Translate

Selasa, 01 November 2016

MELIHAT SORGA DAN NERAKA KESAKSIAN SICILIA SHARON




Hai....nama ku Sicilia Sharon, aku di panggil Sharon. Umurku 11 tahun, bulan Desember besok aku sudah umur 12 tahun. Aku 2 bersaudara, ciciku Erika. 

Tanggal 24 Oktober 2016 hari Senin, aku mengalami sesuatu yang membuat aku menjadi ngerti lebih banyak lagi.

Awalnya seperti biasa, pagi itu aku berangkat ke sekolah dan masuk kelas. Kemudian kira-kira jam 10, pelajaran kedua adalah komputer. Tiba-tiba aku merasa sangat pusing dan sakit (tidak lama kemudian temenku bilang, aku jatuh) Yang aku rasa, aku mendengar suara Tuhan yang bicara : "Ikut Bapa sebentar yuk." Tahu-tahu tanganku sudah digandeng Tuhan Yesus dan aku dibawa ke surga. Aku lihat di surga, indah banget, penuh bunga berbagai macam warna, rumputnya lembut sekali seperti permadani, yang setiap kali diijnjak tidak layu tapi bisa segar dan tegak lagi. Waktu aku lihat sekeliling surga, seluruh surga penuh sukacita. 

Aku mulai masuk ke komplek perumahan. Aku lihat rumah mak-co (neneknya papa). Rumah ku-kong (om nya papa) dan rumah sepupu nya papa. Rumah di surga bagus sekali, tidak seperti di dunia. Setiap rumah punya taman bunga dan tempat main/berkumpul. Nama tiap komplek berbeda-beda. Tiap rumah beda-beda bentuk, warna, dan tingkatnya, tapi semua rapih dan bagus banget. Waktu aku dan Tuhan Yesus lewat di depan rumah mereka, mereka sukacita dan lompat-lompat kegirangan.

Tanganku terus dituntun Tuhan Yesus. Aku diajak ke ruangan yang isinya jubah dan senjata. Aku dipakein jubah yang warnanya emas, api, pelangi. Dan dikasih senjata pedang emas dan panah. Tuhan pake baju Panglima tentara. Setelah itu aku diajak duduk di kursi emasnya Tuhan, dan Tuhan berlutut di depanku sambil liat wajahku, terus Tuhan bilang,"Sharon, pekerjaanmu di bumi sudah selesai. Yuk pulang." Trus aku jawab "Jangan sekarang papa..... tugasku belom selesai, aku masih suka marah-marah, berantem sama cici." Terus Tuhan bilang lagi, "Engga Sharon, pekerjaanmu di bumi sudah selesai. Udah yuk pulang aja." Aku tidak jawab apa-apa, cuma senyum-senyum aja. 

Jadi aku diajak jalan-jalan lagi ke neraka. Di situ ketemu Michael Jackson lagi duduk diiket sambil teriak-teriak kesakitan. Wajahnya berkerut-kerut karena kesakitan. Terus ada penyanyi John Lenon lagi nyanyi tapi tiap kali nyanyi buka mulut, mulutnya dimasukkin batu yang besarnya 3x batu bata, disiksa. Ulat di neraka gede-gede dan panjang. 

Di neraka juga ketemu banyak penari, penari dunia dan penari gereja, selama di dunia mereka nari cuma untuk show. Kalo penari gereja yang masuk neraka, waktu pelayanan nari mereka suka tersenyum tapi senyumnya bukan untuk Tuhan tapi supaya dilihat orang. Terus ada pemimpin agama besar, dia lagi kotbah di depan orang banyak, tapi orang-orang yang mendengar kotbahnya wajahnya berkerut-kerut dan kesakitan. Dia salah satu yang disebut nabi palsu.

Terus neraka itu panas banget, untung digandeng Tuhan Yesus. Pokoknya mengerikan. Ada orang yang dipotong tangannya sampe kesakitan, tangannya penuh belatung tapi terus tangannya tumbuh lagi dipotong lagi. Semua penuh penderitaan. 

Banyak patung-patung di neraka, patung-patung yang disembah manusia di bumi semuanya ada di neraka. Ada patung maria yang tangannya di dada, patung Yesus di Brazil, patung lembu emas, patung dewa-dewa, patung Bali yang matanya melotot, penghuni neraka banyak yang menyembah patung dan menghujat Tuhan. Walaupun mereka bilang, kami bukan menyembah patung cuma menghormati tapi itu berdosa, melukai hati Tuhan, karena manusia disesatkan.

Waktu itu aku juga lihat iblis yang mau serang aku, bertanduk dan badannya seperti Hulk. Mereka bawa trisula dan tambang berduri. 

Akhirnya aku keluar dari neraka.

Kami jalan lagi dan terus jalan menuju surga level berikutnya sampai tiba-tiba aku ketemu Ms. Nona dan ci Claudia. Aku diajak Ms. Nona main, lihat tempat-tempat main di surga. Ms. Nona pake baju main, kaos dan rok panjang, ci Claudia pake kaos dan celana sedengkul. Ms. Nona bilang,"Ayo Sharon, kamu di surga aja, di surga lebih enak, di sini banyak mainan, ga usah mikir yang di bumi. Yuk pulang aja ke surga (sambil ditarik-tarik tangan ku), kan kamu udah liat surga dan neraka, artinya kamu udah bisa pulang. Nanti kamu bisa main, di sini banyak mainan ga kayak di bumi. Terus mainannya bagus-bagus, mama papa, mami papi belum tentu bisa beliin kamu mainan kayak di surga. Ada mainan seperti boneka barbie tapi lebih keren." Akhirnya aku bilang, "Iya deh aku pulang aja di surga lebih enak."

Terus Ms. Nona ajak makan, "Yuk Sharon kita makan, tapi kita ga semeja ya, karena otoritasmu lebih besar dari otoritasku. Terus aku duduk di meja makan yang panjang banget, bareng ci Claudia, Tuhan Yesus dan 12 murid Yesus dan banyak lagi orang tapi belum kenal. Ms. Nona duduk bareng temennya di meja yang lain. Terus aku sempet ngobrol dengan Petrus murid Yesus, nanya-nanya tentang pelayanan jaman Tuhan Yesus dulu di bumi seperti apa. Makanan di surga ga ada yang mirip di bumi, rasa nya lebihhhh enak. Aku makan sesuatu yang bentuknya seperti roti besar banget, dipegang keras tapi waktu dimakan empuk banget. Piring di surga besar-besar bentuknya cekung seperti terbuat dari kayu tapi warnanya coklat keemasan. Sendoknya juga besar-besar seperti centong nasi. 

Selesai makan terus jalan-jalan lagi ke level-level surga yang berbeda, di level surga yang tinggi, aku liat ada yang lagi ngajar dan kotbah pake jubah warna biru, emas, pelangi, putih. Waktu aku mau deketin, dilarang Tuhan Yesus, kata-Nya otoritasnya lebih besar daripada otoritasku. Terus aku liat lagi ada yang bajunya berkilau terang bagusss banget. 

Suasana surga yang level tinggi beda, penuh kekudusan, agung, mulia. Yang tinggal di surga level ini, semua lebih tenang, kalau bertemu satu sama lain saling menganggukkan kepala dan menghormati dan lebih banyak yang nyanyi lagu penyembahan (worship).

Selesai makan, Tuhan Yesus nanya lagi, "Jadi Sharon kamu mau gimana, kamu mau pulang atau balik ke bumi tunggu sampe pengangkatan?" Aku jawab, "Aku pulang aja Tuhan, di surga lebih enak." Terus tiba-tiba bajuku langsung diganti dengan jubah baru dan dikasih mahkota surga. Tapi tiba-tiba ci Claudia datang dan pegang tangan Tuhan Yesus, terus ngomong, "Tuhan......Sharon jangan pulang sekarang, di bumi masih banyak yang khawatir kalau dia pulang sekarang. Terus kalau pulang sekarang, levelnya nanti tidak sama dengan aku." Akhirnya Tuhan jawab, "Ya udah...." (tapi wajah Tuhan Yesus sedih). 

Terus aku dibawa Tuhan terbang tinggi ke alam semesta, liat bola dunia dari luar angkasa. Terus Tuhan kasih liat apa yang akan terjadi kalau aku balik ke bumi. Ada mama papa, cici, kejadian yang akan terjadi. Terus ada ISIS yang akan mulai bertindak, saat ini masih belum ketahuan geraknya. Tuhan kasih liat ISIS muncul di tangerang, bogor, kalideres. Tuhan bilang salah satu gerakan ISIS kemarin adalah kejadian di Tangerang, penusukkan polisi. 

Setelah itu aku tiba-tiba ngerti apa tugasku kalo balik ke bumi, aku harus ngajak keluargaku biar belajar kebenaran yang Tuhan udah kasih tau, jangan menyembah Maria, karena Maria cuma manusia biasa, jangan disembah, karena kalau disembah, iblis akan menumpangi patung yang disembah dan membuat manusia disesatkan. Tuhan bilang, dulu mami kan pernah cerita penglihatan tentang iblis yang pegang rantai, iket tangan mami. Nah itu adalah iblis yang masuk/menumpangi patung, menyesatkan manusia. 

Jadi kalo mau berdoa langsung aja ke Tuhan Yesus, pasti ditolong dan dijawab. Karena Tuhan Yesus sayang banget sama kita, kita itu kesayangan-Nya. Tuhan Yesus yang udah rela mati di kayu salib, buat tebus semua dosa manusia. Tuhan Yesus udah bayar dengan Darah Nya. Bukan bunda Maria yang bayar karena dia cuma manusia biasa sama seperti kita. Jadi jangan menyembah patung. 

Tuhan bilang, iblis yang menumpangi patung, akan membuat jari-jari putus dan mulut menjadi bisu. Jadi jangan menyembah patung. 

Aku jadi nangis, karena tau-tau aku bisa ngerasain Hati Tuhan Yesus terluka, tiap kali manusia ditipu dan disesatkan iblis, apalagi kalo manusia sampai dilukai iblis, Hati Tuhan sedih banget, luka dan sakiiiiiittttt banget. Tuhan bilang, "Aku sangatttt mengasihi mereka, Sharon" 

Terus Tuhan Yesus peluk aku...... 

Aku bangun dan ternyata aku ada di rumah sakit. Kata mami, udah 1,5 jam aku ga sadar, tanganku di infus dan hidungku masih pake selang oksigen.



Tuhan Yesus memberkati.

Tidak ada komentar: