Translate

Jumat, 25 September 2015

MUKENDI : EX-DUKUN AFRIKA MANTAN ANAK BUAH LUCIFER BERTOBAT

Kesaksian seorang mantan dukun Afrika yang sejak kecil sudah ditargetkan menjadi hamba kuasa kegelapan. Kemudian menimba ilmu hitam langsung dari Lucifer, menjadi murid khusus Lucifer dan mempunyai tugas menghancurkan umat Tuhan. Secara ajaib kuasa darah Tuhan Yesus melepaskan Mukendi dari kuasa kegelapan. Kesaksian ini sudah banyak tersebar, dan bagi yang mau membaca mohon berdoa terlebih dahulu supaya terhindar dari pengaruh kuasa kegelapan. Tuhan Yesus memberkati. Amen.
Mukendi, direbut dari cengkeraman iblis
Kata Mukendi, “Kemudian aku melihat diriku sendiri digantung dan para malaikat mengelilingiku. Kaki mereka tidak menyentuh tanah. Lucifer juga datang dan kekuasaannya melimpuhkan setiap kegiatan pada jalanan yang terdekat. Roh-roh jahat mengisi daerah di sekitar kami, tetapi mereka tidak dapat mendekat ke rumah dan pekarangan Mutombu karena ditutup oleh darah Yesus. Kekuatan mereka tidak dapat memenangkan kuasa Yesus”.
BAB 1. Aku diberi ASI oleh seekor duyung
Aku bukanlah anak pertama orang tuaku, akan tetapi ayahku, seorang tukang sihir dan dukun, telah memiliki 13 anak yang lain, dan ia mengorbankan mereka semuanya, satu demi satu, kepada setan. Ketika aku dilahirkan secara misterius, maka yang membesarkan diriku bukanlah ibuku, karena ia tidak diijinkan mendekatiku; aku disusui dan dibesarkan oleh seekor ikan duyung.
Bahkan dikandung dan dilahirkan dirikupun adalah melalui sihir, dan bibi Ndaya telah membantu ayahku dalam hal ini. Ibuku sulit hamil sampai saatnya bibiku berjumpa dengan seseorang yang telah memperoleh bunga-bunga gaib dari seorang kulit putih yang membawanya dari bukit kalvari di Israel. Ia memberikannya kepada ayahku dengan sebuah boneka, sebuah salib dan mantera yang panjang berisi pedoman cara berbicara terhadap bunga-bunga tersebut bila ia membutuhkan pertolongan, dan dengan cara demikian aku dikandung.
Benda-benda gaib itulah yang memungkinkan ayahku menghubungi ikan duyung yang harus menyusui dan membesarkan diriku pada tahun-tahun pertama hidupku.
Dengan benda-benda tersebut ayahku dapat melakukan perbuatan-perbuatan sihir yang ajaib. Ia memutuskan lengannya dari tubuhnya, bagian-bagian tersebut penuh dengan darah, tetapi dengan mudah ia dapat mempersatukannya kembali. Ia dapat menjadi seekor kambing berkepala manusia yang mengendarai sepeda, dan banyak lagi. Aku juga teringat akan satu kejadian di saat kami sedang menyeberangi sungai dengan perahu dari Kolwezi ke Mbujimaji. Kakakku sedang mendukung diriku, ketika ia tiba-tiba jatuh kedalam sungai dan tenggelam, tetapi diriku sendiri oleh kuasa-kuasa gaib dengan selamat jatuh didalam tangan ayahku.
Sesosok hantulah yang memberiku nama. Ketika ibu sedang mengandung diriku, seorang pamanku yang telah mati beberapa saat yang lalu menampakkan diri didalam ruang tidur orang tuaku pada malam hari, dan mengancam mereka untuk memberiku namanya sendiri, kalau tidak ia akan menunjukkan kekuatannya terhadap mereka. Karena orang tuaku terikat oleh jenis kehidupan seperti itu , maka mereka tidak pernah mempersoalkan kebenaran dari seorang yang datang dari dunia orang mati, mereka langsung saja setuju untuk melakukan perintah tersebut. Saat itu mereka berada itu berada dalam suatu trance (seperti dihipnotis), tetapi kehadiran dan suara tersebut begitu nyata, dan kedua orang tuaku menyaksikannya sendiri. Ayah mengatakan kepadaku bahwa paman itu adalah seorang penyihir yang kuat. Saat itu mereka begitu takut karena kehadirannya di dalam ruangan itu, sehingga tidak ada pilihan lain selain patuh secara mutlak. Karena mereka menyetujui perintah tersebut, maka dengan sendirinya berarti bahwa mereka menginjinkan roh orang itu menguasai seluruh hidupku, dan sejak saat itu telah ditentukan orang macam apakah aku ini nanti jadinya. Aku mewarisi sifat dan kepribadianya. Saudara-saudara, siapapun juga yang saat membaca buku ini, ketahuilah bahwa apabila orang tua anda melakukan upacara-upacara tertentu di dalam hidup anda ketika anda masih kecil, anda berarti telah diserahkan kepada iblis dan satu-satunya kelepasan anda adalah melalui darah Yesus Kristus.
Ketika masih remaja, aku dapat terbang ke negara mana saja yang diperintahkan lucifer, aku dapat menjadikan helikopter dari sebatang tongkat atau sepatuku, dan terbang ke India, Amerika dan pulang kembali kerumah. Aku juga dapat berubah bentuk menjadi seekor lalat dan hinggap diatas bahu seseorang. Orang itu akan membawaku ke suatu jarak tertentu, dan aku kemudian akan menjatuhkan diriku dan berjalan didepannya tanpa sepengetahuannya. Keesokan harinya, orang itu akan merasa sakit dan lesu oleh karen kesakitan di bahunya yang disebabkan oleh beban berat tubuhku yang sesungguhnya.
Aku dapat memasuki rumah siapapun juga baik siang maupun malam dan memata-matai kegiatan penghuninya sesuai dengan keinginanku. Aku mengetahui setiap ruang tidur yang terbuka dalam setiap rumah. Aku dapat berubah bentuk menjadi seekor kecoak dan beristirahat dekat tungku pemanas. Aku juga tahu cara mengubah sebuah benda menjadi benda lain. Aku dapat mengubah seorang manusia menjadi seekor kambing, menyembelihnya dan memakannya dengan hati yang bebas tanpa diliputi rasa bersalah. Aku juga ahli memanfaatkan roh orang lain disaat tertidur, aku mengendarainya bagaikan seekor kuda sepanjang malam. Saat orang tersebut bangun keesokkan harinya, maka ia akan merasakan sakit disekujur tubuhnya karena ia telah menjadi seperti bantal dan perisai manusia bagiku terhadap semua panah-panah yang ditujukan kepadaku dalam dunia roh. Hal ini terutama bila seseorang yang memiliki fisik yang kuat di dalam dunia. Karena didalam dunia roh pun ia tampak kuat.
Tuhan Yesus Kristus telah menyelamatkan aku dan aku berharap anda mengetahui betapa dalamnya aku telah berhubungan dengan iblis, sebagai suatu pelajaran agar yang lain jera dan tidak terjatuh kedalam lubang yang sama, dan untuk menunjukkan bahwa Yesuslah satu-satunya jalan, kebenaran dan hidup. Aku tahu bahwa banyak orang terlibat dalam perdukunan. Bila anda terlibat dalam salah satu hal-hal yang akan kusebutkan, bertobatlah dan bukalah hatimu, mintalah Tuhan Yesus akan Menyelamatkanmu.
 BAB 2. Keturunan orang-orang terkutuk
“Apabila seorang laki-laki atau perempuan dirasuk arwah atau roh peramal, pastilah mereka dihukum mati, yakni mereka harus dilontari dengan batu dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.” (Imamat 20:27).
.
Aku ingin anda mengetahui bahwa aku datang dari garis keturunan orang-orang terkutuk, yang berkuasa atas negeri ini karena mereka adalah tukang tenung dan tukang sihir. Bahkan, ibu pertama kaum kami muncul dari dalam air dipusat sungai Zaire delapan generasi yang lalu. Kulitnya tertutup sisik tanah liat berwarna putih, yang gugur bila disentuh. Dan bila ia di jumpai oleh ayah pertama dari kaum kami, yang adalah seorang pemburu dan tukang sihir kuat. Dan ketika ia menjumpainya saat berburu, ia membawanya pulang dan wanita itu menjadi istrinya. Tidak seorangpun yang tahu apa tepatnya yang menarik sehingga ayah pertama kami itu menjadikan wanita itu istrinya. Mungkin saja karena kekuatan sihirnya dan pertemuan di saat ia adalah seorang pemburu yang kesepian.
Dan untuk jangka waktu yang lama, sepanjang hidupnya di desa, ia memiliki kedudukan terpandang sebagai ahli nujum dan peramal. Tidak seorang pun yang perduli asal muasalnya. Mereka mengagumi karena ilmu gaibnya yang dapat menyembuhkan orang. Setiap kali ada masalah di desa, maka orang akan memanggilnya minta tolong. Bila terjadi krisis, maka ia akan mengadakan perjalanan dibawah air sungai zaire selama dua bulan, dan berminggu-minggu kemudian muncul lagi dengan membawa seluruh jawaban-jawaban yang dibutuhkan. Orang-orang gentar kepadanya, dan tidak seorangpun yang peduli kemana saja ia pergi di bawah air, atau putri siapakah ia. Akan tetapi pada suatu hari, ia menghilang ke dalam air dan tidak pernah menampakkan dirinya kembali, dan hal tersebut menjadikan banyak orang kecewa.
Ayahku dikandung ketika seorang dukun yang terkenal memberikan jimat kepada nenek dan kakekku, karena nenekku sulit hamil. Hal itu berarti bahwa kami langsung berada dibawah kutuk Allah.
Semua informasi ini kuperoleh dari ayahku, karena ia sedang melatihku untuk menjadi seorang tukang sihir dan pemimpin yang besar, yang secara langsung mewarisi kuasa-kuasanya. Sepanjang sejarah keluarga kami, kami ditakuti oleh kaum-kaum lainnya di Zaire, karena kekuatan sihir kami, dan karena cara nenek moyang kami memanfaatkan pengaruh mereka melalui kuasa-kuasa tersebut di daerah mereka. Ayahku, yang juga seorang dukun, sangat percaya akan adanya pertalian dengan roh-roh nenek moyang. Aku ingat bahwa suatu kali ia meninggalkan rumahnya kemudian dijaga oleh bibiku. Ketika ia kembali beberapa hari kemudian, bibiku sedang pergi ke desa, dan ayahku menemukan tikus-tikus sedang berpesta pora menghabiskan tepungnya. Ayahku menjadi begitu marah pada tikus-tikus itu sehingga ia mulai memukul dan membakar mereka saat ia mengusirnya keluar. Beberapa hari kemudian, ayahku berangkat kerja, ketika ia tersandung, dan menemukan dirinya berada di dalam sebuah dunia yang lain, tanpa melakukan usaha apapun juga untuk dapat sampai di situ.
Disitulah ia diadili pada suatu pengadilan hukum karena ia membunuh tikus-tikus itu. Diperlihatkan kepadanya nenek moyangnya dirumah sakit dalam keadaan yang menggenaskan. Beberapa diantara mereka berada didalam keadaan kesakitan yang amat sangat, sedang yang lainnya hampir mati, terbakar atau terpukul. Ayahku harus membayar denda, karena ayahku dapat makan dengan nyaman, sedangkan sanak keluarnya tidak memiliki apapun untuk dimakan dan sedang menderita. Di akhirnya, ayahku diampuni, akan tetapi ia harus membayar denda.
Kemudian ia tersandung lagi, dan menemukan dirinya sedang berangkat kerja seperti semula. Akan tetapi pada akhir setiap bulan, denda yang misterius itu didapatinya dari jumlah uang upahnya yang dikurangi.
Jadi untuk membuat aku hidup dan mewarisi kuasa-kuasanya, ayahku berusaha keras melatih diriku untuk mencapai ilmu sihir tingkat empat sebelum aku berusia empat tahun.
ILMU SIHIR TINGKAT PERTAMA
ketika aku berusia tiga hari, ayahku mulai memperkenalkan ilmu sihir kepadaku dengan melakukan beberapa upacara. Ia mengisolir diriku dalam sebuah ruangan yang sangat khusus yang hanya boleh dimasuki olehnya dan ikan duyung itu sendiri. Ia membawa ikan duyung itu untuk menyusui dan membesarkan diriku, sebagai pengganti ibuku. Ibuku tidak mempunyai kesempatan untuk membesarkan diriku sampai aku berusia empat tahun. Kadang-kadang beberapa tetangga kami sempat melihat sekilas ikan duyung tersebut saat ia menyelinap keluar masuk dari rumah kami, ayahku ingin melakukan segala sesuatu ini karena ia tidak ingin kehilangan diriku lagi setelah ia kehilangan dua belas anak-anaknya yang lain. Ia terutama menginginkan aku menjadi penerusnya (setelah ia mati) didalam kuasa-kuasa sihir.
Pada usia yang masih sangat dini itu, ia memberikan sihir tingkat pertama kepadaku, caranya ialah dengan menyuruh aku berjalan dibawah kakinya tiga kali sehari, mengantukkan kepalanya ke kepalaku tiga kali dan meludah ke dalam mulutku tiga kali. Akibatnya, aku dilengkapi kuasa untuk menyelinap ke dalam rumah-rumah orang lain pada malam hari tanpa diketahui, didalam wujud semut, kecoa, atau lalat sebelum aku berusia sembilan tahun.
Aku terutama dapat bersembunyi dan bergerak di sudut-sudut rumah yang kotor, dapur atau kakus. Dan saat satu keluarga saling bercakap-cakap, maka aku akan mengumpulkan setiap kata-kata keji yang akan mereka ucapkan dan mempergunakannya untuk menyerang mereka, dan menanam kutuk dalam kehidupan mereka. Kami akan memenuhi setiap kata jahat dan buruk yang mereka ucapkan mengenai kehidupan mereka. Bila seseorang berkata ” aku jelek..!!” maka kami akan membuat mereka tampak demikian; atau “aku sangat bodoh..!!!”, maka kami juga akan membuatnya seperti itu. Kami melakukan hal tersebut dalam pertemuan para dukun (tukang tenung dan tukang sihir) di malam hari. Kami tidak dapat memasuki rumah-rumah orang kristen yang terisi oleh darah Yesus. Di rumah-rumah orang kristen yang suam-suam, kami dapat melihat dengan jelas bahwa mereka telanjang dan terbuka terhadap serangan serangan yang menghancurkan. Kami mempermainkan mereka seperti barang mainan saja. Kami akan mencari celah kecil dalam kehidupan mereka untuk melemparkan penyakit, depresi dan kesalahpahaman dalam rumah tangga mereka. Dan bila mereka bangun keesokkan harinya, mereka merasa tawar hati, sakit dan tertimpa masalah demi masalah karena mereka hidup dalam kedagingan.
ILMU SIHIR TINGKAT DUA
Nenekku yang juga terlibat di dalam sihir dan tenung, membantu ayahku untuk membentuk nasibku. Segera setelah nenek menerima surat ayahku yang mengabarkan bahwa ia telah memiliki bayi laki-laki, langsung saja nenekku memotong batang sejenis pohon yang berduri, membubuhkan sihir yang khusus ke atasnya dan merebusnya terlebih dahulu dalam sebuah kuali tradisional sebelum menanamnya di sekitar rumahnya. Pada saat itu aku baru berusia satu bulan. Pohon tersebut langsung tumbuh, cerita ayahku dan mereka yang lain yang merupakan saksi mata, dan nenekku memberi pohon itu namaku “Mukendi”. Hal ini menandakan bahwa seluruh hidupku tersimpan di dalam pohon tersebut. Nenekku harus menjaga pohon itu dengan sangat hati-hati dan tidak seorangpun diijinkan menyentuhnya, karena bila satu helai daun pohon tersebut gugur, berarti salah satu bagian tubuhku akan sakit, bila pohon itu di tebang maka aku akan mati.
Pohon inilah yang pertama-tama harus kuhancurkan ketika aku berjalan menuju keselamatan dan kebebasan. Pohon tersebut menguasai hidupku dengan cara yang begitu menakutkan sehingga setiap kali helai daun gugur, aku sungguh-sungguh merasakan sakit di sekujur tubuh. Begitu berbahayanya kehidupannku tersimpan di dalam pohon itu, sehingga bila ditebang, maka aku akan mati selama penebangan tersebut. Jadi nenekku harus berjaga-jaga terus. Ia menolak siapa saja yang ingin menyentuhnya atau mendekatinya, dan pohon tersebut dipagari secara penuh.
Ilmu sihir tingkat dua ini menyebabkan aku sangat sadar akan segala sesuatu yang terjadi dalam dunia sihir. Kami tidak dapat secara langsung memakan manusia, tetapi kami dapat mengubah mereka menjadi binatang untuk di sembelih dan dimakan, atau bahkan di tranport dan dijual di pasar-pasar yang jauh. Dengan pengetahuan semacam ini, kami bahkan dapat mengambil janin dari beberapa wanita yang sedang hamil dan mengubahnya menjadi telur untuk dimakan. Akibatnya seorang wanita akan menjadi mandul atau keguguran.
Suatu saat, ayahku sedang berjalan-jalan bersama ibuku dan melihat seorang pria yang berbadan besar, dan ia berkata kepada ibuku : “Pria itu sangat kuat, aku membutuhkan orang semacam itu untuk menjaga keluargaku di saat aku sedang bepergian..!!” Malam berikutnya, kami melihat seekor gorila besar memasuki pekarangan kami, dan ayah berkata kepada ibu bahwa itulah orang yang akan menjaga kami bila ia sedang pergi. Gorila tersebut dengan kejam mengendalikan tindakan-tindakan kami. Kami begitu ketakutan karena ia tidak mengijinkan kami keluar rumah. Ayahku telah banyak sekali mempergunakan jam-jam kantornya untuk mempersiapkan aku, selama bertahun-tahun.
TUDINGAN JARI
Suatu hari, majikan ayahku yang adalah kulit putih, mengancam akan memecat ayahku karena ia hanya bekerja sedikit sekali selama ia mempersiapkan diriku. Dan seperti singa yang terluka, ayahku mengutuknya. “lihat nanti” ayahku berkata sambil menudingkan jarinya kepada orang kulit putih tersebut.
Ketika majikan ayahku sampai dirumahnya, dengan sangat terkejut ia menemukan keempat putrinya sedang menggeliat-geliat di lantai dengan tanpa daya; seluruh tulang-belulang mereka telah lenyap dari tubuh mereka. Sekali lagi kekuatan sihir ayahku berhasil. Ayahku telah menyimpan tulang-tulang mereka di rumah kami. Saat mendengar kabar itu, seorang imam yang telah dipanggil untuk menengok putri-putri itu, mencari tahu dimana kami tinggal, dan dengan mengendarai mobilnya berkonfrontasi (dalam dunia roh) dengan ayahku. Ayahku menganggap serius dampratan imam tersebut, menudingkan jarinya dengan cara yang sama seperti sebelumnya sambil berkata, ” lihat saja juga…!!”, saat imam tersebut memasuki mobilnya meninggalkan kami, belum jauh mobilnya meninggalkan rumah kami, musibah itu telah menimpa imam tersebut. Imam itu mati dalam kecelakaan fatal di jalan saat mobilnya berguling berkali-kali, sampai akhirnya berhenti dalam keadaan rusak berat.
Sebagai seorang anak Allah, aku ingin mengingatkan anda agar tidak menudingkan jari untuk menghakimi orang lain, karena dengan berbuat demikian anda telah mengalihkan mereka kepada setan. Mereka dapat saja mati atau dihancurkan, akan tetapi darah mereka ditanggung diatas kepala anda. Seperti di ketahui, roh-roh jahat itu berada dimana saja dimana tidak terdapat keselamatan. Jadi bila anda menudingkan jari kearah orang lain ketika sedang marah, maka perkataan anda apapun yang diucapkan, akan ditangkap oleh roh-roh jahat yang berkeliaran disitu, untuk menjalankan keinginan anda sesuai dengan perkataan tersebut, digabungkan lagi dengan keinginan setan. Dengan tudingan jari dan kata-kata yang buruk, anda telah membuka pintu bagi roh-roh jahat untuk menyerang dan menguasai orang lain. Tetapi bila anda berjalan di hadapah Tuhan dengan tidak bersalah, dan anda menikmati keamanan perlindungannya, maka anda tidak dapat diserang, terutama bila anda tidak melakukan apapun juga yang dapat mengakibatkan serangan tersebut. BERHENTILAH MENUDING DENGAN JARI ANDA….!!!!!. Bila anda memiliki kebiasaan menuding, maka Allah akan meminta pertanggung jawaban anda untuk kehancuran hidup orang lain. Gossip, kemarahan dan fitnah adalah pintu-pintu yang lain yang dapat dimanfaatkan setan untuk memasuki kehidupan orang lain.
Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah, (Yesaya 58 : 9).
.
BIla anda seorang kristen yang sudah lahir baru dan anda biasa melakukan hal-hal tersebut, maka anda harus bertobat dan meminta Allah untuk mengubah anda dengan kekuatan-Nya menjadi manusia baru.

BAB 3. Gereja ayahku : Penatua Israel
UmatKu binasa karena tidak mengenal Allah ; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imamKu dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.” (Hosea 4:6).
.
Ayahku mendirikan suatu kelompok aliran pemujaan dan para pengikutnya begitu dihanyutkan oleh pesona keajaiban-keajaiban magis yang dikerjakannya, sehingga mereka tidak pernah mempertanyakan sumbernya. Sebagian besar dari waktu yang ada , dipergunakan ayahku untuk melemparkan kutukan-kutukan ke atas mereka, akan tetapi dengan terbuka ia mendustai mereka dengan berkata bahwa ia sedang memberkati mereka. Gereja ayahku itu diberinya nama : Penatua Israel.
Di ruang tidur pribadi ayahku, terletak sebuah berhala yang ditempatkan di atas sebuah perjanjian di antara tempat tidurku dan tempat tidur ayahku. Di dalam perjanjian itu, ayahku meletakkan tiga uang logam untuk mewakili tiga anggota keluarga kami, yaitu, ibuku dan aku sendiri. Di sudut yang lain, juga diletakkan sebuah botol yang berisi salib dan rosario. Dan bila ada di antara pengikut ayahku yang menghadapi masalah, maka mereka diijinkan memasuki perumahan kami dengan membayarkan sesuatu. Mereka harus melepaskan sepatu dan meninggalkannya di luar jalan masuk menuju perumahan kami, membenturkan kepala mereka tiga kali pada lantai batu yang keras dan mengucapkan “doa bapa kami.” Mereka juga harus membawa benda-benda seperti uang, botol berisi bir atau anggur, kacang tanah, padi atau sejenis jagung sebagai persembahan. Baru setelah memenuhi persyaratan inilah mereka diijinkan untuk berlutut dan berbicara kepada ketiga bunga yang berada di atas sebuah bukit kecil di perumahan kami, dan meminta bunga-bunga itu untuk memenuhi kebutuhan mereka yang beragam. Seorang pengikut akan menunggu terus sampai ia memperoleh jawaban dan seringkali terdengar suara yang jelas akan menanggapi kebutuhan-kebutuhan mereka melalui botol itu. Maka mereka akan pulang dengan gembira dan yakin.
Setiap pengikut harus menganggap Sabtu sebagai hari yang kudus dan mereka dilarang untuk memasak, atau melakukan kegiatan apapun juga sebelum menyelesaikan kebaktian yang akan berlangsung dari pk. 09.00 dan berakhir pada pk. 14.00. Lagu-lagu pujian yang dinyanyikan kebanyakan merupakan lagu-lagu tradisional, yang segera diikuti oleh kotbah, yang terutama di-dasarkan atas hikmat manusia dan bukan Firman Allah. Kutipan ayat-ayat Alkitab dilakukan setengan-setengah dan ditafsirkan dengan cara yang salah untuk menyesuaikan dengan doktrin aliran pemujaannya sendiri.
Ayahku membuka suatu kelas pengajaran setiap hari Rabu, untuk memberikan kepada para pengikutnya dasar-dasar doktrin dan asal muasal aliran pemujaannya dan pertumbuhannya yang progresif di seluruh dunia. Untuk menguji dan meyakinkan keseriusan dan kemajuan tiap pengikut, ayah membuka sekolah-sekolah Minggu khusus, untuk melihat sejauh manakah mereka telah menangkap pengajaran-pengajaran yang diberikan pada setiap hari Rabu. Hanya bila seorang pengikut gagal menerima jawaban dari bunga-bunga itu, barulah ia akan berbicara secara pribadi dengan ayahku, dengan membuat janji yang khusus pada hari Minggu. Ayahku sangat bangga akan aliran gerejanya dan ia menganggap semua gereja yang lain itu sebagai gereja yang sesat, penuh sihir dan okultisme. Ia begitu meremehkan gereja-gereja yang lain, sehingga bila ada seorang anggota yang meninggalkan gerejanya untuk bergabung dengan gereja yang lain, ayahku akan mengutukinya. Akibatnya, orang tersebut akan sangat menderita, bahkan sampai kehilangan nyawanya secara tragis.
Korban Pascal : “Paskah”
“Paskah” merupakan upacara yang paling disukai ayahku yang harus diselenggarakannya satu tahun satu kali pada hari Paskah. Upacaranya berlangsung di sungai Mulenda dan menarik kurang lebih 3.000 pengikut dari seluruh Zaire. Kami memiliki kebiasaan untuk meninggalkan desa kami menuju sungai itu pada pk. 04.30 pagi karena upacara yang sesungguhnya akan dimulai pada pk. 08.00. Bila semua telah hadir, maka kami akan membagi mereka menjadi empat kelompok untuk pembagian tugas, seperti membersihkan belukar, memotong rumput, membersihkan bagian yang keramat dan yang lain membangun altar sejauh kira-kira 250 meter dari sungai dengan mempergunakan batu-batu yang besar. Sebuah gubug kecil juga didirikan di dekat sungai, dan di dalamnya ditempatkan sebuah kuali tradisional yang khusus yang berisi tanah liat berwarna putih untuk dibubuhkan pada para anggota. Selama berlangsungnya upacara, setiap anggota akan masuk ke situ dan mengaku dosa terhadap nenek moyang mereka sebelum upacara utama dimulai. Mereka harus memberitahu kepada nenek moyang mereka, “Aku tidak mempunyai masalah dengan siapapun juga, dan bila seseorang ingin membuat masalah denganku, biarlah ia terkutuk.”
Hal ini kemudian dilanjutkan dengan kebaktian dimana seseorang melakukan pemujaan kepada dewa dengan mempergunakan nama-nama tradisional dan juga lagu-lagu pujian tradisional. Ia kemudian siap untuk langkah berikutnya dimana ayahku akan membubuhkan tanda dari dada sampai perutnya dengan tanah liat putih tadi. Bila hal itu telah dilakukan, maka ia akan menghampiri meja komuni atau meja perjamuan untuk menerima ramuan yang terdiri dari sepotong pisang yang harus dikunyahnya bersama dengan bunga-bunga yang dipetik dari pekarangan kami yang telah dicampur dengan bumbu-bumbu tradisional.
Baptisan
Ayahku tidak pernah ragu-ragu mengatakan kepada para pengikutnya bahwa baptisan yang dilakukannya sangatlah bernilai dan bahwa itu akan membawa berkat bagi mereka bila mereka sepenuhnya mengabdikan diri mereka kepada aliran pemujaanya. Itu semuanya dusta ! Ayah sendiri mengatakan kepadaku bahwa arti yang sesungguhnya dari baptisannya adalah untuk menyebabkan para pengikutnya menyerahkan kemakmuran mereka kepada ayah, sedang ayah sendiri menempatkan kutuk-kutuk yang abadi di atas mereka. Prosedurnya sangat lucu bagiku. Seseorang harus lewat melalui kaki ayahku “di dalam nama bapa, putera dan roh kudus.” Setelah itu, ia harus pergi dan mencelupkan dirinya tiga kali dalam sungai. Bila hal itu telah dilakukan, kepadanya akan diberikan setangkai kayu yang serupa dengan tali dan dengan itu ia harus lari secepatnya, memukul dan meriakkan air sungai, sambil bersumpah tidak akan meninggalkan aliran pemujaan itu selama hidupnya. Setelah itu ia memberikan janji untuk terikat secara mutlak, maka ia harus menanggalkan pakaiannya, menceburkan diri ke dalam air yang mengalir dan cepat-cepat melompat keluar lagi dalam keadaan telanjang bulat, karena telah menanggalkan seluruh pakaiannya. Wanita, pria dan anak-anak semuanya terlibat dalam prosedur ini dan beberapa orang tua telah membawa seluruh keluarga mereka untuk mengikat diri mereka kepada aliran pemujaan itu. Beberapa di antara para iman dan juga para pemimpin agama tradisional Afrika ikut mengambil bagian dalam upacara tersebut tanpa mengajukan pertanyaan apapun. Mereka bahkan menghormati hal-hal yang dilakukan ayahku dan memberikan banyak dukungan dengan cara terlibat langsung di dalam paskah tersebut.
Ketika kemudian aku bertanya kepada ayahku mengapa ia membaptis mereka di dalam nama bapa, putera dan roh kudus, inilah yang dikatakannya, “Dengan melakukannya, aku merebut seluruh kekuatan sihir, tenung dan perdukunan mereka dan untuk selanjutnya menjadi lebih tangguh dari mereka. Dan bila mereka menceburkan diri ke dalam sungai, berarti mereka mengisi sumberku, karena dari sungai itulah datangnya seluruh kekuatanku.” Setiap orang yang membawa persembahan bahkan juga melemparkan pada bagian yang keramat dari sungai yang sama.
Upacara itu juga melibatkan seekor domba jantan yang dibawa ayahku ke bagian keramat sungai. Leher domba itu harus dipotong tiga bagian dan darahnya harus langsung dikucurkan ke dalam sungai. Pada saat itu, siapa saja yang memiliki sihir, mantera atau tenung harus melemparkan semuanya ke dalam sungai agar bercampur dengan darah domba tersebut. Sebelum domba itu dibawa ke altar untuk dibakar, terlebih dahulu dipersembahkan lagu-lagu pujian dan tarian kepada para dewa. Jadi ketika domba itu dibakar, diharapkan asapnya dapat membubung ke atas sampai di tingkatan langit dimana tiga ekor burung milik ayah telah terbang selama upacara itu. Burung-burung itu adalah burung elang, burung nasar dan burung gagak, yang secara berurutan dianggap ayahku sebagai si Raja, si Portugis dan si Senegal, yang juga terbang dengan berurutan seperti itu. Si Raja berada di atas yang lain, si Portugis di bawahnya sedang si Senegal di bawah si Portugis dan mereka hanya akan menghilang dari langit bila domba itu telah seluruhnya dimakan api. Hal ini merupakan tanda bahwa persembahannya telah diterima oleh dewa.
Ketika domba sedang dibakar, ayahku yang mengenakan jubah putih dengan lambang salib hijau di dadanya, dengan khidmat menarik diri dari yang lain dan berdoa sendirian di dekat altar. Setelah dombanya habis terbakar, ayah lalu mengambil jelaganya yang hitam dan membubuhkannya ke atas dahi setiap pengikutnya, dengan mendustai mereka bahwa ia sedang memberkati mereka. Itu lagi-lagi dusta ! Ia sendiri mengatakan kepadaku kemudian, bahwa ia sedang membutakan mereka secara rohani agar mereka tidak dapat menemukan kebenaran daripada kekuatan-kekuatannya yang misterius itu. Ia mengikatkan mereka kepada dirinya sendiri dan aliran pemujaannya untuk selama-lamanya.
Salah satu dari pesta seperti itu diselenggarakan saat aku berusia 9 tahun dan sesuatu yang dramatis terjadi, yang menunjukkan betapa dalamnya ayahku terlibat di dalam ilmu sihir. Domba baru saja dibunuh dan semua orang mulai menatap ke arah sungai. Sesuatu sedang bergerak dan tiba-tiba ada ledakan yang mengguncangkan air, sehingga semua orang lari bersembunyi. Siapa itu gerangan ? Tidak lain daripada ikan duyung yang telah menyusui dan membesarkan diriku ! Kecuali sirip ekornya, seluruh tubuh bagian atasnya dengan jelas keluar dari air dan saat melihatnya, ayahku berseru sambil mengangkat diriku ke arahnya, “Mari, lihatlah anak yang telah kau besarkan. Ia ada disini.”
Ikan duyung itu, tanpa mengucapkan sepatah katapun, meneliti diriku tiga kali, dan menghilang di dalam air. Ayahku secara emosi bahkan tidak bergeming sedikitpun. Ia tenang dan tidak takut. Setelah melihat bahwa tidak ada bahaya, kerumunan orang-orang itu maju kembali, penuh rasa ingin tahu akan apa yang telah terjadi. Dan seperti biasanya, ayahku mendustai mereka dengan berkata, “Kalian tidak memperoleh apa-apa. Yesus tadi berada disini, ia memberkati aku dan putraku. Dan karena kalian lari pergi, kalian harus dihukum.” Bentuk hukuman yang diberikan ayahku kepada mereka adalah sebagai berikut, “Kalian harus lari kembali ke desa segera setelah aku memberikan tanda. Dan bila kalian menemukan halangan apapun di jalan, baik itu pohon atau lubang, kalian tidak boleh berusaha menghindarinya. Bila itu adalah pohon, benturkan diri kalian, bila itu lubang, jatuhkan diri kalian ke dalamnya.”
Kerumunan orang yang sedang kebingungan itu mulai berlari segera setelah ayahku memberikan tanda. Tujuan semuanya itu adalah agar mereka menderita dan ayahku akan menjadikan mereka bulan-bulanan. Ayahku seorang yang begitu sadistis, yang memperoleh kesukaan besar dari penderitaan orang lain.
Sifat Ayahku
Sebuah gambaran singkat akan sifat-sifat ayahku akan membantu memperlihatkan mengapa ia mudah sekali menipu dan memanipulasi para pengikutnya. Ayahku adalah seorang yang sangat sombong dan banyak bicara, yang selalu berkata-kata buruk mengenai gereja-gereja yang lain, akan tetapi di lain pihak selalu bergembira mengenai gerejanya sendiri. Dengan terbuka ia mencemooh mereka dengan mengatakan bahwa mereka itulah gereja-gereja “okultisme”, dan mengancam para pengikutnya apabila mereka berani menggabungkan diri dengan gereja lain. Ayah begitu keras kepala dan sulit didekati dan sekali ia mengambil keputusan tentang sesuatu, maka pendapat orang lain itu hal nomor dua saja, karena ia selalu berkeras dengan pendapatnya sendiri. Mereka yang lain harus selalu mematuhi perintahnya atau menghadapi kosekuensi dibenci atau bahkan dicelakai olehnya. Aspek lain yang menghalangi ayah untuk dapat mencintai orang lain adalah kecintaannya akan uang.
Ia serakah dan setiap saat ia melihat sesuatu yang baik milik pengikutnya, ia pasti menginginkannya dan bahkan meminta orang tersebut untuk memberikannya. Orang-orang tidak pernah menolak keinginan ayahku. Dan karena ayahku yakin bahwa ia lebih pandai dari siapapun juga, maka ia tidak suka mendengar orang lain dipuji karena kemampuan atau keahliannya. Ayah bahkan akan mencelakakan orang tersebut sebagai balas dendamnya.
Meskipun orang tahu siapa ayahku, akan tetapi ia memiliki para pendukung dari gereja-gereja lain, terutama para imam gereja Roma Katolik dan gereja-gereja di Afrika yang berdiri sendiri, termasuk Malembe Ngunza atau Mpeve Yanongo, Tatu Wetu atau Diamant dan Eglise des Noirs en Afrique. Mereka akan datang ke perumahan kami untuk memuja dewa ayahku dan mempersembahkan korban mereka.
Kejahatan Dalam Kerajaan Sihir
Dalam dunia sihir, bertambah halus cara-cara seseorang, bertambah pulalah penghargaan yang diberikan kepadanya. Hal ini memberikan kemampuan kepada seseorang untuk menyudutkan rekan-rekan tukang sihir yang lainnya. Aku ingat bahwa ayahku ingin menjadi pemimpin dari daerah kami. Jadi pada suatu hari, para penatua mengatakan kepadanya bahwa untuk dapat memperoleh gelar tersebut, ia harus mempersembahkan seekor kambing sebagai korban. Ayah menjadi begitu bersemangat dan tidak mempertimbangkannya dengan seksama. Pada waktu itu, istri kedua ayahku memiliki seorang putra. Jadi pada waktu ayah memberikan kambingnya sebagai korban, mereka mempergunakannya sebagai sebuah tangga untuk dapat merebut salah seorang anaknya. Itulah adik tiriku yang masih kecil ; ia mati mendadak tanpa sebab.
Ketika hal itu terjadi, ayahku bersumpah untuk membalas dendam terhadap mereka. Selama upacara pemakaman, ia menangis dengan satu mata, sedangkan matanya yang lain dipergunakan-nya untuk mengamat-amati. Dan ketika aku bertanya mengapa ia melakukannya, ayah menjawab bahwa ia ingin bersiaga supaya tidak seorangpun dapat merebut diriku selagi kami sedang berkabung.
Tiba-tiba, seekor burung hantu terbang dan hinggap di atas sebuah pohon di dekat situ yang menyimpan hidupku. Ayahku langsung mengetahui bahwa itu adalah seseorang yang mengincar nyawaku. Ia segera melirik kepada burung itu dengan satu mata dan burung itu kemudian jatuh dari pohon dalam keadaan mati. Pada saat yang bersamaan, seseorang yang sedang menghadiri upacara pemakaman kami, tiba-tiba ambruk dan mati. Aku yakin orang tersebut memiliki hubungan dengan burung hantu itu.

BAB 4. Keberangkatanku bersama bibi Ndaya ke Shaba
Efesus 1 : 20-24 : (20) – yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga, (21) – jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang. (22) – Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada. (23) – Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.
.
Setelah menyaksikan kematian adikku, bibi meyakinkan ayahku agar aku boleh pergi bersamanya ke Shaba, dimana para tukang sihir desa kami tidak akan dapat mencelakakan aku. Ayah menyetujui asal ia dapat bertemu dengan pemimpin tradisional Shaba. Ayah sendirilah yang mengantar aku ke sana. Kami diterima dengan baik waktu kami tiba. Sebelum kembali ke rumah, ayah berkata kepada pemimpin tersebut, “Aku meninggalkan putraku disini di bawah pengawasanmu. Jagalah dia baik-baik.”
Pemimpin itu memandang aku dua kali dan berkata, “Putramu Mukendi bukanlah seorang anak kecil. Ia adalah seorang dewasa di dalam dunia roh, tetapi ia masih kurang dalam satu hal yang vital dan itu adalah kekuasaan di atas dunia.”
Pemimpin Shaba itu kemudian meminta ayahku untuk memberikan kepadanya tiga ekor ayam, tiga lembar kain putih dan tiga kuali tanah liat tradisional. Ayahku mengatakan kepadanya agar membeli saja semuanya dan nanti ia akan membayarnya kembali. Setelah semuanya beres, aku kemudian masuk ke dalam rumahnya dimana aku diberi minum dari tengkorak kepala manusia dan mereka membuat bagiku sebuah jimat dari kelapa sawit. Nama jimat itu adalah Munkulumbu Mukakala Kuyuka. Jimat itu dibuat bagiku selagi aku duduk dikelilingi oleh para istri dan putra-putri pemimpin tersebut. Munkulumbu artinya pohon yang memiliki kayu yang sangat keras, Mukakala Kuyuka artinya orang yang akan selalu berkata-kata buruk tentang diriku, tetapi mereka selalu akan dikalahkan.
Jimat itu diberikan kepadaku di dalam sebuah upacara besar-besaran dan aku diharuskan memakainya di sekeliling pinggulku. Setiap kali aku membutuhkan pertolongan, aku harus menekannya sambil berkonsentrasi pada masalah yang kuhadapi dan aku segera menemukan jalan keluarnya.
Munkulumbu itu penuh dengan kuasa yang menyebabkan aku dapat melakukan banyak hal-hal yang gaib. Salah satu kegaiban yang langsung kuterapkan adalah ketika aku ingin mengantarkan ayahku kembali ke desa kami sambil berjalan beberapa saat bersamanya. Ketika kembali, aku tersesat. Aku tidak dapat menemukan arah ke desa, tetapi ketika aku menekan jimatku, aku tiba-tiba saja menemukan diriku sendiri berada di perumahan pemimpin dimana aku tinggal.
Tidak lama setelah itu aku diterima masuk asrama sekolah yang jauhnya 24 kilometer dari rumah dimana aku tinggal dan 4 kilometer jauhnya dari rumah bibiku. Setiap saat aku ingin pergi ke rumah bibi atau pemimpinku, aku tinggal menekan jimatku dan tiba-tiba saja aku akan menemukan diriku sudah berada disana. Aku ingat pada suatu kali, bibiku menjadi begitu marah karena seringnya kunjungan-kunjunganku ke rumahnya pada waktu-waktu sekolah. Ia mengatakan bahwa aku seharusnya di sekolah dan bukannya membuang waktu berkeliaran di sekitar situ. “Mengapa kau kemari ?” tanyanya dengan marah. Aku harus meninggalkan rumah bibi untuk menghindarkan kemarahannya dan pada saat aku berada sendirian, aku menekan jimatku dengan menujukan pikiranku pada gerbang sekolah dan kemudian menemukan diriku telah berada disitu kembali tanpa mengeluarkan tenaga.
Anak-anak Kristen Berada Di Bawah Perlindungan
Kekuatan gaibku yang baru membuatku kagum dan aku sangat menikmatinya. Misalnya, aku seorang murid yang sangat bodoh di dalam kelas dan sebagai akibatnya, aku merampas otak anak-anak lainnya. Bila aku melihat seseorang yang pandai dan sering mengangkat tangannya bila guru bertanya, maka aku akan merampas otaknya. Aku akan menujukan pandanganku kepadanya dan menekan jimatku, untuk mencuri otaknya. Beberapa waktu kemudian, kepala sekolah memperhatikan bahwa sebagian besar murid di kelasku secara akademis merosot sekali, akan tetapi aku masuk di dalam kelompok anak-anak pandai. Aku mempergunakan kekuatan gaib yang sama untuk merintangi kemampuan mereka belajar dan berprestasi di kelas. Anak-anak yang berada di bawah perlindungan hanyalah mereka yang berasal dari rumah tangga Kristen.
Aku juga teringat saat aku menjadi begitu jemu di dalam kelas. Aku menekan jimatku sambil berkonsentrasi memandang keluar jendela dan segera aku berada di luar, berkeliaran di sekitar situ. Guruku dapat melihatku berada di luar dan pada waktu ia sedang terheran-heran memikirkan bagaimana aku dapat keluar di tengah-tengah pelajaran, aku menekan jimatku dan berada di dalam kelas kembali sebelum ia dapat memanggilku. Guruku menjadi amat bingung. Ia tidak mengerti apa yang sedang terjadi. “Aku melihatmu di luar, bagaimana kau dapat berada disini ? Dan bagaimana kau keluar kelas ? Bukankah pintu terkunci ?” tanyanya. Aku akan memanipulasi otaknya dan membual kepadanya, “Jangan hiraukan diriku. Bukankah Bapak melihat betapa baiknya prestasiku di dalam kelas ? Mengapa bingung ?”
Aku juga berkelahi dan meninju anak-anak lain untuk memperpendek usia mereka. Setiap kali sebuah pukulan mengenai korbanku, maka hidupnya akan diperpendek. Aku juga mempergunakan kesempatan tersebut untuk memasukkan penyakit ke dalam tubuh mereka. Kepala sekolah kemudian mengambil keputusan untuk memulai “doa pagi bagi seluruh kelas-kelas” sebelum pelajaran dimulai. Kami harus pergi ke gereja di dekat sekolah dan berdoa. Segera aku menjadi sadar bahwa aku kemudian tidak dapat lagi merampas pikiran murid-murid yang lain. Disinilah aku menyadari bahwa sebagian besar daripada anak-anak, berada di bawah perlindungan Ilahi yang menyeluruh setelah berdoa. Satu-satunya sasaranku hanyalah guruku yang adalah seorang pemabuk dan pendusta. Ia telanjang sama sekali di hadapanku dan aku mengambil keputusan untuk mempermainkannya. Walaupun ia yang memimpin kami ke gereja, akan tetapi ia sendiri tidak pernah berdoa. Setiap kali ia memberikan sebuah pertanyaan, aku akan menekan jimatku dan mengkonsentrasikan diriku kepada pikirannya. Guruku sama sekali tidak pernah berdoa. Ia adalah seorang pemabuk berat dan pendusta berat, sehingga ia merupakan sasaran empuk bagi kekuatan gaibku. Dengan jelas aku dapat melihat seluruh pertanyaan dan jawaban di balik otaknya. Semua yang berada di dalam kelas termasuk guruku sendiri, begitu kagum akan kemampuanku. Mereka sama sekali tidak tahu bahwa sumber kekuatanku adalah setan. Hal ini berlanjut sampai pada tingkatan dimana guruku akan dicekik oleh tangan-tangan yang tidak nampak bila ia mencoba mengusik diriku.
Suatu ketika di dalam sebuah pertandingan tinju dengan seorang anak laki-laki yang lain, aku menekan jimatku dan lawanku kemudian menyangka bahwa aku adalah seekor singa yang garang, yang siap untuk menerkam. Ketika ia masuk ke dalam ring tinju, ia tidak melihat diriku, tetapi seekor singa yang siap menerkam dirinya. Itulah yang kemudian diceritakannya kepada seluruh sekolah. Jadi sebelum aku dapat berbuat apa-apa atas dirinya, ia mulai menjerit-jerit sambil lari terbirit-birit keluar ring. Otomatis ia mengalami diskualifikasi. Kepada sekolah yang kebetulan hadir sebagai penonton pada saat itu, sangat bingung melihat diriku di atas ring tanpa sepengetahuannya. Ia lalu memutuskan untuk kembali lagi ke sekolah dan memeriksa apakah yang dilihatnya itu benar-benar diriku atau bukan. Ia tidak dapat mempercayai penglihatannya. Ketika ia memasuki mobilnya, aku segera menekan jimatku dan berada di sekolah kembali sebelum ia tiba. Satu jam kemudian, seluruh murid dipimpin oleh kepala sekolah datang menemuiku di kamarku. Mereka semuanya sangat kebingungan dan kepala sekolah kemudian memecatku dari sekolah. “Kumpulkan barang-barangmu dan pulanglah. Kami tahu sekarang bahwa kau adalah seorang tukang sihir,” katanya.
Aku tidak mempunyai pilihan lain, selain kembali lagi ke rumah pemimpin itu, yang kemudian berkata bahwa ia akan mengabarkannya kepada ayahku yang berada 135 kilometer jauhnya dari tempat kami. Inilah yang dilakukannya. Ia memetik daun dari sebuah pohon dan mulai berbicara dengan ayahku. Aku dapat mendengar mereka berbicara dan ayahku berkata bahwa ia akan menjemput aku malam itu, karena saat itu ia masih sibuk di ladang. Malam itu ketika ayahku tiba, ia mengirimkan kerumunan lebah untuk menyengat seluruh isi sekolah.
Semua mereka kena sengat, kecuali anak-anak dari rumah tangga Kristen yang memiliki perlindungan, karena darah Yesus di atas hidup mereka senantiasa melindungi mereka.
Berhati-hatilah para guru, mungkin saja beberapa murid anda berasal dari latar belakang seperti itu. Dan bila anda tidak berada di dalam Tuhan, maka anda telanjang sama sekali di hadapan mereka. Anda juga merupakan sasaran empuk bagi kekuatan-kekuatan gaibnya. Tetapi bila anda berada di dalam Tuhan, maka anda memiliki perlindungan yang menyeluruh. Guruku menjadi korban kekuatan magisku karena ia adalah seseorang yang hidup di dalam dosa.
Berhati-hatilah, para orang tua, kehidupan Kristiani anda penting artinya bagi perlindungan anak-anak anda. Bila anda bukan orang Kristen yang lahir baru, maka anak-anak anda akan menderita seumur hidupnya. Ada orang-orang yang menerima keselamatan, akan tetapi mereka terus bermabuk-mabukan dan merokok. Mereka merusakkan tubuh mereka yang dikhususkan sebagai bait Roh Kudus. Anda harus selalu sadar setiap saat dan tidak memberikan tempat atau celah bagi musuh untuk merusakkan kehidupan anda.
Ayahku Masuk Ilmu Sihir Yang Lebih Dalam Lagi Atas Prakarsa Seorang Pemimpin
Ayahku menghabiskan tiga bulan berikutnya untuk masuk ilmu sihir yang lebih dalam lagi atas prakarsa saudara si pemimpin, yang merupakan seorang dukun yang sangat kuat. Setiap hari, ayah dan aku akan memulai malam hari kami bersama dengannya, dengan diberi ramuan yang sangat kuat. Sihir tersebut melibatkan seekor siput yang berjalan lambat dari Mwene-Ditu ke desa kami, suatu perjalanan yang harus diselesaikannya setelah tiga tahun. Ketika akhirnya siput itu mencapai desa kami, diperkirakan ia telah membunuh 155 orang dewasa.
Sihir inilah yang akhir-nya menyebabkan kematian ayahku. Ketika siput itu sampai di depan rumah kami, terjadilah peperangan yang ganas antara siput tersebut dengan roh-roh yang bekerja bagi ayahku. Roh-roh itu menolak roh-roh siput itu untuk masuk ke dalam rumah kami. Lama kelamaan, roh-roh yang bekerja bagi ayahku memutuskan untuk merampas nyawa ayahku agar ayahku tidak lepas dari cengkeraman mereka. Dengan cara itulah ayahku mati.
Aku diterima masuk sekolah mekanik profesional yang dimaksudkan sebagai Sekolah Tinggi Sihir. Di waktu pagi, kami adalah calon-calon mekanik seperti murid-murid yang lain, tetapi di malam hari terjadilah hal-hal yang tidak tampak ; kursus sihir besar-besaran diajarkan disitu. Suatu hari, aku sangat lelah, jadi seperti biasanya, aku menekan jimatku dan menemukan diriku telah berada di luar kelas dan masuk ruang kepala sekolah dengan santai. “Apa yang ingin kau tanyakan ?” tanyanya. “Guru menyuruhku mengambil kapur tulis,” jawabku.
Ketika aku berjalan keluar, kepala sekolah mengikutiku masuk kelas untuk mengetahui apakah aku berdusta atau tidak. Aku tahu aku berada di dalam kesulitan dan sekali lagi kutekan jimatku untuk kemudian dalam beberapa detik telah berada kembali di dalam kelas. Ketika kepala sekolah mengetahui siapa aku sebenarnya, ia mengusir aku dari sekolah. Bibiku menanggapi pengusiran diriku dengan mengambil sebilah pisau dan sebuah ember dan mengancam akan memotong-motong diriku untuk mengetahui apa yang telah dilakukan ayahku sehingga aku begitu dimanjakan. Aku telah diperingatkan oleh ayahku untuk tidak membuka rahasia kepada siapapun tentang apa yang telah diajarkannya kepadaku. Aku menangis sambil bersumpah kepada bibiku bahwa aku tidak mengetahui apa yang dimaksudkannya. “Lebih baik bibi membunuh aku saja daripada menyiksa aku dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak kuketahui,” jawabku.
Seorang tukang sihir diharuskan memegang rahasia dan bila tidak bisa patuh, ia akan dihukum berat. Itulah peraturannya dan aku harus menepatinya. Sekali lagi aku diterima di sebuah sekolah profesional tidak jauh dari tempat dimana kami berdiam.
Suatu hari, sedang kami membuat baterai menurut formula yang diberikan kepada kami, aku telah memakai terlalu banyak zat asam cuka sehingga hasil pekerjaanku rusak. Guruku menjadi begitu marah dan memaki diriku. Sebaliknya, akupun menjadi begitu jengkel sehingga aku menyihirnya dan melemparkan kutuk ke atasnya. Tidak lama setelah itu, ia mengalami persoalan dengan pemerintah dan sekolah pribadinya ditutup untuk selama-lamanya. Bibiku menangis sejadi-jadinya karena sekali lagi aku telah kehilangan sebuah kesempatan untuk belajar. Ia mengalami depresi dan mengeluarkan keluhan-keluhan yang pahit, sampai aku akhirnya berhasil masuk pada sekolah yang lain dimana kawan-kawan lamaku juga diterima. Karena melihat bahwa bibiku sangat menaruh perhatian, maka aku mengambil keputusan untuk belajar dengan keras dan memperoleh ijazah dan juga menurutku, adalah lebih baik bila aku melepaskan Munkulumbuku untuk sementara waktu. Aku menyembunyikannya diantara lapisan-lapisan besi atap rumah kami. Pada tahun 1983. Aku berhasil bekerja keras dan memperoleh ijazah. Aku kemudian diundang untuk mengikuti latihan di sebuah perusahaan pertambangan. Ketika kursus dimulai, ada seorang rekan sekelasku yang mempergunakan jimat agar dapat lebih dari yang lain. Jimatnya berupa kabel besi yang dipakainya seperti gelang pada tangannya. Ia selalu memperoleh angka-angka yang lebih baik daripadaku dan hal itu membuatku begitu iri sehingga aku memutuskan untuk mengambil jimatku kembali dari tempat bibiku. Tujuanku adalah untuk mengalahkannya dalam prestasi kelas. Inilah yang kulakukan : aku menguasai pikiran guruku untuk menundukkannya, lalu aku melanjutkan dengan menjadikan pikiran rekan sekelasku itu dungu dalam latihan itu, untuk menundukkan dia juga. Bila ia diberikan sebuah mesin untuk diuji coba, maka aku akan menekan jimatku untuk merusakkan hasilnya sehingga dialah yang harus mempertanggung-jawabkan kerusakan tersebut.
Aku mengulanginya beberapa kali dan dalam waktu yang bersamaan, aku juga mempergunakan kepandaiannya untuk dapat berhasil. Sebagai akibat keberhasilanku, aku boleh mengikuti latihan lanjutan dan bibiku sangat puas melihat hasil-hasilku.
BAB 5. Dunia misterius di bawah air
Wahyu 12:7-9 : (7) Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, (8) tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga. (9) Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.
.
Ketika iblis dilemparkan keluar dari sorga, ia jatuh bersama-sama para malaikat yang setia kepadanya. Beberapa diantara para malaikat ini sekarang berdiam di udara ; yang lain jatuh ke dalam neraka dan yang lainnya lagi ke dalam air seperti mata air, sungai, laut dan danau. Setiap kota atau desa di dunia ini memiliki kegiatan-kegiatan manusiawi di bawah air di dekat tempat tersebut. Bila para penghuni sebelumnya di daerah tersebut dikuasai oleh setan, maka roh-roh mereka (bila mereka mati) akan dimanfaatkan oleh para malaikat yang telah jatuh di bawah air disitu. Merekalah yang menjadi penghulu-penghulu kegelapan yang menguasai para dukun, tukang sihir dan tukang tenung yang masih hidup di kota-kota dan desa-desa di atas mereka. Orang-orang yang terlibat dengan sihir ini mengadakan pertemuan-pertemuan dengan roh-roh orang yang telah mati dan para malaikat yang telah jatuh, untuk merencanakan dan melakukan kegiatan-kegiatan jahat mereka di kota-kota dan desa-desa di atas. Inilah beberapa hal yang mereka lakukan disitu.
Mereka mengadakan pesta pora makan daging manusia ; mereka mengangkat para tukang sihir, tukang tenung dan dukun untuk menempati kedudukan-kedudukan yang tinggi ; mereka mempelajari strategi-strategi jahat untuk dapat memperoleh lebih banyak kekuasaan di atas orang-orang yang hidup di kota-kota dan desa-desa di atas, mereka membuat barang-barang di bawah air seperti yang terdapat di dunia, yaitu : mobil, pakaian, minyak wangi, uang, radio dan tv dan membawanya ke bumi untuk dijual dan berupaya untuk merusak dan menghancurkan kehidupan orang-orang yang membeli barang-barang tersebut.
Ada banyak hal-hal lain yang mereka korbankan. Pertemuan-pertemuan yang diadakan bisa dalam skala kecil maupun skala besar, nasional atau internasional. Barang-barang dan mode yang datangnya dari dunia di bawah air, dirancang oleh para cendekiawan dunia itu yang terbagi menjadi 3 kategori, yaitu : orang-orang yang diperanakkan bagi dua tukang sihir atau tukang tenung dalam dunia roh ; para cendekiawan yang pura-pura dibunuh di atas bumi, untuk kemudian ditahan untuk memajukan teknologi dunia di bawah dan beberapa tukang sihir, tukang tenung dan dukun yang ahli yang memiliki kemampuan masuk ke bawah air. Orang-orang dalam ketiga kategori ini berada di bawah ilham kuasa-kuasa jahat para malaikat yang telah jatuh, yang kemudian menjadi ikan duyung pria dan wanita. Jadi apa saja yang mereka buat di situ memiliki tujuan setan : mencuri, membunuh dan membinasakan (Yohanes 10:10). Itulah tujuan akhir dari setiap penemuan dan kegiatan setan.
Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. (Yohanes 10:10).
.
Kunjungan Dan Perkenalanku Dengan Dunia Di Bawah Air
Aku telah menceritakan tentang gereja ayahku dan bagaimana ia pada suatu hari memperkenalkan aku kepada dunia di bawah air, bagaimana kami mempersembahkan korban paskah kepada ikan duyungnya ; bagaimana ikan duyung itu keluar dari dalam air melalui ledakan besar dan melirik 3 kali ke arah diriku. Tujuan ayahku adalah untuk dengan berhati-hati mempersiapkan diriku bagi dunia di bawah air, darimana ia memperoleh sebagian besar daripada kekuatannya.
Pada suatu hari yang lain, nenekku yang merupakan seorang dukun yang terkenal, membawaku ke sebuah sungai kecil yang dinamakan dalam bahasa ibuku “Ndinga kwa Mukendi.” Ia mempersembahkan makanan kepada roh-roh orang mati dengan meletakkan piring berisi makanan di air. Piring itu menghilang untuk sementara waktu dan muncul kembali setelah itu tanpa makanan di atasnya, melainkan penuh dengan tanah liat. Nenek menjelaskan bahwa hal ini berarti bahwa aku dianggap layak untuk menjadi seorang dukun. Hal ini juga berarti bahwa aku dapat menggantikan kedudukan nenekku setelah ia mati. Ia kemudian menceritakan kisah sungai kecil itu. Menurut tradisi kami, ada seorang pria bernama Mukendi yang pada suatu hari pergi berburu binatang. Ia kemudian menjadi sangat kehausan dan mulai menggumamkan keluhannya karena tidak terdapat air di seluruh daerah itu. Tiba-tiba ia melihat air mengalir dari sebuah tempat tertentu dan setelah ia meminumnya, tanah terbuka dan tiba-tiba saja ia lenyap. Air memenuhi lubang itu dalam bentuk manusia dan itulah sebabnya sungai itu diberi nama Mukendi.
Mukendi adalah seorang tukang tenung yang sangat kuat. Jadi, tempat itu kemudian merupakan pintu gerbang menuju sebuah kota besar di bawah air dimana para tukang tenung memperoleh keahlian-keahlian tenung mereka.
Kegiatan-kegiatan Besar Di Bawah Sungai Congo
Di sungai Congo (sungai Zaire), seperti juga sungai-sungai lainnya di dunia, terdapatlah kota-kota besar di bawah tanah dengan banyak kegiatan manusia di dalamnya. Salah satu kota seperti itu berada di dekat Inga (Dam) dan yang satunya di dekat kota Matadi. Keutamaannya terletak pada kenyataan bahwa kota-kota tersebut merupakan pusat-pusat konferensi dimana banyak sekali keputusan-keputusan yang mempengaruhi benua Afrika dan diberlakukan terhadap negara-negara Afrika.
Untuk dapat menghadiri pertemuan-pertemuan itu, kami biasanya melakukan perjalanan dari Shaba di bawah sungai Congo dengan mempergunakan kendaraan-kendaraan seperti mobil, lori, kereta api, sepeda dan bahkan dengan berjalan kaki. Di bawah sungai itu terbentang jalan raya yang besar yang menghubungkan Shaba (Katanga) dengan kepulauan Bahama di lautan Atlantik.
Ada banyak jalan-jalan lain dari berbagai propinsi di Zaire yang dihubungkan dengan jalan raya tersebut. Di bawah setiap kota baik kecil maupun besar, terdapat replika dari kota-kota tersebut di bawah air di dekatnya, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Bila ada diantara kami yang tidak suka bepergian di bawah air, maka ia dapat terbang dengan memilih mempergunakan tongkat “aja” sebagai pesawat terbang atau berubah menjadi seekor burung. Ia dapat saja berubah menjadi burung hantu, burung nasar atau apa saja dan terbang di dalam bentuk burung itu kemana saja. Yang kuceritakan di atas bukanlah sesuatu yang khusus hanya di Zaire saja. Di dalam setiap negara di dunia, anda akan menemukan struktur kegiatan manusia di bawah danau-danau dan sungai-sungai yang mempengaruhi kehidupan mereka yang tinggal di atasnya. Para tukang sihir, tukang tenung, dukun dan pengikut-pengikut setan lainnya tersebar di setiap negara di dunia, sibuk memenangkan jiwa bagi setan.
Para tukang sihir banyak sekali melakukan penerbangan dengan pesawat-pesawat sihir, dengan mempergunakan lapangan udara sihir juga. Di Zaire misalnya, ada sebuah danau yang bernama Mukamba yang merupakan lapangan udara internasional yang sangat sibuk bagi semua tukang sihir dan tukang tenung yang terbang masuk atau keluar.
Juga terdapat para tukang tenung yang lain yang setiap malam diubahkan menjadi orang kulit putih melalui sihir dan diterbangkan dari Kasai ke danau Mukamba. Orang-orang kulit putih palsu ini kemudian akan keluar dari “pesawat terbang” mereka dan pindah ke pesawat lain yang lebih besar yang sedang menunggu di danau Mukamba, dengan tujuan Eropa, Amerika atau banyak negara-negara lain di dunia. Maksud mereka adalah untuk mendapatkan pekerjaan di negara-negara itu dengan berperan sebagai tenaga kerja ahli atau orang asing, memperoleh upah yang tinggi untuk kemudian dipergunakan bagi organisasi sihir internasional di dunia.
Jadi, danau Mukamba memiliki banyak sekali kegiatan-kegiatan di bawah permukaannya. Inilah yang kuketahui pada saat aku masih seorang tukang sihir. Aku bahkan ikut mengambil bagian dalam beberapa perjalanan untuk mengantarkan orang-orang seperti yang kusebutkan tadi keluar negeri.
Pintu Gerbang Bagi Kuasa-kuasa Jahat
Ayahku menunjukkan dunia di bawah air kepadaku dengan satu tujuan. Menurut cerita ayah, di situlah dewa menempatkan kekuasaan dan kekayaannya dan banyak orang yang tidak mengetahui tempatnya.
Bagi mereka yang tahu, maka mereka akan memiliki seluruh kekuasaan di atas daerah tersebut ; itulah yang diinginkan ayahku untuk kuketahui.

BAB 6. Ilmu Sihir – Magis Hitam
“Tak ada mantra yang mempan terhadap Yakub tak ada tenungan yang berdaya terhadap Israel.” (Bilangan 23:23).
“…Sebab Abraham adalah bapak kita semua secara rohani.” (Roma. 4:16).
.
Apa Dan Bagaimana Sihir Itu Sebenarnya
Tidak ada seorangpun yang dapat dilepaskan dari kuasa sihir dan kemudian menjalani kehidupan normal, kecuali oleh Yesus Kristus. Hanya kuasa penyelamatan-Nya sajalah yang dapat melepaskan dan melindungi seseorang dari kekuatan-kekuatan jahat tersebut dan mengubah-kannya menjadi ciptaan yang baru. Dunia sihir itu sungguh-sungguh ada dan terorganisasi dengan rapi.
Sihir dipraktekkan baik oleh pria maupun wanita. Sihir itu sesungguhnya merupakan kekuatan manusia batiniah yang dapat dikembangkan oleh orang yang bersangkutan. Itulah suatu kekuatan jahat yang berada di dalam darah manusia (Imamat 17:11), yang membawa seseorang masuk ke dalam alam kehidupan yang baru yang sungguh-sungguh ada, akan tetapi tampaknya hanyalah seperti mimpi. Perkembangan daripada bentuk kehidupan yang seperti itu dilakukan oleh roh-roh jahat dan bila seseorang ingin menjadi tukang sihir, seorang tukang sihir yang lainlah yang harus membantu memperkenalkan dunia tersebut kepadanya. Tukang sihir itu dapat saja memberikan sebuah buku kepadanya dan tiba-tiba buku tersebut berubah menjadi sepotong kayu ; atau memberikan nasi untuk dimakan dan tiba-tiba berubah menjadi kacang atau kentang. Kegaiban-kegaiban seperti itu, akan menimbulkan di dalam korban yang masih muda itu rasa ingin tahu yang kuat akan bagaimana semuanya itu dapat terjadi. Ini akan membuka pintu bagi tukang sihir senior untuk melatih jiwa korbannya di dalam perbuatan-perbuatan kegelapan dengan bantuan roh-roh setan dan para tukang sihir lainnya. Hal ini juga berlaku bagi para tukang sihir wanita. Mereka juga nelalui proses yang sama.
Imamat 17:10–11 : (10) – Setiap orang dari bangsa Israel dan dari orang asing yang tinggal di tengah-tengah mereka, yang makan darah apapun juga Aku sendiri akan menentang dia dan melenyapkan dia dari tengah-tengah bangsanya. (11) – Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa.
.
Setelah mengetahui apa saja yang terjadi di dalam dunia roh, maka tukang sihir itu akan mengembalikan lagi jiwa dan rohnya segera setelah pertemuan berakhir. Ia akan terus mencuri manusia batiniah korbannya untuk menghadiri beberapa pertemuan-pertemuan sihir, sekurang-kurangnya 3 atau 4 kali, sampai korban itu sendiri menjadi terbiasa dengan pengalaman tersebut. Karena telah dilatih, maka tukang sihir itu kemudian akan menemukan bahwa manusia batiniahnya akan meninggalkan tubuh jasmaninya dengan sendirinya dan bergabung dengan para tukang sihir lainnya, atas kehendak sendiri.
Telinganya juga akan dihubungkan dengan para tukang sihir lainnya dan ia akan dapat mendengar mereka bercakap-cakap, sedangkan sebaliknya merekapun akan dapat mendengar setiap kali ia berbicara. Hal ini dimaksudkan untuk membantu tukang sihir agar saling memonitor dan mengendalikan gerakan masing-masing.
Apabila hal ini telah terjadi, maka tibalah suatu masa tekanan yang ditetapkan bagi tukang sihir muda itu. Ia akan dituntut oleh yang lain untuk mempersiapkan korban manusia. Bila ia menyetujuinya, maka roh manusia yang dikorbankannya itu akan menjadi pembantu yang menghubungkannya dengan dunia orang mati. Tukang sihir muda itu kemudian akan mengenakan roh korbannya itu seperti seseorang mengenakan pakaiannya. Itulah sebabnya mengapa orang kadang-kadang melihat roh sanak keluarganya yang telah mati mengunjunginya dan mengajukan beberapa tuntutan. Akan tetapi bila tukang sihir itu menolak untuk memberikan korban manusia, maka para tukang sihir yang lain, dengan mempergunakan hubungan kontak yang sudah terjalin antar mereka, akan menekan dan mengancam untuk membunuhnya kecuali apabila ia menuruti tuntutan mereka. Ia akan menjadi begitu tersiksa sehingga pada akhirnya ia tidak mempunyai pilihan lain kecuali menyerah. Ini berlaku bagi tukang sihir pria maupun wanita di seluruh dunia.
Apakah Seorang Tukang Sihir Dapat Dilepaskan ?
Seorang tukang sihir dapat dilepaskan apabila ia secara pribadi memberikan dirinya sendiri untuk dilepaskan. Kekuatan sihir itu berurat akar di dalam manusia batiniah (jiwa), yang me-rupakan pusat daripada kepribadian manusia : pikiran dan perasaan. Kekuatan itu dapat disimpan atau ditolak, hanya bila seluruh kepribadian orang yang bersangkutan itu menetapkan demikian. Jadi, sekali seseorang telah menjadi tukang sihir melalui persembahan korban manusia, maka setan akan begitu mengeraskan hatinya sehingga hanya anugerah kasih karunia Allah sajalah yang dapat melembutkannya. Itulah sebabnya mengapa penting bagi orang-orang Kristen untuk berdoa bagi orang-orang semacam itu, agar Allah melembutkan hati mereka, sehingga mereka dapat diselamatkan.
Setelah hal diatas dilakukan, maka tukang sihir itu sendiri haruslah mengaku kepada Allah akan dosa-dosa sihirnya dan secara terbuka mengakui keselamatannya di depan orang-orang saleh (I Yoh. 1:9 ; Yak. 5). Segera setelah itu, maka para tukang sihir yang lain akan langsung memutuskan hubungan kontak antar mereka, karena takut dibuka kedoknya. Semua tukang sihir mempunyai satu prinsip : tidak akan pernah membeberkan perbuatan-perbuatan sihir kepada orang-orang lain yang bukan dari dunia sihir. Bila ada diantara mereka yang melakukan kesalahan dan melanggar peraturan tersebut, maka ia akan dihukum berat termasuk di dalamnya hukuman mati, sekedar untuk melindungi sihir turun temurun ini.
Langkah-langkah vital menuju ke arah kelepasan dan perlindungan bagi seorang bekas tukang sihir adalah dengan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat kehidupannya. Ini langsung membuka pintu bagi Roh Kudus untuk masuk dan tinggal di dalamnya dan bagi darah Yesus untuk sepenuhnya mambasuh dan memurnikannya (Galatia 4:6 ; I Yohanes 1:7). Roh Kudus yang sekarang tinggal di dalamnya memberikan kehidupan yang baru (Yohanes 6:63), yang melibatkan pembaharuan pikirannya. Hanya melalui proses ini saja, maka kuasa sihir akan dibatalkan menurut II Korintus 5:17, “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru, yang lama sudah berlalu, …”
Galatia 4:5–7 = (5) Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak. (6) Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: “ya Abba, ya Bapa!” (7) Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.
Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.(1 Yohanes 1:7).
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. (Yohanes 6:63).
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. (
2 Korintus 5:17).
.
Bahkan setelah semuanya itu, belumlah tiba saatnya bagi bekas tukang sihir itu untuk bersantai. Justru itulah waktu baginya untuk memaklumkan peperangan rohani terhadap roh-roh penyiksa yang dikirimkan oleh para tukang sihir yang lain. Akan tetapi bila kelepasan telah dilakukan secara tuntas, ia akan menang dan masuk dalam damai sejahtera Tuhan. Para tukang sihir yang lain bahkan akan mencoba memanfaatkan hubungan kontak yang lama untuk mengancam akan membunuhnya atau salah seorang sanak keluarganya, bila ia tidak kembali lagi ke dunia sihir. Saat itu dapat merupakan dilema bagi seseorang yang baru dilepaskan. Ia haruslah sama sekali menolak mereka dan memutuskan seluruh hubungannya dan secara total membungkus dirinya di dalam darah Yesus, senantiasa bertobat dan masuk dalam kedalaman Firman Tuhan, dengan banyak berdoa dan berpuasa. Pada masa ini pulalah dibutuhkan orang-orang Kristen yang baik, yang mau menerima mereka untuk sementara dan melatih serta mendasari mereka di dalam Firman Allah, sekaligus mempergunakan waktu tersebut untuk memulihkan dan menstabilkan mental mereka.
Dan seandainya ia mengijinkan dirinya untuk tergoda dan kembali lagi, maka para tukang sihir yang lain akan membunuhnya karena ia telah membuka rahasia kegelapan mereka dan karena mereka tidak dapat mempercayainya lagi. Itulah sebabnya di dalam kasus seperti ini, orang akan membutuhkan banyak doa syafaat dan kepenuhan akan Firman Allah. Ia juga harus meng-gabungkan diri dengan sebuah gereja di mana Roh Kudus sepenuhnya berkuasa dan bekerja melalui pelayanan lima jawatan seperti yang telah ditetapkan di dalam gereja Perjanjian Baru. Biarlah keyakinan berikut ini dipegang teguh : sekali seseorang dilepaskan dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Kristus, maka tidak ada seorang jugapun yang dapat mencelakakannya. Allah menjanjikan perlindungan menyeluruh bagi siapa yang berjalan di dalam Tuhan dan orang itupun akan memperoleh jaminan sepenuhnya atas perlindungan tersebut (Mazmur 91 ; Mazmur 23).
Aku percaya bahwa seseorang harus memuntahkan kekuatan sihirnya agar ia dapat dilepaskan secara tuntas. Hal itu tidak benar. Tetapi yang sebenarnya terjadi adalah bahwa seseorang dapat saja memuntahkan roh-roh jahat yang telah dipakainya waktu ia menjadi tukang sihir dan juga makanan yang dimakannya dengan sihir. Kami telah menyaksikan dalam pelayanan kelepasan. Akan tetapi hal ini saja belumlah memerdekakan orang tersebut sepenuhnya dari akar masalahnya. Kemerdekaan yang sepenuhnya hanyalah terjadi oleh kuasa Tuhan Yesus.
Aku ingat ketika aku masih menjadi tukang sihir, ayahku dan aku biasa menipu orang-orang dengan berkata bahwa kami dapat melenyapkan kekuatan sihir dari tukang sihir yang lain. Kami tidak pernah dapat melakukannya, akan tetapi kata-kata kami hanyalah untuk mempermainkan orang lain dan untuk memperoleh uang mereka. Bila seorang tukang sihir dibawa kepada kami, maka kami dapat mulai saling berkomunikasi melalui metode sihir. Dan bila orang itu menga-takan bahwa ia tidak ingin lebih lama lagi menjadi seorang tukang sihir, maka kami memiliki alasan yang sah untuk membenarkan diri kami di hadapan pemerintah sihir atas segala tindakan-tindakan yang kami lakukan terhadapnya. Kami akan menggambarkan orang tersebut sebagai pengkhianat sihir dan memaklumkan tindakan kami sebagai tindakan yang benar dengan mem-bunuh atau menghancurkan kehidupannya, sedangkan diri kami sendiri bebas dari segala tuduhan atau kesalahan.
Dan bagi mereka yang telah mengenal ilmu sihir tingkat pertama atau kedua, inilah prose-durnya. Kami dapat memutuskan semua hubungan kontak sihirnya dengan yang lain untuk menghentikan komunikasinya dan supaya ia tidak terbang pergi. Ia tetap akan memiliki kekuatan sihirnya, ia tetap dapat melihat hal-hal yang terjadi di dunia sihir, tetapi ia tidak dapat berfungsi apa-apa. Karena berada pada posisi yang sulit, maka ia akan mencoba mengelabui dan menipu kami bahwa ia memuntahkan kekuatan sihirnya.
Penonton yang tidak mengerti apa-apa akan merasa yakin, padahal dengan roh-roh jahat di dalam korban itu maupun di dalam diri kami sendiri, kami akan dapat memaksakan memuntahkan apa saja. Kadang-kadang kami memasukkan benih-benih tanaman atau pohon tertentu yang halus di dalam muntahnya atau membubuhkan di dalam air yang kami minumkan kepadanya. Semua itu akan keluar di dalam muntahnya, tampak basah kuyup dan menjadi lebih besar dari benih yang kami masukkan dan sungguh-sungguh tampak meyakinkan bagi para penonton yang terkesima. Kami juga dapat membuatnya memuntahkan ramuan-ramuan jahat yang telah diminumkan kepadanya. Kadang-kadang bila seorang tukang sihir muntah, maka roh yang dipakainya untuk mengubah dirinya menjadi semut, kecoa atau katakpun ikut dimuntahkan, di dalam bentuk yang sesungguhnya. Dan karena roh sihir yang sesungguhnya itu tidak pernah dikeluarkan dari dirinya, maka kami memanfaatkan orang tersebut untuk terus menerus melakukan pekerjaan rutin sihir harian kami. Tujuan utama kami bila berurusan dengan orang semacam itu adalah untuk merampas kemampuan sihirnya dan dalam waktu yang bersamaan merusak pikirannya. Kami juga akan membawanya dan memasukkan tangannya di dalam sarang semut untuk digigit oleh semut-semut itu. Ini dimaksudkan agar orang tersebut bereaksi sedemikian rupa sehingga kami dapat menguasai kekuatan sihir yang ada di dalam pikirannya, jadi dengan kata lain mengusai pikirannya. Itulah sebabnya mental orang tersebut kemudian akan kehilangan arah sama sekali atau bahkan menjadi gila.
Dan bila pikirannya telah kosong, maka kami akan membuatnya memakan kotorannya dan meminum kencingnya sendiri dan juga bila perlu, memercikkan kepadanya air kotor yang telah dipakai untuk memandikan mayat atau darah haid seorang wanita. Perlakuan ini akan mem-butakannya secara total dan mengacaukan kehidupan sehari-harinya dan profesi sihirnya. Ia akan berada di bawah kutuk yang berat dan akan menderita sepanjang hidupnya. Kami juga akan memakainya sebagai sesosok zombi untuk mengganggu keluarganya (jadi bahkan zombi yang terdapat di dalam film kartun anak-anak itu sesungguhnya didasarkan atas kenyataan yang terdapat di dalam dunia roh). Jangan menganggap cerita dan film zombi sebagai sesuatu yang wajar. Seperti juga ikan duyung, mereka sering sekali muncul sebagai tokoh-tokoh dalam buku cerita anak-anak.
Presedur ketiga : biasanya kami menerapkannya terutama bagi tukang sihir dalam tingkatan tiga atau empat, dimana tukang sihir itu tidak memiliki kendali atas kekuatan sihirnya. Langkah pertama yang paling vital adalah memutuskan hubungan kontaknya dengan para tukang sihir lainnya di seluruh dunia. Kami kemudian menguasai roh-roh jahat dari tukang sihir tersebut selagi kami mempersiapkan racun untuk diminumnya. Hal ini adalah untuk membunuhnya secara jasmani karena tingkatan sihirnya telah berakar sangat dalam. Bila ia tidak dibunuh, maka akar-akar tersebut akan memunculkan lagi kekuatan sihir baginya.
Tidak ada seorangpun yang dapat dilepaskan dari kekuatan sihir dan mengharapkan kehidupan yang normal bila tidak karena Yesus Kristus. Hanyalah kuasa penyelamatan Kristus sajalah yang dapat melepaskan seorang tukang sihir dari kekuatan jahatnya dan mengubahnya menjadi ciptaan yang baru. Tidak ada seorang tukang sihirpun yang dapat melepaskan tukang sihir lainnya, karena kerajaan iblis tidak terbagi-bagi (Mark. 3:26). Seorang tukang sihir hanya dapat menginginkan dan kemudian merampas kekuatan tukang sihir yang lain. Aku ingin agar anda mengetahui bagaimana pemerintahan sihir itu diorganisasi dan bagaimana kuasa salib Calvary itu dapat melakukan terobosan pada struktur mata rantai yang rumit itu.
Pemerintahan Tukang Sihir
Dunia sihir itu sungguh-sungguh ada dan terorganisasi sedemikian rupa sampai struktur administrasi dan politiknya sama dengan pola pemerintahan yang ada di dunia. Perbedaan yang terutama hanyalah siapa yang memegang kekuasaan. Di dalam pemerintahan sihir, para wanita memegang wewenang yang tertinggi. Beberapa diantara mereka memiliki mata ketiga yang berada di dada atau dahi atau di belakang kepalanya, menurut jenis wewenang sihir mereka. Mata yang ketiga hanya dapat dilihat oleh tukang sihir yang lain. Ada juga wanita-wanita diantara para tukang sihir yang memiliki sampai 3 atau 4 payudara. Tahkta atau kursi kepemimpinan mereka terbuat dari tulang belulang manusia ataupun manusia-manusia, baik yang mati ataupun yang masih hidup. Manusia-manusia itupun dipakai sebagai alas kaki. Bila seseorang dipakai untuk hal seperti itu, maka ia akan mulai menderita bermacam-macam penyakit pada tubuhnya. Tugas-tugas lainnya yang dibebankan oleh para tukang sihir kepada wanita-wanita, termasuk didalam-nya memasak makanan bagi para tukang sihir, membagi-bagikan makanan tersebut dan administrasi umum. Ada yang menjadi majikan, manager atau sekretaris di dalam berbagai departemen pemerintah sihir tanpa sepengetahuan mereka. Ada yang dimanfaatkan untuk mengubah manusia menjadi binatang dan ada yang dipakai untuk menari dan menghibur mereka yang berkuasa dalam pemerintah sihir.
Para pria umumnya dimanfaatkan antara lain dalam kegiatan-kegiatan memainkan drum dan instrumen musik lainnya sebagai pengiring tarian para wanita di hadapan penguasa-penguasa dunia sihir ; untuk menangkap dan membunuh orang-orang ; sebagai pengawal pribadi, mata-mata, supir, pilot, mekanik dan tehnisi. Tukang sihir anak-anak diberikan tugas-tugas ringan seperti menjaga bayi-bayi yang lahir dalam dunia sihir bagi dua tukang sihir atau seorang tukang sihir dan sesosok roh ; mencari kayu bakar untuk memasak di dunia sihir.
Tukang Sihir Yang Piket (Bertugas Jaga)
Ketika aku mencapai tingkatan sihir dimana aku dapat terbang, maka kami biasanya mengambil sebuah tongkat, sebuah sepatu atau apa saja untuk mengubahnya menjadi pesawat terbang. Dengan itu, kami terbang ke tempat-tempat diadakannya pertemuan-pertemuan sihir, inter-nasional maupun nasional. Di Zaire, kami bertemu di bawah sungai Congo (atau sungai Zaire). Setiap negara di dunia memiliki tukang sihir dan mereka semuanya saling berkomunikasi dan berhubungan melalui sistim yang terorganisasi dengan rapi.
Kami juga mengubahkan tukang-tukang sihir pribumi menjadi pria dan wanita kulit putih dan menerbangkan mereka ke negara-negara lain seperti Amerika dan Eropa untuk memperoleh pekerjaan seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Upah mereka kemudian akan dimasukkan dalam rekening koran bank sihir internasional. Dengan memakainya menurut cara demikian, maka mereka telah menebus keluarga mereka dari jaringan sihir.
Dalam salah satu penerbangan kami, kami menangkap beberapa orang yang telah ditetapkan untuk dikorbankan oleh para tukang sihir. Dunia sihir itu terorganisasi sedemikian rupa sehingga apakah calon-calon korban itu tinggal jauh atau dekat, kami akan selalu berhasil menangkap mereka. Beberapa diantara para tukang sihir juga diterbangkan dengan pesawat tersebut untuk bekerja di dalam pabrik-pabrik sihir dunia yang tersembunyi, dimana mereka memproduksi mobil, truk lori, pesawat terbang, granat sihir dan senjata-senjata lain. Ada juga pusat-pusat penelitian dengan peralatan canggih bagi para tukang sihir, dimana cendekiawan, dokter, mekanik dan orang-orang mereka yang lain bekerja. Beberapa diantara orang-orang tersebut bekerja disana dengan tidak menyadari bagi siapa mereka bekerja, sedangkan beberapa yang lain menyadarinya dengan sepenuhnya. Ada barang-barang yang kita lihat di dunia ini yang sesungguhnya datang dari dunia sihir tersebut, termasuk di antaranya mobil, bus, truk dan lori dari jenis-jenis tertentu yang mempergunakan darah manusia sebagai bahan bakarnya. Yang dipergunakan terutama ada-lah darah para penumpang yang mengendarai kendaraan tersebut. Dan penumpang yang mem-pergunakan kendaraan seperti itu, biasanya merasa sangat sakit dan lelah selama atau setelah perjalanannya berakhir.
Para cendekiawan sihir mempelajari bagaimana cara memanfaatkan barang-barang dari dunia bagi keperluan-keperluan sihir. Ini termasuk bagaimana caranya mempergunakan mobil seseorang, rumahnya, memperkosa pasangannya dan memperoleh anak darinya padahal sebe-narnya ia mandul di dalam kehidupannya. Granat-granat sihir dapat menimbulkan penyakit, kutuk dan berbagai macam masalah bagi orang-orang yang hidup di dunia.
Ada tiga jenis rumah yang kami temukan bila kami melakukan perjalanan keliling sebagai tukang sihir yang sedang piket. Yang paling menonjol adalah rumah-rumah milik orang Kristen yang sudah diselamatkan yang mentaati perintah-perintah Allah. Rumah-rumah mereka tertutup dan tidak dapat kami masuki, bahkan berada cukup dekat untuk dapat melihat orang-orang yang tinggal disana serta harta milik mereka saja kami tidak dapat. Jadi kami tidak mempunyai jalan untuk menjamah siapapun juga disana. Segala sesuatunya disanapun terlarang bagi kami.
Kemudian ada rumah-rumah milik orang Kristen yang sudah lahir baru, tetapi yang tidak hidup menurut Firman Allah dan tidak sepenuhnya mentaati perintah-perintah Allah. Dan karena adanya celah seperti itu, maka kami dengan mudah dapat melihat ke dalam, karena mereka terbuka. Kami dapat memata-matai apa yang mereka miliki, cara mereka hidup dan apa yang mereka katakan. Akan tetapi karena darah Yesus ada di atas kehidupan mereka, kami tidak dapat memasuki rumah mereka. Allah ada disana. Kami hanya dapat mencelakakan mereka dengan melemparkan granat-granat sihir kepada mereka dan itu berarti bahwa siapapun yang tinggal disana akan terbangun keesokan harinya dengan berbagai macam masalah, penyakit, kesulitan, kemiskinan, kutuk dan kesialan-kesialan lainnya.
Rumah ketiga sudah barang tentu dimiliki oleh orang-orang yang belum diselamatkan, yaitu mereka yang belum pernah mengundang Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat atas hidup me-reka. Termasuk didalamnya adalah mereka yang secara teratur pergi ke gereja atau bahkan para pendeta yang berkotbah akan tetapi tidak melakukan Firman Allah, orang-orang yang murtad dan orang-orang beragama lainnya. Semua rumah mereka itu sepenuhnya terbuka bagi kami. Orang-orang ini, entah mengapa, tampaknya seakan-akan memiliki leher yang panjang (Seperti jerapah) dan kami bebas memperlakukan mereka seperti barang mainan kami : kami mengait leher mereka, mengayunkan mereka naik turun di atas tempat tidur mereka dan membanting mereka di atas sisi tubuh mereka ; hanya karena hal-hal tersebut lucu bagi kami ! Keesokan harinya bila me-reka bangun, mereka akan berpikir bahwa semuanya itu hanyalah mimpi buruk saja, akan tetapi mereka kemudian akan mengalami rasa tidak enak di seluruh tubuh mereka ; leher kaku, rasa sakit di kepala dan sendi-sendi. Bahkan kadang-kadang akibatnya begitu buruk sehingga ada yang mati tidak lama setelah itu.
Bila kami mengait leher seseorang, kadang-kadang kami membawanya kemanapun yang kami inginkan dan menyebabkan mereka tersandung dan mati atau mendorong mereka ke arah sebuah kendaraan yang sedang melaju untuk membunuh mereka ; semuanya itu tanpa suatu alasan yang khusus selain daripada menyukakan diri kami sendiri. Hari berikutnya, orang tersebut akan ditemukan mati di atas tempat tidurnya atau mati kecelakaan. Berhati-hatilah bila anda adalah seorang anak Allah dan anda terus saja mengalami mimpi-mimpi seperti itu. Hal itu menunjukkan kesuaman ke-Kristen-an anda. Itu berati anda tidak sepe-nuhnya terlindung dan anda terbuka terhadap serangan-serangan setan. Hanya karena nama Yesus sajalah seseorang menjadi orang Kristen yang sungguh-sungguh kuat berjalan dalam kebenaran bersama Allah. Barulah kemudian anda dapat selamat dan bahkan terhindar dari serangan-serangan fatal musuh. Bila anda bermimpi seseorang sedang mengejar anda dan anda mencoba berlari tetapi anggota-anggota badan anda tidak dapat bergerak, mencoba berteriak tetapi suara anda tidak dapat keluar, anda mungkin saja sedang menghadapi serangan kuasa-kuasa kegelapan. Jangan anggap hal itu sesuatu yang wajar. Berdoalah setiap malam agar darah Yesus membung-kus anda dan keluarga anda. Mimpi-mimpi seperti itu mengakibatkan hal-hal yang sangat buruk. Tolak setiap rancangan musuh atas hidup anda yang sedang dilancarkan kepada anda melalui mimpi-mimpi buruk seperti itu. Maklumkan kemenangan atas musuh di dalam nama Yesus. Dan Allah itu setia dan Ia akan menghentikan serangan-serangan iblis.
Jam-jam Dimana Para Tukang Sihir Paling Aktif
Para tukang sihir memulai tugas-tugas keji mereka pada pk. 17.30 setiap hari. Mereka terbagi menurut tugasnya di bawah kelompok-kelompok sebagai berikut ini.
Satu kelompok ditempatkan pada setiap sudut-sudut perumahan sebagai mata-mata, untuk mendengarkan apa yang dikatakan orang di dalam rumah-rumah mereka. Informasi ini penting bagi kami untuk dapat mengembalikannya lagi sebagai kutuk atas kehidupan mereka. Kami harus menangkap setiap kata yang mereka ucapkan dan mengajukannya dalam pertemuan sihir yang berikut.
Kelompok yang lain ditempatkan di jalan-jalan sejak pk. 17.30 sampai pk. 21.30 untuk men-jerat orang-orang berdosa maupun orang-orang Kristen yang hidup dalam dosa. Setelah jam terse-but, kami kemudian beranjak ke bar, disco, pub, bioskop, tempat pelacuran dan hotel, untuk menjerat orang-orang lain. Jenis tukang sihir yang bertugas seperti ini adalah mereka yang menjalani hukuman karena tidak mematuhi beberapa peraturan yang diberikan pemerintah sihir. Biasanya mereka bertugas bergantian. Ada yang bertugas sepanjang malam, sedangkan yang lain akan menggantikan mereka di pagi-pagi buta. Di waktu malam mereka tidak kelihatan, tetapi di waktu siang mereka dapat dilihat, berjalan dari rumah ke rumah seperti tamu. Misi mereka adalah untuk memata-matai dan anda harus sangat waspada karena beberapa dari tamu-tamu anda bisa saja merupakan agen-agen iblis yang sedang bertugas.
Kelompok ketiga terdiri dari para tukang sihir yang sedang terbang. Dalam penerbangan itu, pilot akan berhubungan dengan para tukang sihir yang sedang bertugas memata-matai di bawah. Pilot akan memberitahukan posisi pesawat mereka, ketinggian dan tujuannya. Ini merupakan informasi vital bagi mereka yang sedang terbang, karena akan membantu mereka menghindarkan daerah-daerah rawan, misalnya dimana umat Allah sedang berdoa dengan urapan atau dimana para dukun yang memberontak menempatkan “senapan” dan pesawat terbang anti sihir mereka. Para tukang sihir yang sedang piket akan memberitahukan kepada mereka yang sedang terbang tempat-tempat rawan seperti itu. Mereka yang terbang, membawa misi yang khusus yaitu untuk memata-matai seluruh rumah-rumah di bawah.
Bila mereka melihat sebuah rumah yang tertutup total, maka mereka akan menanyakan kepada mata-mata di bawah yang khusus ditugaskan atas rumah itu, mengapa rumah itu tetap tertutup. Mereka kemudian akan memberikan kepada mata-mata di bawah itu instruksi-instruksi yang lebih lanjut. Dan bila rumah itu tetap tertutup, maka mereka akan menempatkan mata-mata yang baru disana dan menghukum mata-mata yang lama. Tetapi bila mata-mata yang baru itupun gagal, maka mereka diharuskan meninggalkan rumah itu sama sekali, akan tetapi sambil tetap mengadakan penelitian dimana letaknya rahasia kekuatan perlindungan keluarga tersebut. Agen-agen rahasia setan akan mulai mencoba dan melemahkan serta membuat frustasi anggota-anggota keluarga itu untuk dapat memperoleh celah di dalam rumah mereka, yang dengan sendirinya juga merupakan celah atas kehidupan mereka. Mereka bahkan dapat menjamah harta milik keluarga itu, menyebabkan terjadinya pencurian atau kerusakan, sekedar untuk mencobainya. Mereka yang berada di dalam Tuhan, harus kuat di dalam Dia dan kuat di dalam kekuatan kuasa-Nya, apapun yang mereka hadapi. Itulah satu-satunya cara untuk melawan serangan dan cobaan setan.
Bila para tukang sihir menemukan rumah yang terbuka, maka pertama-tama mereka akan meminta ijin dari pemimpin sihir yang berkuasa atas daerah tersebut, untuk kebebasan penuh dalam melakukan hal-hal yang telah kukatakan sebelumnya.
Bila mereka kebetulan terbang di atas tempat dimana para pendoa sedang bersyafaat dengan sungguh-sungguh kepada Allah, maka pesawat terbang mereka akan meledak dan terbakar, sedangkan para tukang sihir akan jatuh dan tersebar kemana-mana. Bila ada orang yang me-nangkap seorang tukang sihir pada waktu terjadinya kekacauan seperti itu, maka tukang sihir tersebut akan mengungkapkan segala sesuatu yang diketahuinya. Seandainya kecelakaan tidak terduga seperti itu terjadi, maka segera akan dipersiapkan pesawat yang lain untuk menyelamatkan mereka.
Tukang sihir yang bertugas sebagai mata-mata juga mempergunakan binatang seperti antara lain : kucing, anjing, burung, tikus, burung hantu dan satwa berjengger lainnya sebagai sarana transportasinya. Mereka juga suka menakut-nakuti atau membangkit-bangkitkan tanggapan yang negatif dalam diri anak-anak Allah, agar terdapat celah untuk memasukkan roh-roh jahat ke dalam mereka. Tukang sihir yang mempergunakan binatang, melakukannya dengan dua cara : ia sendiri dapat berubah menjadi binatang dan bila binatang itu dibunuh, maka iapun mati. Atau ia mempergunakan binatang itu sebagai zombi atau menguasai dan melengkapi binatang itu dengan roh-roh orang mati ; itulah sebabnya ia harus mengadakan korban-korban manusia. Melalui binatang-binatang itu, roh-roh jahat dapat melakukan apa saja yang diperintahkan kepada mereka.
Para tukang sihir juga mencoba mencari pria-pria yang kuat, diantaranya termasuk para binaragawan yang dapat berkungfu, bergulat atau bertinju untuk mempergunakan jiwa dan roh mereka sebagai perisai dan kuda saat mereka berperang dalam dunia roh. Selama peperangan berlangsung, korban-korban yang kuat itulah yang akan menjadi sasaran panah-panah yang sebenarnya ditujukan kepada tukang sihir itu.
Sedangkan bagi para tukang sihir yang diubah menjadi orang kulit putih untuk pergi dan bekerja di Eropa dan Amerika, mereka selalu akan meninggalkan rumah mereka disini pada pk. 03.00 waktu lokal. Mereka seringkali dianggap sebagai “gentlemen” (bagi pria) dan “madam” atau “ladies” (bagi wanita). Setiap dari mereka memiliki kartu hitam yang berisi identitas asli mereka, yang menunjukkan tugas-tugas mereka. Setiap hari sehabis kerja, mereka akan menung-gu pesawat mereka pada tempat yang telah ditentukan.
Tugas-tugas lain para tukang sihir yang dilakukan pada waktu malam, antara lain mengum-pulkan sperma pria-pria yang belum diselamatkan bila berhubungan dengan istri mereka, untuk mencegah mereka mempunyai anak, terutama bila mereka tidak hidup dan berjalan dengan benar di hadapan Allah. Sperma itu kemudian dibawa ke laboratorium sihir untuk dipergunakan sebagai inseminasi buatan bagi para tukang sihir yang telah ditentukan untuk mempunyai anak dalam dunia sihir. Tukang sihir yang seperti itu dapat saja melakukan hubungan sex dengan seseorang, tanpa diketahui oleh pasangannya pada waktu malam. Tukang sihir juga melakukan hubungan sex antar mereka sendiri atau dengan roh-roh, untuk dapat memperoleh anak yang akan hidup dan bekerja di dalam laboratorium dunia sihir. Di samping itu semua, tukang sihir juga memasak dan memakan daging manusia. Bahkan ada film-film yang menggambarkan hantu yang melakukan hubungan sex dengan manusia. Penting sekali bagi setiap anak Allah untuk sepenuhnya ditutup oleh darah Yesus bahkan juga di atas tempat tidur. Film-film seperti itu diangkat dari penga-laman-pengalaman di dalam setan yang serupa.
Fakultas Latihan Sihir
Para tukang sihir memiliki beberapa fakultas di dunia kemana mereka akan mengirimkan orang-orang untuk memperoleh pengetahuan dan tehnik mengenai beberapa profesi. Beberapa di antaranya bertempat di bawah air atau di atmosfir dunia roh. Salah satu fakultas seperti itu berada di Mbuji-Mayi, yang kuikuti saat aku baru berusia 11 tahun. Fakultas itu terorganisasi dengan begitu rapi, dengan seorang dekan fakultas, ketua bagian disiplin, dosen-dosen, insinyur-insinyur, direktur-direktur yang mengepalai bagian tehnik dan para penjaga.
Para dosen dan guru datang dari berbagai negara termasuk Zaire, Amerika, Jepang dan Eropa. Mata kuliah utama yang diajarkan termasuk antara lain : mengubah nyamuk menjadi gajah, cecak menjadi buaya atau katak menjadi kuda nil. Kami juga diajarkan cara mengirimkan nyamuk untuk menghisap darah manusia di mobil, lori, truk dan pesawat terbang buatan dunia sihir. Gunanya kami diajarkan hal tersebut adalah untuk memasukkan penyakit dan kesialan ke dalam manusia.
Lalatpun dikirimkan untuk memasukkan penyakit dan kesialan ke dalam manusia dengan cara menggigit atau hinggap pada makanannya dan meninggalkan racun dan sihir disitu. Tukang sihir yang lain berubah menjadi seekor lalat dan hinggap di bahu seseorang. Aku ingat bagaimana aku akan melompat turun dan berjalan dalam tubuh manusiaku di hadapan korbanku yang tidak tahu apa-apa, setelah sebelumnya memaksanya membawa diriku untuk suatu jarak tertentu. Korban tidak akan pernah sadar akan apa yang telah terjadi. Bila anda melakukan perjalanan, mintalah Allah memberikan perlindungan ilahi-Nya, agar para malaikat berkemah di sekeliling anda dan menjauhkan anda dari segala serangan iblis. Jangan begitu saja keluar rumah sebelum berseru kepada Tuhan.
Para tukang sihir dikirimkan ke pasar-pasar dan toko-toko untuk menjual barang-barang yang akan membawa penyakit, kutuk dan masalah bagi manusia. Sambil menjual barang-barang terse-but, mereka harus tetap telanjang bagi para pembeli mereka. Orang-orang awam akan melihat mereka berbusana dengan layak, akan tetapi sesungguhnya mereka itu telanjang dalam dunia roh dan duduk di atas barang-barang yang mereka jual. Inilah yang kualami saat aku masuk ilmu-ilmu setan yang sepenuhnya dan aku akan menceritakan pengalaman-pengalaman itu dalam halaman-halaman yang selanjutnya.
Barang-barang yang dijual antara lain : telur dari janin wanita yang hamil, daging manusia, kanji dari tulang manusia yang dilumatkan, roti singkong dari otak manusia, kacang dari gigi manusia, minyak sawit dari darah manusia, minyak sayur dari tulang sumsum manusia dan tepung dari pasir untuk memasukkan cacing ke dalam perut manusia.
Orang-orang sering jatuh sakit setelah mengkonsumsi makanan-makanan seperti itu. Mereka juga memasukkan kutuk, masalah dan kesulitan dalam hidup orang-orang itu. Melalui semua cara-cara itu, para tukang sihir mencari jalan untuk mencelakakan orang-orang Kristen. Itulah sebabnya orang Kristen harus selalu berdoa sebelum mereka makan sesuatu. Kita bahlan harus berdoa sebelum pergi berbelanja.
Ada jauh lebih banyak hal lagi daripada yang dapat kuringkaskan selama 25 tahun pengalaman-ku dalam sihir. Aku harap ini bukan sekedar suatu bacaan hiburan saja bagi anda, akan tetapi dapat menolong anda mengetahui kebenaran-kebenaran rohani yang mendasar, sehingga anda dapat bertahan terhadap tipu muslihat iblis.
BAB 7. Tugas para dukun
Janganlah kamu berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal; janganlah kamu mencari mereka dan dengan demikian menjadi najis karena mereka; Akulah TUHAN, Allahmu.(Terjemahan Baru) – (Imamat 19:31).
.
Sihir, tenung dan magis saling berhubungan satu dengan yang lain, tetapi bukan menjadi satu atau sama saja. Semuanya memiliki perbedaan. Setelah lulus ujian sihir dalam memanjat atap dan menghitung bintang, ayah menyuruhku duduk di atas kulit binatang tertentu yang makanannya adalah ayam dan telur. Ayah yang mempersiapkan aku untuk menjadi penggantinya, mengajar dan menyingkapkan kepadaku melalui praktek dan penelitian, cara mengerjakan sihir bagi orang-orang yang mencari perlindungan atas antara lain harta milik, pekerjaan, rumah, tanah, mobil, pernikahan dan usahanya. Bila seseorang mencari perlindungan dari dukun, maka dukun itupun akan memakai prinsip yang sama. Ia akan menguasai manusia batiniah pasiennya dan bersembunyi disana.
Suatu mata rantai roh-roh jahatlah yang mengendalikan sihir di dalam cabang kegiatan yang seperti itu : roh penipu yang menuntun orang kepada sihir, guru setan yang mengajar para dukun tentang prinsip-prinsip sihir, roh manusia dari murid dukun cabang tersebut, roh orang mati dan roh pasien yang masih hidup termasuk anggota keluarganya dan roh manusia dari dukun pengganti.
Dengan memakai berpasukan roh-roh, seorang dukun dapat mengakibatkan banyak kehancuran bagi pasiennya. Aku ingat ketika suatu saat aku sangan amat membutuhkan uang, sedangkan aku tahu bahwa pamanku tidak akan mau menyerahkan satu senpun dari uangnya kepadaku. Secara keuangan, paman adalah orang yang sangat kikir. Jadi aku memutuskan untuk memakai kekuatan sihir untuk memperoleh apa yang kubutuhkan.
Aku menunggu paman tidur dan kemudian mendatanginya dengan memakai wajah almarhum ayahku dan memberinya ultimatum untuk menyerahkan sejumlah uang serta meletakkannya pada suatu tempat tertentu.
Ketika paman bangun keesokan harinya, ia menanyakan kepada berhalanya apa arti mimpinya. Sekali lagi aku berbicara melalui berhala tersebut, seperti aku berbicara melalui mimpinya. Paman lalu meletakkan uang itu pada tempat yang telah ditentukan, setelah sebelumnya meminta pertimbangan patungnya dan diriku sendiri. Setelah ia pergi, akulah yang kemudian mengambil uang tersebut dan mempergunakannya bagi keperluanku sendiri. Itu merupakan beberapa muslihat yang diajarkan almarhum ayahku kepadaku.
Tuntutan-tuntutan dan praktek-praktek tradisional seperti menyembelih binatang untuk me-muaskan kaum leluhur, maupun beberapa muslihat yang diciptakan para tukang sihir dan dukun demi kepentingan mereka sendiri dan anak-anak Allah tidak boleh terjatuh ke dalam jerat-jerat yang seperti itu melalui praktek maupun upacara tradisional apapun.
Ayahku memiliki sebuah peti khusus yang besar dimana ia mengurung kehidupan para pasiennya. Dan untuk dapat menguasai kehidupan dan harta benda mereka, ayah menyuruh mere-ka memberikan rambut mereka. Rambut itu penting artinya karena dari kepala dimana terletak kepandaian dan kekuatan seseorang. Dengan mengambil rambutnya, maka dukun atau tukang sihir dapat sepenuhnya mengendalikan intelegensia, kepandaian dan seluruh pikiran pasiennya dan dengan demikian menguasai seluruh tubuhnya (bukankah itu sebabnya Delila memotong rambut Simson yang berisi urapan Allah untuk menghancurkan kekuatannya ?)
Para dukun juga meminta potongan kuku, karena itu mewakili anggota tubuh yang bergerak, dimana tersimpan napas dan kekuatan. Saat pasien memberikan kuku kepada dukun, sesung-guhnya ia seakan-akan menanggalkan pakaiannya di hadapan dukun atau sedang dikosongkan dari kehidupannya. Penanggalan apapun yang diberikan seorang dukun termasuk irisan untuk mengambil darah, melambangkan pengorbanan kehidupan, itu berarti bahwa orang tersebut menyerahkan hidupnya kepada roh-roh jahat. Imamat 17 mengatakan bahwa nyawa ada di dalam darah. Seorang dukun kadang-kadang mencoba menguasai kepribadian pasiennya dengan mengambil tanah dimana bayangannya jatuh atau tanah bekas pijakan kakinya.
Sekali seseorang jatuh ke dalam tangan dukun, maka ia tidak sama lagi, ia bukanlah dirinya sendiri lagi. Dan untuk mengisi kekosongan itu, maka dukun selanjutnya akan memasukkan ke dalamnya roh-roh orang mati. Bila ada roh jahat lain yang diijinkan masuk ke dalam seseorang dan bukan roh orang mati, maka pasien akan menjadi gila atau sakit secara mental. Tetapi bila seseorang mewarisi roh orang mati, maka orang tersebut berarti mewarisi sifat dan kepribadian orang mati itu. Dukun kemudian akan memberikan rangkaian resep atau peraturan yang harus diturutinya agar yang bersangkutan dapat hidup selaras dengan roh jahat yang dimasukkan ke dalamnya. Bila pasien menolak untuk menuruti roh orang mati itu, maka roh itu akan menim-bulkan kekacauan dan menyulitkan orang tersebut dan bahkan akan meninggalkannya untuk mengadu kepada dukun.
Sebagai tanggapannya, dukun akan mengirimkan roh-roh jahat yang akan menghukumnya untuk memberikan pelajaran kepadanya, yaitu dengan menyebabkan ia jatuh sakit parah atau kehilangan sanak keluarganya dalam kematian yang tragis.
Untuk kemudian berdamai lagi dengan roh yang diwarisinya, pasien harus membayar denda yang lebih berat kepada roh-roh jahat itu. Itulah sebabnya kadang-kadang sepulangnya seseorang dari dukun setelah disembuhkan dari penyakitnya, orang tersebut tidak lama kemudian memperoleh serangan yang lebih parah lagi daripada yang pertama, walaupun yang diserang itu bagian tubuh yang sama sekali berbeda. Hal inipun berlaku bagi pasien-pasien wanita.
Apabila seseorang mewarisi roh orang mati, maka tidak dapat dihindarkan lagi bahwa ia akan hidup melalui banyak cobaan, masalah dan gangguan, terutama oleh karena roh saingannya yang berperang melawan roh yang baru masuk itu. Dengan berlanjutnya peperangan, orang itu akan merasakan hal itu di dalam dirinya sendiri dan ia akan memperoleh mimpi-mimpi atau pengli-hatan-penglihatan yang menakutkan tentang kuasa-kuasa yang mengusiknya atau ia akan tertimpa sakit penyakit dan kesialan-kesialan. Seringkali dukun mempermainkannya tanpa diketahuinya dan hal ini akan menarik orang tersebut menjadi tergantung kepada dukun dengan tanpa disadarinya.
Dukun akan bertindak lebih jauh lagi. Ia bukan saja hanya memperbudak pasiennya, tetapi juga meminta daftar nama anak-anak dan sanak keluarga pasiennya yang kemudian akan ditawannya, siap untuk disembelihnya sebagai korban untuk menggantikan dirinya sendiri dan pasiennya, bila dituntut oleh setan.
Ayahku menjalankan tipuan-tipuan atas para pasiennya bila ia menghendaki uang mereka. Ia akan mengambil bagian-bagian tubuh mereka untuk dibakar. Maka tidak lama kemudian, pasien akan muncul kembali di rumah kami untuk mencari kesembuhan dan pertolongan karena telah diserang oleh penyakit dan masalah lainnya. Ayah akan memenuhi permintaannya dengan menetapkan harga yang sangat mahal, sehingga ia dapat memperoleh seluruh jumlah uang yang dibutuhkannya. Akan tetapi ada suatu kenyataan yang menarik bahwa bagian-bagian tubuh pasien tiba-tiba dapat menghilang dari peti kami. Ayahku tidak dapat berbuat apa-apa untuk menghukum mereka. Ini terjadi bila seorang pasien memperoleh keselamatan dan mengakui segala dosanya serta menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat hidupnya. Ayahku sama sekali lumpuh untuk mengambil tindakan penghukuman terhadap orang seperti itu, kecuali tentu saja bila orang itu kemudian mengubah pikirannya dan kembali lagi ke dunia sihir.
Para dukun akan memberikan jimat-jimat dan benda-benda lain yang berisi roh-roh kepada pasiennya agar selalu dapat memata-matai orang tersebut dan berhubungan dengannya. Bila iblis haus akan korban darah, maka setan-setan akan membangkitkan masalah dalam hidup pasiennya. Ini dapat merupakan masalah di dalam pernikahan, keuangan atau sakit penyakit. Maka pasien tidak lama kemudian akan berangkat untuk memberikan korban yang lain lagi bila ia menghadap dukunnya. Bila itu berupa uang, maka uang itu akan dipergunakan untuk membeli ayam jago atau kambing untuk dikorbankan. Jadi para pasien akan sepenuhnya terikat dalam lingkaran setan ini, melalui budak-budak iblis atau para dukun.
Perlindungan Bagi Rumah
Seseorang harus menunjukkan seluruh rumahnya kepada kami bila ia ingin meminta perlin-dungan. Maka kami akan mengelilingi rumahnya beberapa kali sambil menempatkan sihir pada tempat-tempat tertentu. Tujuannya adalah agar pemilik rumah membuka rumahnya bagi roh-roh kami (roh jahat dan roh orang mati) dan dengan melakukan semua itu, kami juga sedang mem-bangun tempat-tempat yang strategis sebagai tempat kediaman roh-roh itu agar mereka dapat menguasai segala sesuatu di rumah itu dan pekarangannya. Upacara lain yang kami lakukan termasuk di dalamnya pemercikan darah binatang pada sudut-sudut tertentu rumah dan pekarangannya dan menanam uang di sudut-sudut fondasi rumah. Semuanya ini mempunyai satu tujuan : membuka rumah tangga itu untuk sepenuhnya diken-dalikan oleh roh-roh. Ini belumlah akhir ceritanya. Seringkali roh-roh orang mati dari keluarga pemilik rumah akan mengacau dan mulai berkelahi dan melawan roh-roh yang kami tempatkan disitu. Karena mereka adalah roh-roh kepunyaan pemilik rumah, maka mereka berhak atas tempat itu. Roh-roh milik para tukang sihir lainnya di daerah dimana rumah itu berada, juga akan mencoba melawan roh-roh yang baru datang ini. Konflik ganas yang berkepanjangan ini akan mengakibatkan banyak kesulitan bagi pemilik rumah termasuk istri dan anak-anaknya ; yang dapat berwujud mimpi-mimpi dan penglihatan-penglihatan buruk, sakit penyakit dan kesialan-kesialan.
Untuk memperdamaikan persaingan ini, haruslah kami meminta pemilik rumah untuk mengadakan upacara. Roh tukang sihir yang lain akan masuk ke dalam rumah itu dengan bebas untuk mencari uang, melakukan perzinahan dengan orang-orang yang tinggal disitu dan menghancurkan harta milik mereka. Setiap saat seorang dukun mengambil korban dari rumah seseorang, apakah itu berupa uang, nyawa orang atau apa saja, maka ia akan mempergunakannya bagi keperluan tersebut.
Perlindungan Bagi Pernikahan
Bila seseorang tidak ingin pasangannya meninggalkan dia, maka seorang dukun akan menanya-kan salah satu sifat pasangannya dengan meminta namanya atau apa saja miliknya. Dukun kemu-dian akan memasukkan roh-roh miliknya ke dalam pasiennya yang biasanya adalah roh-roh orang mati. Roh-roh inilah yang akan menguasai dan menaklukan pikiran dan roh pasangannya. Dukun dapat saja memberikan sesuatu kepada pasiennya untuk dibubuhkan pada makanan atau minuman pasangannya. Dan segera setelah pasangannya mengkonsumsi campuran tersebut, maka dukun segera akan menawan pikirannya sehingga orang itu takluk sepenuhnya di dalam seluruh bidang hidupnya. Bila seorang gundik ingin mengikat pria yang sudah menikah atau seorang wanita ingin suaminya takluk padanya, dukun dapat saja memberikan suatu campuran kepadanya yang harus ditaruhnya terlebih dahulu di dalam bagian-bagian tubuhnya yang rahasia, sebelum membubuhkannya di dalam makanan atau minuman pria tersebut. Atau si wanita dapat juga diberikan sesuatu yang harus diusapkan ke seluruh tubuhnya yang begitu bersentuhan dengan pria tersebut akan langsung menyebabkan pikirannya takluk dan tunduk kepada wanita itu.
Sejak saat itu, pria tersebut hidup di bawah kendali roh-roh jahat, yang kemudian juga akan menyerang wanita yang pertama-tama memulainya tadi. Hal ini dapat membawa kedua-duanya masuk ke dalam perzinahan dan ketidakharmonisan. Bila salah satu diantara mereka mati, maka pasangannya yang tetap hidup itu akan menjalani hidup yang sengsara di dalam kemerosotan.
Bila anda mengijinkan seorang dukun mengendalikan pikiran (hidup) anda, maka dukun itu akan memanfaatkannya bagi kepentingannya sendiri. Itu berarti bahwa anda telah menjual hidup dan pikiran anda dan anda hanya akan menjalani hidup yang dikendalikan oleh roh-roh jahat. Kemudian, akibat-akibat yang gawat akan mengikuti hidup anda.
Untuk Memperoleh Keberhasilan
Bidang-bidang kehidupan dimana orang ingin mencari keberhasilan dengan meminta seorang dukun, adalah :
1.     kemakmuran secara materi dan keuangan
2.     menjadi sangat terkenal
3.     keberhasilan di dalam pekerjaan
4.     menarik lawan jenis dan mengajaknya ke tempat tidur kapan saja
5.     keberhasilan di dalam usaha, peningkatan yang mudah dan kenaikan upah
6.     menjadi seorang yang sangat kuat tubuhnya dan dapat berkelahi setiap saat tanpa takut
7.     menjadi cerdas dan unggul di sekolah / perguruan tinggi
8.     keberhasilan di dalam industri musik
9.     keberhasilan di dalam pelacuran, dengan kemampuan untuk dapat menarik orang-orang kaya dan terkenal dengan bayaran yang tinggi
10.              menjadi seorang pencuri atau perampok yang berhasil
11.              menjadi penipu yang ulung
Kehidupan seorang berlangsung sampai 80 tahun dan tercatat di dalam manusia batiniahnya. Mereka yang tidak berada di dalam Kristus itu terbuka untuk dibaca oleh setiap tukang sihir dan dukun dan melalui prakteknya, mereka dapat mempermainkan hidup para pasiennya karena semuanya terbuka bagi mereka.
Kemakmuran Materi Dan Keuangan (Bagi Pria Dan Wanita)
Hal pertama yang dikuasai oleh dukun dari pasiennya yang mencari kemakmuran adalah kehidupannya. Dan sebagai gantinya, dukun mencoba memenuhi permintaannya dan “melepaskan kemakmuran” kepada pasiennya.
Seorang pasien dapat saja menerima berkat Allah secara materi dan keuangan di waktu Allah. Dengan mempergunakan kuasa-kuasa jahat, seorang dukun dapat melihat banyaknya berkat yang telah berada di ambang pintu bagi pasiennya dan memakai kekuatannya untuk mengambil dan melepaskannya sebelum waktu Allah.
Dan kemudian dukun akan lebih dahulu mengatur strategi saluran-saluran yang penuh hawa nafsu dan kejahatan bagi pasien untuk memboroskan dan menghabiskan seluruh berkat itu. Dengan mempergunakan roh-roh jahat untuk menguasai seorang pasien, maka dukun dapat menyebabkan pasien tersebut menghabiskan kekayaan seumur hidupnya hanya dalam waktu 5 atau 10 tahun saja, untuk kemudian menjadi sangat melarat dan mati dalam keadaan yang sengsara.
Motivasi seorang dukun merampas kehidupan pasiennya pada waktu ia masih hidup adalah untuk kepentingannya sendiri. Bila pasiennya mati, maka rohnya akan ditawan dan dipergu-nakannya untuk berhubungan dengan roh-roh lain. Bila sudah demikian, maka seseorang akan menjadi seperti rusa yang jinak, yang sewaktu-waktu akan menjadi daging makanan bagi dukun yang bersangkutan, bila ia menginginkannya. Seorang dukun yang mengusai roh pasiennya yang sudah mati, akan memakainya sampai jangka usianya (80 tahun) habis. Dan karena pasiennya itu mati di dalam kemelaratan, maka rohnya yang sekarang dimiliki oleh dukun, juga menunjukkan karakteristik yang penuh hawa nafsu. Dukun itu kemudian akan menunggu untuk menguasai pasien berikutnya dengan roh yang sama, yang akan menyebabkan orang tersebut memperoleh kekayaannya dan segera menghabiskannya. Pasien akan melakukan segalanya itu tanpa sadar bahwa ia sedang memenuhi tekanan hawa nafsu roh orang lain yang dimasukkan ke dalam kepribadiannya melalui dukun.
Bila seorang pasien tidak memiliki keberuntungan dan ia pergi ke dukun, maka ia akan diminta mengorbankan hidup manusia. Roh korban tersebut akan ditawan oleh dukun dan dipergunakan untuk menguasai pasiennya. Roh itu akan mencuri uang dan memberikannya kepada pasien itu dan hal itu akan membuatnya menjadi makmur selama jangka waktu 2,5 atau 10 tahun. Tetapi segera setelah pasien mati, dukun yang sama telah siap untuk menawan rohnya dan mempergunakannya untuk pasien yang lain lagi, sampai habis jangka waktu kehidupan roh tersebut, yaitu sama dengan 80 tahun jangka usia pasien pertama.
Cara Menjadi Terkenal Di dalam Hidup (Bagi Pria Dan Wanita)
Tujuan dari merampas kehidupan seseorang yang membutuhkan pertolongan ada dua : memanfaatkannya untuk hal-hal lain di dalam sihir dan untuk menghentikannya mewujudkan dirinya sendiri karena pasien berusaha keras untuk menjadi terkenal. Kebutuhan dan permintaan pasien, memberikan kepada dukun alasan yang sah untuk mengambil roh yang satu dan menggantikannya dengan roh yang lain.
Menguasai pasien yang dimasuki roh orang mati yang dahulunya hidup sebagai orang terkenal, tidaklah mudah. Pasien harus membayar dukun dengan mengadakan korban manusia. Alternatif lain, pasien juga dapat memberikan bagian-bagian hidupnya (sebelum atau sesudah kematian) untuk melayani dukun. Alternatif ketiga, pasien dapat mengorbankan kemampuannya untuk memiliki keturunan. Bagi seorang wanita ia akan tetap mandul dan juga bagi pria akan menjadi steril seumur hidupnya. Seseorang dapat saja mengumpulkan seluruh kehidupan yang terkenal dari anak-anak dan sanak keluarganya dan memberikannya sebelumnya kepada dukun. Tidak lama setelah mereka mapan, ketenaran mereka segera dilupakan. Ketenaran dan kemakmuran mereka melonjak dengan tiba-tiba, akan tetapi kejatuhan mereka juga tajam dan cepat sekali. Pemanfaatan roh orang yang sangat terkenal tercatat dalam Kejadian 6:4.
Keberhasilan Menarik Lawan Jenis (Bagi Pria Dan Wanita)
Prinsip dibalik ini adalah untuk menguasai hidup pasien ; menguasai pasien dengan roh-roh orang mati yang semasa hidupnya merupakan maniak sex dengan moral rendah dan menempatkan pasien di bawah kendali roh-roh penipu di bidang kehidupan sex. (Roma 1:24-32).
Pasien akan diminta mandi dengan air yang berisi bubuk atau wewangian sihir yang sangat khusus. Ia kemudian dibasuh dengan sejenis cairan ramuan sihir tertentu dengan cara memberikan sayatan-sayatan yang dalam pada bagian-bagian tubuh atau lidahnya untuk memungkinkannya menarik lawan jenisnya melalui kata-katanya. Kepada pasien juga diberikan sebuah cincin yang khusus dan minyak wangi atau bedak yang harus dipakainya.
Keberhasilan Di Bidang Profesi (Bagi Pria Dan Wanita)
Ada orang yang berhasil dalam pekerjaannya walaupun ia tidak memiliki kualifikasi profesional sebagai latar belakangnya. Ia menanjak dalam jabatannya dengan cepat dan mem-peroleh kenaikan-kenaikan upah, apabila dibandingkan dengan rekan-rekannya yang sebenarnya lebih memiliki kualifikasi. Melalui kuasa dan berkat Allah, ada yang berhasil, tetapi ada juga yang mengalami keberhasilan melalui sihir. Bagaimanakah mereka mencapai tingkatan yang sampai sedemikian ini ? Mereka sangat dihormati dan mudah sekali memperoleh perkenan. Bahkan bila mereka melakukan kesalahan-kesalahan yang parahpun, seakan-akan hal tersebut tidak diketahui atau seseorang yang lain di tempat kerjanya yang akan menanggung kesalahan itu.
Dukun akan menguasai kehidupan pasien, anak-anaknya, orang tuanya dan sanak keluarga yang lain. Kemudian ia akan menguasai pasien dengan roh-roh orang mati yang semasa hidupnya ahli di bidang atau profesi tersebut, ditambah dengan penggunaan kemampuan atau kualifikasi anak-anak pasien di masa yang akan datang. Maka sanak keluarga pasien akan mulai menjadi tidak berguna, sakit secara mental dan tidak berdaya.
Dukun akan berhasil dalam hal ini dengan cara membuat sayatan-sayatan pada tubuh pasien dan memintanya untuk membasuh tubuhnya dengan bubuk atau ramuan lain dan memberinya tali, cincin atau kawat untuk dipakai. Pasien harus mematuhi sejumlah peraturan-peraturan tertentu agar dapat berhasil. Tetapi semua ini hanya akan membawa keberhasilan sementara saja. Hasil akhirnya adalah kegagalan dan kehancuran.
Suara Yang Dalam Atau Berwibawa (Bagi Pria)
Sebagian besar orang-orang yang memiliki pikiran yang penuh kedagingan sangat gemar memegang kendali atas orang lain. Mereka suka sekali bila yang lain tunduk dan takut terhadap mereka. Untuk dapat mencapai hal tersebut dengan efektif, maka mereka membutuhkan suara gemuruh yang dalam dan penuh wibawa untuk menakut-nakuti bawahan yang mereka perintah. Kekuatan inipun dapat diperoleh melalui sihir.
Pertama-tama, seseorang dukun akan menguasai kehidupan pasiennya dan mengisinya dengan roh-roh orang mati yang semasa hidupnya memiliki suara penuh kuasa dan wibawa yang juga diperolehnya melalui sihir, roh-roh penipu dan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini (Efesus 6 : 12).
Dukun dapat berhasil dalam hal ini karena mempergunakan bagian-bagian tubuh binatang, terutama milik singa, ular dan serangga-serangga tertentu atau mempergunakan benda-benda milik seseorang yang telah mati, yang semasa hidupnya memiliki suara yang penuh wibawa. Ada beberapa gembala dan wakil-wakil gereja lokal dalam banyak gereja-gereja yang sudah lama berdiri, memperoleh suara yang berwibawa untuk menundukkan jemaat mereka, melalui cara seperti yang disebut diatas. Di dalam beberapa gereja hari-hari ini, ada orang-orang yang memakai kuasa-kuasa kegelapan untuk tujuan yang sama. Termasuk di dalamnya antara lain, beberapa politisi, pegawai sipil dan kepala sekolah. Dan untuk menundukkan bawahan mereka, pemimpin-pemimpin seperti itu akan mengorek keterangan atau melakukan hubungan terlarang dengan para istri bawahan mereka. Sekali hal ini terjadi, maka dengan sendirinya mereka akan memandang rendah dan dengan mudah menundukkan suami-suami itu. Dengan cara itulah keberhasilan dan kekuatan mereka dirampas.
Kekuatan Jasmani (Bagi Pria)
Biasanya kekuatan jasmani dipergunakan untuk dapat antara lain membela diri dan mengadakan perlawanan melalui tinju dan gulat. Untuk dapat menguasai hidup pasien guna kebutuhan-kebutuhan tenung, maka dukun akan menguasai pasien melalui roh-roh jahat di udara yang menguasai orang lain melalui binatang-binatang, seperti singa, gajah dan gorila, serta juga roh-roh orang mati yang sangat kuat semasa hidupnya. Caranya ialah dengan mempergunakan campuran yang terdiri dari bubuk khusus, daun-daun dan akar, menyayat-nyayat tubuh pasien dan mengoles dengan abu dari kulit binatang seperti tersebut di atas atau dengan memberikan cacing-cacing tertentu untuk ditelan.
Keberhasilan Di Bidang Studi (Bagi Pria Dan Wanita)
Untuk dapat menguasai hidup pasien, dukun akan memakai keberhasilan orang lain untuk membantu pasiennya. Itu adalah roh-roh orang mati yang semasa hidupnya secara akademis pandai sekali. Dukun kemudian akan mempergunakan metode yang sama seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Segalanya bukan berarti menjadi mudah bagi pasien. Ia mungkin akan mendapatkan masalah dalam mencari pekerjaan. Bahkan setelah memperoleh pekerjaan sekalipun, ia akan memboroskan uangnya dengan sembrono dan tetap saja miskin, tidak dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Bila anda menerima bantuan seperti itu dari seorang dukun, maka dukun itu akan memperpendek usia anda agar roh-roh di dalam anda dapat dimilikinya kembali dan dimanfaatkan bagi pasien-pasiennya yang lain. Mungkin saja anda tidak mati, akan tetapi menjadi dungu atau gila karena hidup dan pikiran anda dipergunakan di tempat lain.
Keberhasilan Di Bidang Pelacuran (Bagi Pria Dan Wanita)
Bagi para pelacur, arti keberhasilan ialah berapa banyak mereka dapat menarik orang-orang yang kaya, untuk memenuhi kebutuhan keuangan mereka. Dukun akan menguasai hidup pasiennya dengan memasukkan roh-roh penipu dalam pelacuran, beserta roh-roh orang mati. Ia mempergunakan tikus-tikus besar untuk melakukannya.
Keberhasilan Di Bidang Dusta (Bagi Pria Dan Wanita)
Prinsipnya sama saja seperti kejahatan-kejahatan lainnya. Pasien dikuasai melalui roh-roh penipu dan pendusta. (Yoh. 8:44) dari orang-orang yang semasa hidupnya adalah penipu-penipu kaliber besar. Dukun mempergunakan kulit dan tulang ular dan menyayat-nyayat tubuh pasien.
Keberhasilan Di Bidang Usaha (Bagi Pria Dan Wanita)
Dukun akan menguasai hidup seseorang dan memakainya untuk kepentingannya sendiri. Setiap saat dukun menghendaki, maka ia dapat mengurangi hidup orang tersebut dengan 6 bulan, 2 tahun atau 10 tahun. Selama tenggang waktu itu, pasien mengorbankan hidup anak-anaknya atau sanak keluarga yang lain bagi setan untuk kemakmurannya.
Dukun akan menguasai seseorang melalui roh-roh penipu untuk menarik pelanggan bagi usaha orang tersebut, sedangkan roh-roh orang mati yang diberikan sebagai korban kepada dukun akan memanggil dan mengundang para pelanggan dan mengatur kontak-kontak business baginya. Bila anda memiliki sebuah bar, pub atau klab malam, maka musik dunia akan menarik banyak roh-roh penipu seperti itu. Bila yang dimiliki itu adalah toko, bus atau truk, maka musik dunia akan membuat banyak roh-roh penipu menarik para pelanggan untuk keuntungan anda (itulah sebabnya maka banyak matatus di Kenya memperdengarkan musik kotor yang keras, yang sangat mengganggu bagi para penumpang).
Roh-roh orang mati yang dipakai, seringkali menuntut darah sebagai imbalan didalam melakukan hal-hal yang diperintahkan. Bila seseorang gagal memenuhi tuntutan itu, maka ia akan kehilangan usahanya. Dan tidak lama setelah usahanya jatuh, pemiliknyapun segera kehilangan nyawanya. Sesungguhnya, setiap roh jahat akan menuntut kembali seluruh uang yang dihasilkannya bagi usaha seseorang,, ketika orang itu masih hidup. Itulah sebabnya bila pemilik usaha yang seperti itu mati, setiap usahanyapun pasti jatuh.
Bagi Anda Yang Suka Pergi Ke Bar, Pub Atau Klab Malam
Anda harus tahu betapa banyak kegembiraan yang dirasakan oleh roh-roh penipu bila mereka berhasil mempermainkan anda. Ada saat-saat dimana para pengunjung menanti-nantikan puncak acara tari-tarian, sambil minum-minum atau apa saja dan tiba-tiba mereka mulai meminum air kencing dari para pemabuk yang pergi ke kamar kecil. Pada saat itu, roh-roh jahat bertugas mengumpulkan air kencing pengunjung dan memasukkannya kembali ke dalam botol-botol bir yang kosong, menutup botol-botol tersebut dengan rapat seperti semula untuk kemudian disuguhkan kembali kepada pengunjung-pengunjung yang sudah setengah mabuk. Botol-botolnya tertutup rapat seperti dari pabrik saja. Sangat tidak lucu bila seseorang harus membeli air kencingnya sendiri. Hal ini bukan kisah dongengan belaka.
Itulah yang kami lakukan saat aku masih berhamba pada ilbis. Ini terutama terjadi di dalam bar-bar dan tempat-tempat malam lainnya. Yang aku ceritakan ini bukanlah impian atau penglihatan, tetapi kebenaran dari apa yang sedang terjadi di dalam usaha-usaha seperti itu, dimana pemiliknya mempraktekkan sihir. Pengunjung yang sering mendatangi tempat-tempat seperti itu akan menghadapi banyak masalah yang berkisar di seputar penyakit, kutuk dan kesialan. Usahawan yang mengoperasikan mobil, bus atau lori dengan bantuan sihir, seringkali memberikan korban manusia (sadar maupun tidak), karena roh-roh yang bekerja baginya membutuhkan begitu banyak darah setiap harinya. Roh-roh itu menyebabkan terjadinya kecelakaan-kecelakaan lalu lintas dan juga sakit penyakit bagi pemilik maupun karyawannya. Dengan sebenar-benarnya, roh-roh itu berpesta pora dengan darah para korban bila terjadi kecelakaan lalu lintas. Ada pemilik yang menyediakan seluruh muatan-muatan penumpangnya sebagai korban setiap tahunnya. Ada saja para pemilik sarana angkutan umum yang meminta bantuan dukun agar usahanya berhasil. Setiap saat anda naik angkutan umum, mintalah Yesus menutup anda dengan darah-Nya yang berharga. Mintalah agar para malaikat berkemah di sekeliling anda dan agar Allah memberikan perjalanan yang penuh belas kasihan kepada anda.
Itulah sebabnya orang Kristen diharuskan berdoa tanpa berkeputusan, karena terdapat begitu banyak kegiatan roh-roh jahat di dunia dan bahkan beberapa diantara kendaraan-kendaraan yang ada, dibuat di dunia bawah (di bawah air). Percaya atau tidak, anda tidak dapat menghindarinya. Itulah sebabnya anak-anak Allah harus mentaati perintah Allah dan menjalani hidup yang penuh iman. Orang benar akan hidup oleh iman, kata Alkitab (Ibrani).
Musik Dunia (Bagi Pria Dan Wanita)
Banyak musisi di seluruh dunia memakai kekuatan iblis untuk meraih keberhasilan dalam karir mereka. Hidup mereka sangat diperpendek dan sepenuhnya dikuasai oleh dukun. Mereka mengorbankan anak-anaknya, orang tuanya atau sanak keluarganya. Merekapun dapat mengor-bankan kemampuan mereka untuk memiliki keturunan. Dan bila mereka mati, mereka harus tetap melayani dukunnya sampai jangka waktu hidup mereka 80 tahun itu berakhir. Diakhirnya mereka akan berada di neraka.
Orang-orang seperti itu dikuasai roh-roh penipu untuk dapat sepenuhnya membutakan dan menipu orang-orang lain hanya untuk memenuhi kesenangan mereka semata-mata. Para musisi itu dikuasai roh-roh orang mati dan mereka berkorban bagi roh-roh tersebut agar memberikan lagu-lagu baru bagi mereka. Musisi yang demikian akan dengan jelas diberikan irama dan kata-kata lagunya yang langsung datang dari dunia sihir yang isinya merupakan gaya hidup dunia sihir dan neraka. Roh-roh penipu juga menuntun orang-orang kepada musik yang seperti itu agar mereka dapat menikmati dan membelinya. Juga banyak di antara musisi yang seperti ini melakukan hubungan sex dengan tukang tenung.
Inilah konsekuensi yang mengikuti semua mereka yang mencari kesenangan dengan menerima musik dari para dukun. Orang-orang yang mengadakan hubungan sex dengan para musisi yang seperti itu dengan tanpa sepengetahuannya menyerahkan keberhasilan mereka bagi musisi tersebut, disamping memperpendek usia mereka. Prinsip yang sama juga dipakai oleh mereka yang berhubungan dengan para dukun.
Metode iblis adalah untuk memindahkan kekotoran, kutuk, kesialan dan sakit penyakit kepada orang lain dan merampas berkat dan keberuntungan orang tersebut bagi dirinya sendiri. Kita haruslah berhati-hati agar tidak berurusan dengan musisi yang meragukan atau pengikut iblis. Metode yang sama juga dipakai oleh para dukun untuk mengadakan hubungan sex dengan pasien-pasiennya untuk memperpendek usia pasien tersebut.
Kesembuhan (Bagi Pria Dan Wanita)
Kesembuhan yang diperoleh dari sihir sangat samar-samr, tidak jelas, karena didasarkan atas tipu daya dan muslihat setan dengan prinsip sebagai berikut. Bila seorang sakit pergi ke dukun, maka dukun akan meneliti dan melihat dengan jelas asal atau jenis roh jahat yang membuat orang tersebut sakit, karena tidak semua penyakit disebabkan karena roh-roh jahat. Kadang-kadang hanya merupakan kesakitan tubuh karena kecelakaan atau kelainan fisiologis.
Untuk menghilangkan rasa sakit pada pasiennya, dukun dapat saja mengeluarkan roh jahat dari tubuh pasien dan kemudian mengembalikannya lagi nanti pada bagian tubuh yang lain, sehingga pasien memiliki pikiran bahwa ia sudah disembuhkan dari penyakitnya yang pertama. Tetapi tidak lama setelah itu ia akan mulai mengalami kesakitan yang lebih parah lagi daripada yang sebelumnya, yang memaksanya untuk kembali lagi ke dukun yang sama, karena ia akan berkata, “Karena dukun dulu sudah menyembuhkan sakit di dadaku, pasti dia juga akan menyembuhkan penyakit radang sendiku.” Kemudian dukun akan memindahkan penyakit itu ke bagian tubuh yang lain lagi. Itulah prinsip yang dipakai ayahku di dalam hidupku waktu aku masih anak-anak. Ingatkan kisah luka di mataku, dimana ayah harus memindahkan luka dan rasa sakitnya itu di atas kakiku.
Seorang dukun akan menambil roh-roh yang telah dikeluarkannya dari pasiennya, tetapi menggantinya dengan roh-roh yang telah lama dimilikinya. Kadang-kadang, sulit sekali bagi dukun untuk memelihara begitu banyak roh yang berbeda-beda, karena seringkali roh-roh itu sangat keras kepala. Jadi bila dukun memutuskan untuk memindahkan roh dari pasiennya, ia juga harus menggantikannya dengan roh yang selama itu menjadi miliknya, agar tetap tersedia tempat bagi roh yang baru diambilnya tersebut. Dukun juga merasa senang untuk melakukannya, terutama bila ia belum memiliki roh yang tertentu di dalam kumpulan roh-roh miliknya. Ia juga lebih menyukai roh-roh yang baru untuk dimanfaatkan di masa-masa yang akan datang. Kesembuhan yang sejati hanya datang bila seseorang dapat disembuhkan dari penyakitnya tanpa harus menerimanya kembali dalam bentuk yang lain. Di dalam sepanjang sejarah hidupku sebagai tukang sihir, aku menemukan bahwa hanya Yesuslah yang benar-benar menyembuhkan, karena Dialah yang telah menanggung segala kelemahan dan penyakit kita (Yesaya 53 : 4 – 5).
Aku telah menunjukkan kepada anda bagaimana seorang dukun merampas anggota-anggota keluarga dan sanak dekat pasien untuk dapat dimanfaatkannya bila dibutuhkan. Ia juga memeliha-ra sejumlah besar roh jahat untuk menggantikan roh-roh yang menjadi lemah atau menjadi terlalu keras kepala. Karena dukun tidak dapat membunuh roh-roh itu, maka ia harus menemukan tempat untuk membuang mereka. Dan karena dukun memiliki hak untuk memakai hidup pasien sebelum dan sesudah kematiannya dan karena ia juga mempunyai jalan masuk ke dalam keluarga pasien, maka ia dapat saja membuang roh-roh miliknya yang sulit diatur atau lemah di dalam hidup mereka.
Cara-cara Lain Untuk Membuang Roh-roh Yang Tidak Dikehendaki
Seorang dukun dapat mengadakan acara mandi di malam hari di jalanan dalam keadaan telanjang bulat sambil membaca mantera dan kemudian roh-roh yang tidak dikehendaki itu akan mencari tempat kediaman yang baru. Target mereka yang pasti adalah orang-orang yang lalu lalang disitu, terutama mereka yang belum lahir baru dan dibasuh dalam darah Yesus, yaitu orang-orang berdosa dan orang-orang Kristen yang memiliki pikiran yang penuh kedagingan.
Murid-murid sekolah rahasia Lucifer memiliki kemampuan untuk membawa masuk kembali segala macam roh jahat ke dalam neraka. Dukunpun kadang-kadang setuju dengan murid-murid yang membantunya membawa roh-roh jahat yang tidak dibutuhkannya lagi itu kembali ke dalam neraka. Persetujuan itu memberikan hak kepada dukun untuk memperoleh titipan roh-roh jahat yang lain lagi dari neraka dan sebagai upah, maka murid-murid Lucifer menerima hak untuk menguasai sanak keluarga pasien dari dukun tersebut. Benar-benar suatu urusan yang keji, keras dan berbahaya. Bila pasien yang menerima kesembuhan dari dukun melanggar peraturan yang ditetapkan, maka dukun akan memasukkan ke dalam pasien tersebut roh-roh (yang bekerja di dalam pasien) sebagai hukumannya. Pasien akan mengalami kembali penyakitnya yang dulu atau diberi penyakit yang baru atau dibunuh sama sekali. Dan itu berarti bahwa pasien kemudian sepenuhnya menjadi budak dukun. Bila pasien ingin melepaskan diri dari jerat semacam itu, maka dukun akan menuntut pembayaran tertentu. Kemudian dukun akan memerintahkan roh-roh itu untuk tidak menghukum pasien walaupun yang bersangkutan telah melakukan pelanggaran.
Metode kesembuhan itu bermacam-macam, menurut cabang sihir dan jenis penyakit yang dihadapi dukun, tetapi secara umum sebenarnya sama saja.
Kemandulan (Bagi Wanita)
Bila seseorang telah merusak organ reproduksinya melalui abortus atau penyakit kelamin, maka mereka kadang-kadang pergi ke dukun untuk dapat memperoleh anak. Dukun akan memberikan sesuatu untuk diminum pasien agar pasien memperoleh kesan bahwa ia sedang hamil. Tidak lama kemudian, kehamilan itu lenyap atau mengalami keguguran. Dukunpun dapat memberikan kepada pasien sesuatu untuk membuatnya hamil akan tetapi anak yang dilahirkannya itu abnormal atau serupa monster.
Si wanita dapat juga diberikan sesuatu agar ia dapat hamil dan melahirkan seorang anak yang akan menangis terus sampai mati beberapa hari kemudian. Akan tetapi bila anak itu hidup dan menjadi besar, ia tidak akan menjadi seorang manusia yang normal, karena ia berasal dari roh binatang, bodoh, dengan pikiran yang tertutup dan penuh ketakutan dan kemudian tidak akan hidup sampai lebih dari 25 tahun. Bila seseorang kena tenung oleh tukang sihir atau dukun, maka dukun itu melalui metode-metode okultisme akan menjumpai orang yang menenungnya. Atas nama pasiennya, dukun akan mencari tahu berapa anak yang telah dirampas dari pasien itu. Hal ini juga berlaku bagi pasien pria yang tidak dapat memiliki keturunan.
Dukun kemudian akan mencoba mengadakan perjanjian dengan orang yang menenung pasiennya, agar semua anak yang telah dirampas itu dapat dikembalikan. Bila anak-anak itu dikembalikan, maka mereka akan tumbuh di dalam hidup yang penuh kesulitan, bodoh di sekolah dan sulit memperoleh pekerjaan. Untuk hamilpun sulit. Akan tetapi pengalaman membuktikan bahwa bila anak-anak itu menerima keselamatan Yesus Kristus di dalam hidup mereka, maka Allah akan memperbaharui hidup mereka menurut Firman dan janjinya dalam II Korintus 5 : 17.
Bila organ reproduksi seseorang tidak berfungsi sejak ia lahir sehingga yang bersangkutan tidak dapat memperoleh anak, maka dukun akan mengikuti prosedur yang sama seperti yang pertama dengan memberikan harapan kehamilan yang kemudian akan digugurkannya beberapa bulan kemudian. Kadang-kadang, kehamilan itu bahkan menghilang begitu saja.
Kematian Ayahku
Aku telah menceritakan mengapa ayahku mati. Pada tanggal 20 Agustus 1980, seorang wanita menyampaikan surat yang berisi tentang kematian ayahku di desa. Bibikulah yang pertama-tama membuka surat tersebut dan membacanya, tetapi ketika ia memberitahukannya kepadaku, aku pertama-tama tidak mempercayainya, seperti yang telah diperingatkan oleh ayahku. Kemudian aku membawa surat itu ke kakus, membacanya dan memutar kepalaku sampai wajahku menghadap ke belakang dan akupun yakin bahwa ayah telah mati. Setan menyukai tempat-tempat kotor seperti kakus dan itulah sebabnya ayahku menyuruhku masuk kesitu. Ketika bibi bertanya bagaimana aku mengetahui bahwa berita tersebut benar, aku terlalu malu untuk menceritakannya, jadi aku memutuskan untuk menangis keras-keras agar perhatian bibi teralih dan bibipun mulai menangis juga.
Sesuatu yang lain mencengangkanku. Wanita yang membawa surat itu melihat gambar ayahku dan mulai berteriak, “Itulah orang yang memberikan surat itu, bagaimanakah kalian dapat berkabung untuk dia ?” Yang terjadi sebenarnya adalah bahwa salah seorang saudara misanku yang memberikan surat kepada wanita itu, telah memakai wajah ayahku, karena roh yang bekerja bagi ayahku itu mengikuti surat tersebut dan memakai wajah ayahku.
Tiga hari kemudian, bibi Ndaya menghadiri upacara kematian ayahku di desa, sedangkan aku tinggal seorang diri di rumahnya. Aku sedang tenggelam dalam kesedihan dan berada dalam posisi termenung dengan tangan menopang daguku. Saudara-saudara, inilah sesuatu yang sangat berbahaya. Bila anda sedih, maka anda memberikan kesempatan bagi roh-roh jahat yang sedang berkeliaran disitu untuk membisikkan hal-hal yang negatif kepada anda. Saat aku berada dalam situasi yang seperti itu, seorang kawanku yang bernama Kazadi datang dan bertanya mengapa aku sedih. Aku berkata bahwa ayahku, seorang yang sangat penting, telah mati. “Jangan kuatir,” katanya, “Bila seseorang mati, maka itulah akhir daripada orang tersebut.” Aku menjadi jengkel dengan jawabannya. Aku berkata agar ia jangan menyangka bahwa ayahku adalah seseorang yang tidak berguna. Aku menceritakan hal-hal luar biasa yang dilakukan ayah, bagaimana ayah mengendarai mobil yang terbuat dari orang-orang ; bagaimana ayah dapat.memutuskan salah sebuah lengannya yang menjadi penuh dengan darah untuk kemudian melekatkannya kembali ditempatnya ; bagaimana ia dapat menjatuhkan dirinya di lantai menjadi potongan-potongan kecil, untuk kemudian mengembalikan potongan-potongan tubuhnya itu dan menjadi utuh kembali ; bagaimana banyak orang datang meminta bantuannya untuk membuat mereka makmur dan masih banyak cerita lain yang belum kuceritakan. Aku memperingatkan Kazadi agar tidak menganggap ayahku seseorang yang tidak berguna. Kazadi berkata bahwa segala ceritaku itu tidak berarti apa-apa baginya. Aku menjadi makin marah dan ingin memukulnya. Ia kemudian berkata kepadaku untuk meminta apa saja yang kuinginkan dan ia akan memberikannya kepadaku.
“Aku ingin mengetahui sumber seluruh kekuatan magis dan sihir,” kataku kepadanya. “Datanglah ke rumahku setelah perkabunganmu selesai dan aku akan mengajarmu,” jawabnya. Kunjunganku yang penuh ambisi ke rumahnya menjadi awal daripada suatu perjalanan panjang menuju kehancuranku dan kemudian kelepasanku. Aku mendarat langsung ke dalam tangan setan di neraka yang meminum darahku dan melatih aku.

BAB 8. Perjumpaanku dengan Lucifer
Kazadi adalah seorang tukang tenung terkenal yang antara lain dapat mengubah pasir menjadi gula, kertas yang tidak ada gunanya menjadi kain yang dijahit dan dipakai oleh pria maupun wanita atau mengeluarkan susu dari dalam kayu.
Pada tanggal 25 Nopember 1988, aku bertemu dengannya lagi dan membuat janji untuk pk. 09.00 keesokkan harinya. Kazadi berkata bahwa aku harus mandi dan memakai wangi-wangian saat pertemuan kami besok. Aku patuh dan melakukan tepat seperti yang dimintanya. Aku begitu penuh semangat sehingga aku datang di rumahnya pk. 08.00, lebih awal satu jam, sehingga Kazadi terheran-heran.
Aku menjelaskan kepadanya mengapa aku begitu bersemangat. Aku percaya bahwa orang biasanya akan bersemangat bila mereka melakukan sesuatu yang jahat, tetapi bila harus melakukan yang baik, orang kadang-kadang harus memohon dan membujuk-bujuknya. Pada pk. 11.00 kami memasuki kamarnya. Ia membeberkan sehelai kain putih yang dinodai darah manusia di atas lantai. Kemudian ia menyalakan lima lilin dan menempatkannya pada keempat sudut kain itu dan satu di tengah. Kemudian ia mulai membaca mantera dari secarik kertas yang ditulis dalam bahasa Perancis.
Tiba-tiba, rumah mulai bergoyang, aku mendengar suara orang-orang berbicara dari dalam rumah dimana kami berada. Atap rumah ditarik lepas oleh suatu kekuatan dan seluruh rumah lenyap. Aku melihat mata bagaikan lampu (obor) dan kemudian angin besar menerpa rumah dimana kami berada. Tiba-tiba Kazadi menghentikan upacara itu dan bertanya kepadaku, “Mengapa kau tidak takut ? Orang-orang yang datang kemari, bila sampai pada tahap ini akan gemetaran dan menjerit-jerit atau mereka lari terbirit-birit.” Aku memberitahukannya bahwa pengalaman-pengalaman dengan ayahku menghapuskan segala rasa takut dari diriku. Kemudian ia mengemasi seluruh barang-barangnya : kain, lilin, buku ; memandang kepadaku dan berkata, “Sekarang kau akan melihatnya.”
Ia membawaku keluar rumah dan mengunci pintu. Kemudian kami mulai berjalan ke arah pekuburan di daerah tersebut. Aku terheran-heran melihat di depan kami terdapat tiga pintu gerbang yang sebelumnya tidak pernah kulihat. Aku begitu sering lewat disitu pada waktu siang dan belum pernah melihat gerbang-gerbang tersebut. Akan tetapi hari itu ketika kami sampai di pekuburan itu tepat di tengah malam, kami menemukan diri kami di depan tiga pintu gerbang. Kazadi mulai membaca doa-doa dan mantera-mantera magis. Gerbang pertama terbuka dengan sendirinya. Ia memegang lenganku dan kami masuk. Sekarang kami berada di depan gerbang yang kedua dan melalui lanjutan pembacaan mantera, gerbang inipun membuka dengan sendirinya dan kami masuk ke dalamnya. Gerbang ketigapun terbuka, akan tetapi kami tidak melangkah masuk. Kami berputar tiga kali dan tiba-tiba aku melihat di depan kami sebuah jalan raya yang besar dengan deretan rumah-rumah di kiri kanannya. Aku tidak sempat menanyakan apa-apa kepada kawanku. Kami mulai berlari sepanjang jalan raya itu. Beberapa rumah memiliki pintu putih, tetapi yang lainnya begitu kotor, jadi kami terus berlari sampai aku menjadi lelah karena tampaknya jalanan itu tidak berakhir. Aku memberitahu kawanku untuk memperlambat kecepatan kami, tetapi ia mengatakan bahwa tidaklah mungkin berlambat-lambat di daerah tersebut. Aku berkata untuk berhenti dan beristirahat sejenak, tetapi ia menolak. Aku kemudian berkata kepadanya untuk membawaku kembali ke rumah saja, tetapi ia menjawab bahwa kami tidak dapat kembali melalui jalan yang sama. Aku terlalu lelah untuk berjalan dan Kazadi mulai menyeretku seperti seekor kambing. Saudara-sadaraku, aku sangat menderita. Wajah Kazadi berubah dan menjadi buruk sekali seperti monster. Matanya mengeluarkan cahaya yang begitu menyala-nyala sehingga aku tidak mampu manatapnya. Ia sangat marah kepadaku.
Rumah sepanjang jalan tersebut tampaknya tidak dihuni. Juga tidak ada seorangpun di luar. Aku ketakutan, tetapi aku terus berjalan bersama kawanku. Ketika kami mencapai akhir dari kota itu, maka rumah-rumah itupun lenyap dari pandangan kami.
Kami sampai pada suatu daerah yang penuh semak belukar, tetapi tidak ada atmosfir, udara ataupun angin ; segala sesuatunya disana merupakan kehampaan yang hening dan kami bahkan tidak dapat bernapas. Dan sekarang, bila aku menengok kembali ke belakang, aku bertanya-tanya bagaimana aku dapat keluar dari situ dengan selamat, hanya Tuhan yang tahu. Keadaan di seluruh daerah itu kecoklat-coklatan seperti waktu senja yang bercampur dengan saat matahari terbenam. Tidak ada matahari (terang) yang sesungguhnya, tidak ada kegelapan.
Kami berjalan untuk waktu yang lama sampai akhir jalanan di daerah itu. Kami kemudian mulai berjalan di daerah yang lain, diatas tanah yang gundul sejauh 120 meter. Tidak tampak apapun sejauh mata memandang. Kami berjalan lagi sejauh hampir 120 mil sampai ujung bumi. Kami melihat daerah hampa yang lain yang kupikir adalah ruang angkasa. Kazadi menjejakkan kakinya ke atas kehampaan (ruang angkasa) itu dan menyuruhku melakukan hal yang sama. Jujur saja, aku gemetar ketakutan. Ketika aku menginjak kehampaan itu, rasanya seperti spons. Aku berjalan bersamanya sejauh enam kaki di atas kehampaan itu dan berhenti setelah tujuh kaki. Aku ingin menengok ke belakang, tetapi Kazadi memperingatkan aku bahwa aku akan menghadapi bahaya bila aku melakukannya.
Lucifer
Tiba-tiba aku mendengar suara yang menggelegar bertanya kepada kawanku, “Kazadi, apakah kau membawakan darah yang harus kuminum saat ini ?” Aku menjadi takut, karena aku tiba disitu untuk mengetahui sumber daripada kekuatan sihir dan magis, mengapa ditanyakan tentang darah yang akan diminum ? Dan darah siapa ? Apakah darahku yang ingin diminum ? Aku sangat kuatir. Kupikir adalah lebih baik untuk menutup mulut Kazadi agar ia tidak menjawab pertanyaan itu. Tetapi sebelum aku dapat memutuskan pikiranku,
Kazadi telah menjawab pertanyaan itu dengan berkata, “Ya tuan, aku telah membawakan seseorang yang sangat keras kepala bagimu. Ia ingin melihat dan mengetahui darimana datangnya kekuatan sihir dan magis. Ia juga sangat suka berbicara.”
Kata-kata itu adalah untuk menuduhku di depan Lucifer karena aku tidak sadar. Aku terlalu banyak berbicara. Sekarang aku mengerti mengapa Alkitab mengatakan bahwa kita harus selalu sadar (I Petrus 5 : 8). Banyak orang tertimpa masalah karena mereka tidak sadar di dalam banyak bidang-bidang kehidupannya. Mereka berbicara dengan ceroboh dan mengijinkan iblis menarik keuntungan dari mereka. Ada yang sekedar suka berbicara tanpa menimbang perkataannya dan karenanya memberikan tempat bagi setan.
Setelah jawaban Kazadi, terdengarlah suara nyaring yang berkata, “Akulah Lucifer, malaikat terindah di seluruh dunia. Apa yang kau cari disini ?”
Suara itu begitu kuat dan menakutkan sehingga aku mulai gemetar dan terkencing-kencing dimana aku berdiri. Pikiranku menjadi begitu kacau sehingga aku lupa alasan mengapa aku pergi kesana bersama Kazadi. “Tuan,” jawabku dengan hati-hati, “Aku mencari keberhasilan.” Saudara-saudara, anda dapat tertawa, tetapi aku sangat sedih karena banyak sekali terdapat orang-orang seperti diriku. Mereka dapat membual dan berkata bahwa mereka adalah pengikut-pengikut iblis, tetapi bila mereka melihat iblis muka dengan muka, maka mereka akan meleleh ketakutan.
Lucifer tertawa dan berkata, “Oh, jadi kau mencari keberhasilan ? Akulah sumber segala keberhasilan. Jadi kau harus memberiku darah untuk kuminum dan aku akan memberimu keberhasilan. Bila kau telah melihat aku, itu berarti kau telah melihat keberhasilan.”
Dan kenyataannya, aku melihat Lucifer, hanya seperti tiga buah mata yang memandang seperti proyektor-proyektor yang kuat. Mata yang terletak di tengah berwarna merah dan berputar-putar seperti lampu mobil ambulans. Kemudian Lucifer berkata kepadaku,“Kau harus memberikan darahmu untuk kuminum agar kau dapat berhasil.”
Aku berkata bahwa aku tidak memiliki darah yang dapat kuberikan kepadanya. Ia lalu mengatakan bahwa ia mengenal diriku dari sejak aku dilahirkan dan bahwa aku saat itu berusia 17 tahun. Harap diingat bahwa aku diperkenalkan dengan ilmu sihir sejak aku berusia 3 tiga hari. Jadi Lucifer benar bila ia berkata bahwa ia mengenalku dan bahwa aku adalah miliknya sejak masa kanak-kanakku.
Lucifer berkata, “Aku akan memberikan perpanjangan 8 tahun lagi bagimu untuk hidup di bumi dan setelah itu, kau akan mati dan datang kemari untuk bersama denganku pada tanggal 30 Juni 1988. Kita akan bekerja bersama disini. Aku memberikan keberhasilan kepada orang-orang hanya sampai 25 tahun. Tidak seorangpun dapat melampaui usia itu dengan keberhasilan yang datangnya daripadaku. Selama 8 tahun kehidupanmu di bumi, kau akan masuk di sekolah rahsia internasionalku untuk belajar caranya bekerja bersama denganku, karena aku sangat mencintaimu. Kau sudah menjadi milikku sejak masa kanak-kanakmu. Aku mengenalmu dan sedang menanti-nantikan dirimu.”
Tiba-tiba aku melihat sebuah botol besar berisi darahku dan Lucifer meminum sebagian besar daripadanya dan meninggalkan sedikit bagiku yang hanya cukup untuk hidup selama delapan tahun tambahan yang diberikannya kepadaku. Aku juga mengerti bahwa aku harus mengisi botol tersebut dari waktu ke waktu dengan darahku sendiri. Lucifer sangat suka akan darah. Di dalam bahasaku, ia menyebutnya “anggur merah.”Lucifer kemudian berbalik kepadaku dan berkata, “Karena matamu telah melihatku dan telingamu telah mendengar suaraku, maka selama sisa hidupmu di atas bumi, kau tidak akan pernah tidur lagi dan kau akan terus menerus mendengar suara-suara orang dan bunyi-bunyi selama 24 jam. Bila kau menutup atau membuka matamu, kau akan terus melihat dan mendengar segala sesuatu di sekelilingmu. Bila kau ingin beristirahat, kau tidak boleh tidur pada sisi kanan atau kiri tubuhmu, tetapi harus terlentang menghadap ke atas.”
Ketika aku memandang ke arah kiriku, aku melihat seseorang yang sangat besar mendatangiku dengan membawa botol berisi darah dan sehelai bulu burung elang. Ia menyuruhku memper-gunakan bulu burung elang dan darahku di dalam botol untuk menulis dan menandatangani namaku pada daftar setan. Saat aku melakukannya, aku mendengar suara-suara keras orang bersorak dan berteriak mengatakan “Pria terhormat.”
Aku ingin menengok ke arah datangnya suara-suara itu, tetapi Kazadi menghalangiku berbuat demikian. Setan berkata lagi kepadaku, “Sekarang kau akan kembali lagi ke bumi dan kau akan dibaptis dengan cara sebagai berikut : pergilah ke pasar dan belilah tiga benda, singkong, kacang dan minyak sawit. Ketiganya harus kau makan bersamaan, kemudian ambil sebagian, usapkan ke seluruh tubuhmu. Dengan demikian maka segala sesuatu yang kukatakan kepadamu akan dipenuhi.”
Tiba-tiba kehadiran Lucifer lenyap dari pandangan kami. Kami berbalik dan berjalan 6 kaki dan setelah 7 kaki, maka kami kembali lagi ke bumi. Sekali lagi kami memulai perjalanan panjang kami kembali yang membosankan, masuk ke pekuburan tadi. Banyak roh-roh yang mengikuti di belakang kami dengan jarak satu mil. Mereka takut kepada kami karena kami masih memiliki tubuh jasmani kami. Mereka tidak dapat bertahan terhadapnya. Mereka terus mengajak kami berbicara dan memberi isyarat agar kami mendekat, sambil berkata dengan malu-malu, “Hai manusia, mengapa kalian tidak tertarik kepada kami ? Bila rekan-rekan kalian kemari, mereka akan membawa kami, akan tetapi kalian tampaknya tidak tertarik kepada kami, mengapa ?” Kazadi memperingatkan agar aku tidak menjawab mereka bahkan tidak perlu mendengarkan mereka, itu bukan urusan kami. Tampaknya, perjalanan kembali lebih singkat. Kami sampai di pekuburan pada pk. 08.30. Sekarang kami dapat melihat dunia kami dan itu mulai menjadi pudar. Kami mulai mencium bau yang sangat busuk. Kazadi telah memperingatkan aku untuk memakai wangi-wangian. Ada wangi-wangian tertentu yang tampaknya memegang peran yang sangat penting di dalam dunia kegelapan yang menghasilkan suatu perjanjian penuh wewangian dengan roh-roh orang mati. Roh-roh itu berkeliaran di daerah pekuburan mencari tuan rumah baru. Apakah ini sebabnya mengapa para tukang sihir dan tukang tenung membubuhkan wangi-wangian tertentu pada pasien mereka ? Hal ini terutama sekali bagi seseorang yang ingin menarik lawan jenis.
Wangi-wangian seperti itu seringkali digunakan dalam upacara-upacara okultisme. Bukannya aku melarang orang memaki minyak wangi, karena karena Yesus-pun memakainya, akan tetapi ada formula-formula tertentu yang khusus bagi tujuan-tujuan yang berhubungan dengan hal-hal yang dari setan dan itu diberikan oleh para dukun.
Aku berketapan untuk memenuhi apa yang diharapkan iblis dari diriku, sebelum aku nantinya kembali lagi kepadanya untuk mengikuti latihan
BAB 9. Baptisan Iblis
Sesampainya aku di rumah, aku langsung menuju ke pasar untuk membeli ketiga benda yang diminta Lucifer. Aku mendekati seorang wanita yang menjual singkong. Aku ingin membelinya, akan tetapi wanita itu menolak untuk menjualnya kepadaku. Aku terheran-heran dan bertanya pada diriku sendiri mengapa ia bertindak demikian. Aku pergi kepada seorang wanita lain yang menjual singkong juga dan kali ini ia menjualnya kepadaku. Aku lalu pindah ke tempat lain untuk membeli kacang. Wanita yang menjualnya segera menutupi kacang jualannya ketika ia melihatku mendekat. Ia juga menolak untuk menjualnya kepadaku. Aku sangat cemas akan reaksi-reaksi semacam itu. Kemudian aku pindah ke tempat lain dimana aku membeli kacang dan minyak sawit.
Aku melakukan segala sesuatu yang diperintahkan Lucifer dengan benda-benda tersebut dan tiba-tiba aku dapat melihat menembus dinding-dinding rumahku akan apa yang sedang terjadi di luar rumahku. Aku memandang ke lantai di bawah dan aku dapat melihat orang berlalu-lalang di bawah tanah. Aku begitu bingung. Sekarang aku mengerti mengapa banyak orang menjadi gila bila mereka terlibat dalam upacara-upacara magis yang seperti itu. Aku memutuskan untuk memandang ke atas saja, akan tetapi aku menjadi lebih cemas lagi, karena aku tidak dapat melihat langit-langit rumahku. Atapnya terbuka dan aku dapat melihat bahwa di langit terdapat banyak sekali kawat penghubung yang berpusat di bawah tempat duduk seseorang yang bentuknya sebagai seorang wanita bengis yang sangat menakutkan, yang tubuhnya mengeluarkan kilatan-kilatan api. Aku membaca di bawah tempat duduknya kata ‘NAGA’ dan di bagian sampingnya kata ‘ROSA’.
Bentuk daripada wanita itu seperti seorang manusia yang bengis dan kejam berputar di atas tempat duduknya dan dengan kegeraman memperhatikan bumi di bawahnya. Ia mengawasi setiap sudut bumi.
Rosa adalah salah satu dari malaikat yang paling berkuasa yang jatuh bersama Lucifer dan diusir keluar dari surga. Kawat-kawat yang berpusat di bawahnya itu menghubungkannya dengan seluruh bagian langit dan berpusat di dalam laut untuk komunikasi dan penipuan. Ketika aku melihat Rosa, aku menjadi begitu ketakutan sehingga aku memutuskan untuk lari ke rumah bibiku. Saat aku mulai berlari ke rumahnya, maka aku melihat bahwa bibku itu telanjang walaupun ia mengenakan pakaian. Bibi adalah seorang sangat khusuk berdoa dan merupakan salah seorang penatua gerejanya. Tetapi hidupnya dengan Allah tidaklah benar dan itulah sebabnya ia telanjang. Ia seorang yang penuh iri hati, cemburu, gossip dan sebagainya. Aku bahkan menjadi semakin takut dan lari kembali ke rumahku untuk mencoba bersembunyi.
Di dalam dunia roh, bila orang-orang telanjang, itu berarti bahwa mereka belum menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat hidupnya atau bila mereka sudah diselamatkan, mereka belum dikuduskan, sehingga mereka menjadi target bagi kuasa-kuasa iblis. Wahyu 16 : 1, “Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya.” Pakaian berbicara mengenai kebenaran.
Aku sangat jengkel terhadap kedua wanita yang menolak menjual singkong dan kacang kepadaku sebelumnya. Kemudian terbersit pikiran untuk pergi dan memukul kedua wanita tersebut karena perlakuan mereka terhadap diriku. Jadi, aku memakai kimonoku (pakian untuk latihan judo, karate dan sebagainya) dan berjalan ke pasar. Ketika aku sampai di jalan, aku menyadari bahwa aku telanjang. Aku melihat banyak orang berjalan, tetapi merekapun telanjang bulat. Bahkan di dalam perumahan-perumahanpun orang-orang berjalan atau duduk dalam keadaan telanjang. Ada beberapa yang berjalan dengan kaki di atas dan kepala di bawah; beberapa mendukung orang lain di bahu atau kepala mereka sampai 5, 6 atau 7 orang. Di atas atap rumah dan pohon-pohon aku dapat melihat orang-orang telanjang. Ada mobil-mobil yang sangat tidak lazim di jalanan yang terbuat dari kerangka manusia, tetapi beroda di lutut. Pengemudinya duduk di punggung kerangka manusia tersebut sedangkan penumpangnya duduk di kedua sisinya ; jadi aku sangat ketakutan. Aku mengira bahwa aku menjadi gila. Aku dapat melihat orang-orang berjalan di udara (udara di atas kepala kita). Ketika aku sampai di pasar, aku melihat wanita yang menolak menjual singkong kepadaku. Waktu ia melihatku, ia menundukkan kepalanya. Aku menengok ke dalam keranjangnya. Aku tidak melihat singkong, tetapi otak manusia. Hal itu amat mengejutkan.
Ketika aku menengok ke dalam keranjang wanita yang menolak menjual kacangnya kepadaku, aku tidak melihat kacang, akan tetapi gigi manusia. Aku memandang berkeliling ke arah pedagang-pedagang yang lain dan kau melihat hal-hal yang tidak lazim ; banyak pedagang yang telanjang dan duduk di atas barang dagangan yang mereka jual yaitu ikan, tomat dan sayur mayur. Aku mengelilingi pasar dan menemukan bahwa telur yang dijual disitu berasal dari kambing, ayam atau domba. Telur-telur tersebut bukanlah telur ayam biasa, akan tetapi telur buatan. Ada juga manusia-manusia yang diperjualbelikan di dalam bentuk binatang. Aku mendekati kandang yang pertama dan tercengan melihat banyak kerangka-kerangka manusia menjajakan barang dagangan mereka dengan suara keras untuk menarik pembeli. Akibatnya, banyak orang-orang yang tertarik kesitu untuk membeli. Kerangka-kerangka itu adalah roh-roh orang mati yang menjajakan dagangan pemiliknya dari bermacam ragam toko, agar supaya pemiliknya dapat berhasil. Aku telah memberitahu anda tentang kacang buatan yang kulihat, yang sebenarnya merupakan gigi manusia yang diperoleh dari orang-orang yang sakit gigi dan mencabutnya di rumah-rumah sakit. Beberapa diantara mereka tidak memiliki Yesus di dalam hidup mereka. Ada juga diantara mereka yang dibunuh oleh tukang sihir yang (setelah memakan dagingnya) menjual giginya dan mengubah otaknya menjadi singkong. Tulang belulang mereka dilumatkan menjadi tepung. Ketika aku melihat mereka yang menjual minyak sawit, aku melihat bahwa itu sebenarnya adalah darah manusia dan bukan minyak.
Setelah aku melihat segala sesuatunya, aku kembali pulang ke rumah dan mulai mengerti mengapa aku dapat melihat hal-hal tersebut. Itulah pemenuhan tentang apa yang dikatakan Lucifer kepadaku. Seperti yang kutulis di dalam bab yang berurusan dengan sihir, para pengikut iblis menjual benda-benda tersebut di pasar untuk membutakan dan menajiskan orang-orang. Melalui kesempatan-kesempatan seperti itulah mereka mencoba mencemarkan orang Kristen yang benar yang tidak dapat mereka capai melalui cara-cara lain karena perlindungan yang dimilikinya di dalam Yesus. Jadi mereka mencoba manarik keuntungan dengan menjual benda-benda setan tersebut, termasuk di dalamnya makanan dengan tujuan yang sama dengan setan : untuk mencuri, membunuh dan membinasakan. Itu sebabnya, tidaklah baik untuk pergi dan membeli barang-barang dengan sembrono. Adalah baik bila seorang Kristen berdoa terlebih dahulu sebelum membeli, makan atau bahkan mengenakan sesuatu yang baru (I Tim. 4:4-5). Sebagai orang Kristen, kita harus menguduskan segala sesuatu yang kita peroleh dari toko atau orang-orang lain, karena iblis mencari kesempatan untuk mencemarkan kita dengan cara-cara demikian.
Dengan terbukanya mataku untuk dapat melihat ke dalam dunia roh, berarti bahwa aku telah mencapai tingkatan kekuatan magis yang tinggi. Seseorang hanya dapat melihat hal-hal seperti itu bila ia meninggalkan jasmaninya seperti pada waktu ia mati. Akan tetapi aku masih memiliki tubuh jasmaniku, tetapi aku dapat melihat dunia roh dengan jelas. Aku telah mencapai tingkat keterlibatan yang tinggi dengan setan.
Aku sekarang siap untuk melakukan perjalanan kembali kepada Lucifer untuk diajar di sekolahnya yang telah direncanakannya.
.BAB 10. Sekolah rahasia Lucifer
“Lalu kata Yesus kepada mereka, ‘Aku melihat iblis jatuh seperti kilat dari langit. Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak akan ada yang akan membahayakan kamu.'” (Lukas 10:18-19).
.
Pada tengah malam 1 Januari 1981, Lucifer mengundang kami semua, murid-muridnya ke sekolah rahasianya. Kami berjumpa dengannya di udara di luar bumi. Kami menemu-kan diri kami di suatu tempat yang seperti telur, tetapi kami tetap dapat melihat tembus keluar. Di dalam sangat panas. Lucifer berbicara kepada kami dengan suara keras.
·         “Siapa yang memanggil kalian datang kemari ?” geramnya.
·         Semua diam dan sangat takut. Seorang murid dari India menjawab, “Tuan, kami datang kemari atas kehendak tuan sendiri.”
·         “Bukan aku yang membawa kalian kemari, tetapi Yesus mereka,” kata Lucifer.
Mengapa setan begitu marah ? Wahyu 2:13 merupakan jawabannya. Lucifer berkata, “Aku benar-benar berada dalam masalah dan kalian harus bekerja sama denganku. Aku dilemparkan dari surga (oleh Allah) dan sekarang aku sedang menunggu saatnya aku dilemparkan ke dalam lautan api. Aku tidak dapat pergi kesana seorang diri. Kita membutuhkan lebih banyak orang untuk pergi bersama-sama kita.”
Tiba-tiba, Lucifer menyalakan tombol suatu benda yang tampak seperti tv dan menunjukkan kepada kami semua kejadian kejatuhannya dari surga. Kami melihat sesuatu yang besar jatuh dari langit dengan suara menggelegar dan kemudian mulai menyala dengan api yang besar, seperti kilat. Lalu kami melihat malaikat-malaikat berjatuhan ke bumi, air (samudra-samudra luas, sungai-sungai dan lainnya) dan ke neraka (roh-roh jahat). Ketika mereka jatuh, ada yang menjadi pohon, ada yang menjadi binatang diantaranya monyet. Setelah film seperti itu, Lucifer menghentikannya dan berkata, “Kalian semua, pandang aku dan lihatlah.”
Jadi kami memperhatikan dia, maka kami melihat malaikat-malaikat (sosok-sosok yang sangat buruk rupa) berdiri di sekelilingnya. Kemudian ia berkata, “Malaikat-malaikat yang jatuh bersamaku, yang paling berkuasa ada 58, akan tetapi yang ke 58-lah yang paling berkuasa diantara mereka dan disebut Rosa. Di lautan Pacific ada seorang lagi yang penuh kuasa yang bernama Maria Marguela.
Kategori Hamba-hamba Iblis
Kata Lucifer, “Kalianlah murid-muridku dan kalian akan belajar dariku. Aku akan mengajar kalian bagaimana untuk bertindak di dalam dunia karena kalian menghadapi masalah. Kalian harus menyamaiku di dalam segala hal. Di akhirnya, kalian harus bekerja keras bersamaku karena kita menginginkan lebih banyak orang agar berada di pihak kita. Kita tidak akan binasa sendirian. Bila kalian menderita sendirian, akan terasa lebih menyakitkan, tetapi bila banyak yang menghadapi nasib yang sama, maka kalian akan merasa terhibur. Jadi kalian harus memenangkan sebanyak mungkin orang. Aku akan mengajar kalian caranya menghadapi orang-orang dan memimpin mereka masuk neraka. Kalian yang menjadi murid-muridku memiliki posisi yang menonjol dalam pandanganku.”
Kemudian ia mulai menujukkan organisasi pemerintahannya. Melalui pemandangan yang paling mengerikan, kami segera menyaksikan bagaimana iblis sangat membenci nama Yesus. Suatu hari, seseorang berani mengatakannya di hadapan Lucifer ketika kami sedang mengadakan pertemuan. Lucifer terjatuh dari tempat duduknya, bangkit seketika dengan amarah dan menghantam orang tersebut dan langsung membunuhnya dan meminum seluruh darahnya di hadapan kami semua yang melihatnya dengan ketakutan, kengerian dan kecengangan. Ia kemudian berbalik dan memberikan ancaman terhadap siapa saja yang berani. Dan ketika ia memberikan pelajaran kepada kami mengenai ketidaksukaannya akan nama itu, seseorang dengan takut-takut bertanya mengapa ia secara khusus terganggu olehnya dan mengapa kami tidak boleh menyebutkan “nama itu.” Jawabnya, “Pada suatu hari aku mengirimkan seseorang untuk membunuh kakak laki-lakinya yang biasanya berdoa melawan kami. Tetapi orang itu menemukan kakaknya itu sedang berdoa di dalam nama Yesus. Dan karena nama itu, orangku itu jatuh di depan kakaknya.”
Pemerintahan Lucifer Terorganisasi Dengan Rapi. Lucifer mulai menunjukkn bagaimana pemerintahannya terorganisasi. Berikut ini adalah hirarki kekuasaan iblis :
1.     Lucifer sendiri, majikan tertinggi dari segala kejahatan.
2.     Rosa, yang disebut naga ; mereka yang berdoa rosario secara langsung berkomunikasi dengannya. [Silahkan baca buku Babylon Mystery Religion sebagai pendahuluan].
3.     Maria Marguela, sosok yang sering muncul dalam penglihatan dan mimpi, berperan sebagai Bunda Maria, ibu Tuhan kita, Yesus Kristus. Ini adalah untuk membutakan dan menipu pikiran umat Allah. Roh ini (malaikat yang jatuh) mengendalikan seluruh jenis mahkluk di dunia di bawah air.
4.     Ke 57 malaikat yang jatuh itu mengelilingi Lucifer sebagai pengawal pribadinya.
5.     Roh-roh jahat yang adalah malaikat-malaikat yang jatuh di dalam neraka. Mereka merupakan kuasa-kuasa yang menghancurkan yang sangat kuat dan mereka sangat gemar akan darah. Bila mereka dipanggil keluar dari neraka untuk suatu tugas, maka mereka tidak akan kembali tanpa menghancurkan segala sesuatu yang mereka lalui.
6.     Malaikat-malaikat lain yang jatuh di atmosfir udara atau di angkasa. Mereka adalah roh-roh penipu yang membutakan manusia agar tidak mengenal Allah yang benar (Bapa, Putera dan Roh Kudus).
7.     Roh-roh orang mati yang sebelumnya dalam dosa. Bila seseorang yang hidup di dalam dosa di bawah pimpinan roh-roh penipu itu mati, maka roh-roh itu akan meninggalkannya dalam keadaan tetap sebagai roh manusia, yang kemudian berke-lana melayang-layang mencari kesempatan untuk menguasai manusia yang hidup.
8.     Murid-murid Lucifer : 140 murid yang lulus setiap 10 tahun sekali. Setiap 10 tahun, Lucifer memilih dari seluruh negara-negara di dunia, orang-orang yang dianggap berkualifikasi untuk menjadi murid-murid sekolah rahasianya. Mereka begitu ahli di dalam hal memanfaatkan roh-roh jahat, terutama roh-roh orang mati yang tidak memiliki Yesus dalam hidup mereka dan mereka yang memiliki moral rendah, sekalipun mereka mengaku memiliki Yesus dalam hidup mereka di bumi.
9.     Utusan-utusan : (dikirim sebagai wakil-wakil setan di dalam masyarakat manusia). Peran mereka adalah untuk bekerja bagi Lucifer dan bagi keuntungan kerajaannya ; mereka termasuk tukang tenung, dukun, tukang sihir dan sebagainya.
10.              Penonton-penonton setan yaitu orang-orang yang mempergunakan barang-barang dari para utusan setan untuk membuat hidup mereka berhasil secara materi dan fisik, tetapi tidak menaruh perhatian sedikitpun terhadap setan.
Jam-jam Kegiatan Maupun Istirahat Maksimum (Siang Dan Malam)
Walaupun Allah itu Maha Tahu, Maha Kuasa dan Maha Hadir, mengetahui segala sesuatu, sangat berkuasa dan berada dimana saja pada saat yang bersamaan ; tetap saja baik siang maupun malam, terdapat jam-jam kepenuhan hadiratNya dan kegiatan para malaikatNya di atas bumi yang begitu kuat sehingga setan dan agen-agennya harus menyembunyikan diri. Mereka hanya dapat memimpin manusia melalui kedagingannya. Lucifer dan pemerintahannyapun memiliki jam-jam dimana mereka melakukan kegiatan yang besar dan kehadiran mereka menjadi sangat nyata di bumi. Menurut pelajaran yang kuterima dari Lucifer dan pengalamanku sendiri dalam kerajaan itu, berikut merupakan ringkasan jadual kegiatan dunia roh yang terjadi di bumi.
Waktu Kegiatan di bumi
·         00.00-01.30 Kehadiran Lucifer
·         01.35-04.30 Kepenuhan hadirat Allah, Roh Kudus dan malikat- malaikatNya.
·         04.30-05.30 Kehadiran roh-roh jahat ; para tukang sihir kembali ke rumah masing-masing.
·         05.30-06.30 Waktu netral
·         06.30-08.00 Kepenuhan kehadiran para malaikat Allah
·         09.00-10.00 Kepenuhan hadirat Roh Kudus
·         11.30-13.00 Kehadiran iblis dan malaikat-malaikatnya
·         14.00-16.00 Kepenuhan hadirat Allah, Roh Kudus dan para malaikat Allah
·         17.00-20.00 Kehadiran kejahatan yang membawa penyakit, kesialan, kutuk, kegiatan tukang sihir secara kuat
·         20.00-21.00 Waktu netral
·         22.00-00.00 Waktu kegelapan yang kuat dari kuasa-kuasa jahat
Jam-jam yang tidak disebutkan di atas merupakan jam-jam netral atau masa transisi. Untuk dapat menjerat banyak orang bagi setan, maka para utusannya mempergunakan berbagai macam taktik. Bagi orang-orang yang mencintai dunia, maka utusan-utusan tersebut akan menarik mereka dengan keberhasilan, kemakmuran, kesembuhan, kuasa, uang, wanita atau pria dunia. Dan bagi orang-orang yang mengasihi Allah, para utusan itu menarik mereka masuk ke dalam gereja dan aliran pemujaan setan yang memakai Alkitab dan nama Allah secara salah. Bahkan, aku biasanya melayani komuni kudus dengan salah seorang imam Katolik. Beberapa utusan iblis memiliki rumah-rumah magis dimana mereka menjual benda-benda magis bagi orang-orang yang ingin memiliki kuasa untuk dapat melakukan mukjizat-mukjizat yang menonjol seperti kesembuhan, ramalan masa depan atau kemakmuran. Aku melihat banyak penginjil yang mencari ketenaran dan popularitas di hadapan manusia dan yang lebih mencari hal-hal materi daripada Tuhan sendiri. Mereka menekankan mukjizat, akan tetapi hidup dalam dosa. Beberapa di antara para penginjil yang seperti itu menjalin hubungan dengan rumah-rumah magis seperti “la Maison Canadienne” (Canadian House).Mereka yang berada di bawah pelayanan orang-orang yang seperti itu telah ditipu dan kehidupan rohaniah mereka berada di dalam bahaya. Bila mereka menerima Yesus sebagai Juruselamat pribadi mereka, mereka tetap bergumul untuk hidup sebagai orang Kristen yang berkemenangan atas dosa. Mereka selalu goncang dan sangat kedagingan.
Pemahaman Alkitab Iblis
Aku berada bersama dengan 140 murid yang lain dari seluruh penjuru dunia untuk menghadiri sekolah Alkitab iblis. Ada yang datang dari India, ada yang dari Amerika, Jepang dan lainnya, yang dikirim dari berbagai aliran pemujaan dan agama yang berbeda-beda. Iblis mulai mengajarkan Alkitab kepada kami agar kami tahu caranya melemahkan anak-anak Allah dengan menyesatkan mereka melalui pemutarbalikan Firman Allah. Iblis mengajarkan kami bagaimana membaca Alkitab dengan terbalik. Jadi kami semua membaca Alkitab bukan karena kami ingin menerapkannya di dalam kehidupan kami, akan tetapi untuk mengetahui caranya menyesatkan anak-anak Allah menuju dosa dan kemudian menguasai mereka melalui roh-roh jahat. Setan membuka dan membaca Bil 21:4-9 dan mengatakan bahwa disini Israel tidak sabar dan mulai menggerutu. “Kalian harus mencobai kesabaran anak-anak Allah dan membawa mereka kepada dosa. Dan bila mereka berdosa, maka tudung Allah dengan sendirinya undur dari mereka. Inilah saatnya kesempatan kalian untuk menguasai dan menghalangi kemenangan mereka.”
Lalu Lucifer menambahkan lagi, “Bukti bahwa Allah mengirimkan ular untuk memagut orang-orang Israel berati bahwa Ia memberi kuasa kepada kita (roh jahat, iblis dan agennya) untuk mencelakakan setiap anak Allah bila ia berdosa. Usaha kita adalah untuk mencegah setiap anak Allah agar tidak memusatkan pandangannya pada Yesus. Bila kita tidak menghalanginya, maka pasti ia akan beroleh kemenangan dan akan sulit bagi kita untuk mencelakakannya.”
Pasal yang lain adalah Luk. 14:25-27. Iblis berkata bahwa kami harus mengikuti dan menyerang orang-orang yang sangat posesif (mempunyai rasa memiliki yang sangat kuat), karena hal itu bukanlah cara Allah. Setelah pelajaran-pelajaran tersebut, maka iblis mengutus kami untuk mempraktekkannya di atas bumi. Aku ditugaskan pada gereja no. 34 di Zaire.
Membuka Pintu Bagi Roh-roh Jahat
Tidak seorangpun yang dapat dikuasai oleh roh-roh jahat bila ia sendiri tidak membuka pintu bagi roh-roh tersebut. Itulah sebabnya Alkitab berkata untuk tidak memberikan kesempatan kepada iblis.(Efesus 4:27-28).
Iblis mengajar kami caranya agar seseorang membuka hidupnya bagi kami. Kami segera menyadari bahwa bila kami berkata-kata jelek kepada seseorang, maka amarahnya memungkinkan kami untuk menguasai pikirannya, terutama bagian daripada pikiran yang berisi pengendalian diri. Bila seseorang mendengar sesuatu dan memberikan tanggapan dengan marah, maka seketika itu juga ia sudah dapat dikuasai. Roh-roh yang menguasai itu duduk di atas roh-roh yang sudah dimilikinya, sehingga korban tidak sanggup mengendalikan dirinya. Pikirannya terhalang untuk sementara waktu. Roh-roh itu masuk apabila seseorang sedang bertengkar (ams. 17:14). Itulah sebabnya Alkitab berkata bahwa kita harus melawan iblis (bila ia mencobai kita) dan ia akan lari (Yak. 4:7). Bila anda seorang yang suka bertengkar, maka anda mengundang roh-roh untuk masuk dan menyiksa serta mengendalikan hidup anda.
Membawa Roh-roh Orang Mati Ke Bumi
Sebelum memulai pekerjaanku, aku berada di neraka selama 3 bulan untuk dapat lebih mengenali tempat itu dan aku membawa suatu misi khusus yaitu untuk mencari almarhum ayahku. Aku menjalani setiap jalan di neraka dengan kakiku dan melihat setiap tempat disitu dengan mataku sendiri. Aku melihat ayahku dengan mataku sendiri, tinggal di dalam sebuah ruangan tanpa pintu, tanpa jendela dan kami dapat saling memandang, tetapi kami tidak pernah saling berkomunikasi. Semua nabi-nabi jahat yang telah mati tinggal disitu. Saudara yang kekasih, neraka itu sungguh-sungguh ada. Akan tetapi kematian dan kebangkitan Yesus telah mempersiapkan suatu jalan keluar bagi anda. Di ruangan ayahku tertulis “Alexander Max” (nama lengkapnya), nabi palsu.
Kami pergi ke neraka melalui pekuburan dengan meninggalkan tubuh jasmani kami, sama seperti kami meninggalkan pakaian kami. Dalam dunia roh (neraka) kami mengambil roh-roh orang yang mati antara usia 18 sampai 50, karena mereka mati dengan masih memiliki nafsu kedagingan yang belum terpenuhi. Bila mereka masuk dan menguasai seseorang manusia, maka orang tersebut akan bekerja keras untuk memenuhi keinginan hawa nafsu roh-roh itu. Kemudian roh-roh jahat itu akan memakai tubuh orang tersebut untuk menikmati kesenangan hawa nafsu kedagingan mereka. Setan menugaskan setiap dari kami, murid-muridnya untuk setiap hari masuk nereka dan mengambil 5000 (lima ribu) roh-roh jahat untuk tujuan-tujuan seperti antara lain perzinahan, percabulan, mabuk-mabukan, dusta dan proyek-proyek multi (dimana orang biasanya merencanakan untuk mengerjakan proyek-proyek yang sering gagal). Aku teringat apa yang terjadi pada awal-awal tugasku menghadapi orang-orang Kristen. Diperlengkapi dengan radar, aku mengawasi orang-orang yang berlalu-lalang di suatu jalanan tertentu di Zaire dan aku terheran-heran karena hanya menemukan satu gadis cantik yang mengenakan pakaian. Yang lain semuanya telanjang. Langsung saja aku ingin menguasainya, akan tetapi tampaknya tidak ada kesempatan. Aku berjalan di belakangnya. Tidak ada cara apapun. Padahal iblis terus mendesakku untuk menyusul dan menguasai gadis itu. Sebagai perkenalan, aku menyapanya, “Hallo …” Ia tersenyum menghindar dan mengacuhkan diriku, mengangkat bahu sambil berjalan dengan rasa jijik. Aku sadar bahwa ia menganggap diriku buruk rupa (tidak setampan seperti sekarang, Yesus menjadikanku tampan) dan aku memutuskan untuk membuat gara-gara dengan mengatakan sesuatu agar ia jengkel. Setelah ia jengkel, maka aku mulai memakinya, “Kau seorang pelacur,” kataku sambil berhadap-hadapan dengannya di dalam ketegangan. “Apa kau kira kau cantik ? Kuberitahu kau, kau jelek. Istriku jauh lebih cantik darimu.” Gadis itu menjadi sangat marah kepadaku. Begitu ia meledak di dalam kemarahan, langsung aku melemparkan roh-roh pelacuran ke arahnya. Kemudian aku mengawasinya lagi setelah kemarahannya dan melihat bahwa ia sekarang telanjang bulat. Aku telah berhasil menguasainya dengan roh-roh pelacuran. Tidak perlu menunggu lama sebelum ia murtad total dan menjadi seorang pelacur di jalanan. Di akhirnya ia melakukan beberapa pengguguran kandungan pada tahun-tahun setelah kejadian tersebut.
Aku bekerja keras untuk menyebabkan terjadinya kecelakaan-kecelakaan, agar dapat memperoleh darah orang-orang untuk mengisi botolku ; sambil membeli waktuku untuk melatih murid-murid bagi Lucifer yang nantinya juga akan mati dan masuk neraka bersama-sama denganku. Aku juga membutuhkan waktu untuk tetap hidup dahulu, karena istriku sedang menantikan kelahiran anak pertamaku. Ingat, iblis memberiku 8 tahun untuk hidup. Aku dijadualkan mati di tahun 1987 ! Aku tidak ingin mati sebelum melihat anakku. Iblis akhirnya setuju untuk memberiku tambahan 3 bulan lagi untuk hidup, tetapi selama waktu itu aku harus memberinya darah manusia. Iblis juga terus menerus mengingatkan bahwa aku hanya memiliki beberapa bulan lagi, dengan cara mengilaskan di depanku sebuah peti mati dan salib, setiap aku sedang bekerja. Ketika aku protes dan bertanya mengapa ia memperlakukan diriku seperti itu, ia menjawab bahwa ia tidak ingin agar aku melupakan kematianku yang sudah di ambang pintu itu. “Juga agar kau siap menghadapinya,” katanya. Iblis membangun ketegangan dan ketakutan di dalam diriku sedemikian rupa saat hari-hariku semakin mendekat, sehingga aku terkena sakit lambung.
Aku ingin menambahkan bahwa iblis tidak dapat memberikan murid-muridnya waktu untuk hidup di atas usia 25 tahun. Setiap mereka yang ikut di dalam sekolah latihan khususnya, harus berusaha dengan segala macam cara, setelah ia lulus, untuk memuridkan 4 orang yang lain dan ke 4 orang tersebut kemudian akan memuridkan lagi 4 set bagi tiap-tiap mereka dan mengajar mereka. Setiap orang harus meneruskan mata rantai pemuridan tersebut. Dan bila 25 tahun sudah habis bagi setiap set murid Lucifer, maka mereka harus mati bersama orang-orang lain di dalam segala bentuk dan macam kecelakaan. Ingat akan banyaknya kecelakaan udara yang terjadi dalam tahun 1987. Sebagian besar yang lulus bersama-sama dengankulah yang mengakibatkannya. Akan tetapi bila tubuh orang-orang awam dapat ditemukan, maka tubuh para pengikut iblis tidak dapat ditemukan ; kalau tidak lenyap, maka mereka akan terbakar sampai tidak dapat dikenali lagi. Salah satu kejadian tersebut melibatkan sebuah pesawat udara yang menuju AS (di tahun 1987), yang meledak di dalam api yang menyala-nyala ketika berada di udara dan semua penumpangnya mati. Saat aku menulis kisah ini, aku yakin sekali bahwa ke 140 anggota yang lulus bersama denganku dari sekolah khusus Lucifer semuanya telah mati.
Lucifer mengajar kami cara menggunakan radar khusus di telapak tangan kami untuk dapat membaca hidup orang. Dengan membentangkan jari-jari kami di depan wajah sambil menutup mata, maka kami dapat melihat dan mengetahui siapakah dia. Mereka yang sungguh-sungguh telah diselamatkan, tertutup oleh pakaian mereka, tetapi mereka yang belum diselamatkan kelihatan telanjang bulat.
“Dengar anak-anakku,” kata Lucifer. “Di dunia terdapat tiga jenis manusia. Yang nampak mengenakan pakaian, berarti memiliki Roh Kudus dan merupakan milik Yesus. Merekalah sasaran utama kita. Tidaklah mudah untuk menguasai mereka. Kita tidak boleh memandang mata orang-orang Kristen yang seperti itu, akan tetapi kita harus mencoba dan mengusai mereka dengan tiba-tiba dari belakang. Kemudian, ada lagi mereka yang telanjang bulat. Kalian tidak akan menemui kesulitan di dalam menguasai mereka, karena mereka sudah telanjang dan kehidupan mereka terbuka terhadap apa saja. Mereka mengenakan pakaian dan pergi ke gereja, tetapi karena mereka tidak dikuduskan, maka mereka tampak telanjang bulat. Mereka juga tidak memegang suatu peranan yang khusus di gereja. Terakhir, adalah mereka yang belum diselamatkan.” Setan menganggap orang-orang yang belum diselamatkan itu sebagai miliknya sendiri dan tidak memusingkan mereka. Di dalam kelompok ini sendiri, terdapat tiga jenis manusia yang mengemban berbagai tujuan di dalam pemerintahan setan ; yaitu utusan, penonton dan murid. Yang pertama adalah mereka yang mutlak merupakan milik setan dan sudah diutus untuk menjalankan rencananya terhadap orang-orang dan berbagai gereja. Kemudian, mereka yang merupakan penonton, tetapi tetap aktif. Mereka secara tidak langsung bekerja bagi setan untuk memperolah kekayaan dan kedudukan dan bersedia memberikan nyawa dan darah mereka sebagai gantinya. Akan tetapi, kelompok ini tidak menaruh perhatian terhadap setan dan bahkan tidak berminat untuk terus mengikutinya, selain memanfaatkannya bagi keuntungan mereka pribadi.
Terakhir adalah para murid yang diajar dan dilatih terus menerus untuk menjalankan tugasnya di bumi. Aku termasuk salah satu di antara mereka. Aku bekerja keras bagi setan untuk menggoyahkan gereja Yesus Kristus menurut strategi terinci yang ketat, yaitu untuk menghancurkan kasih orang Kristen bagi sesama mereka. Bila hal ini berhasil, maka gereja tidak akan berdiri lagi. Kami harus menguasai orang, misalnya dengan membuatnya menjadi marah, agar ia membuka jiwanya sehingga kami dapat memasukkan roh-roh jahat ke dalamnya. Setiap orang yang tampaknya mengenakan pakaian adalah sasaran kami. Bila kami melihat mereka, maka kami akan menunggu smpai mereka mengeluarkan kata-kata. Kami tidak mempunyai kemampuan untuk menguasai orang yang berbicara dengan hati-hati dan tetap sadar diri. Amarah dan kata-kata ceroboh merupakan pintu masuk kami yang terutama. Kami memanfaatkan roh-roh hawa nafsu, keterikatan akan alkohol dan rokok atas diri orang-orang, terutama di bar-bar, dimana mereka minum dan berbicara dengan bebas. Kami secara langsung mema-sukkan roh-roh itu ke dalam gelas-gelas di rak gelas dan pada saat pengunjung saling bercakap dan minum dari gelas-gelas itu, maka dengan sendirinya roh-roh itupun menguasai mereka.
Inilah pekerjaanku saat aku berjumpa dengan Kristus. Aku merupakan tawanan musuh yang tidak berdaya dan bila aku mgningat saat-saat dimana aku dilepaskan, maka aku sungguh-sungguh bersyukur kepada Allah yang mengutus seorang Kristen yang bernama Mutombu dan istrinya untuk dapat menolong dan melepaskan aku dari cengkeraman iblis. Pada saat mereka berjumpa denganku, aku sedang hanyut dengan tanpa daya ke arah kebinasaan. Aku tidak dapat menolong melepaskan diriku sendiri.
Setelah kelepasanku, dengan sukacita aku belajar bahwa iblis sesungguhnya tidak dapat membaca pikiran kita, dia tidak maha tahu, tidak maha hadir atau maha kuasa seperti Allah. Di dalam bab yang lain, aku akan menceritakan kisah kelepasanku secara lengkap. Sebelum aku berjumpa dengan pendeta Kaniaki yang menerima dan memelihara diriku dengan hati seorang gembala, aku berada dalam keadaan yang amat parah, diserang iblis dari kiri dan kanan dan amat sangat membutuhkan pengajaran-pengajaran untuk dapat bertumbuh. Dan di atas segalanya, aku membutuhkan bantuan untuk kembali ke desaku dan menghancurkan pohon yang merupakan lambang keberadaanku dan menyelamatkan seluruh keluargaku dari cengkeraman musuh. Aku ingin memutuskan semua hubungan dengan masa lalu keluargaku.
Aku tahu Yesus sanggup. Aku juga mewarisi peti yang berisi kekuatan magis, sihir dan tenung keluargaku. Akulah satu-satunya anggota dari kaumku yang memiliki warisan yang begitu mengerikan. Aku ingin agar setiap orang dalam keluargaku mengetahui bahwa kami selama ini hidup di bawah kuasa dan ilusi musuh. Aku sadar betapa banyaknya kami telah ditupu dan aku tahu pasti bahwa Lucifer tidak bersahabat dengan siapapun. Aku membutuhkan pengarahan untuk lebih mengenal Yesus dan hari itu tiba ketika aku bertemu dengan pendeta gembalaku.
Kuasa Lidah
“Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa yang suka menggemakannya, akan memakan buahnya.” (Amsal 18:21).
.
Saudara yang dikasihi Tuhan, hati-hatilah terhadap kemarahan dan kata-kata ceroboh yang sia-sia. Bila seseorang marahlah, maka roh-roh jahat dengan mudah memasukinya. Bila anda suka berbicara dengan ceroboh, maka anda seperti menandatangani hidup anda dan hidup orang-orang lain di hadapan setan. Apa saja yang anda ucapkan akan dipungut dan dipakai untuk melawan diri anda sendiri. Sekalipun agen-agen iblis tidak berada di dekat anda, akan tetapi roh-roh jahat berada dimana-mana dan mereka akan memakai kata-kata anda itu untuk melakukan keinginan anda. Iblis mengawasi anda, siap untuk merekam kata-kata yang berisi kegagalan, kekalahan, kelemahan dan bahkan gosip, untuk kemudian menanamkan di dalam anda roh-roh yang akan mengakibatkan keadaan-keadaan yang tepat seperti kata-kata anda. Seorang ibu yang bila sedang jengkel mengatai anaknya “anjing”, tidak perlu merasa heran bila anaknya kemudian segera akan mengembangkan karakteristik seekor anjing. Dan suami-suami, hati-hatilah terhadap kata-kata yang secara begitu saja keluar dari dalam mulut anda bila sedang marah. Bila anda mengatai istri anda itu kambing, janganlah heran bila ia kemudian bertindak dengan bodoh. Jadi setiap kali anda mengatakan atau melakukan sesuatu yang salah, maka anda sedang menjual atau menghancurkan hidup anda sendiri. Begitu anda melakukannya, secepat itu pulalah anda kehilangan perlindungan Ilahi. Segeralah meminta ampun dan berseru akan darah Yesus.
Aku masuk bar dan pub untuk menempatkan roh-roh jahat di dalam gelas-gelas kosong. Dan bila sese-orang minum dari gelas tersebut, segeralah mereka dikuasai, sekalipun mereka hanya minum soda saja. Ada yang dikuasai roh amarah, yang lain roh kesombongan dan lain-lain. Dengan roh-roh jahat yang masih tersisa, maka aku akan mencari mereka yang belum menerima Kristus di dalam hidup mereka, tetapi yang juga tidak pergi ke tukang tenung atau dukun dan mencoba menguasai mereka dengan roh-roh jahat itu. Dan dengan roh-roh jahat yang lain yang masih tersisa, maka aku akan mencari mereka yang memakai benda-benda setan (tukang tenung, tikang sihir, dukun dan orang-orang yang pergi meminta pertolongan mereka) untuk menguasai mereka. Iblis tidak memberi kesempatan kepada mereka yang tidak memenuhi kewajibannya. Bekerja atau mati, itu saja. Pekerjaanku itu berat, tetapi aku harus melakukannya karena itulah hidupku. Tujuan daripada pekerjaan itu menurut perintah yang diberikan Lucifer, adalah agar setiap orang yang ada di dunia, dikuasai oleh roh-roh jahat sehingga mereka dipersiapkan bagi kerajaan iblis.
Beberapa Metode Untuk Menguasai Orang Dengan Roh-roh Jahat
Melalui Uang
Aku dapat menguasai seseorang dengan membubuhkan kuasa roh jahat atas uang tersebut melalui upacara magis sebelum memberikannya. Bila ia mengambilnya, maka ia akan dikuasai oleh roh jahat yang ada di balik uang tersebut. Metode itu tujuannya adalah untuk memperpendek hidup orang dan membawa kutuk ke atasnya.
Melalui Dusta
Bila dalam sebuah keluarga, suami dan istri hidup dengan baik tanpa ada gangguan, maka para pengikut setan biasanya akan memakai sanak keluarganya untuk menciptakan kesalahpahaman dan kekacauan diantara mereka melalui dusta dan gosip. Inilah yang akan membuka pintu bagi roh-roh jahat untuk masuk di dalam keluarga dan menyebabkan pertengkaran dan kesalahpahaman, perpisahan dan bahkan perceraian.
Yang digunakan adalah cerita atau kejadian di masa lampau, dengan membangkitkan ingatan korban akan kenangan-kenangan pahit yang menyebabkan sakit hati. Bila korban mendengar kembali hal-hal tersebut, maka ia akan menjadi marah atau sangat tertekan. Hal ini juga akan membuka pintu bagi roh-roh jahat tertentu untuk menguasai mereka kembali. Jalan keluarnya adalah dengan mengisi pikiran anda dengan Firman Allah dan menengking musuh di dalam nama Yesus. Yes. 26:3, “Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepadaMulah ia percaya.”
Melalui Nabi Palsu
Ada banyak orang yang pergi ke nereka atau kuburan untuk memanggil dan berbicara kepada roh-roh orang mati atau roh-roh nenek moyang. Diantaranya terdapat imam-imam gereja dan juga wakil-wakil dari berbagai aliran pemujaan. Mereka pergi kesitu untuk dapat mengetahui masa depan dan roh-roh itu kemudian mulai meramal dan menceritakan kepada mereka segala sesuatu mengenai keberhasilan mereka di dalam proyek-proyek masa depan yang akan dikerjakannya. Bila kemudian imam-imam atau nabi-nabi palsu ini kembali ke gereja dan aliran pemujaan masing-masing, maka mereka akan berkata bahwa Allah telah berbicara kepada mereka. Beberapa diantara para pengikut mereka mempercayai dusta tersebut yang sebenarnya tidak lain hanyalah rekayasa orang mati. Ini juga akan membuka pintu bagi roh-roh jahat untuk memenuhi rekayasa tersebut.
Melalui Doa Rosario Dan Salam Maria
Hal ini sangat lumrah dimana-mana, akan tetapi inilah pintu masuk yang tersamar, yang tidak tampak, bagi roh-roh jahat untuk masuk dan menyiksa hidup orang. Di langit, ada roh iblis yang bernama Rosa dan orang-orang atau aliran pemujaan yang mempergunakan rosario untuk berdoa, dipercayai memiliki hubungan dengan roh malaikat yang jatuh itu. Roh iblis lain yang bernama Maria Marguela tinggal di Samudera Pacific. Ia adalah ratu dari dunia di bawah samudera tersebut dan dialah yang berperan sebagai Bunda Maria. Ia sama sekali bukanlah ibu dari Tuhan kita Yesus. Bila ada yang berdoa melalui Maria, maka ia membuka hidupnya untuk dikendalikan roh jahat yang bernama Maria Marguela itu. Rosa menghuni atmosfir dunia roh yang berada di antara langit pertama dengan langit ketiga. Aku sangat sering berhubungan dengannya setelah “baptisan”ku. Rosa adalah satu sosok yang sangat berbahaya, seperti juga mereka yang lain. Untuk menghubunginya, aku mempergunakan nomor 9 dan 11 yang diberikan setan kepadaku. Itulah nomor-nomor yang kupergunakan untuk berhubungan dengannya sebelum aku diselamatkan.
Melalui Gereja Dan Aliran Pemujaan Yang Suam
Gereja yang suam yang tidak mempercayai perwujudan Roh Kudus merupakan sasaran empuk bagi serangan-serangan iblis. Ada diantaranya yang mengadakan hubungan dengan roh-roh orang mati. Hal ini ditunjukkan dengan cara pergi ke kuburan untuk berdoa dengan mempergunakan air yang dikatakan sebagai kudus, lilin, rempah-rempah serta menjalankan upacara-upacara yang tidak alkitabiah. Gereja seperti itu merupakan pintu masuk untuk dikuasai oleh roh-roh jahat. Ketika aku berhamba pada iblis, aku sering mengikuti kebaktian di gereja-gereja seperti itu. Aku merupakan anggota semua gereja-gereja itu, bukan karena aku membutuhkan Yesus, akan tetapi karena gereja-gereja tersebut merupakan lahan pembuangan bagi semua roh-roh jahat yang bermacam ragam yang dapat dibayangkan. Aku juga seringkali mengunjungi aliran-aliran pemujaan yang menyangkali keilahian Yesus Kristus. Biasanya, agen-agen iblis cenderung utnuk menyukai gereja-gereja seperti itu karena doktrin-doktrin palsu yang dipropagandakan disitu. Akibatnya, seringkali gereja-gereja seperti itu terlibat di dalam perselisihan, pertengkaran dan bentuk-bentuk perbuatan amoral lainnya yang bertentangan dengan Firman Allah.
Melalui Teknik Sebagai Malaikat Terang (II Kor. 11:13-15)
Di gereja dan persekutuan doa dimana orang percaya mengikuti pelajaran Alkitab dan memiliki Roh Kudus, maka agen-agen iblis akan mempergunakan teknik sebagai malaikat terang. Sebelum masuk untuk mengikuti kebaktian, maka seorang pengikut setan akan melepas dan memindahkan seluruh roh jahat yang dibawanya, untuk kemudian ditinggalkannya di luar, di atas pohon atau benda apa saja. Ia lalu masuk dan berpura-pura menjadi orang yang sangat bersungguh-sungguh dan kudus. Jadi bila seorang agen iblis meninggalkan roh-roh jahatnya di luar, itu berarti bahwa ia sedang mencoba mempelajari rahasia stabilitas gereja itu dan kemudian berusaha mencari prinsip alkitabiah yang sesuai serta cara yang tepat untuk mempergunakannya untuk menipu jemaat. Itulah metode yang kupergunakan dahulu di Zaire. Aku melihat bahwa orang-orang percaya di dalam gereja Assemblies of God (komunitas 34), sangat sepenuh hati berbakti melayani Allah. Sangatlah sulit bagi seorang pengikut iblis untuk menipu mereka. Mereka tidak minum bir atau anggur dan mereka bahkan tidak mau pergi ke disko. Jadi aku memutuskan untuk menjadi anggota gereja tersebut. Aku meninggalkan seluruh roh jahatku di luar di atas pohon. Aku masuk dan menjadi sangat giat dan sangat disiplin. Aku bahkan bergabung menjadi anggota paduan suara. Alasan mengapa aku meninggalkan roh-roh jahatku di luar ada dua :
1.     Bila jemaat mulai mengikat roh-roh jahat, maka roh-roh jahat milikku tetap akan menunggu di luar.
2.     Roh-roh jahat itu kadang-kadang memimpin aku melakukan hal yang aneh-aneh yang akan menarik perhatian orang lain, sehingga kemungkinan kedokku yang sesungguhnya akan terbongkar.
Aku menyanyi dengan indah dalam paduan suara disitu sehingga semua menyalamiku. Aku berusaha menunjukkan kerendahan hatiku agar mereka tidak pernah membayangkan siapakah aku yang sebenarnya. Tujuanku adalah untuk menunggu sampai aku menemukan celah untuk dapat memasukkan roh-roh jahatku di dalam jemaat.
Pada suatu hari, kesempatan itu tiba melalui seseorang yang bukan lain adalah gembala sidangnya sendiri, yang berkata, “Di dalam gerejaku, aku tidak suka apabila anggota-anggotaku menikah dengan anggota-anggota gereja lain.” Seketika itu juga aku melihat melalui radar iblisku, melihat adanya sebuah celah pada dinding gereja, karena bapak gembala berkata “di dalam gerejaku.” Kita tahu berdasarkan Firman Tuhan bahwa hanya ada satu gereja yang sejati dan itulah gereja Yesus Kristus yang tidak dapat dikalahkan oleh kuasa-kuasa jahat dari neraka. Yesus berkata kepada Petrus, “… di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan pintu alam maut tidak akan menguasainya.” Dengan mengatakan “gerejaku”, maka bapak gembala memberikan hak kepadaku untuk meruntuhkan gerejanya. Berarti itu bukanlah gereja Kristus akan tetapi gerejanya sendiri, dengan kata lain, gereja manusia. Jadi aku pergi keluar dan mengambil beberapa roh-roh jahat hawa nafsu, percabulan dan perzinahan dan langsung membawanya masuk ke dalam gereja. Tidak lama sesudah itu, beberapa diantara jemaat mulai melakukan dosa dan perzinahanlah yang lebih menonjol, terutama diantara anggota paduan suara. Setelah 5 bulan, beberapa wanita yang sangat tekun beribadah menjadi hamil. Bahkan ketua paduan suarapun melakukan perzinahan dan semua orang mengetahuinya karena kasus itu kemudian dibawa ke pengadilan. Suasana yang kacau balau itu membangkitkan rasa malu di antara jemaat sampai sedemikian rupa, sehingga bahkan gembala sidangpun memutuskan untuk mengundurkan diri dan kembali lagi ke sekolah Alkitab. Gereja hampir saja ditutup. Banyak orang telah pergi meninggalkannya. Tanggapan bapak gembalapun begitu penuh kedagingan menurut apa yang kusaksikan sebagai tidak bekerjanya karunia membedakan roh. Sebenarnya, ia dapat saja berdoa dan mencari pimpinan Allah mengenai apa yang sedang terjadi dalam alam roh dan bagaimana jalan keluarnya. Ia bahkan tidak menyadari bahwa dia sendirilah yang mebuka pintu bagi serangan atas seluruh gereja. Hal ini membutuhkan pertobatan pribadinya, maka kuasa Roh Kudus akan turun dan memurnikan gereja. Akan tetapi, ia tidak mengambil langkah tersebut, ia bahkan lari meninggalkan gereja dengan segala masalahnya. Karena sekarang aku berada di dalam Tuhan Yesus, maka aku dapat melihat dimana para gembala sidang gagal di hadapan Allah, yaitu karena kekurangan pengertian akan prinsip-prinsip alam rohaniah.
Aku pergi kembali menemui iblis untuk menceritakan apa yang telah kulakukan dalam gereja itu. Misiku telah tercapai dan aku pergi untuk menyelesaikan tugas yang lain lagi. Pelajaran yang dapat ditarik dari kejadian ini, kuduskan diri anda sebelum memulai kebaktian. Di dalam setiap gereja, orang yang memulai atau membuka kebaktian haruslah kudus rohaniahnya. Bila tidak, maka doa-doa akan dinaikkan dengan penuh kedagingan dan ketidakmurnian dan hal itu akan membuka pintu bagi serangan iblis terhadap anggota-anggota lain. Bila seseorang sedang mengalami masalah-masalah pribadi atau keluarga, iri, cemburu, benci atau pikiran-pikiran lain yang tidak murni, maka janganlah yang bersangkutan mengajukan diri untuk memimpin kebaktian atau persekutuan orang-orang percaya. Ia harus terlebih dahulu meminta pembasuhan dengan darah Yesus sebelum maju ke mimbar untuk memimpin.
Kotbah-kotbah yang berisi koreksi karena seseorang di gereja melakukan sesuatu kesalahan dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan atas jemaat, kecuali bila pengkotbahnya sendiri telah dikuduskan. Bila seorang pengkotbah menuding kesalahan salah seorang anggota jemaatnya, maka orang tersebut beserta semua mereka yang mendengarkan “kotbah” itu berada dalam keadaan rawan serangan roh-roh jahat. Hal ini disebabkan oleh karena pikiran pengkotbah sendiri belum murni, akan tetapi tetap menuding kesalahan orang lain. Kurangnya kebenaran di dalam dirinya akan mencemarkan semua mereka yang mendengarnya. Bila seorang pengkotbah sedang menyampaikan kotbah, maka pikirannya haruslah bebas dari segala prasangka dan kriktik. Ia harus melakukan segala sesuatu di dalam kasih.
Ada kalanya kami dapat masuk sebuah gereja untuk mencuri Firman Allah. Kami akan menempatkan roh-roh di depan, di tengah dan di belakang gereja untuk merampas Firman dan kemudian melemparkannya keluar. Roh-roh yang di depan akan melemparkan kepada mereka yang di tengah, yang di tengah selanjutnya melemparkannya kepada mereka yang di belakang dan tugas mereka yang di belakang adalah untuk melemparkannya keluar gereja. Hal ini akan menyebabkan jemaat kehilangan perhatiannya. Mereka tahu bahwa kebaktian berjalan dengan baik, tetapi bila anda menanyakan apa yang telah mereka dengar, maka mereka tidak akan ingat apapun juga. Jadi, sebenarnyalah yang terbaik bagi setiap gereja adalah untuk mengawali kebaktian dengan doa terlebih dahulu dan mengikat segala kuasa-kuasa kegelapan sebelum kotbah disampaikan.
Penting sekali agar kita berhati-hati mengenai gelar-gelar gerejani, karena hal itupun rawan. Gelar-gelar itu berguna di dalam organisasi gereja, akan tetapi orang tidak boleh diperbudak olehnya dan mengabaikan pekerjaan dan pimpinan Roh Kudus di dalam segala urusan gereja. Gelar dapat melemahkan pekerjaan Allah apabila orang tidak lagi dipimpin oleh Roh Allah, tetapi dipimpin oleh gelarnya.
Wanita-wanita pengikut iblis terutama dimanfaatkan untuk menipu orang-orang yang menjalani hidup yang penuh kedagingan. Pengikut iblis yang berada di gereja dapat merupakan wanita-wanita terhormat yang terlatih sekali di dalam kekuatan tenung, magis dan sihir. Wanita-wanita seperti itu berbaur di antara jemaat dan tujuan mereka adalah untuk menipu orang-orang yang setia di gereja, terutama para hamba Tuhan. Mereka akan menjerat jemaat untuk masuk ke dalam percabulan, perzinahan, urusan-urusan magis dan sihir dan sebagainya. Ada banyak gereja yang dihancurkan oleh karena tragedi-tragedi seperti itu.
Wanita-wanita yang disebutkan di atas, dipersiapkan sedemikian rupa sehingga mereka menyimpan roh-roh hawa nafsu kedagingan di dalam mata mereka, perkataan mereka, payudara mereka, pinggul mereka dan bahkan kaki mereka. Bila seorang pria yang penuh dengan kedagingan dan hidup dalam dosa memandang kepada wanita itu, terutama bagian-bagian tubuh yang menyimpan roh-roh jahat itu, maka roh-roh itu akan melompat ke arah pria tersebut dan menyebabkan ia tertarik dengan sangat kuat kepada wanita itu. Dan pada waktu itu bila pikirannya telah dikuasai secara total, maka pria tersebut akan takluk, sehingga wanita itu dapat mengarahkannya sekehendak hatinya.
Transportasi Ke Neraka
Setelah itu menghacurkan gereja sebagaimana yang ditugaskan, maka aku tidak perlu lagi berlama-lama berada disitu dan aku terus saja melanjutkan petualanganku diantara dunia dan neraka. Ingat, aku telah memberitahukan beberapa cara untuk memasuki dunia kedua :
1.     Tanpa tubuh jasmani. Disini orang harus meninggalkan tubuhnya dengan membuka bagian dahinya. Ini merupakan cara yang kupergunakan bila aku pergi untuk membawa roh-roh jahat dari neraka ke bumi.
2.     Dengan tubuh jasmani. Disini terdapat beberapa metode : dengan doa-doa dan mantera-mantera untuk mengubah dunia kami menjadi dunia kedua. Inilah metode Kazadi ketika ia membawaku dimana aku kemudian membuat perjanjian dengan Lucifer.
·         Masuk lewat kubur. Inilah cara yang kupakai saat aku mengadakan perjalanan selama 3 bulan ke neraka untuk menjumpai ayahku.
·         Masuk daerah pekuburan dan mengucapkan doa-doa. Orang-orang yang sudah mati dapat bangkit kembali dan mulai berbicara kepada kami. Metode ini sering digunakan oleh beberapa gereja dan orang-orang yang berhubungan dengan roh-roh.
·         Masuk melalui air (sungai, laut dan sebagainya). Inilah metode yang dipakai ayahku ketika ia memperkenalkan aku kepada dunia di bawah air.
Aku mulai berkunjung ke nereka bersama kawan-kawanku. Kami menemukan diri kami berada di pelabuhan. Di depan, kami melihat seperti sungai atau danau yang tidak berakhir. Nereka berada di seberang sungai atau danau tersebut. Pelabuhan itu merupakan terminal bagi segala transportasi menuju neraka ; kereta api, pesawat terbang, mobil dan bus, semuanya menurunkan penumpangnya disana. Dari situ, mereka harus masuk ke dalam kapal ferry yang sangat berkilauan, yang datang untuk mengangkut penumpang dan membawanya ke seberang sungai atau danau itu, dimana terdapat neraka. Kami akan menunggu kapal ferry itu untuk mengangkut kami. Di tempat itu, banyak sekali orang yang antri bersama kami untuk menuju neraka.
Tidaklah mudah untuk masuk ke dalam kapal, terutama bagi mereka yang membawa banyak bagasi. Aku bertemu dengan seorang wanita yang kuketahui mati di daerah sekitar perumahan kami sembilan tahun yang lalu (1974). Aku bertemu dengannya pada tahun 1983. Ia belum juga berhasil menyeberangi sungai itu menuju neraka karena bagasinya terlalu berlebihan. Setiap kopor yang dibawanya bertuliskan nama di atasnya. Nama-nama itu adalah nama dosa-dosa yang diperbuatnya semasa hidupnya di bumi, antara lain : perzinahan, dusta, mabuk-mabukan, kebencian, pelecehan dan kesombongan. Panjang dan berat setiap kopor tergantung dari derajat keterlibatannya di dalam masing-masing dosa tersebut.
Kapal ferry yang berkilauan itu memiliki pintu pada kedua sisinya. Pada setiap sisi, berdiri seorang yang bertubuh besar dan mengenakan pakaian yang rapi, yang sama sekali tidak mengeluarkan suara. Semua orang sedang antri, karena masuk ke kapal harus tertib. Wanita itu mulai mengangkat kopornya satu demi satu, memasukkannya ke dalam kapal untuk kemudian keluar lagi mengangkat yang lain. Ketika kapal mulai bergerak, ia belum juga selesai dengan seluruh bagasinya. Jadi ia tidak dapat naik lagi ke dalam kapal. Kopor-kopor yang berhasil dimasukkannya ke dalam kapal, dilemparkan lagi keluar, jadi ia harus kembali menunggu kedatangan kapal berikutnya.
Setelah beberapa menit, kami sampai di seberang dan mulai keluar satu demi satu dengan tertib, tanpa mengeluarkan suara, tidak seorangpun yang diijinkan berbicara. Kami mulai melangkah dan kami melihat dua jalan ; yang satu ke kiri, yang lain ke kanan. Di perbatasan antara kedua jalan itu kami melihat seseorang yang sangat besar yang bersinar bagaikan matahari. Tidaklah mungkin bagi kami untuk menatapnya. Orang itulah yang mengarahkan para penumpang ke jalan kiri atau ke jalan kanan.
Kami melihat banyak sekali orang yang berjalan ke kiri dan hanya sedikit sekali yang berjalan ke kanan. Mereka yang berjalan ke kiri membawa bagasi, tetapi mereka yang ke kanan berjalan dengan tangan kosong. Kedua kawanku dan aku mulai mendekati orang yang sangat besar itu. Ketika kami sampai di tempat mana ia berdiri, ia begitu bercahaya sehingga kami menemukan diri kami sendiri tampak telanjang dan karenanya, bagaikan kilat kami mengambil jalan ke kiri. Kami bertanya-tanya manusia apakah ia gerangan. Kami tidak tahu apa yang terdapat pada ujung kanan dan apa yang akan terjadi dengan mereka yang melalui jalan tersebut. Sampai saat sekarangpun hal itu masih merupakan misteri bagiku. Mungkin saja itu adalah kota umat Allah, karena pasti orang yang sangat besar yang berdiri di perbatasan itu adalah malaikat Allah. Sesungguhnya, orang-orang yang diijinkan masuk ke jalan kanan itu mendekatinya dan mereka tampak sangat berbahagia, siap untuk memeluknya dengan seluruh perasaan sukacita di hati mereka. Mereka tidak tampak telanjang. Mereka berpakaian. Orang yang sangat besar itu bersinar dengan cahaya yang gemerlapan yang tidak dapat dibandingkan dengan apapun juga yang kulihat di bumi.
Jalan Yang Sempit Dan Yang Lebar
Baru setelah keselamatankulah aku dapat menengok ke belakang dengan pengertian akan makna rohani pengalamanku itu. Kita harus ingat akan apa yang dikatakan oleh Alkitab, yaitu bahwa ada dua jalan, yang sempit dan yang lebar. Yang lebar menuju kebinasaan (hukuman atau neraka) dan yang sempit menuju kehidupan kekal (Firdaus) (Mat. 7:13-14). Mereka yang berjalan di jalan yang lebar itu banyak, tetapi mereka yang berjalan di jalan yang sempit itu sedikit. Bahwa mereka yang berjalan di jalan yang sempit itu dalam keadaan berpakaian dan bersukacita, itu adalah karena perbuatan-perbuatan baik mereka semasa hidup di dunia (Wah. 19:8) dan juga karena keadaan daripada Kerajaan yang akan mereka masuki (Rm. 14:17). Kami mengikuti jalan ke kiri dan tiba-tiba melihat kerumunan orang seperti dalam sebuah ruang tunggu. Keadaannya penuh sesak. Karena aku mengenakan ikat pinggang sihir yang dahulu dipakai ayahku untuk menghajar orang-orang di dunia sihir, maka akupun memakainya untuk mengayun-ayunkan pukulan agar memaksa mereka memberikan jalan kepada kami. Keadaannya kacau balau. Orang-orang saling dorong satu dengan yang lain membawa seluruh bagasi mereka.
Kami juga melihat di ujung satunya, seseorang yang menginterogasi orang-orang yang akan masuk ; tampaknya seperti suatu tempat penghakiman di neraka. Orang itu sangat besar dan berwajah amat buruk, sehingga orang tidak akan tahan memandangnya. Ia adalah seseorang yang sangat kasar dan keras. Ia hanya menghakimi dua orang dalam satu minggu. Dari Senin sampai Rabu satu orang, dari Kamis sampai Sabtu satu orang lagi. Pada hari Minggu ia beristirahat. Tujuan penghakiman tersebut adalah untuk menanyakan kepada orang yang sudah mati itu mengapa ia diarahkan ke neraka. Setiap orang harus menjawab sendiri. Tidak seorangpun yang dapat menanggung beban orang lain.
Jadi orang yang bersangkutan dipaksa untuk berbicara sendiri setelah ia mengetahui alasan apa yang membawanya ke neraka. Pemeriksaan seperti itu merupakan kejadian yang sangat tidak menyenangkan. Orang-orang harus mengalami perlakuan-perlakuan yang keras sekali. Alasannya adalah karena dosa-dosa yang dilakukan orang-orang itu semasa hidupnya dan buktinya yaitu bagasi yang mengikuti mereka kemanapun mereka pergi. Dosa-dosa atau bagasi seseorang akan membantu hakim untuk menentukan di bagian neraka yang mana ia akan ditempatkan (aku merasa setidaknya sampai dengan hari penghakiman nanti).
Firman Allah berbicara mengenai penghakiman yang terjadi segera setelah seseorang mati (Ibr. 9:27). Pertama-tama, ia akan sampai di persimpangan antara dua jalan. Orang yang sangat besar (malaikat Allah) akan menghakiminya untuk menentukan apakah ia diarahkan ke kanan atau ke kiri. Bila ia diarahkan ke kiri, maka ia akan menghadap penghakiman yang lain lagi untuk menentukan di bagian neraka yang mana ia akan ditempatkan. Biarlah kita bersiap untuk bertemu dengan Tuhan (Amos 4:12).

BAB 11. Kematianku yang sudah diambang pintu 1987
Sesudah kelepasanku tiba, Lucifer setiap hari mengusikku tentang kematianku yang sudah di ambang pintu itu. Ia terus menerus mengilaskan peti mati dan salib di depanku. Setiap hari ia memperingatkanku bahwa waktuku sudah habis. Dan ketika aku menghadapinya untuk bertanya mengapa ia dengan cara seperti itu mengingatkan aku akan kematianku itu setiap menitnya, ia menjawab bahwa ia tidak ingin aku melupakannya dan bahwa ia harus berlaku seperti itu untuk mempersiapkan aku. Aku ingin agar hidupku diperpanjang sampai putraku lahir.
Istriku akan melahirkan, jadi aku memohon kepada Lucifer untuk dapat melihat putraku terlebih dahulu sebelum aku mati. Tetapi karena ia telah berketetapan untuk membunuhku, maka ia memberiku perpanjangan hanya sampai 3 bulan, yang harus kubayar dengan mahal sekali. Ia berkata bahwa darah yang kuberikan kepadanya selama delapan tahun masa latihanku, telah hampir habis dan aku harus menyediakan lebih banyak lagi sampai masa perpanjanganku yang tiga bulan itu berakhir. Untuk mengisi kembali botol darahku yang kutinggalkan disana yang sekarang berisi kurang dari setengah, aku harus menyebabkan terjadinya kecelakaan dengan menumpahkan darah orang lain untuk setan, agar dapat menahan hidupku sendiri sampai saatnya aku siap menemuinya untuk selamanya.
Salah satu kecelakaan seperti itu menimpa seorang pria yang merupakan rekan kerjaku. Aku menyebabkan sebuah balok besi jatuh menimpanya dari atas sebuah bangunan tinggi yang sedang dikonstruksi yang mengenai lengannya. Ia mengalami pendarahan yang sangat berat, sehingga pada saat ia dibawa ke rumah sakit, ia sudah menumpahkan darah yang cukup banyak untuk menahan hidupku selama beberapa minggu mendatang. Akan tetapi aku tahu bahwa aku sekedar membeli waktu saja. Iblis menekanku dengan begitu keras.
Aku juga tahu bahwa sebagian besar rekan-rekanku sesama murid iblis, sedang mengalami kematian mereka melalui berbagai macam kecelakaan di seluruh dunia. Politik iblis adalah agar setiap orang diantara kami harus mati bersama orang-orang lain. Bila memungkinkan, kami bahkan diharapkan untuk melatih dan mempersiapkan mereka yang akan mati bersama-sama kami itu.
Sebenarnya, alasan yang kuberikan kepada iblis untuk memperpanjang hidupku adalah agar aku dapat melatih dan mempersiapkan lebih banyak orang lagi untuk ikut bersamaku dari tempat kerjaku. Hal itu merupakan alasan yang kuat sehingga iblis mengabulkannya. Dan walaupun aku sampai menderita penyakit lambung setiap kali aku melihat peti matiku dikilaskan di depanku, aku tetap bekerja keras merekrut lebih banyak orang lagi bagi setan agar mereka kehilangan keselamatan. Iblis mengharuskan setiap murid yang telah mengikuti sekolahnya untuk melatih empat orang lain dan mereka pada gilirannya harus melatih empat yang lain lagi. Mata rantai itu harus berlangsung terus bagi setiap lulusan sekolahnya. Dan untuk memastikan bahwa mereka tidak lepas dari cengkeramannya, maka ia menyebabkan semua mereka yang setia kepadanya mati secara dini dan pada waktu tertentu di dalam satu tahun.
Karena kontrak yang telah ditandatangani, maka mereka yang lulus bersama denganku menjadi penyebab berbagai macam kecelakaan di seluruh dunia, termasuk di dalamnya beberapa kecelakaan pesawat udara yang terjadi pada tahun 1987. Mereka yang menyebabkan semua kecelakaan tersebut adalah rekan-rekanku sendiri di sekolah Lucifer.
 BAB 12. Jalan menuju kelepasanku
Aku hidup sampai hari ini adalah karena Kristus. Sebenarnya, salah satu orang Kristen yang ingin kujerat untuk mengikutiku saat waktuku habis, adalah rekan kerjaku, Mutombu, akan tetapi Tuhan ternyata membalikkan alur ceritanya. Aku berjumpa dengan Yesus tanpa terduga-duga melalui dia, ketika aku sedang berusaha mengejar dan merayunya bagi iblis.
Harap diingat, kami tidak menaruh perhatian terhadap mereka yang bukan orang Kristen, karena mereka sudah menjadi milik Lucifer, akan tetapi terhadap mereka yang menjadi milik Yesus.
Apa yang terjadi kemudian menunjukkan dengan jelas bahwa Lucifer tidak akan memenangkan peperangan me-lawan anak Allah, asalkan ia tetap memelihara kekudusannya dan berpaut kepada Firman Allah. Aku mengingat akan kelepasanku dengan penuh ucapan syukur dan ingin agar semua mereka yang terikat oleh iblis tahu bahwa ada kelepasan dan perlindungan di dalam Tuhan Yesus Kristus. Aku bersyukur kepada Allah bahwa Ia menyelamatkanku.
Perjalanan menuju kelepasan adalah perjalanan yang panjang. Awalnya adalah ketika aku masuk bagaikan badai pada sebuah perusahaan untuk merampas pekerjaan yang ada. Aku melakukan semuanya bagi keuntungan setan, tetapi semuanya kemudian menjadi kemuliaan bagi Allah. Nasibku telah ditetapkan ketika aku memperoleh pekerjaan pada sebuah perusahaan dimana aku bertemu dengan seseorang yang membawaku kepada Tuhan.
Aku ingat hari itu, aku duduk di luar rumahnya di atas kursi yang sudah didoakannya untuk dilumuri darah Yesus dan bagaimana Tuhan Yesus secara dramatis melepaskan diriku. Aku begitu bersyukur kepada Allah bagi rekanku itu bersama istrinya.
Aku telah mencapai ketinggian-ketinggian serupa itu bersama setan, akan tetapi Allah sendirilah yang menarik diriku kepadaNya. Aku telah menghabiskan banyak waktu untuk merampok kereta api dan menghajar orang-orang. Bibiku menjadi begitu prihatin karena akulah putra satu-satunya ayahku. Jadi ia mendesakku untuk mencari pekerjaan yang menghasilkan sesuatu. Aku memakai tenung dan dilatih oleh beberapa orang Eropa untuk menjadi seorang binaragawan, tetapi semua itu mempergunakan tenaga setan.
Suatu hari, aku berjumpa dengan seorang tentara yang meminta untuk melihat kartu identitasku. Karena merasa sangat tersinggung, aku pergi dan mengenakan seragam untuk berkelahi dan kemudian menantangnya. Saat itu aku sudah dilatih sebagai binaragawan. Dan tentu saja itu ada-lah perbuatan yang bodoh yang diilhami oleh roh-roh jahat dan untuk itu aku harus berurusan dengan hukum. Aku dimasukkan ke dalam penjara dimana aku harus dipukul dengan tongkat setiap harinya. Walaupun demikian, penjara tidak dapat menahanku. Aku memiliki kekuatan untuk menyelinap keluar tanpa terlihat dan melakukan apa saja yang kuinginkan sebelum aku kemudian kembali lagi.
Sehubungan dengan kekuatan sihirku, aku juga berusaha menghindari rasa sakit dengan memindahkannya kepada kawanku yang menjalani kehidupan yang normal. Jadi setiap kali aku dicambuk di penjara, aku dapat langsung memindahkannya kepada kawanku yang terdekat yang kemudian akan menjerit-jerit kesakitan. Akhirnya, kawanku itu harus dirawat di rumah sakit dimana mereka menemukan bahwa ia mengidap malaria di otaknya. Kejadian lain yang menarikku lebih mendekat kepada Allah dan merupakan tindak lanjut bagi kelepasanku melalui demonstrasi hadirnya Allah bersama umatNya, adalah ketika aku mencoba bekerja di sebuah perusahaan yang membutuhkan karyawan. Mereka hanya membutuhkan 32 orang dan lamaran pekerjaanku sampai disana agak terlambat. Saat aku menjumpai pimpinannya untuk memintanya meninjau kembali lamaran kerjaku, ia berkata bahwa ia telah menerima jumlah orang yang cukup. Hal itu membuatku marah sekali. Ketika aku mendesaknya, ia berteriak kepadaku, “Keluar dari kantorku, sekarang …!”
Dan ketika ia marah, maka aku dapat menguasai pikirannya, aku mengambilnya dan menyimpannya di dalam sakuku untuk membuatnya tunduk pada permintaanku. Dan untuk menguji coba apakah aku benar-benar telah berhasil melakukannya, maka aku mengangguk dan iapun melakukan hal yang sama ; aku mengayunkan leherku dan iapun menirukannya. Aku kemudian mengetahui bahwa ia telah berada di bawah kendali kekuatan tenungku dan ia lalu tanpa ragu-ragu mengambil pena dan menuliskan namaku sebagai nomor 33 pada daftarnya.
Para majikan, berhati-hatilah dengan kantor anda. Karena aku memiliki kuasa untuk memasuki setiap tempat, maka aku memutuskan untuk memasuki kantornya pada waktu malam dan karena ia seorang yang hidup di dalam kedagingan, maka aku tidak menemukan kesulitan untuk masuk dan mengambil dokumen rahasia yang aku inginkan, termasuk daftar karyawan. Saat aku mempelajari daftar tersebut, aku melihat beberapa nama yang bersinar terang bagaikan nyala api. Lucifer memberitahukan bahwa itulah nama-nama mereka yang merupakan milik Yesus. Aku tidak berani menyentuhnya. Tetapi ketika aku sampai pada nomor 14, aku melihat perbedaannya. Nomor itu tidak menyala, jadi aku memindahkannya menjadi no. 33 dan namaku menjadi no. 14.
Waktu kami mulai melaporkan diri untuk pekerjaan itu, orang yang nomornya kuambil maju untuk menyampaikan protes kepada pimpinan, yang kemudian menjadi begitu naik darah sehingga ia berteriak sambil berkata, “Aku tidak mau melihatmu lagi. Keluar dari sini !”
Ketika berada di dalam dunia yang jahat dan bila kita tidak berada di bawah tudung darah Yesus, maka kita tidak akan dapat bertahan terhadap kesulitan-kesulitan hidup ini. Mungkin saja orang-orang yang terus-menerus mencari pekerjaan dan setiap kali gagal sekalipun mereka memenuhi kualifikasi yang diperlukan, berada di bawah serangan seperti itu. Hal ini juga berlaku bagi murid yang duduk menghadapi ujian. Mengapa seorang murid yang cerdas mengerjakan ujiannya dengan buruk, sedangkan murid yang bodoh mengerjakannya dengan lebih baik ? Ada beberapa kasus dimana setan dilibatkan. Penting sekali bagi semua untuk berdoa senantiasa dan terus menerus menutup kantornya dengan darah Yesus. Ada kuasa-kuasa kegelapan tertentu yang dengan mudah dapat masuk ke dalam kantor orang tanpa sepengetahuannya. Bahkan ketika orang-orang berada di rumah di malam hari, mungkin saja para agen iblis sedang sibuk mempelajari dokumen maupun informasi lainnya. Orang yang dituju kemudian akan merasa semangatnya menurun, malas dan tidak berkompeten dan akhirnya kehilangan pekerjaannya.
Selama waktu itu, aku hampir selalu dapat memperoleh segala sesuatu yang kuinginkan di dalam pekerjaanku, kecuali dimana nama dan darah Yesus dilibatkan. Aku tidak dapat melangkahi batasan tersebut.
Aku juga teringat suatu kejadian dimana aku menghajar seorang misionari Kristen yang sedang menambang intan untuk membiayai pelayanannya. Setiap kali aku menjumpai umat Yesus, aku segera dikuasai oleh amarah yang sedemikian rupa sehingga aku ingin mencelakakan mereka. Ini merupakan pelajaran lain lagi yang menyadarkan diriku, ketika saatnya tiba, bahwa Yesus pasti lebih besar dan lebih berkuasa daripada Lucifer yang kulayani. Aku tiba di daerah pertambangan itu agak terlambat. Begitu melihat orang tersebut berpakaian, aku langsung tahu bahwa itulah musuhku. Tetapi ketika orang itu melihatku, ia menyambut aku dengan baik dan berkata kepada seseorang untuk memberikan tempat bagiku untuk mulai menambang. Aku lebih membencinya lagi karena ia memperlakukanku dengan begitu baik. Aku lalu melompat ke arahnya, memaki dan memukulnya sambil mengeluarkan sumpah serapah. Orang itu tidak membalas, juga tidak marah, akan tetapi mulai berteriak agar Yesus menolongnya.
“Yesus, Yesus, tolong aku, lindungi hidupku,” serunya. Aku sebelumnya telah melumpuhkan seluruh anak buahnya sehingga mereka semua berdiri tertegun di tempat masing-masing dan tidak datang menolongnya. Akan tetapi setiap kali ia menyerukan nama “Yesus”, maka aku merasa begitu lemah. Hal ini memaksaku untuk meninggalkannya dan lari keluar dari tempat itu. Setelah kejadian itu, aku belajar bahwa apapun juga yang dibualkan oleh Lucifer, Yesus tetap saja memegang kendali secara keseluruhan.
Setelah pemukulan itu, aku melarikan diri dan menyadari bahwa aku menderita sakit gigi yang sangat parah. Seluruh gigiku terasa sakit tanpa siapapun menyentuhnya.
Biasanya aku menyembuhkan diriku sendiri melalui sihir, tetapi untuk kasus-kasus tertentu aku akan membawanya kepada iblis. Ada rumah sakit di neraka dengan ahli-ahli dalam berbagai macam penyakit. Saat memeriksa diriku, Lucifer langsung berkata bahwa rasa sakit itu bukan tindakan manusia atau roh jahat, akan tetapi tindakan Allah. Aku berada di bawah penghukuman Allah karena telah menyakiti hambaNya.
Iblis mengambil semua gigiku dan menggantinya dengan gigi “baru” dan sakitnya lenyap. Dengan gigi baruku, bila aku mencium seseorang, maka aku dapat menyihirnya atau memasukkan kekuatan sihir ke dalamnya. Bila itu adalah pria, maka ia akan bangun keesokan harinya dengan perasaan bahwa ia telah tidur dengan lawan jenisnya semalam. Walaupun Lucifer mengaku telah memberiku gigi baru, gigiku tetap saja sama, bahkan sangat sehat. Beberapa pengalamanku telah meyakinkan diriku akan ke-Tuhan-an Yesus, akan tetapi aku bahkan menjadi lebih benci lagi kepadaNya. Setan benar-benar telah mendidikku untuk menjadi sangat sombong dan angkuh. Aku selalu berusaha mencari kesempatan untuk mendiskreditkan dan menghancurkan mereka yang memiliki Yesus dan mencoba segala macam cara untuk memenangkan mereka bagi iblis. Aku berada sebagai utusan, seperti yang telah anda ketahui aku diberi waktu yang sangat singkat untuk hidup.
Ketika waktuku menjadi semakin mendekat, aku berusaha keras untuk merusak kehidupan rekan-rekan kerjaku. Semuanya kena, kecuali satu orang yang bernama Mutombu, yang bila tanpa dia, maka aku tidak akan hidup hari ini dan bersuka di dalam Tuhan. Iblis membangun ketegangan dan ketakutan yang sedemikian rupa di dalam diriku saat hari-hariku makin mendekat sehingga aku mulai mengalami sakit perut yang berkepanjangan (ataukah itu sakit lambung ?). Aku masih mempunyai dua bulan lagi. Aku mendekati Mutombu karena dialah yang bertanggung jawab atas kunci-kunci gudang dan kau menceritakan masalahku kepadanya. Ia sama sekali tidak mencurigai siapa diriku yang sebenarnya. Aku tahu akan pengakuannya yang terus menerus tentang Kristus, akan tetapi aku tetap memutuskan untuk memintanya membiarkan gudang terbuka sehingga aku dapat mencuri dan menjual sebuah barang dari situ. Istriku akan melahirkan dan aku tidak memiliki uang. Mutombu menolak untuk sementara, tetapi lambat laun menyerah dan membiarkan gudang terbuka agar aku dapat masuk dengan mudah. Aku kemudian membebaskan diri dari segala tuduhan pencurian dengan berkata, “Aku tidak bertanggung jawab atas pencurian itu, tetapi Mutombu karena dialah yang membukakan pintu bagiku.”
Aku juga tahu bahwa yang kubutuhkan hanyalah beberapa hari lagi sebelum Mutombu dapat kumasukkan ke dalam sakuku. Aku begitu bergembira memperoleh kesempatan seperti itu. Aku bersama roh-roh jahatku menanti-nantikan Mutombu dengan tidak sabar pada keesokan harinya. Begitu melihatnya, aku menceritakan kepadanya betapa sesuai barang yang telah kuambil itu, dan sebagai balasannya aku menawarkannya untuk minum the bersama. Begitu Mutombu meminum tehnya, aku menelitinya melalui radarku dan melihat bahwa ia sudah telanjang. Sasaran yang luar biasa ! Aku ingat perkataanku kepada Lucifer bahwa aku bekerja keras untuk membawa baginya semua orang yang bekerja bersamaku di perusahaan itu. Begitu Mutombu mulai menghirup tehnya, aku berhasil menanam di dalam dia roh pencurian. Ia tidak ragu-ragu, akan tetapi langsung menerima tugas barunya dan menjadi pencuri. Dan karena istrinyapun menerima barang-barang curian itu, maka aku juga mencoba menguasainya di rumahnya, karena barang curian yang kami bagi bersama diantara kami. Segera ia menjadi seorang pendusta. Ia juga menjadi telanjang.
Ketika aku bersiap melakukan tindak lanjut penghancuran mereka secara total ternyata pasangan tersebut pergi ke gereja dan bertobat dengan air mata, setelah mereka mendengarkan kotbah yang berapi-api dan setelah mengadakan doa sepanjang malam. Aku berencana untuk mempermainkan mereka setelah akhir minggu, jadi aku lewat di depan rumahnya dan ingin menjumpainya. Tetapi istrinya, sekarang berpakaian, menemuiku dan memanggilku saudara, mengatakan bahwa suaminya telah berangkat kerja dan ia menambahkan, “Allah berkata bahwa kau adalah seorang tukang sihir dan kau harus bertobat hari ini.”
Bagaimana cara ia mengetahui hal tersebut menjengkelkan diriku. Di dalam keadaan bagaimanapun juga, aku tidak pernah melakukan tindakan bodoh seperti bertobat. Dan lagi, aku bukan saudaranya. Tetapi yang mengherankan, aku telah kehilangan korban-korbanku yang baru, mereka sudah kembali lagi berpakaian ! Aku begitu marah dan penuh pertanyaan. Aku baru saja melihatnya telanjang sehari sebelumnya. Aku menganggapnya sebagai suatu kegagalan di pihakku dan merasa sangat terluka. Aku memutuskan untuk menghajar suaminya di tempat kerja kami.
Setelah sampai, aku mendatanginya lalu mendorong dan memakinya untuk mencari gara-gara, akan tetapi cara ia menanggapinya menghalangi diriku untuk dapat mencapai jiwanya. Aku berkata bahwa aku akan meninjunya dan ia menjawab bahwa Yesus berkata agar kita memberikan pipi yang satunya lagi. Setiap kali ia mengutip ayat dan menyebut nama Yesus, maka aku merasa lemah. Ia sedang membakar diriku. Ia memiliki kuasa Allah yang menguasai dirinya dan menghadapinya merupakan hukuman berat bagiku. Ia terus saja berbicara mengenai keselamatan. Firman Allah mengenai diriku bagaikan “pedang bermata dua.”
Aku juga berkata bahwa aku akan menumbuknya dengan kepalaku, yang dijawabnya, “Kau tidak akan melukai diriku,” dan perkataan yang kedengarannya seperti, “Aku memakai nama Yesus Kristus di sekelilingku dan kau akan sakit sendiri nanti di dalam nama Yesus.” Itu lebih lagi melemahkan aku ; ditambah lagi ia tidak menjadi marah sama sekali. Aku mengancam akan menendang dan membantingnya ke tanah dan Mutombu menjawab sekalipun ia jatuh, ia akan bangkit lagi di dalam nama Yesus. Aku keluar dari ruangan itu dengan gerakan kilat, bingung dan terluka karena kegagalanku mengatasi tantangan seperti itu. Mutombu tidak meninggalkan aku. Ia tetap mengejar aku sampai kami berada di tempat dimana majikan kami dapat melihat kami. Aku mengancamnya dengan berkata bahwa majikan nanti akan memecatnya, yang dijawab, “Aku tidak takut kepada majikan manapun, aku hanya takut kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik tubuh maupun jiwa.” Ayat tersebut sama sekali menghabisiku. Aku terpaksa menghubungi Lucifer dan menceritakan bagaimana Mutombu mengikutiku secara agresip. Lucifer mengatakan agar aku jangan kuatir, karena ia melihatnya sebagai suatu kesempatan yang bagus untuk menguasai Mutombu maupun istrinya. Ia memerintahkan aku untuk mempersiapkan 500 roh jahat, 250 bagi Mutombu dan 250 bagi istrinya. Aku kemudian mengunjungi rumah Mutombu usai kerja, untuk diselamatkan.
Usai kerja tidak pernah datang. Mutombu dan aku pulang lebih awal. Pada hari yang menentukan itu, aku mencoba membangkitkan rasa bersalah di dalam dirinya dengan menunjukkan usahanya untuk menyelinap keluar sebelum jam kantor, tetapi ia tampaknya tidak terganggu karenanya.
Bagi mereka yang mencari jiwa-jiwa untuk dimenangkan, anda tahu bahwa aku tidak bermaksud untuk pergi dan diselamatkan, akan tetapi aku pergi dengan perlengkapan untuk menguasai mereka. Ketika kami sampai di rumahnya, aku duduk di luar, tetapi Mutombu memintaku untuk duduk di atas kursi yang diambilnya dari dalam yang telah didoakannya sejak tadi pagi sebelum ia berangkat kerja, agar dilumuri dengan darah Yesus. Aku sedang bercakap-cakap dengan Mutombu ketika istrinya keluar dan langsung menyarankan agar kami berdoa terlebih dahulu untuk mengikat roh-roh jahat. Aku tidak menolak dan duduk di atas kursi yang ditunjuk, akan tetapi hanya untuk mencemoohkan iman mereka. Begitu aku duduk, seutas tambang yang panjang jatuh dari langit di dekat kakiku !
Aku terkejut dan menghubungi Rosa untuk menanyakan apakah tambang tersebut diberikan kepadaku untuk mengikat pasangan di depanku itu.
Yang mengherankan adalah cara Rosa menanggapi hal itu dengan ringan sekali, “Jangan kuatir, segala sesuatunya disini berjalan dengan baik. Disini kami tidak memiliki tambang seperti itu, ” katanya. Kemudian aku memanggil Lucifer dan ia berkata bahwa ia akan datang untuk melepaskan aku.
Tambang tersebut sekarang mengikat aku dengan erat dan mengangkat diriku.

BAB 13. Pendeta Kaniaki
Istri Kaniakilah yang pertama-tama keluar dan berkata, “Mari kita berdoa.” Bila ia melakukan kesalahan dengan memulai pembicaraannya sebelum mengikat roh-roh jahat dan menyebutkan darah Yesus, maka akan jauh lebih mudah bagi Mukendi untuk menguasai mereka. Segera setelah berdoa, hal-hal mulai terjadi. Tetapi pertama-tama, Mukendi harus dilepaskan dahulu sebelum diselamatkan.
Tambang rohaniah itu menunggu perintah. Karena tambang itulah maka ia tidak dapat melarikan diri. Segera setelah istri Kaniaki berkata, “Dalam nama Yesus,” maka tambang tersebut mengikat Mukendi dan menggantungnya. Kata Mukendi, “Kemudian aku melihat diriku sendiri digantung dan para malaikat mengelilingiku. Kaki mereka tidak menyentuh tanah. Lucifer juga datang dan kekuasaannya melimpuhkan setiap kegiatan pada jalanan yang terdekat. Roh-roh jahat mengisi daerah di sekitar kami, tetapi mereka tidak dapat mendekat ke rumah dan pekarangan Mutombu karena ditutup oleh darah Yesus. Kekuatan mereka tidak dapat memenangkan kuasa Yesus.” Dengan berlangsungnya drama tersebut, sebuah nubuatan diucapkan melalui istri Mukendi, “Mukendi, jangan memandang dia hanya sebagai wanita saja. Kau melihat Yesus Kristus. Aku telah memakainya untuk menunjukkan kepadamu betapa dangkalnya kekuatanmu. Jadi Akulah, Yesus Kristus, yang harus kau percayai untuk dapat dilepaskan.”
Begitu mendengar kata-kata tersebut, maka Mukendi yang sedang terikat erat itu langsung menyambar kesempatan itu untuk menerima Kristus, sambil bersumpah pada dirinya bahwa segera ia bebas, maka Mutombu dan istrinya akan merasakan akibatnya. Mereka kemudian membawanya ke dalam doa orang berdoa dan kemudian menolak seluruh kekuatan-kekuatan jahat dan sihir.
Pada saat itu, Mukendi merasa kekuatan sihir meluap naik dari dalam perutnya. Ia memuntahkan semua ramuan yang telah ditelannya termasuk darah yang diminumnya dan obat-obatan yang dimasukkan ke dalam dirinya melalui sayatan-sayatan pada kulitnya.
Apa yang akan keluar ? Mukendi telah berkata bahwa pada suatu saat, ia mencari ilmu yang lebih dalam lagi atas prakarsa seorang pemimpin tradisional, yaitu dengan menjadi binaragawan. Pemimpin itu memberinya gelang besi yang harus dikenakannya pada otot lengan atasnya beserta sebuah mainan kapal terbang kecil yang harus ditelannya. Sejak sat itu, delapan roh orang kulit putih memasukinya.
Bila ia memasuki ring untuk berlatih atau berperaga, maka roh-roh itu akan mengembangkan otot-ototnya sehingga ia tampak sangat besar. Tetapi pada hari itu, mereka semuanya keluar. Setiap roh jahat menyebutkan namanya sambil terbirit-birit keluar meninggalkan tubuhnya. Ketika tiba saatnya bagi roh-roh kulit putih untuk keluar, maka mereka menyebutkan nama mereka dengan logat asing sambil mengatakan siapakah mereka dan apa yang mereka lakukan di dalam tubuhnya.
Di dalam pergumulannya, Mukendi terjatuh sehingga topi yang dipakainya terlempar beberapa meter jauhnya. Roh-roh jahat yang telah meninggalkan tubuhnya itu bergegas mencari perlindungan di dalam topi tersebut. Baru setelah satu jam empat puluh lima menit pelayanan kelepasanlah, Mukendi sadar dan kembali menjadi dirinya sendiri lagi dan ia kemudian melangkah untuk mengambil topinya. Mutombu yang dipimpin oleh hikmat Allah menahan tangan Mukendi dan mencoba meraihnya sendiri. Tetapi sebelum tangannya menyentuhnya, topi itu mulai melompat-lompat seperti dikendalikan oleh tangan-tangan yang tidak tampak. Mutombu mengambil otoritas atas roh-roh jahat itu dan mengikat mereka sebelum ia mengambilnya. Ia tidak pernah memberikan topi itu kembali kepada Mukendi. Memang benar bahwa Lucifer mengisi seluruh daerah itu, akan tetapi ia tidak dapat menembus sampai dimana Mukendi berada. Operasi bantuan Lucifer sama sekali digagalkan, karena para malaikat yang berkeliling di sekitar rumah Mutombu. Mukendi tidak dapat bergerak, akan tetapi matanya terbuka untuk dapat melihat segala sesuatu yang terjadi di alam roh pada saat itu. Roh-roh yang dibawanya untuk menguasai Mutombu beserta istrinya terlihat kalang kabut melarikan diri. Mereka lari begitu cepatnya sehingga tumit mereka saling berbenturan ! Drama pelarian tersebut begitu nyata bagi Mukendi. Roh-roh jahat lari terbirit-birit melalui bahu para malikat yang tampak begitu tinggi besar dan penuh kuasa itu, yang berdiri membentuk lingkaran mengelilingi seluruh tempat dimana mereka berada. Keselamatan Mukendi adalah sebuah mujizat yang indah sekali dan ia menjadi ciptaan baru pada hari itu. Setelah roh-roh jahat melarikan diri, maka Mukendi dipenuhi Roh Kudus dan tubuhnya dikuduskan.
Hamba-hamba Allah yang kudus, kita dapat menjadi telanjang dan terbuka bagi serangan-serangan iblis. Pengalaman Mukendi menunjukkan kepada kita akan pentingnya pertobatan. Janganlah seseorang menyangka bahwa dirinya kudus hanya karena ia berada di dalam gereja. Setelah Mukendi berhasil menguasai Mutombu, maka Mutombu harus bertobat dengan air mata sebelum ia dapat dilepaskan secara total. Kita membutuhkan pembaharuan rohaniah untuk dapat memelihara kebenaran kita di dalam Tuhan melalui apa yang disebut pengudusan yang progresif. Itulah cara tepat untuk melakukan seranga nbalik kepada musuh.
Jadi setiap kali seseorang jatuh, ia harus bertobat untuk menutup pintu, karena bila celah terbuka, maka iblis akan memasukkan lebih banyak roh jahat lagi dan keadaan orang tersebut kemudian menjadi lebih buruk daripada sebelumnya. “…..janganlah beri kesempatan kepada iblis.” (Ef. 4:27). Jelaslah dari serangan-serangan balik yang dilancarkan Mutombu terhadap musuh, bahwa Firman Allah adalah tepat seperti apa yang dikatakan Alkitab : lebih tajam dari pedang bermata dua manapun. Alkitab berkata bahwa nama Yesus lebih besar dari setiap nama lain di bumi dan di surga. Setiap nama menunjukkan kepribadian dan karakteristik. Nama Yesus Kristus menunjuk kepada kepribadianNya yang adalah Firman Allah (Wah. 19:11-16). “… Akulah jalan dan kebenaran dan hidup …” (Yoh. 14:6) “… Penasihat Ajaib…” (Yes. 9:5)
Bila namaNya adalah Firman Allah, maka Dialah Allah sendiri dan di dalam Dia ada terang dan kehidupan. Segala sesuatu diciptakan oleh Dia. Bila anda menyerukan “Yesus”, berarti anda menamakan Allah sebagai hidup, terang, kebenaran, jalan, pencipta damai, Raja di atas segala raja, Tuan diatas segala tuan. Tidak ada setan manapun yang dapat melawannya. Semua raja dari dunia yang tidak kelihatan itu berada di bawahnya. Ketika Mutombu menyerukan nama itu, ia sedang mencari perlindungan di balik pribadi yang tidak pernah berubah itu, Yesus Kristus. Mukendi menyarankan agar mereka yang mencari jiwa-jiwa tidak membiarkan begitu saja orang-orang yang tidak percaya, semata-mata karena mereka tampaknya begitu keras. Kejarlah mereka dengan agresif karena di dalamnya, mereka mungkin saja sedang mencair.
Senjata yang tepat adalah Firman Allah. Firman itu memiliki otoritas yang sama dengan nama Yesus Kristus sendiri, Yoh. 1:14 : “Firman itu telah menjadi manusia dan diam diantara kita dan kita telah melihat kemuliaanNya…” Yesus sendiri berkata, “Perkataan yang Kukatakan ini adalah Roh dan hidup.” Jadi Firman Allah merupakan pedang yang tajam.
Bayangkanlah betapa mengerikannya bila Mutombu berkata-kata dari dirinya sendiri atau menjadi marah. Akan tetapi ia sebaliknya telah mempergunakan strategi yang jitu. Ingatlah bahwa Mukendi telah mempersiapkan 500 roh jahat di sakunya bagi Mutombu, akan tetapi ia tidak pernah beroleh kesempatan untuk memakai mereka.
Tidak seorangpun dapat bermain-main dengan Yesus Kristus
Mukendi, karena kesombongannya, setuju untuk menduduki kursi khusus yang telah dimeteraikan dengan darah Yesus, sekedar untuk menguji coba kuasanya dan meremehkannya. Setan tidaklah sepandai dan sekuat seperti apa yang dipikirkan manusia. Ia tidak mengetahui pikiran Allah. Ia tidak maha tahu seperti Allah dan ia telah dikalahkan. Tidak seharusnya kita mengadakan hubungan sedikitpun dengan setan, karena ia membenci kita. Kita juga harus membenci dia. Bila anda telah diselamatkan akan tetapi masih saja masuk ke dalam wilayah setan, berarti anda adalah sahabat setan. Bila aku berbicara tentang wilayah setan, maka yang kumaksud bukanlah klab malam atau bar, karena tempat-tempat itu merupakan wilayah fisik atau yang tampak dari setan. Yang kumaksudkan disini adalah bila seseorang mengijinkan sesuatu masuk di dalam hidup mereka, yang jelas tampak tidak memuliakan Allah, misalnya amarah, cemburu, gossip, iri hati, dengki, tidak dapat mengampuni dan lain-lain.
Bila anda belum diselamatkan, maka anda adalah seorang sahabat dekat setan (I Yoh. 3:8)
Hal terutama yang harus diketahui oleh setiap orang percaya adalah bahwa mereka harus tunduk sepenuhnya kepada Allah. Dengan demikian maka mereka akan memenangkan setiap peperangan. Sangat menarik sekali kenyataan bahwa Lucifer bukannya memperingatkan Mukendi agar jangan berkunjung ke rumah Mutombu, tetapi justru menyuruhnya kesana untuk menguasai mereka. Dan juga bagaimana Rosa mengatakan bahwa segala sesuatu dapat dikendalikan sehingga Mukendi “jangan kuatir”, ketika Mukendi bertanya apakah tambang itu yang harus dipergunakannya untuk mengikat pasangan tersebut. Setan menipu dirinya sendiri dengan berpikir bahwa mereka yang berada di pihak Tuhan dapat jatuh, sedangkan hambanya sendiri pasti menang.
Strategi itu sama dengan strategi yang dipakai iblis untuk menggantungNya di kayu salib. Ia tidak sadar bahwa di dalam kematian dan kebangkitan Yesuslah terletak kekalahannya untuk selama-lamanya. Allah memakai rancangan yang seperti itu untuk membawa kemenangan bagi umatNya. “Tetapi dalam semuanya itu kita lebih daripada orang-orang yang menang …” dan “… Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia …”
Rosa bahkan tidak dapat mengatakan darimana datangnya tambang tersebut, karena setan tidak dapat membaca pikiran Allah. Allah mengarahkan kita untuk menghindari jerat-jerat setan. Itulah sebabnya, maka dibutuhkan penundukkan diri dan ketaatan total untuk dapat memenangkan peperangan-peperangan rohani.
Firman Allah berkata bahwa siapa saja yang hidup di bumi ini, apakah itu binatang, tanaman dan bahkan manusia, semuanya terkutuk. Ini disebabkan karena setan telah dilemparkan dari surga dan ia sangat marah karena ia tahu bahwa waktunya singkat. Ia membenci kita. Ia tahu bahwa karena manusialah ia tidak memperoleh tempat lagi di surga.
Aku juga mengerti mengapa dalam Perjanjian Lama Tuhan melarang umat Israel memakan beberapa binatang. Anda dapat melihat bahwa banyak roh-roh jahat memiliki bentuk seperti binatang-binatang tertentu. Binatang-binatang itulah yang dipakai para dukun untuk mengadakan pengorbanan-pengorbanan. Jadi Tuhan harus melarang mereka karena pada saat itu darah Tuhan Yesus belum tertumpah untuk melindungi mereka. Tetapi sekarang Tuhan Yesus merupakan kepenuhan keselamatan kita dan kita harus memintanya untuk menguduskan makanan yang akan kita makan.
Para prajurit dapat kalah dalam peperangan bila mereka gagal memperhatikan dan mentaati jendral mereka, karena jendrallah yang mengetahui bila harus bertindak dan apa saja yang merupakan strategi musuh. Bila para prajurit tidak mentaatinya, mereka dapat saja langsung menuju kamp musuh atau tidak mencapai sasarannya, sehingga mengakibatkan kekalahan dan kekacauan yang mengerikan. Itulah masalah yang dihadapi Allah mengenai kita. Bila Ia memerintahkan belok ke kiri, kita ingin belok ke kanan. Dialah yang mengetahui dimana perangkap-perangkap musuh itu terletak. Alkitab berkata agar kita jangan memakai hikmat akal budi kita sendiri.
Dan bila kita merupakan tentara pasukan Allah, mengapakah kita tidak tunduk sepenuhnya kepada Allah ? Dan mengapa kita gagal di dalam Dia sepanjang waktu ? Allah membutuhkan kerja sama kita untuk mengarahkan kita agar kita aman dari wilayah musuh (Yakobus 4 : 7). Seorang prajurit sejati tidak mempunyai waktu untuk berdebat. Allah tidak meninggalkan kita dengan ketidakpastian akan kehendakNya yang sempurna. Ia sudah memberikan pengarahan melalui FirmanNya, pimpinan Roh Kudus dan pelayanan di gereja. Dari peran istri Mutombu, kita belajar bahwa bila seseorang dengan kuat dikuasai oleh roh-roh jahat, kita tidak bergegas membicarakan tentang keselamatan dengannya. Pertama-tama kita harus mengikat roh ketidakpercayaan dan roh-roh lain, termasuk roh-roh yang berkeliaran di sekitar rumah dimana pelayanan kelepasan itu sedang terjadi dan menutup diri kita dan tempat kita dengan darah Yesus. Apapun yang dimiliki orang tersebut merupakan tempat persembunyian musuh. Untuk kelepasan dan perlindungan yang efektif, berdiamlah di dalam Firman Allah. Ada sebuah kasus dimana seseorang meminjam ikat pinggang dari seorang tukang sihir dan orang itu kemudian dikuasai oleh roh-roh jahat dengan kuat sekali sejak saat itu.
Harap diperhatikan bahwa doa yang mengandung otoritas itu sangat vital, karena berdasarkan hal itulah maka para malaikat bertindak untuk menjalankan perintah melalui kuasa Roh Kudus. Tambang itu diberikan untuk mengikat, akan tetapi harus digerakkan melalui perintah dari mereka yang telah dikuduskan dan sepenuhnya tunduk kepada Allah. Bila Mukendi secara lisan menolak sihir dan secara lisan pula mengundang Yesus masuk ke hatinya, maka itulah keputusan yang telah ditetapkan. Allah menghargai pengakuan kita.
Ingatlah bahwa Mukendi telah menandatangani perjanjian dengan setan dengan darahnya sendiri. Itu berarti bahwa ia bukanlah milik dirinya sendiri lagi, tetapi dengan total telah menjual jiwanya kepada iblis. Dengan ringkas, dia adalah budak setan. Dan baginya, untuk dapat berlanjut di dalam Yesus dan memperoleh kelepasan yang sepenuhnya, ia mutlak harus berada di bawah perlindungan pelayanan kelepasan. Setan tidak akan bergeming sedikitpun juga.
Iblis tidak bersahabat dengan siapapun dan ia juga tidak memiliki belas kasihan untuk diberikan kepada siapapun. Ia akan memakai seseorang sampai tidak dibutuhkan lagi, kemudian orang itu dibunuhnya, ia tidak ingin pergi sendirian masuk ke dalam lautan api. Ia ingin membawa seba-nyak mungkin orang bersamanya. Di Iran baru-baru ini, tanah terbuka dan menelan 40.000 orang muslim sebelum mereka memiliki kesempatan untuk mendengarkan Injil. Ini merupakan bagian daripada strategi setan. Banyak orang yang mati di dalam perang Teluk, yang kemungkinan belum mendengarkan Injil Yesus Kristus. Lucifer tahu bahwa waktunya begitu singkat dan ia bekerja dengan sangat keras. Ada orang-orang di dalam gereja pada hari-hari ini yang membawa jimat-jimat dan yang kemungkinan juga secara langsung mempraktekkan sihir. Dapat saja mereka menempati kedudukan-kedudukan yang tinggi dalam kepemimpinan atau paduan suara gereja, mereka dapat berbicara dengan meyakinkan mengenai Yesus, akan tetapi mereka membunuh orang-orang sebelum orang-orang itu sempat mendengarkan Injil. Agen-agen iblis bekerja lembur, tanpa mengenal waktu. Kitab Wahyu berkata bahwa iblis sedang marah. Berhati-hatilah para hamba Tuhan yang kudus !
Kita sekarang hidup di akhir jaman dan banyak hal-hal yang dulu tersembunyi, sekarang sedang dibukakan untuk menambah pengetahuan gereja modern, sesuai dengan Daniel 12:4 ; “Tetapi engkau, Daniel, sembunyikanlah segala Firman itu dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman ; banyak orang akan menyelidikinya dan pengetahuan akan bertambah.” Orang-orang Kristen harus meningkatkan pengetahuan mereka di dalam perkara-perkara Allah, seperti yang saat ini sedang disingkapkan secara progresif. Tujuan Allah untuk membuka seluruh kebenaran di akhir jaman ini adalah untuk melepaskan umatNya. Dan kelepasan datang melalui pengetahuan akan kebenaran. Yoh. 8:32 : “Dan kamu akan mengetahui kebenaran dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”
Karena kegiatan-kegiatan setan yang besar-besaran di akhir jaman ini, maka dunia goncang dan anak-anak Allah membutuhkan kebangunan rohani yang penuh kuasa untuk memelihara keselamatan mereka.
“Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael, pemimpin besar itu, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu. Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu.” (Daniel 12:1).
.
Kita bersyukur kepada Allah untuk kesaksian saudara kita, Mukendi, tentang neraka. Melalui kontaknya dengan kuasa-kuasa kegelapan, maka kita dapat memperoleh informasi dari tangan pertama tentang apa-apa saja yang ada pada dunia yang satunya itu. Ia terus mengingatkan kepada orang-orang bahwa ia melihat hal-hal yang diceritakannya itu dengan matanya sendiri dan ia mengalami semuanya itu dengan tubuhnya yang sekarang ini. Semua yang dikatakannya itu secara Alkitabiah benar dan dapat dijelaskan melalui Firman Allah. Bila anda telah bermain-main dengan setan, maka anda membutuhkan Kristus. Anda membutuhkan keselamatan.
Keselamatan
Seseorang memiliki roh, jiwa dan tubuh seperti Adam ketika ia diciptakan. Oleh karenanya, orang tanpa Kristus itu mati di dalam dosa. Alkitab berkata bahwa jiwa yang berdosa pasti akan mati. Dan tidak terdapat tempat yang disebut api pencucian, dimana orang menerima pengampunan untuk kemudian masuk ke dalam surga.
Ibr. 9:27, “Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja dan sesudah itu dihakimi.” Ingatlah akan kisah orang Farisi kaya di dalam Alkitab dan Lazarus. Bila seseorang mati, maka tidak ada doa, upacara pemakaman dan pidato-pidato sebanyak jumlah apapun yang dapat mengubah kekekalan nasib jiwanya. Secara mental ia sudah diperlengkapi untuk me-ngetahui semua fakta-fakta yang dapat menyelamatkan hidupnya. Ia adalah seseorang yang terpandang dan terkemuka dalam masyarakat. Kisah ini menunjukkan bahwa tidak ada seorangpun yang dapat memperdayakan setan dan karenanya tanpa Kristus, tidak seorangpun yang dapat menghentikan dirinya sendiri dari berbuat dosa.
Adam dan Hawa diciptakan dalam keadaan tanpa dosa, akan tetapi ketidaktaatan menyebabkan terang Allah mundur. Kegelapan menyelubungi jiwa mereka. Setelah itu, maka Allah menyatakan bahwa semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.
Dan apabila di dalam suatu agama tidak terdapat Kristus, maka agama itu tidak dapat dengan sendirinya memberikan keselamatan. Setelah Adam, maka Allah membuat rencana yang lain un-tuk memberikan kepada umat manusia suatu kesempatan lagi untuk menjadi bangsa yang kudus. Pendamaian dari dosa melalui darah binatang, digantikan oleh darah Kristus yang suci, kudus dan tidak berdosa. Di awalnya, Allah menciptakan manusia sebagai yang unggul, yang menguasai segala sesuatu.
Dikandung melalui kuasa Roh Kudus dan lahir dari perawan Maria, darah Kristus berasal dari surga. Yesus disalibkan sebagai anak domba Allah yang mengangkut dosa isi dunia. Oleh sebab itu, darahNya merupakan pendamaian. Jiwanya yang kudus diletakkan di atas mezbah Allah untuk memberi hidup kepada jiwa-jiwa kita dan karenanya, hanya Yesuslah yang dapat memberikan hidup kepada jiwa manusia. Jiwalah yang berisi kehidupan kekal, bukan malaikat bukan bunda Maria.
Alkitab mengatakan bahwa satu-satunya jalan ialah melalui Kristus, seperti yang dikatakan, “…Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak memalui Aku.” (Yoh. 14:6). Melalui penyaliban, Yesus mati di tangan orang-orang berdosa, dikuburkan selama tiga hari, bangkit kembali dan kemudian terangkat ke surga di hadapan para muridNya dan Maria, dimana Ia sekarang bertahta. JiwaNya diletakkan di atas mezbah sebagai anak domba.
Penghakiman kedua bagi orang Kristen yang sudah lahir baru yaitu bila pekerjaan masing-masing diuji melalui api (I Kor. 3:13). Paulus berkata, “Ikutlah aku seperti aku mengikuti Kristus.” Ia mendorong mereka yang di-tinggalkannya untuk menjaga domba-dombanya (jiwa-jiwa), karena Kristus telah mati bagi mereka dan membeli mereka dengan darahNya sendiri. Orang-orang yang mengaku beragama Kristen, tetapi tidak bertobat dan mengikut Kristus, akan dihakimi bersama orang-orang berdosa. Pada hari penghakiman nanti, semua nabi palsu, iblis dan para malaikatnya dan antikris akan di-lemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api. Kristuslah satu-satunya yang dapat memper-damaikan kita dengan Allah (Rm. 10:8-14). Keselamatan berarti mengakui Yesus sebagai Tuhan dan percaya di dalam hati bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari kematian. Seseorang harus mengaku akan segala keterbatasannya kepada Kristus dan ketidakmampuannya untuk berubah menjadi baik dari dirinya sendiri dan pengakuan bahwa hanya Kristuslah yang sanggup menyelamatkan. Ia juga harus mengakui Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan satu-satunya yang dapat memberikan kehidupan yang kekal.
Bila kita diselamatkan, itu berarti bahwa kita telah menerima Kristus di dalam hati kita untuk mengubah kita melalui kuasa Roh Kudus. Hal ini terjadi bila kita merendahkan diri kita di hadapan Allah Yang Maha Kuasa, bertobat dari dosa dan minta Yesus untuk masuk ke dalam hati.
Pergi ke gereja bukan harus berarti bahwa seseorang telah lahir baru melalui Roh Yesus Kristus yang memberi hidup. Dapat saja orang tersebut hidup di dalam dosa, akan tetapi tetap datang ke gereja untuk menenteramkan hati nuraninya atau untuk memperoleh pergaulan yang baik. Pengalaman lahir baru itu bukan selalu harus diketahui oleh umum, akan tetapi lebih meru-pakan pengalaman pribadi antara manusia dan Kristus. Tetapi pengakuan kita haruslah di tempat tersembunyi di kamar kita atau lebih baik lagi di depan pendeta, penginjil atau hamba-hamba Allah yang lain.
Mereka yang melayani setan sebagai tukang sihir, tukang tenung, dukun, imam-imam atau kedudukan apa saja di dalam kerajaan iblis ; bagi orang-orang yang meminta pertolongan kepada mereka seperti yang disebutkan di atas, harus berbalik kepada Kristus dengan keinginan yang tulus untuk dilepaskan. Iblis bukan sahabat. Ia seorang pendusta sejak semula. Ia tidak memiliki apapun untuk diberikan kecuali kesengsaraan dan kematian kekal. Setiap “pemberian” yang diberikan hanya merupakan umpan untuk menjerat orang. Iblis membenci anda dengan sepenuh hati. Ia tidak ingin anda menemukan kasih Allah dan rencanaNya bagi hidup anda yang telah dirancangNya secara unik bagi anda. Berbaliklah, tinggalkan musuh anda yang hanya mencuri, membunuh dan membinasakan itu. Harapan hanya berada di dalam Kristus Yesus, Putra Allah Yang Maha Tinggi, “Untuk inilah Anak Allah menyatakan diriNya, yaitu supaya Ia membi-nasakan perbuatan-perbuatan iblis itu.” Yesus telah menjadikan setan sebagai tontonan umum dalam kemenanganNya. Ia telah melucuti iblis dan menelanjanginya ! Iblis adalah musuh yang sudah kalah. Tinggalkanlah pihak yang kalah saat ini dan bergabunglah dengan pihak pemenang, yang komandan dan kaptennya ialah Yesus. Yesus dapat menyelamatkan, memelihara dan memuaskan keinginan hati yang terdalam. Penguasa dunia ini sudah dihukum. Bila anda menginginkan kelepasan, pergilah kepada sebuah gereja yang serius yang sungguh-sungguh dengan Allah ; di mana api Roh Kudus bekerja dan Kristuslah yang berkuasa secara mutlak. Yesus ingin melepaskan anda. Ia datang untuk memerdekakan anda. Bila anda me-nginginkan Tuhan Yesus untuk melepaskan anda saat ini, marilah ucapkan doa berikut ini dengan suara yang jelas :
Tuhan Yesus, aku sadar bahwa aku adalah orang yang berdosa. Aku tidak dapat mengubah diriku sendiri, karena aku telah mencoba dan ternyata aku gagal. Tuhan, ampunilah segala dosa-dosaku. Aku sadar bahwa hanya Engkau, Tuhan Yesus, yang dapat memberiku hidup baru. Marilah masuk ke dalam hatiku dan basuhlah aku dengan darahMu yang berharga. Hapuskanlah namaku dari buku kematian dan tuliskanlah di dalam buku kehidupan. Di dalam nama Yesus, aku menolak iblis dan segala perbuatan-perbuatan kegelapan. Mulai sekarang aku akan mengikut Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamatku. Yesus, aku mengasihiMu, aku percaya kepadaMu, aku mau melayaniMu. Ciptakan di dalamku hati baru yang bersih yang berisi pikiran yang bersih dan keinginan yang benar. Dan bila terdapat kutuk di atas hidupku karena ikatan nenek moyangku, putuskan, Tuhan Yesus. Aku menolak kutuk lain apapun yang mungkin ada atasku karena perbuatan maupun ketidakmengertianku dan aku diberkati sesuai dengan janji-janjiMu di dalam kitab Ulangan 28. Terima kasih bahwa Engkau menerima diriku, Tuhan Yesus. Di dalam nama Yesus aku sudah berdoa dan sudah percaya. Amin. Setelah ini anda menjadi ciptaan yang baru dan sukacita keselamatan mulai tinggal di dalam diri anda.
Dunia roh
Buku inipun bagi anda, kaum intelek, atheis dan orang-orang yang tidak percaya. Ada mereka-mereka yang mencibirkan bibir tentang surga dan neraka, roh dan tubuh. Walaupun demikian, pengalaman nyata yang dialami sendiri oleh Mukendi dan masih banyak yang lain, menunjukkan bahwa bukan hanya kita yang ada disini dan tidak ada setan, tidak ada Allah, tidak ada surga, tidak ada neraka, tidak ada roh, tidak ada malaikat dan tidak ada roh jahat. Sama sekali bukan demikian ! Ada benda-benda dan mahluk-mahluk yang sungguh-sungguh ada, akan tetapi tidak tampak dengan mata telanjang. Tampak atau tidak, kita tidak dapat meniadakan keberadaan mereka. Allah itu sungguh-sungguh ada, iblispun sungguh-sungguh ada. Malaikat dan roh jahat sungguh-sungguh ada. Dan Allah telah memperingatkan kita melalui FirmanNya, pewahyuan kepada hamba-hambaNya, seperti yang tertulis dalam kitab Wahyu.
Saudara Mukendi memiliki pengalaman di tiga tempat, di bawah air (laut, sungai dan danau), kematian dan neraka. Ia biasa masuk ke dalam air bersama almarhum ayahnya dan tinggal disana selama lebih dari tiga hari. Ia berkata bahwa di dalam air terdapat banyak orang dan benda dan bahwa dunia itu berada di bawah kendali malaikat-malaikat yang jatuh yang sekarang dikenal sebagai roh-roh jahat.
Kami bahkan telah mendengar kesaksian yang lain lagi dari seorang pria yang telah menikahi seekor ikan duyung, yang menunjukkan bahwa semua ini bukanlah sekedar dongeng-dongeng rakyat belaka.
Setelah menjalankan baptisan setan, Mukendi dapat melihat orang-orang dan benda-benda di angkasa dan di sekitarnya. Sedangkan di bawahnya, ia melihat dunia yang lain lagi dimana orang-orang berjalan dengan telanjang dimana-mana ; di langit ia dapat melihat sesosok wanita yang sangat mencolok, yang sedang dalam keadaan duduk dan tampak sangat ganas dan kejam. Mukendi berusaha pergi dan bersembunyi di rumah bibinya, akan tetapi sia-sia saja. Ia dapat menembusi dinding dan langit-langit rumahnya. Dengan jelas ia melihat orang-orang berlalu-lalang dalam keadaan telanjang. Di dalam, ia menyadari bahwa ia sendiri telanjang. Di pasar, ia melihat banyak orang telanjang. Para penjualnya telanjang dan terus menerus memanggil dan mengundang pembeli. Dua wanita yang menolak menjual kacang dan singkong kepadanya ternyata menjual otak dan tulang manusia yang dilumatkan. Dan kacang ternyata adalah gigi manusia.
Apa yang dilihat Mukendi di angkasa, membantu kita untuk mengerti dunia atmosfir roh. Dunia itu berada di bawah penguasa kerajaan angkasa menurut Ef. 2:2. Muekndi mengenalnya dengan nama rahasia Rosa. Sesungguhnya, dialah naga yang ditulis dalam Wah. 12:3-4, yang daerah operasinya terutama di angkasa. Di bawah tempat duduk naga itu terdapat pusat kawat-kawat penghubung komunikasi. Kawat-kawat yang tidak terhitung itu menghubungkannya dengan seluruh dunia. Di bawah tempat duduknya yang nampaknya menggantung di atas kawat-kawat penghubung itu, tertulis nama Naga dengan kilatan-kilatan api. Di sisi tempat duduknya tertulis nama Rosa. Naga itu berputar di atas kursinya mengawasi dunia dengan ganas sambil menerima pesan-pesan melalui kawat-kawat penghubung. Mereka yang berdoa dengan rosario, sesung-guhnyalah tidak berdoa kepada Allah, tetapi kepada Rosa. Mereka berada dalam hubungan langsung dengan roh itu, menurut keterangan Mukendi.
Hal-hal yang dilihat Mukendi di atas dunia kita, menurutku adalah dunia atmosfir roh yang mengelilingi bumi. Dunia itu tidak berada di dalam air atau di dalam tanah karena ia masih berada di dalam rumahnya, tetapi dapat melihat sekelilingnya, di atas dan di bawahnya. Apa yang dilihatnya di atas bukan pula neraka. Mukendi berkata bahwa sulit untuk mencapai tempat di atas sana. Jadi ingin kusimpulkan bahwa itulah dunia yang lain sama sekali. Kita bahkan tidak secara pasti dapat berkata dunia itu berada di bawah air. Tempat naga itu berada sebenarnya adalah dunia angkasa yang berada di bawah penguasa kerajaan angkasa seperti Ef. 2:2. Penguasa itu adalah naga yang kita lihat dalam Wah. 12:3-4. Mukendi mempergunakan kawat-kawat penghubung yang dikendalikan oleh Rosa ketika ia sedang dilayani kelepasan di rumah Mutombu. Ia menghubungi nomor-nomor 11 dan 9 dan Rosa memang ternyata menjawab.
Mereka yang berada di bawah dunia itu dan di bawah kendali kuasanya, sama dengan mati menurut Ef. 2:1-2. Setiap orang yang hidup di bumi dan belum diselamatkan, dengan sendirinya berada di bawah kendali kuasanya dan itu sama dengan mati (menurut Firman Tuhan) di dalam pandangan Allah karena tidak memiliki Kristus. Dan karena mereka mati, maka dunia dimana mereka hiduppun disebut Allah sebagai “mati”, Wah. 20:13, “Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya …” Setiap kali seseorang berhubungan dengan orang-orang mati, mereka harus mengetahui apakah mereka dari dunia orang mati, neraka, laut atau dunia ini. Mereka yang mati dalam dosa masih ada, karena mereka belum masuk neraka. Di sisi yang lain, terdapat apa yang disebut sebagai kematian palsu. Ada orang-orang yang lenyap begitu saja bila mereka tidak berada di dalam Tuhan ; mereka dapat saja masih berada di sekitar kita, tetapi ditahan oleh yang lain untuk tujuan-tujuan sihir.
Mukendi dahulu biasa mengunjungi negara mana saja di seluruh dunia dan membawa pergi orang-orang tertentu, mengubah warna kulit mereka dan mencarikan mereka pekerjaan di luar negeri. Mereka dapat dimanfaatkan oleh tukang sihir lainnya di dunia. Mungkin ada pernah membaca iklan dari perusahaan yang menawarkan tenaga-tenaga ahli, misalnya, “bila anda membutuhkan tenaga ahli di bidang komputer dan lain-lain, hubungi kami.” Mungkinkah diantara mereka terdapat pengikut-pengikut iblis ? Uang penghasilan mereka dapat dipergunakan untuk melanjutkan kegiatan setan di seluruh dunia. Beberapa diantara mereka menghilang begitu saja selama beberapa bulan. Dan di tanah air mereka, sanak keluarga mereka berkabung bagi mereka, hanya untuk menemukan bahwa mereka tiba-tiba muncul kembali tidak lama kemudian dengan memberikan alasan bahwa mereka ditahan di penjara atau apa saja.
Hanya ada tiga tempat dimana orang yang mati dalam dosa berada dan itu adalah neraka, dunia orang mati dan laut (sungai dan sebagainya). Alkitab berkata bahwa pada masa kesudahannya, maka tempat-tempat itu akan menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya. Mukendi mengunjungi nereka dan lautan dan memberikan kepada kita gambaran yang berbeda-beda. Ia disana selama tiga hari. Dan setelah Mukendi dibaptis oleh Lucifer, ia diberi kuasa untuk dapat melihat apa yang ada di angkasa. Ini bukanlah suatu hal yang umum terjadi dalam kehidupan kita, melainkan, sesuatu yang berada di luar jangkauan pikiran manusia.
Mukendi pernah tinggal di neraka selama 3 bulan untuk mengunjungi ayahnya dan di kemudian hari pergi kesana setiap hari untuk mengambil lima ribu roh-roh jahat untuk dimasukkan ke dalam manusia. Ia memberikan gambaran-gambaran yang jelas tentang bagian-bagian neraka yang berbeda-beda. Ia bahkan pergi ke rumah sakit disana. Rupanya inilah dunia di bawah yang dikunjungi Yesus setelah kematianNya di kayu salib (Ef. 4:9-10 ; I Pet. 3:18-19). Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara. Dan ketika berbicara kepada Musa dalam Kel. 20:4, Allah menunjuk kepada tiga tempat itu : langit, bumi di bawah langit dan air di bawah bumi, “Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas atau yang ada di bumi di bawah atau yang ada di dalam air di bawah bumi.”
Dalam ayat ini Allah tidak berbicara mengenai hal-hal yang berada di dalam lautan api, karena tidak ada apa-apa disitu kecuali api, sampai nanti pada hari penghakiman terakhir. Sebenarnya, lautan api itulah tempat akhir khusus bagi pelemparan mereka yang mati di dalam dosa, yang datang dari laut, bumi dan neraka. Aku ingin menyimpulkan bahwa karena kasih Allah bagi kita, maka Ia tidak ingin agar kita masuk dunia orang mati di dalam dosa kita (Yoh. 3:16). Ia ingin agar kita semua dapat dimerdekakan dari seluruh ikatan setan. Diselamatkan berarti menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat di dalam hidup dan menerima kehidupan yang kekal yang membawa kita ke surga dan bukan ke neraka, bila kita mati (Yoh. 3:11-18). Hal ini juga berarti terhindar dari lautan api kekal yang menunggu mereka yang terhilang di dalam dosa. Bahkan pengharapan akan api pencucian itupun hanyalah merupakan impian saja, karena setelah kematian ada penghakiman, kata Alkitab.
Apabila karburator sebuah mobil kotor, maka dengan sendirinya aliran bensin dan jalannya mesin terhenti. Tanpa kesucian tidak ada kuasa. Kita harus membereskan hidup kita (I Tes. 5:23).
“…tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Allah.” (Ibr. 12:14). “Tuhan, tolong selidiki hatiku, akan apa yang harus kupatahkan, kucabut atau kubuang dan apa yang harus kubangun atau kutanam. Bila terdapat cemburu yang membawa kepatahan hati, benci, kedagingan dan keduniawian, tolonglah agar aku dapat terlepas daripada semuanya itu.” Kita sungguh-sungguh membutuhkan hikmat. I Pet. 5:8 mengatakan bahwa lawan kita si iblis, sedang mencari untuk menelan kita. Inilah ayat yang sungguh-sungguh benar.
Saudara, begitu anda menerima Kristus, maka anda menjadi musuh setan yang terbesar. Perhatikan langkahmu dan jangan berikan tempat baginya untuk menelan anda. Setiap dosa yang anda lakukan melalui perkataan, perasaan atau tindakan adalah dari iblis. I Yoh. 3:8 mengatakan bahwa siapa yang berbuat dosa adalah dari iblis. Ia membenci anda sebagaimana ia membenci Kristus (Wah. 12:12). Bila anda menangkap ikan, apakah yang akan anda lakukan kemudian ? Tentu saja memakannya. Orang percaya kadang-kadang berakhir di dapur setan melalui kesombongan, imoralitas dan penipuan. Melalui kesaksian Mukendi, aku mengetahui bahwa kita kadang-kadang dapat saja memakan daging manusia di dalam bentuk daging binatang. Aku ingat bagaimana kami sangat menyukai daging babi dan suatu hari istriku membeli dan memasaknya. Kami makan dengan nikmat. Akan tetapi setelah itu, perutku terasa aneh, seakan-akan yang kumakan itu bukan daging babi. Perutku serasa diaduk-aduk dan rohku merasa tidak sejahtera, akan tetapi aku tidak dapat menunjukkan mengapa. Aku melupakannya dan menghilangkan pikiran tersebut dan kemudian pergi tidur hanya untuk dibawa melalui mimpi yang panjang dimana aku melihat bahwa keluarga kami bukan sedang makan daging babi, akan tetapi daging tangan bayi. Dan Tuhan menunjukkan bahwa ia mengijinkan hal tersebut terjadi untuk mengajarkan sesuatu kepada kami. Mimpi itu merupakan suatu peringatan bagi kami agar waspada. Para istri, berdoalah dan biarlah anda dipimpin oleh Roh Kudus sebelum anda pergi ke pasar. Bahkan setelah membeli bahan makananpun, anda harus berdoa terlebih dahulu sebelum mema-saknya. Kesaksian semacam itu menunjukkan bahwa beberapa diantara binatang-binatang seperti babi, dipakai dalam dunia roh untuk praktek-praktek okultisme dan kebanyakan roh-roh jahat bertampang seperti itu.
Firman Allah dan doa dapat menguduskan segala sesuatu. Anda juga membaca bagaimana Mukendi mengubah orang yang ingin dimakannya menjadi binatang, untuk meneteramkan hati nuraninya, sebelum menyembelihnya. Dan juga bagaimana jiwa dan roh manusia dipakai oleh orang lain dalam dunia roh sebagai perisai manusia dalam peperangan. Semuanya ini merupakan gambaran tentang agama dan penyembahan palsu.
Mukendi
Saudara yang dikasihi Tuhan, dimanakah Yesus anda sekarang ? Apakah Ia berada di dalam jimat, bunga-bunga atau di dalam hati anda ? Segala sesuatu yang diberikan kepada anda yang harus anda ajak berbicara untuk menyelesaikan masalah anda, sangatlah berbahaya dan berasal dari roh jahat. Berhati-hatilah, anda dapat masuk dalam kesulitan. Golgota adalah tempat dimana semua roh-roh jahat dibuang oleh Kristus. Bila anda memiliki batu atau apa saja dari situ, semuanya berisi roh-roh jahat. Jalan keluar satu-satunya hanyalah menghancurkannya dalam nama Yesus. Sebagai ciptaan baru di dalam Kristus Yesus, Ia telah menghapuskan kutuk atas nama anda. Tukang tenung dan tukang sihir yang terkenal memperoleh sebagian daripada ramuan-ramuan mereka dari Golgota.
Kesaksianku ini bukanlah seperti memamerkan masa laluku sekedar untuk menyenangkan hati saja, tetapi untuk menunjukkan kedalaman yang kulalui bersama iblis dan betapa berkuasanya Yesus sehingga Ia dapat mengangkat aku dari lubang tersebut. Aku berusaha keras menye-nangkan hati musuh, namun demikian aku tidak mengenal damai sejahtera atau suka cita, bagaimanapun juga kerasnya semua usaha-usaha yang kulakukan. Aku tahu bagaimana orang itu telanjang di hadapan musuh dan bagaimana perlindungan yang didapat di dalam Kristus Yesus.
Saat anda membaca buku ini, anda harus tenggelam di dalam darah Yesus. Setan tahu bahwa anda sekarang mengenal siasat tipu dayanya dan ia dapat saja mengikuti anda dan mempersulit kehidupan anda. Biarlah anda berada di dalam jaminan perlindungan dengan menerima Kristus di dalam hidup anda saat ini.
Apakah anda menuai karakteristik daripada nama anda ? Mungkin saja anda memiliki nama yang membawa masalah dan kutuk di atas hidup anda. Kami telah belajar melalui penginjilan orang-orang lain di daerah-daerah di Afrika, bahwa beberapa sebab serangan-serangan roh jahat atas orang-orang disebabkan karena nama mereka. Tetapi Alkitab berkata bahwa siapa yang ada di dalam Kristus Yesus adalah cipataan baru, yang lama sudah berlalu. Setelah bertobat dari dosa-dosa anda, anda mungkin harus menolak semua roh-roh jahat yang dikaitkan dengan nama anda, terutama mereka yang diberi nama nenek moyangnya atau orang lain yang jahat, yang telah mati atau nama apa saja yang memiliki arti buruk atau jahat. Misalnya nama yang memiliki arti “sengsara”, hanyalah akan membawa kesengsaraan, suka atau tidak suka dan kehidupan anda merupakan tempat bagi roh-roh kesengsaraan. Tetapi mereka yang berada di dalam Kristus, tersembunyi di dalam Kristus Allah. Tidak ada dukun, tukang sihir atau tukang tenung yang dapat menguasai hidup anda bila anda benar-benar tersembunyi di dalam Kristus Yesus. Bila sampai dengan saat ini anda belum diselamatkan, mari, undanglah Tuhan Yesus ke dalam hidup anda.
“Tuhan Yesus, aku memberikan hidupku di dalam tanganMu. Lindungilah aku.” Banyak orang mencari perlindungan karena mereka tahu bahwa hidup mereka berada di dalam bahaya. Yesus akan melindungi anda. Sejak hari ini bila anda bertobat, maka anda akan melihat perubahan dalam hidup anda. Bila anda adalah budak sihir atau budak penyembahan setan, terimalah Kristus, Ia akan memberikan anda hidup yang baru. Bila nada suam-suam, maka anda berada dalam bahaya.
Mukendi Berjumpa Dengan Kaniaki Ketika Mukendi , istri dan anaknya tiba di rumah kami, ia mengangkat kedua tangannya dan memuji Tuhan. Walaupun kami tidak siap, kami harus menyediakan tempat bagi mereka. Seseorang telah mengajak Mukendi ke rumah kami atas permintaanku, akan tetapi dalam perjalanan, mereka harus bermalam pada beberapa keluarga dan mengalami malam yang sangat tidak menyenangkan.
Tengah malam saat orang-orang lain tidur, Mukendi membangunkan mereka sambil berkata, “Kalian semua, mengapa kalian tidur ? Tidakkah kalian melihat roh-roh jahat melintasi kakimu dan menuju kamar Mr. John (bukan nama sebenarnya) ? Bangun, mari kita berdoa.” Ia mengatakan dapat melihat roh-roh jahat melompat-lompat di atas kepala orang-orang. Yang lain melanjutkan tidurnya dan ia melanjutkan berdoa seorang diri. Ia berkata kepada orang yang menyambut mereka disitu, “Tidakkah kau melihat roh-roh jahat masuk ke dalam kamar saudara iparmu ?” Ia terus mengikat roh-roh jahat milik Rosa ; ia tahu jenis roh-roh jahat tersebut dan dari arah mana mereka datang. Pemilik rumah itu adalah seorang distributor. Setelah Mukendi mengikat roh-roh jahat itu, ia tiba-tiba melihat pemilik rumah itu keluar dari kamarnya dengan marah. “Bangun semua,” teriaknya di dalam ruangan itu. Kemudian sambil berbalik ke arah Mukendi ia berteriak mengancam, “Kau, keluar dari rumahku.” “Apa yang terjadi ?” tanya saudara iparnya dengan mengantuk. Kata pemilik rumah, “Aku tidak menginginkan dia disini. Ia datang untuk mengganggu rumahku. Ia telah mengikat roh-rohku. Mereka sekarang tidak dapat masuk. Itulah altarku,” tunjuknya ke dalam kamarnya dimana berdiri sebuah kaca, lilin-lilin dan benda-benda pemujaan lainnya. “Aku seorang pengikut Rosa,” katanya.
Semua orang tampak bingung. Mukendi kemudian diantarkan untuk tidur di rumah tetangga yang lain. Ketika ia sedang tidur, terdengar ketukan keras pada pintu depan yang datangnya dari seorang tetangga lain yang sakit hati.
“Apa yang kau lakukan sekarang ? Bila orang itu tidak keluar dari rumahmu, maka kami akan membunuhmu.”
Pemilik rumah juga mulai mengancam Mukendi dengan berkata, “Mengapa kau lakukan ini terhadapku ? Mengapa kau ikat rohku ? Aku seorang tukang sihir. Aku ingin terbang tetapi tidak dapat karena kau mengikat aku. Bukankah aku telah menolongmu, mengapakah kau tidak menolongku juga ?” Jadi Mukendi pergi tidur di luar rumah sedang istri dan anaknya tetap tidur di dalam. Ketika akhirnya mereka tiba di rumah kami, ia berdiri dan memuji Allah, “Allah, aku berterima kasih padaMu sebab aku telah menemukan orang yang tepat seperti yang kuminta untuk Kau tunjukkan kepadaku.” Setelah itu, ia kemudian bercerita, “Aku melihat lingkaran malaikat mengelilingi rumahmu. Aku merasa penuh dengan damai sejahtera yang belum pernah kualami sejak saat aku diselamatkan.”
Seseorang harus memiliki hati Kristus untuk mengetahui apa yang dirasakan oleh orang yang baru dilepaskan dari kuasa-kuasa jahat dan untuk menolongnya. Setelah melatihnya selama beberapa minggulah aku baru bertanya kepadanya, “Mukendi, bagaimana gaya hidup orang tuamu ?” Mukendi kemudian memberiku silsilah keluarganya yang lengkap selama delapan generasi.
Bagi para orang tua, berhati-hatilah kepada siapa anda menikahkan anak anda. Istri pertama Mukendi, menurut kesaksiannya, adalah seorang Kristen. Tetapi ia tidak berdoa cukup untuk membiarkan Allah memimpinnya kepada suami yang tepat. Jadi ketika Mukendi menikahinya, kuasa-kuasanya sama sekali menenggelamkannya dan ia kemudian menjadi orang yang sangat kedagingan. Mukendi mencoba untuk mengorbankannya kepada setan, tetapi Allah melindunginya karena ia memiliki seorang bibi yang suka berdoa. Akan tetapi, diakhirnya ia menjadi sakit mental dan meninggalkan Mukendi dalam keadaan hidup, tetapi gila.
Mukendi juga berkata bahwa bibinya adalah seorang Kristen yang suam-suam, yang sangat suka bergosip. Itulah sebabnya ketika ia menerima baptisan setan, ia dapat melihat bibinya telanjang. Setiap orang Kristen yang kedagingan itu telanjang di hadapan setan dan agen-agennya. Ingatlah bahwa setan tidak akan dengan mudah melepaskan seorang agen dari ceng-keramannya. Ketika Mukendi baru diselamatkan, ia sampai di rumah pada suatu hari dan mendapatkan bahwa anaknya baru saja mati. Ia mengangkat tubuh anaknya dan berseru kepada Allah, “Allah, Engkau telah menunjukkan kuasaMu kepadaku. Betapa besarnya Engkau itu sehingga tidak ada kejahatan apapun yang dapat melampaui Engkau. Dengan kuasa yang sama Engkau menyelamatkan aku dan melepaskan aku dari iblis. Sekarang kembalikanlah hidup anakku.” Anak itu kembali hidup, sehingga mencengangkan semua. Tidak lama kemudian, ia berada dalam perjalanan untuk mengambil dan menghancurkan peti perkakas sihirnya di depan saudara-saudara seiman, tetapi ia menemukan bahwa sebagian besar dari peralatan yang penting-penting telah dicuri. Ketika tukang sihir dan tukang tenung yang lain mendengar bahwa ia telah diselamatkan, maka dengan diam-diam mereka datang dan mencuri peralatan tersebut dari petinya.
Maka Mukendi lalu mengumpulkan sisanya, tetapi di dalam perjalanan menuju ke persekutuan, tanah yang dipijaknya tiba-tiba tenggelam dan ia menemukan dirinya di dalam lubang yang sangat dalam dan ia mulai berseru kepada Allah, “Tuhan Yesus, lindungilah hidupku. Engkau menolong anakku hidup kembali, Engkau juga menolong aku keluar hidup-hidup dari lubang ini.” Malaikat-malaikat Allah yang bertugas berada disana untuk memberikan pertolongan dan ia keluar dari lubang itu dengan selamat tanpa luka apapun.
Aku harus mengambil waktu untuk memuridkan Mukendi dan menolongnya di dalam kele-pasan yang total. Yang terpenting dari semua itu adalah keharusannya kembali ke rumah untuk melepaskan ibunya dan seluruh keluarganya. Ada suatu saat dimana Mukendi menyangka sudah waktunya untuk pergi dan menghadapi keluarganya, tetapi aku bersikeras bahwa waktunya belum sampai. Aku harus sangat berhati-hati. Setiap orang yang sudah melayani setan dalam jangka waktu yang demikian lamanya dan dnegan kedalaman yang sudah sedemikian rupa, pastilah merupakan sasaran penyerangan. Di damping itu, orang seperti itu masih memiliki sedikit sifat-sifat lamanya. Bagi kita, orang-orang Kristen, kita tidak dapat bersandar pada kegagahan dan kekuatan kita, tetapi kita harus sepenuhnya bergantung kepada Tuhan untuk pengarahan dan bimbingan. Dan Allah bekerja di dalam kasih karunia. Ia sabar, baik dan penuh kasih. Aku harus membawa Mukendi pada suatu tempat dimana ia mengerti bahwa Allah ingin memasukkan cara-caraNya di dalam segala sesuatu yang kita lakukan. Kita tidak memaksa dan mempergunakan kekuatan otot kita seperti yang terjadi di dalam kerajaan kegelapan dimana semua ingin menjadi bintangnya.
Mukendi telah masuk kedalaman neraka dan aku harus melatihnya dengan sangat berhati-hati. Aku bahkan mengundang saudara-saudara seiman untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan bersama denganku apakah kelepasannya sudah total dan apakah ia sudah sepenuhnya dime-nangkan bagi Kristus. Mereka mengkonfirmasikan segalanya dan merasa puas bahwa ia tunduk sepenuhnya pada ke-Tuhan-an Yesus Kristus. Aku juga belajar bahwa karena iblis itu seorang tuan yang begitu kejam dan tidak mau bergeming atau menunjukkan belas kasihan sedikitpun juga, maka mereka yang malayaninya melakukan semuanya dengan sepenuhnya, untuk menghindarkan amarahnya. Mereka tidak dapat menjadi setengah hati sebagaimana beberapa orang-orang Kristen yang suam-suam. Oleh karenanya, bila mereka dimenangkan bagi Kristus, merka cenderung menunjukkan rasa tunduk yang total dan dengan mudah dapat menangkap hal-hal yang dari Allah. Mereka menjadi lebih bersungguh-sungguh daripada orang-orang yang diselamatkan dari kehidupan dosa yang umum. Setelah malatihnya dan menemukan cukup banyak bukti akan kekuatannya di dalam Tuhan, aku kemudian mengirimkannya kembali ke desanya untuk melepaskan seluruh keluarganya. Aku bertanya kepada beberapa saudara seiman yang tinggal di dekat desa Mukendi, apakah mereka dapat pergi bersama dengannya untuk membantu melepaskan seluruh keluarganya dan mereka setuju. Jadi kami menetapkan suatu hari bagi misi yang penting itu, enam bulan setelah Mukendi diselamatkan.
Mukendi
Ketika ibuku melihatku memasuki pekarangan rumah kami, ia tidak mengenaliku. Aku tidaklah setampan sekarang setelah keselamatanku, saat aku meninggalkan rumah dulu. Aku tampak sama sekali berbeda, karena Yesus telah mengubahku. Kataku kepadanya, “Ibu, tidakkah ibu mengenali aku ? Akulah Mukendi, putramu.”
Setelah ragu-ragu beberapa saat, ia kemudian menyadari bahwa aku benar-benar putranya dan ia melompat memelukku dengan berurai air mata. Dengan sukacita Mukendi menceritakan kisah kehidupan baru yang dialaminya bukan hanya kepada ibunya, tetapi juga kepada seluruh anggota keluarga yang hadir. Ketika ia memberitahukan tentang kabar keselamatan dirinya kepada mereka, mereka semua bersuka cita karena segala sesuatu pada dirinya benar-benar mencerminkan hal itu.
“Aku tampak lebih tampan sekarang dibandingkan dengan saat aku melayani setan.” Ketika saudara-saudara seiman yang datang bersama-sama dengannya mengadakan altar call atau undangan untuk menerima Tuhan Yesus, maka seluruh anggota keluarga yang hadir bersedia menerima Kristus. “Karena kau adalah kepala kami, siapakah kami sehingga kami menolak apa yang telah kau pilihkan sebagai yang paling tepat bagi kami ?” kata ibunya saat mereka semua berlutut untuk menerima Kristus.
Segala halangan sudah dipatahkan ketika Mukendi selanjutnya menanyakan mengenai peti sihir yang diwarisinya dari almarhum ayahnya. Ibunya adalah satu-satunya orang yang menyimpan kuncinya. Tidak seorangpun yang diijinkan membuka peti tersebut kecuali Mukendi sendiri. Peti itu dimaksudkan sebagai milik yang paling berharga dimana Mukendi merupakan ahli waris tunggal.
Ibunya tidak mempunyai pilihan lain selain menyetujui permintaan tersebut. Mukendi, dengan memakai kuasa darah Yesus menghancurkan peti tersebut dan seluruh peralatan sihir, tenung dan perdukunan dibakar di tengah ketercenganngan orang-orang semua.
“Kau adalah ahli warisnya,” kata ibunya. “Kau dapat berbuat apa saja yang kau inginkan dengannya.”
Setelah kejadian itu, Mukendi mencari saat yang tepat untuk meminta persetujuan ibunya untuk menebang pohon yang dikatakan menyimpan hidupnya. Waktunya telah tiba bagi Mukendi untuk menghancurkannya. Ia harus memilih antara setan yang sudah dilayaninya selama itu dengan menaruh kepercayaan yang salah terhadapnya, dengan Allah yang baru dikenalnya, akan tetapi penuh kasih dan pemeliharaan. Ia telah menjatuhkan pilihannya kepada yang terakhir. Juga diantara kehidupan dan kematian, terang dan kegelapan, ia telah memutuskan pilihan yang tidak akan pernah disesalinya ; memilih kehidupan dan berjalan di dalam terang.
“Ibu, bagaimana mengenai pohon yang ibu katakan bahwa aku akan mati bila sesuatu terjadi atasnya ? Aku akan menebangnya dan ibu akan menyaksikan perlindungan Yesus,” katanya.
“Anakku,” kata ibunya. “Kau dapat melakukan apa saja, akan tetapi jangan pohon itu. Aku bisa mengerti tentang peti sihir warisanmu, tetapi jangan pohon itu, anakku.”
Nenek yang menanam pohon itu sudah mati. Mukendi tidak berada disitu ketika ia mati dan roh-roh jahat di dalamnya berteriak-teriak mencari Mukendi, karena dialah ahli waris ilmunya. Tetapi karena Mukendi tidak ada, maka nenek itu mati sambil menangis dengan sedihnya. Seandainya Mukendi berada disitu, maka roh-roh jahat tersebut pasti langsung masuk ke dalamnya untuk menambah kekuatannya.
“Ibu, Yesus akan melindungiku. Tidak ada hal buruk yang akan terjadi.”Ia meyakinkan ibunya.
Ia memiliki segala alasan yang ada untuk mempercayai Allah, yang datang menyelamatkan ketika anaknya mati dan ketika ia jatuh ke dalam lubang. Allah akan melakukannya lagi. Di akhirnya, ibunya menyerah dengan segan. Dengan menaikkan puji-pujian kepada Tuhan, para saudara berbaris dengan parang masing-masing menuju tempat yang mengerikan itu, yaitu sampai di bawah kaki pohon besar tersebut. Dengan tertegun, ibu Mukendi dan para tetangganya ikut menyaksikan dengan rasa gentar, takut dan tercengang. Tetapi dengan helaan napas lega, ketakutan tersebut segera berubah menjadi sukacita. Ibunya yang menyangka bahwa Mukendi dapat saja setiap saat jatuh mati, hidup untuk menyaksikan salah satu dari saat-saat kelepasannya yang paling menggembirakan, kenyataan bahwa Allah dapat memelihara hidup anaknya. Ketika pohon itu sedang ditebang, ibu Mukendi perlahan-lahan memperoleh keyakinannya kembali. Sunga, adalah sebuah pohon yang sangat langka, yang biasanya dipakai untuk membuat drum, karena mengeluarkan bunyi-bunyian yang sedap didengar. Karena itu adalah pohon yang penuh duri, maka Mukendipun dimaksudkan untuk memiliki karakteristik yang serupa. Tidak seorangpun dapat mendekati pohon berduri tanpa tertusuk ; begitulah Mukendi dahulu. Tidak seorangpun yang dapat menjadi kawannya tanpa terluka.
Tepat sebelum pohon itu roboh, banyak sekali orang-orang di sekitar situ yang berbondong-bondong datang ke tempat itu. Sebabnya ? Mereka mendengar paduan suara yang indah sekali yang menyanyikan lagu-lagu pujian kepada Tuhan, seperti pada kebaktian-kebaktian dimana ada pengkotbah dan pengeras suaranya.
Menurut Mukendi, “Tidak ada seorangpun yang menyanyi. Pastilah para malaikat yang menyanyi, karena Allah bersuka atas kita dengan puji-pujian. Setiap kali kami mengayunkan parang, mereka bersukacita.”Mereka yang berbondong-bondong datang kesitu juga memberikan hidup mereka kepada Yesus. Dapatlah dibayangkan kelepasan yang dibawa Allah kepada umatNya pada hari itu, melalui ketaatan Mukendi.


=== Tamat ===

Tidak ada komentar: