Translate

Kamis, 24 September 2015

PELAYANAN MALAIKAT KESAKSIAN CINDY JACOBS
MIKE AND CINDY JACOBS
Kemarin sore saya mendengarkan Cindy Jacobs, seorang wanita yang dikenal sebagai Jenderal Pendoa Syafaat, berkisah tentang Mazmur 91. Dia katakan, jika Mazmur 91 diperkatakan dengan iman, maka apa yang tertulis di dalamnya akan menjadi nyata, dan perlindungan dari Yang Maha Kuasa dan Maha Hebat, El Shadai, akan nyata terjadi.


Cindy Jacobs mengisahkan dua pengalaman hidupnya tentang pelayanan malaikat yang diperintahkan Tuhan untuk menjaga kita di segala jalan kita. Pertama, beberapa waktu yang lalu dia diperintahkan Tuhan untuk berdoa di Iraq. Bersama suaminya, Mike Jacobs dan beberapa orang pendoa yang berani mati masuk ke kancah peperangan Iraq, mereka terbang ke Baghdad. Pada waktu akan mendarat, pesawat terbang yang ditumpangi bergerak di luar kebiasaan, agak zig zag. Ketika ditanyakan kepada pramugari, dia menjawab bahwa ini adalah prosedur normal untuk menghindari tembakan roket dari para gerilyawan Iraq. Menghadapi bahaya di Iraq, Cindy yang diintimidasi suara setan, "Pasti kamu mati di Iraq!", Cindy mengajak teamnya memperkatakan Mazmur 91.


Sesampainya di airport, mereka baru sadar bahwa mereka tidak punya visa masuk, karena waktu berangkat dari AS, mereka percaya saja bahwa masuk Iraq tidak perlu visa masuk. Ketika mereka mengantri di konter imigrasi di depan mereka ada lelaki tinggi besar dan berkata kepada mereka. "Kalian tidak perlu visa karena kalian orang-orang VIP. Aku akan atur kalian untuk bebas pemeriksaan." Benar saja, ketika orang tinggi besar itu berbicara dengan petugas imigrasi, satu per satu rombongan Cindy langsung melewati konter imigrasi, tanpa paspor mereka di-cap, dan sepertinya petugas tersihir tak berreaksi apa-apa ketika rombongan kecil itu melewati petugas. Ketika mereka mencari-cari lelaki tinggi besar yang sudah menolong mereka lolos dari imigrasi, lelaki itu telah menghilang begitu saja.


Pengalaman kedua tentang pelayanan malaikat dialami ketika Cindy Jacobs diutus ke Venezuela. Saat itu sudah malam ketika Cindy berdua teman wanitanya sampai di bandara Venezuela. Malam dan gelap di sekitar airport dengan kantor/toko yang sudah tutup membuat apa yang pernah dikatakan orang tentang penculikan dan pembunuhan oleh kartel narkoba di Venezuela menjadi terngiang-ngiang di kepala Cindy. Kembali suara setan berkata, "Pasti kalian mati di sini!" Dia memperkatakan Mazmur 91 dan berdoa dalam bahasa roh. Saat itu airport sudah sepi. Tidak ada taksi, tidak ada orang-orang lain di sekitar situ. Tidak ada penjemput dari hotel. Ketika Cindy ingin menelpon hotel, dia tidak punya uang pesos karena belum sempat menukarkan dan money changer di situ sudah tutup. Dia juga tidak bisa membeli kartu telpon lokal untuk menelpon hotel.


Tiba-tiba datang seorang lelaki. Dengan membawa kartu telpon, dia menawarkan bantuan. 

"What can I do for you?" 

"I need to call the hotel." 

"Let me call." 

Dia menelpon dengan bahasa Spanyol yang fasih. Lalu memberikan gagang telpon kepada Cindy. "Ayo, silakan anda berbicara dengan petugas hotel ini yang akan menjemput Anda segera."


Cindy menjelaskan siapa dirinya dan sudah booking hotel itu beberapa hari sebelumnya. Petugas hotel itu setuju untuk menjemput Cindy di airport. Lelaki yang menolong Cindy memperkenalkan diri. "Nama saya, Luiz, saya malaikat yang dikirim untuk menolong Anda." Wow! Pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat. Sekejap kemudian Luiz menghilang.


Janganlah ragu untuk meminta pelayanan malaikat. Pasti Dia, Yang Maha Kuasa, akan menepati janji-Nya dalam Mazmur 91.... Tuhan Yesus Memberkati.


Tidak ada komentar: