekarang dikenal sebagai Eritrea, ingin melepaskan diri yang berakibat perang sipil. Ethiopia saat itu masih di bawah pemerintahan ideologi Komunis. Terdorong oleh jiwa nasionalisnya. Dia mendaftar untuk menjadi tentara. Tariku bergabung ke militer. Sementara ia dimiliter, teman-temannya terbiasa menolong dia di dalam membaca dan menulis surat-surat. Tariku akan memakai sidik jari untuk urusan-urusan resmi. Tariku mendapatkan Alkitab dan buku nyanyian rohani ketika ia meninggalkan rumah bibinya untuk masuk militer. Ia menerima mereka sekalipun ia tahu bahwa ia tidak bisa membaca.

TARIKU DI MEDAN PERANG.
Kerohanian Tariku semakin kuat. Ia sering berdoa dan ELOHIM berbicara kepadanya melalui mimpi-mimpi. Dari gaji pertamanya ia membeli radio transistor untuk dapat mendengarkan siaran-siaran Kristen yang dipancarkan dalam bahasa Amharic dari Kenya. Bahasa Amharic adalah bahasa nasional negara Ethiopia. Dia rindu untuk bisa membaca firman ELOHIM, namun Tariku adalah seorang pria yang tidak pernah mendapat pendidikan sekolah. Ia bergantung penuh kepada teman-temannya di dalam membaca dan menulis. Doa dan berdiam diri di hadapan YAHWEH adalah satu-satunya yang ia bisa lakukan untuk mengerti kehendak BAPA Sorgawinya.

Tariku berdoa terus-menerus. Dia berdoa seperti ini :
”O ELOHIM, saya tahu bahwa ENGKAU telah menyelamatkan hidupku, ENGKAU telah merubah hidupku, ENGKAU berbicara kepadaku melalui mimpi-mimpi. Jadi saya percaya bahwa ENGKAU hidup. ENGKAU telah menghidupkan kembali Lazarus. ENGKAU memberi penglihatan kepada Bartolemeous yang buta untuk mampu melihat. Jadi saya percaya bahwa ENGKAU mampu membuka mata saya juga.”

Sementara ia memanjatkan doanya, ia berdiri dengan mengangkat Alkitab ke udara, satu-satunya Kitab yang selalu bersamanya sejak ia memilikinya. Ia berkata kepada YAHWEH sementara Alkitab masih berada di udara, ”Saya tidak dapat baca kitab ini, tetapi saya selalu membawanya, sebab ini adalah firman-MU.” Saya telah mendengar bahwa ENGKAU telah melakukan mujizat kepada Lazarus dan Bartolomeus. Jadi ENGKAU mampu juga membuka mataku.”

Demikianlah ia berdoa hari ke hari, sebab ia sangat ingin membaca firman ELOHIM tersebut. Ia haus akan Firman-NYA. Pada suatu hari, sekitar pukul enam pagi, kuasa ROH KUDUS turun ke atas diriku dan saya mendengar suara yang berkata kepadaku, ”Bangun dan bukalah Alkitab, baca!” Hadirat ROH KUDUS sungguh kuat dan untuk pertama kalinya ia mendengar suara YAHWEH melalui telinga jasmaninya. ”Saya gemetar, dan saya bangun dan membuka Alkitabku. Alkitab itu terbuka pada Mazmur pasal 91, kemudian saya membaca seluruh pasal tersebut.”

Mazmur 91, Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada YAHWEH: “Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, ELOHIMku, yang kupercayai.”

Bila ia berseru kepada-KU, AKU akan menjawab, AKU akan menyertai dia dalam kesesakan, AKU akan meluputkannya dan memuliakannya. Dengan panjang umur akan KU-kenyangkan dia, dan akan KU-perlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-KU.” [KU-perlihatkan kepadanya YESHUA-Ku; Hebraic Roots Bible]. YESHUA, dalam bahasa Ibrani artinya Keselamatan, dan juga nama TUHAN YESUS KRISTUS jika ditulis dalam bahasa Ibrani.

SAYA BISA MEMBACA !!!
Saya berteriak-teriak kegirangan sementara air mata sukacita mengalir membasahi wajahku, hatiku dipenuhi dengan sukacita. Peristiwa ini terjadi di medan peperangan. Beberapa teman tentara berdatangan menghampiri Tariku, ”Mereka ingin tahu apa yang terjadi pada diriku. Tariku berkata, Saya bercerita kepada mereka apa yang telah terjadi. Beberapa dari mereka berpikir saya telah menjadi gila.

”Saya tidak gila (mad),” jawab Tariku, ”tetapi saya telah melihat firman ELOHIM yang telah membebaskan orang-orang dari kebodohan (madness); memberi kebebasan kepada yang terpenjara; dan penglihatan kepada yang buta.” Sebagian lainnya sungguh tersentuh dengan ceritaku, kuasa ELOHIM menguasai mereka dan air mata suka cita mengalir membasahi wajah mereka,” Tariku berkata.

Cerita mujizat yang terjadi atas Tariku segera sampai kepada komandan battalion. ”Saya dipanggil untuk menghadap komandan, untuk menceritakan kejadian tersebut. Saya ambil kesempatan ini sebaik mungkin untuk menceritakan Kebenaran. Saya ceritakan kepada dia segala sesuatu yang telah terjadi kepadaku, mengingatkan dia bahwa ia telah mengetahui bahwa saya tidak bisa membaca dan menulis, sampai akhirnya peristiwa mujizat pada pagi hari itu terjadi: ”ELOHIM telah membuat saya mampu membaca.”

Lalu komandan ini mengambil sebuah majalah SERTOADER (majalah komunis, Sertoader artinya Masyarakat Buruh dalam bahasa Amharic) dan memberikan itu kepadaku untuk membacanya. Saya baca dengan bersuara majalah itu di depan komandan ini. “Air mata mengalir dari wajah komandan, ia menangis dan berkata: “Kita sudah sekian lama menolak keberadaan ELOHIM di negeri ini, tetapi sekarang ELOHIM telah berbicara kepada kamu,” Tariku bercerita, dan menambahkan, “dan dia berkata kepada saya ‘ELOHIM adalah hidup.’” Sejarah Ethopia mencatat bahwa pemerintahan komunis berkuasa di Ethopia selama 17 tahun, dan ditumbangkan oleh mujizat-mujizat YAHWEH yang terjadi di Ethopia.

Tariku juga telah dapat menulis. Ia menulis surat pertamanya kepada sepupunya, putri dari bibinya yang telah membawa Tariku mengenal YESHUA HA MASHIACH, dan telah menjadikan YESHUA sebagai Juru Selamat pribadinya.

Tariku pada video kesaksiannya ini sering kali berkata: ”Firman ELOHIM, tetap selamanya; Firman ELOHIM tetap selamanya (stand forefer),” ia mengutip Yesaya 40:8, ”Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman ELOHIM kita tetap untuk selama-lamanya.” Ia sangat percaya perkataan YAHWEH yang tertulis pada Yesaya 55:10-11 — “ Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan, demikianlah firman-KU yang keluar dari mulut-KU: ia tidak akan kembali kepada-KU dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang KU-kehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang KU-suruhkan kepadanya."

Saat ini Tariku Tewodros adalah seorang pendeta di Addis Abeba, Ethopia. Ia travel ke banyak negara bersaksi tentang kuasa ELOHIM dan berkotbah firman ELOHIM, Amin! Haleluyah!


Amin.

KESAKSIAN SURGA DARI HELENA RITAULI


Helena pernah mengunjungi sorga ketika dia dioperasi kemudian dia bertemu dengan Tuhan tetapi tiba-tiba dia dikembalikan ke dunia lagi sebab operasinya sudah selesai, Helena protes berjam-jam mengapa dia dibangunkan, dia sebenarnya ingin tinggal di sana selamanya.





Shallom, nama saya Helena Ritauli Hutabarat. Usia saya 40 tahun . Disini saya akan menceritakan apa yang telah saya alami beberapa tahun yang lalu. Saat itu saya dioperasi dikarenakan masalah pencernaan, mulai dari usus, operasi polyposis. Operasinya sendiri dimulai pukul 13.30 WIB sampai 20.30 WIB. Operasinya berjalan selama 9 jam. Selama operasi itu saya mengalami suatu pengalaman yang benar-benar luar biasa buat hidup saya. Banyak mengubahkan hidup saya.

Ketika operasi berlangsung, sampailah saya ke suatu tempat seperti taman. Taman itu begitu indah. Saya melihat taman itu … cahayanya terang … terang … tapi tidak menyilaukan. Terang tapi tidak panas. Saya merasakan sinar itu begitu teduh. Saya tidak melihat adanya matahari. Saya tidak melihat sumber cahaya dalam bentuk apapun, tapi terang. Lalu saya melihat ada orang-orang yang berbaju putih, lebih tepatnya berbentuk jubah. Wajah dan baju mereka bersinar. Lalu mereka menoleh kepada saya dan tersenyum. Saya merasa dengan tatapan mata mereka ketika menoleh dan senyuman itu seolah-olah mereka menyambut saya. Memang mereka tidak berkata-kata apapun. Lalu mereka mengulurkan tangannya dan menggandenga saya.

Dihadapan saya terbentang sebuah sungai. Sungai itu kelihatan begitu indah. Airnya sangat jernih. Saya melihat di-pinggir-pinggir-nya itu banyak tanaman-tanaman. Lalu orang yang menggandenga saya mengajak saya berjalan-jalan menyusuri sungai tersebut. Disepanjang jalan menyusuri sungai tersebut saya melihat beberapa orang juga yang masuk kedalam sungai itu. Didalam sungai itu saya melihat orang-orang yang bersuka cita. Ada yang sampai merendam. Berendam sampai memasukkan kepalanya kedalam lama sekali, tidak keluar-keluar, tapi mereka tidak merasa kehabisan nafas atau sesak atau tersengal-sengal. Mereka terlihat sangat menikmati berada didalam air itu. Dan saya melihat beberapa orang tangannya terangkat keatas [orang-orang yang masuk kedalam sungai itu] seperti memuji / memuliakan Tuhan, menyembah. Mereka begitu bersuka cita menikmati berada didalam sungai itu.

Didalam sungai itu saya bisa melihatdari ujung kepala mereka sampai ke dasar tempat mereka berpijak. Saya bisa melihat kaki mereka … kaki mereka … karena begitu jernihnya … begitu jelasnya sehingga saya bisa melihat kaki mereka didalam air.
Lalu saya melihat disepanjang sungai itu ada pohon-pohon. Saya melihat pohon-pohon yang tidak pernah saya lihat sebelumnya. Pohon itu sempurna. Tanaman [pohon] itu mengeluarkan buah dan warna-warnanya juga sempurna. Saya melihat daun demi daun itu juga tidak ada yang mempunyai warna-warna yang sepertinya busuk, kering atau layu. Semuanya begitu sempurna, hijau, akan tetapi hijaunya juga indah. Saya melihat pohon itu juga berkilat .. bersih … Begitu juga dengan buah-buahnya.

Lalu ketika saya menikmati perjalanan saya sampailah dihadapan saya ada sebuah jembatan terbentang. Dan saya melihat jembatan itu seperti terbuat dari emas. Warnanya juga berkilau. Saya melihat pegangan yang ada di jembatan itu seperti dihiasi oleh batu-batu permata. Semuanya mengeluarkan cahaya. Saya melihat kilau emas yang belum pernah saya lihat sebelumnya seperti emas yang bening, bisa tembus pandang, tapi juga warna emas. Sangat indah. Lebih indah dari emas-emas yang pernah saya lihat sebelumnya.

Lalu saya diajak untuk menyeberangi jembatan itu. Saya masih tetap digandeng. Saya diajak berjalan menuju ke seberang. Ketika saya sampai di seberang, saya dipertemukan dengan suatu Sosok Pribadi yang tertutup cahaya. CahayaNya begitu bersinar. Sinarnya jauh melebihi orang-orang yang menggandeng dan mengajak saya berjalan-jalan. Cahayanya sangat terang benderang. Saking terangnya saya merasa … dan dari situ saya tahu bahwa … ternyata suasana terang itu berasal dari sumber cahaya yang ada dihadapan saya … yang melingkupi sesosok Pribadi itu. Saking terangnya sehingga saya tidak bisa melihat pribadi yang ada dibalik cahaya itu.

Tapi memang hanya sampai disitu. Kemudian saya merasakan sepertinya roh saya, jiwa saya itu seperti tiba-tiba ditarik … seperti tarikan pusaran angin tornado yang menyedot saya … saya melewati begitu cepat seperti kilat … melewati suatu lorong yang mana saya ditarik kembali. Dan ketika saya ditarik itu, saya merasakan pipi saya dipukul-pukul … ditepuk-tepuk … lalu saya sadar. Saya mendapatkan diri saya ternyata ada di ruang operasi. Kemudian saya bilang sama orang-orang yang berada disekeliling saya … dan yang menepuk-nepuk pipi saya, “Saya dimana … saya dimana ? Kenapa saya bisa ada disini ?” Saya protes karena saya tadi sudah mengalami sukacita. Saya sudah senang disitu. Saya tidak ingin kembali. Saya bilang, “Kenapa saya dibawa kesini kembali ? Saya tadi sudah ada di taman.” Lalu perawat dan dokter-dokter tim bedah yang tadi menangani saya berkata, “Ini di Rumah Sakit. Kamu di RS. Kamu sudah waktunya untuk sadar.” Kemudian saya baru sadar bahwa saya berada di ruang operasi. Sekitar selama dua jam itu saya protes terus karena saya tidak mau kembali. Saya tidak mau kembali sampai orang tua saya menangisi saya. Mereka berkata, “Nak, kami masih mau kamu bersama-sama dengan kami.” Lalu mereka bilang, “Jangan pergi dulu, ini mami, papi … masih ingin kamu tetap bersama-sama dengan kami. Kamu memang sudah Tuhan kembalikan untuk kami lagi. Jangan pergi secepat itu.”


—– Demikian kesaksian Helena …


Jumat, 25 Desember 2015

MBOK IYEM – MENGUNJUNGI SURGA

Mujizat ini terjadi di kota Surabaya. Bukan zaman rasul-rasul, bukan zaman John Wesley, bukan zaman Smith Wigglesworth, bukan zaman Kathryn Kuhlman, tapi zaman internet. Suatu mujizat yang menggemparkan kota yang banyak melahirkan hamba-hamba Tuhan berkaliber. Tapi mujizat ini dialami oleh seorang pembantu rumah tangga. Jadi bukan hanya hamba Tuhan di Afrika yang bisa mengalami keajaiban, di Indonesia juga, jumlahnya juga banyak. Mbok Iyem ini salah satunya.

Saudara, karena Tuhan kita adalah Tuhan yang sama, Amin.!

Ada seorang pembantu rumah tangga yang mati selama delapan jam. Sebut saja ibu ini dengan nama Mbok Iyem. Mbok Iyem ini bekerja di panti rehabilitasi yang bekerjasama dengan kami. Entah mengapa, mendadak Mbok yang rajin ini sakit keras. Ia tidak sempat meminta ijin sakit karena mendadak sangat tidak enak badan. Ia pun masuk ke kamarnya dan membaringkan tubuhnya.

Dalam beberapa menit saja, matanya terbalik dan tubuhnya membiru. Dan tidak lama kemudian dia meninggal. Sewaktu dia meninggal, pembantu yang lain, seorang laki-laki melihat tubuhnya sudah kaku, dipanggil-panggil namanya tidak menyahut, diperhatikan tubuhnya tidak bergerak sama sekali. Setelah mendekati dan memastikan kecurigaannya benar, iapun memanggil kepala panti. Kepala panti rehabilitas.

Mbok ini adalah pembantu rumah tangga yang berasal dari kaum Kedar. Dia baru bertobat menerima Tuhan Yesus beberapa tahun ini. Dulu sebelum bertobat dia adalah pembantu rumah tangga yang terkenal galak dan kejam, Saudara. Rupanya saking kejamnya dia, pernah ada pembantu yang lebih mudah dan lebih kuat saking tidak tahan melihat kelakuannya mendorongnya dari lantai dua di tempat kerjanya yang lama. Jadi sebelum bekerja di panti ini. Akibatnya kakinya patah. Dan jalannya menjadi terpincang-pincang karena tidak mendapatkan perawatan yang benar.

Tidak ada yang mau menerima seorang pembantu rumah tangga yang pincang, tetapi seorang ibu bersedia menampungnya di panti rehabilitasi yang dikelolanya. Akhirnya, Mbok ini dijamah oleh Roh Kudus dan hatinya mau terbuka terhadap Tuhan Yesus dan mengubah hidupnya. Yang dulu terkenal galak dan kejam, sekarang ramah dan lemah lembut. Allah kita sanggup mengubah hati setiap orang yang keras menjadi lemah lembut, Amin..!!

Nah, Mbok Iyem ini meninggal. Matinya mendadak, tidak sempat meninggalkan pesan-pesan apapun. Pemilik panti yang hidupnya bergaul dengan Tuhan membicarakan peristiwa aneh ini bersama beberapa tukang yang sedang memperbaiki bangunan yang juga pengikut Kristus. Mereka semua bersepakat bahwa kematiannya tidak wajar. Karena selama ini Mbok Iyem tidak pernah mengeluh sakit atau ada tanda-tanda penyakit di dalam tubuhnya. Ia sehat walafiat sebelum tiba-tiba meninggal. Mereka tidak tahu harus melakukan apa, sementara – ini uniknya – mereka memiliki keengganan yang sama untuk tidak memanggil dokter. Jadi bukan hanya perasaan sugesti satu orang saja. Padahal saya tahu persis mereka punya rekanan dokter. Tiba-tiba mereka terpanggil malahan untuk berdoa dan menyembah. Mereka pun taat. Mereka mulai berdoa menyembah, berdoa menyembah, berdoa menyembah, berdoa menyembah, begitu saja.

Di dalam hadirat Tuhan, tidak terasa beberapa jam sudah mereka berdoa dan menyembah Tuhan. Tiba-tiba di tengah-tengah doa itu tubuh Mbok Iyem yang tadinya kaku bergerak-gerak dan tersedak bangun. Mbok Iyem yang sudah meninggal hidup kembali..!!! Disaksikan oleh pemilik panti, tukang-tukang, dan penghuni-penghuni yang berdoa dan menyembah bersama-sama. Ooh, jangan pernah meremekan kuasa doa kelompok atau doa komunitas ini, Saudara.

Mbok Iyem tadi minta minum. Setelah diberi minum untuk menenangkan dirinya, ia terus saja dicecar pertanyaan seperti para wartawan saja,”Mbok, tadi waktu Mbok mati ke mana Mbok…?”

“Tadi waktu saya mati saya lihat sesuatu lepas dari tubuh saya…,” Nah, itulah yang namanya roh. Kadang-kadang orang dunia yang sombong dan tidak percaya adanya roh. Tapi nanti kalau ajalnya tiba, barulah kesombongan hilang seketika. Saya tidak pernah menemukan orang mati dengan sombong. Artinya ketika ajalnya tiba, pesan terakhirnya adalah, “Nih lihat ya, aku mati untuk membuktikan bahwa Tuhan tidak ada, setan tidak ada, surga tidak ada, neraka tidak ada. Aku mati untuk memberitahu bahwa kalian adalah orang-orang fanatik bodoh yang ditipu oleh pendeta.”

Tidak pernah. Kalau seorang tidak mati ketakutan dengan alam roh yang dilihatnya karena yang menjemputnya adalah malaikat maut, berarti ia meninggal dengan tenang dan damai karena ia mengenal siapa yang menjemputnya, yaitu malaikat surga ataupun Tuhan Yesus sendiri.

“…dan saya melihat tubuh saya terbujur kaku dan saya menembus plafon rumah ini. Begitu sampai ke atas, saya masuk ke suatu tempat. Tidak ada tempat lain yang lebih indah dari tempat itu. Saya tahu itulah tempat tempat yang sering Pak Pendeta khotbahkan. Yang namanya surga. Surga itu bukan cerita, tapi surga itu nyata..!! “ Ya, berikan kemuliaan yang paling meriah bagi Allah kita.!

Nah, ceritanya tidak berhenti sampai di sana. Bahkan sebenarnya kalau diceritakan lebih lengkap bisa jadi satu buku. Misalnya waktu di sorga, Mbok Iyem bertemu dengan Tuhan Yesus dia spontan berbicara dalam bahasa aslinya, “Gusti Yesus kulo kenopo? (Tuhan Yesus saya ini kenapa?)”

“Lho, Jeng sampean itu sampun sedo (Loh, Anda itu sudah meninggal).”

Wah, rupanya Tuhan Yesus juga bisa berbahasa Jawa, Saudara. Tuhan itu mengerti segala bahasa, termasuk bahasa air mata. Sampai di sini, Mbok Iyem tidak bisa menahan air matanya menitik. Sungguh indah pengalaman bertemu dengan Yesus. Baru di dalam hadirat Tuhan saja, kita bisa meneteskan air mata, apalagi kalau memandang wajah kemuliaanNya. Milikilah pengharapan yang demikian, Saudara, supaya Anda tidak mudah disimpangkan Iblis.

Sambil meneteskan air mata mengenang perjumpaannya dengan Yesus, Mbok Iyem meneruskan ceritanya, “ Saya disambut Tuhan Yesus dan Tuhan Yesus berkata begini kepada saya. “Jeng sudah di surga, engkau sudah berbahagia. Ayo, Jeng saya tunjukkan surga kepadamu.”

Untuk Anda ketahui, Mbok Iyem ini bekerja di panti itu setelah bertobat bukan hanya pembantu rumah tangga saja, Saudara. Dia juga melayani. Pelayanannya sederhana. Panti itu mengadakan kebaktian khusus bagi para pemulung, tunawisma lain, supir, pembantu rumah tangga, baby sitter, dan sebagainya di kota Surabaya. Yang hadir sekitar delapan puluh sampai seratus orang. Nah, sebelum mereka memulai kebaktian itu, dialah yang menyapu, mengepel tempat kebaktian itu, menyiapkan kursi-kursi, menyiapkan minum bagi hamba Tuhan dan sebagainya. Hampir tiga tahun dia menjalani itu, Saudara.

Tapi kesaksian Mbok Iyem meneguhkan Firman bahwa Tuhan tidak melihat jenis pelayanan kita. Tuhan melihat kesetiaan dan ketekunan Anda di dalam pelayanan Anda. Tuhan bukan memperhitungkan apakah Anda melakukan pekerjaan baik saja, tapi apakah Anda melakukan pekerjaan itu dengan baik menurut Tuhan ?

Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih! (1 Korintus 16:14).
Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai sekarang. (Ibrani 6:10).

Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang pertama. (Wahyu 2:19).
Begitu Mbok Iyem dibawa berkeliling keluar dari tahta Allah yang maha suci, ternyata di sekeliling surga itu ada real estate, Saudara. Kompleks perumahan. Tempat tinggal. Jadi rupanya roh kita tidak keluyuran di surga. Sudah ada kaplingnya masing-masing. Anda sudah memastikan kapling tersedia untuk Anda ? Kalau belum minta pada Tuhan Yesus.

“Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.” (Yoh 14:1 – 4).

Dan Mbok Iyem pun mulai bercerita dengan mata yang berbinar-binar tentang real estate yang ia lihat. Ia masuk ke sebuah tempat. Rumah itu besar sekali. Jauh lebih besar dari rumah tuannya ini. Dan ia bertanya begini (sebetulnya percakapannya dalam bahasa Jawa, tapi sudah saya terjemahkan ke bahasa Indonesia supaya lebih mudah), “Gusti Yesus, ini rumahnya siapa ?”

Tuhan Yesus menjawab, “Ini rumah Jeng di surga.”

Mbok Iyem terperangah kaget, “Hah, besar banget Gusti ?”

Tuhan Yesus menjawab kekagetan Mbok Iyem, “Ya, Jeng telah melakukan di dunia ini pekerjaanKu, Aku memberikan upah bagi engkau sesuai apa yang engkau lakukan.” Ooh, berikan kemuliaan yang meriah bagi Allah kita yang memberikan upah dengan adil pada kita..!

“Sebab Aku, TUHAN, mencintai hukum, dan membenci perampasan dan kecurangan; Aku akan memberi upahmu dengan tepat, dan akan mengikat perjanjian abadi dengan kamu.” (Yesaya 61:8).
“Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.” (Ibrani 11:6).

Tiba-tiba Mbok Iyem – sebagai pembantu rumah tangga yang setia ini – ingat sesuatu. Pada saat itu ia teringat kepada anak majikannya. “Gusti Yesus Sinyo sama Noni belum dikasih makan.” Lho, bayangkan Saudara. Sudah di surga masih ingat bahwa anak majikannya belum dikasih makan. Ini baru tipe pembantu yang luar biasa. Dan lebih lanjut Mbok Iyem berbicara se
perti ini, “Gusti, saya mau kembali saja, Gusti.”

“Ya, kembalilah.”

Kalau memang waktu Anda belum tiba, pasti Anda akan diperintahkan kembali ke dunia. Biasanya setahu saya orang yang ke surga justru ogah balik, meskipun waktunya belum tiba karena begitu indahnya keadaan surga. Tetapi bayangkan, ini yang minta adalah Mbok Iyem sendiri gara-gara ingat anak majikannya belum makan.!

Begitu Tuhan selesai berbicara kembalilah ia ke tubuhnya, Saudara. Rohnya kembali ke tubuhnya dan hidup kembali.

Yang lebih mencengangkan saya, sebelum ia mengalami seperti itu, Mbok Iyem ini buta huruf. Tidak pernah bersekolah. Tapi setelah mengalami diubahkan oleh Tuhan, apalagi mengalami kematian dan hidup kembali, sekarang ini Mbok Iyem bisa membaca. Uniknya ia cuma bisa membaca Alkitab. Setelah Alkitab ditutup lalu mencoba membaca majalah wanita, membaca koran, atau membaca yang lain tidak bisa. Buta huruf lagi. Jadi praktis ia cuma bisa membaca Alkitab.

Anda tahu, Mbok Iyem sekarang diundang berkeliling pelayanan, memberikan kesaksian tentang pengalamannya yang ajaib di mana-mana. Sampai ke Amerika sampai ke Jerman. Tidak kalah sibuk dengan hamba Tuhan, Saudara.

Kemarin saya sempat bertemu dengan Mbok Iyem. Dalam kesempatan yang langkah itu saya berkata, “Mbok Iyem kapan ke Balikpapan ? Ayo bersaksi di tempat saya.”

Anda tahu apa jawabannya ? “Ooh, maaf, Pak Pandeta..?” saya kaget kenapa. Apakah ia tidak berkenan melayani di tempat kami ? lalu ia melanjutkan “Jadwal saya bukan saya yang atur, tapi nyonya yang atur.” Wah, hebat sekali. Di rumah, Mbok Iyem adalah pembantu, tetapi di luar rumah, nyonyanya adalah sekretarisnya. 

Berikan kemuliaan bagi Allah kita .! Haleluya.! Sungguh luar biasa perbuatan Tuhan.


PERJALANAN KE NERAKA DAN VISI AKHIR ZAMAN OLEH VERONIKA ULRIKE

Ketika saya berumur 22 tahun, aku tersambar oleh petir ketika aku sedang mengendarai mobil saya. Selama sekitar 15 menit saya dibawa ke neraka. Berikut adalah kesaksian … Ibu saya berusia 18 tahun ketika saya lahir. Segera setelah itu saya mendapat ayah tiri, yang menolak saya. Karena dia saya mengalami hal-hal buruk. Pada usia lima tahun aku pergi ke gereja secara teratur. Pada tahap ini Yesus menjadi nyata bagi saya dan setiap kali aku kesepian, aku berdoa kepada-Nya.

Sering aku menangis di tempat tidur saya, karena saya tidak seharusnya menangis di depan ayah tiriku. Setiap upaya untuk menangis akan menyebabkan saya untuk mendapatkan lebih banyak hukuman. Pada usia tujuh aku berlari jauh dari rumah untuk pertama kalinya dan mencari perlindungan ke nenek saya. Melalui pengalaman-pengalaman yang mengerikan di masa kecil saya, saya kehilangan semua iman saya pada Tuhan. Jika ada Tuhan, saya pikir, Dia tidak akan membiarkan semua hal-hal ini [yang mengerikan] terjadi dalam hidup saya.

Selama masa mudaku, aku mencoba untuk bunuh diri tiga kali. Yesus menyembuhkan saya dari rasa sakit di masa lalu saya dan oleh kasih karunia-Nya saya bisa memaafkan ayah tiriku. Kepada-Nya saja segala kemuliaan.

Kembali ke kecelakaan yang mana saya tersambar petir. Melalui pengalaman ini saya menyadari fakta bahwa ada kehidupan setelah kematian. Aku sangat sedih ketika saya berpikir bahwa akan ada orang-orang tercinta, teman-teman dan anggota keluarga terjebak dalam neraka.

Di musim panas 1981, saya sedang dalam perjalanan pulang dari sebuah pesta, ketika hujan mulai turun. Sabuk pengaman disebelah jok belakang bagian penumpang tergantung keluar dari pintu mobil. Dan sabuk pengaman itumenempel tanah [jalan]. Tiba-tiba itu ada sinar sangat cerah didalam mobil saya. Saya disambar petir dan saya pikir ini adalah akhir dari segalanya, saya sekarat. Segera saya berteriak: Yesus tolong saya, saya tidak ingin mati!

Setelah itu roh saya meninggalkan tubuh saya dan saya melihat saya duduk di kursi saya dengan tangan terbakar sambil memegang kemudi mobil saya. Saya dengan cepat menempuh perjalanan melalui sebuah terowongan, yang seperti sebuah jurang. Saya tidak menyentuhnya sama sekali. Waktu singkat ini sangat mengerikan, saya tidak dapat menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan hal itu. Pada ujung terowongan, aku berdiri di depan sebuah gerbang besar dengan ukiran kata-kata 

“SELAMAT DATANG DI NERAKA” / “WELCOME TO HELL”.

Di sana saya dibawa ke ruang tunggu besar, oleh setan yang menemui saya di pintu masuk. Aku benar-benar terkejut oleh teriakan-teriakan yang ditujukan kepada Yesus untuk menolong mereka. Apakah mereka tidak membaca Alkitab mereka dengan benar untuk mengetahui bahwa hal itu tidak cukup hanya mengatakannya kepada Yesus sekali saja, hiduplah dengan kesenangan saudara dan pada akhirnya berakhir di Surga. Itu adalah kebohongan yang tersebar dengan baik, bahkan dalam banyak jemaat hari ini.

Setelah itu saya melihat bagian hitam di mana saya hanya merasakan ketakutan besar. Makhluk yang saya lihat di sana, yang lebih menakutkan dari apapun bahkan pada saat aku melihat di film horor sekalipun. Hari itu saya tahu bahwa mereka setan. Sebagai tentara mereka berbaris melewati saya, dan di tengah-tengah mereka adalah orang-orang yang berteriak kesakitan. Sangat sulit untuk bernapas di sana, karena bau yang mengerikan dari tempat itu. Aku melihat sebuah danau, yang tampak seperti bagian dalam gunung berapi, di mana orang-orang mengutuk karena kesakitan dan menangis kepada Yesus.

Saya bersyukur kepada Tuhan untuk membiarkan saya melihat kejadian di danau api ini dari kejauhan. Apakah terasa sakit ketika kita terkena sengatan panas besi atau panas di atas kompor? Berapa banyak lagi rasa sakit yang dialami dalam lautan api. Orang yang dilemparkan ke dalam gua, di mana tidak ada jalan keluar. Setan-setan berdiri di sisi gua dan melemparkan tombak kearah mereka.

Setiap kali seseorang terkena tombak, ia akan menangis dan menjerit kesakitan. Saya mengalami siksaan ini sendiri dan dalam hidup saya, saya tidak pernah tahu rasa sakit separah ini. Aku punya rasa sakit di setiap bagian dari tubuh saya. Ada banyak ular yang merangkak tumpang tindih di sekitar dan menakutkan orang-orang itu. Hal itu membuat perut saya mual.

Sebaiknya tak seorang pun berpikir ada waktu untuk bertobat di neraka. Semua orang sibuk dengan nyeri mereka sendiri dan penderitaan yang tidak ada batasnya. Di neraka, saya menemukan rasa takut yang belum pernah dirasakan di bumi. Yang membuat saya sangat sedih dikarenakan menemukan begitu banyak orang Kristen ‘tertidur’ dan yang tidak diampuni berada di sana.

Ini adalah saat-saat terakhir, kita harus bangun! Itu adalah anugerah bagi saya bisa bertemu Yesus di tempat seperti itu. Yesus memiliki suara terindah, mata terbaik dan senyum yang sangat khusus. Kehadirannya memancarkan cahaya yang tak terbayangkan. Ia lebih dari perwujudan cinta, saya tidak dapat menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan-Nya. Dia mengirim saya kembali ke tubuh saya dengan perintah untuk memberitakan apa yang telah kulihat. Sementara itu seorang malaikat mengemudikan mobil saya menuju ke rumah nenek saya.

Pada saat saya sampai ke rumah nenek saya saya mulai berteriak. Saya disambar petir, – “aku sudah mati dan berada di neraka!” Aku menjerit lagi dan lagi. Segera beberapa tetangga dengan piyama yang masih mereka kenakan bermunculan. Pada awalnya mereka tidak percaya padaku, akan tetapi seseorang melihat bahwa bagian plastik di mobil saya telah meleleh dan sabuk pengaman pada bagian penumpang tergantung keluar.

Kemudian saya kembali di dunia ini dan dalam kesetiaan-Nya Yesus membawa saya kembali kepada-Nya.

YESUS SEGERA DATANG, BERSIAPLAH
Pada tanggal 7 Juli 2001, jam 2,00 di pagi hari aku mendengar Yesus berkata: “Aku datang segera dan akan mengambil pengantinKu, semua orang yang telah siap bagi kedatanganKu dan yang memiliki minyak dalam lampu mereka. Setelah itu Tuhan, Bapa akan mencurahkan amarah-NYA dan murka atas bumi. Ayo sekarang datang kepada Yesus, HARI INI adalah hari keselamatan! ”
Ini adalah kebohongan untuk dipercaya apabila seorang hanya mengatakan Ya untuk Yesus tanpa menerima Dia sebagai Tuhan dapat masuk surga. – Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku” (Yohanes 8,31)

Firman-Nya mengatakan dalam 1 Yohanes 2, ayat 3-9 “(3) Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya. (4) Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran. (5) Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia. (6) Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup. (7) Saudara-saudara yang kekasih, bukan perintah baru yang kutuliskan kepada kamu, melainkan perintah lama yang telah ada padamu dari mulanya. 

Perintah lama itu ialah firman yang telah kamu dengar. (8) Namun perintah baru juga yang kutuliskan kepada kamu, telah ternyata benar di dalam Dia dan di dalam kamu; sebab kegelapan sedang lenyap dan terang yang benar telah bercahaya. (9) Barangsiapa berkata, bahwa ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan sampai sekarang.”

AKHIR PENGLIHATAN
Pada awal Agustus 2005 Yesus memberi saya penglihatan. Saya tidak hanya bisa melihat apa yang Tuhan tunjukkan kepada saya, saya bisa merasakannya juga. Saya melihat banyak orang diangkat ke surga, dan merasa seseorang meraih saya di pinggang saya dan segera, dengan kecepatan tinggi aku melalui langit-langit rumah saya dan ke surga. Pada titik ini adalah pengangkatan demikian saya berpikir: “Ini luar biasa, saya tidak menyentuh langit-langit kamar!” Didalam sorga (dalam penglihatan) Yesus berbicara kepada saya bahwa saya akan tinggal selama tiga hari di bumi untuk memperingatkan semua orang Kristen, yang tertinggal setelah Pengangkatan! Biarkan saya memberitahu saudara/i apa yang saya alami segera setelah aku berada di bumi lagi:

Hal yang mungkin bagi saya untuk mendengar terompet, mewartakan kedatangan Tuhan, yang ingin mengambil pengantin-Nya untuk diri-Nya. Aku terkejut melihat berapa banyak orang Kristen gagal dalam Pengangkatan, bahkan mereka adalah pendeta yang terkenal melalui program TV. Namun, saya tidak mengenali siapa pun di sana, yang jauh lebih baik bagi saya, karena tidak ada yang bisa bertanya kepada saya: “Apakah Anda melihat saya ?”

Diluar sungguh gelap, meskipun itu siang hari, hanya seperti gambar berjalan melalui sebuah taman saat matahari terbenam dan terdengar suara-suara aneh dari segala penjuru, itu adalah situasi yang aneh. Saya menyadari bahwa Roh Kudus tidak hadir dan kegelapan di siang hari ini. Setiap orang bisa melihat setan dan orang-orang berteriak karena takut. Setelah pengalaman ini saya merasakan kesedihan yang mendalam karena begitu banyak yang tertinggal di belakang.

Pemikiran bahwa banyak orang tidak akan percaya padaku, membuat saya menangis. Karena kurangnya kebijaksanaan, karena perbuatan keji, kenajisan, ilmu sihir, kecemburuan, ledakan amarah, ambisi egois, perzinahan, penyembahan berhala, kebencian, perselisihan, iri hati, pembunuhan, mabuk, persaingan, menolak dari sesama orang percaya dan kurangnya cinta mereka akan kehilangan tujuan, menurut Galatia 5, 16-21, saat Paulus berbicara kepada orang-orang Kristen

Wahai orang beriman; percayalah, neraka adalah nyata dan jika kita tidak melepaskan dosa yang disebutkan di atas dan mengijinkan Tuhan untuk menyucikan kita, jika kita tidak mematuhi kata-kaata ini, neraka adalah di mana kita akan berakhir.

NERAKA TERBUKA
Dia yang mengatakan dia berada di dalam terang, dan membenci saudaranya, adalah dalam kegelapan sampai sekarang. Tak mengampuni dan memfitnah sesama orang Kristen lainnya adalah salah satu alasan terbesar, mengapa orang-orang yang menganggap Yesus sebagai Tuhan, orang-orang yang pergi ke gereja setiap hari Minggu masih mendarat di neraka. Saya melakukan memberkati setiap pembaca dalam nama Yesus dan ingin supaya pembaca mendapatkan hikmat dan pengertian. Yesus adalah sama, kemarin, hari ini dan selamanya. Dia memerintahkan kita untuk saling mengasihi dan saling melayani dengan karunia yang telah Ia berikan kepada kita. Tidak mungkin untuk melayani Allah dan hidup menurut dunia ini!

KUNCI KE SURGA
Jika kita ingin diubah menjadi seperti Yesus, maka kita harus merendahkan diri [merendahkan hati], karena Dia berkata bahwa Dia rendah hati. Kerendahan hati, penyerahan total dan kepercayaan adalah kunci ke Surga. Mari kita mendapatkan satu kunci ini dan menolak keinginan dunia ini. Kita hidup di dunia ini, tetapi melalui Pembaptisan [kita memilih untuk menyalibkan semua daging] kita tidak lagi menjadi bagian dari dunia ini. Pada titik ini Yesus memberi saya penglihatan, yang didasarkan pada pemikiran ini.

PENGLIHATAN PINTU YANG RENDAH
Aku melihat sebuah ruangan yang benar-benar gelap, bahkan kertas pelapis dinding juga gelap, tidak ada cahaya sama sekali. Orang-orang di ruangan ini (saya yakin mereka adalah orang-orang Kristen) terlihat tidak punya tujuan dan tak berdaya. Di sebelah ruangan ini adalah ruang dimana kamu bisa masuk melalui pintu. Di ruangan ini semua dinding ditutupi dengan wallpaper yang berharga dan terang, sehingga aku menjadi silau jika melihat dari ruangan yang gelap itu.

Pintu antara dua kamar ini sangat rendah dan kamu hanya bisa masuk ke dalam ruangan yang terang ketika kamu merangkak. Itu rasa malu, tapi tidak ada yang bersedia untuk merangkak seperti anak kecil untuk masuk ke ruangan yang terang ini. Di sini adalah sumbar masalahnya. Ruangan terang itu terletak di depan banyak orang Kristen, tetapi mereka tidak siap untuk merendahkan diri. Mereka suka tinggal dalam kegelapan dan itu berarti bahwa mereka jauh dari Tuhan dan tidak akan menemukan jalan ke surga. Semua karena kesombongan. Jangan keraskan hatimu dengan kasih Tuhan!

Yesus menunjukkan kepada kita bahwa Dia tidak hanya penuh Kasih, tetapi bahwa Dia adalah Kasih. Ia memperingatkan kita melalui begitu banyak anak-anak-Nya di seluruh dunia. Waktu semakin dekat dan Tuhan akan mencurahkan murka-Nya atas bumi. Disisi mana kita akan memilih ?

Datanglah kepada Yesus dan tidak mendukakan Roh Kudus lebih lanjut, besok bisa terlambat. Surga nyata, tetapi dengan pengalaman ini neraka juga bukan dongeng, tapi nyata! Jika kamu harus mati hari ini dan kamu tidak yakin akan masuk ke Surga, maka berikan kehidupan kamu kepada Yesus dan berdoa doa ini.


DOA

Tuhan Yesus, aku membuka pintu hati saya untuk Engkau dan menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat. Saya percaya bahwa Engkau adalah Anak Allah dan bahwa Engkau telah mati untuk dosa-dosa saya. Saya setuju bahwa saya adalah orang berdosa dan membutuhkan pengampunan Engkau. Terima kasih untuk mengampuni dosa-dosa saya dan membuat saya sadar bahwa saya spesial dimataMu. Mengambil kendali atas hidup saya dan membuat saya menjadi manusia yang Kau ingini. Aku memberikan hidup saya hanya kepada Engkau. Amin.