Translate

Senin, 28 September 2015

Selama 9 menit dikatakan dokter sudah meninggal




 Seorang wanita yang pernah hampir mati di tahun 2009 lalu muncul di stasiun televisi FOX News pada Selasa 2 April 2013 lalu menceritakan pengalamannya bertemu dengan Tuhan. Wanita bernama Crystal McVea ini   mengaku mati selama 9 menit.

  
McVea adalah penduduk asli Oklahoma, pada tanggal 10 Desember 2009 dirinya masuk rumah sakit karena mengalami masalah dengan pernafasannya. Namun setelah menjalani prosedur medis, sesuatu yang tidak diharapkan terjadi. Crystal McVea menceritakan kepada pembawa acara FOX News, Gretchen Carlson bahwa saat itu ia memejamkan matanya dan begitu matanya terbuka ia sudah berada di surga.


“Aku melihat malaikat, aku melihat Tuhan dan aku jatuh berlutut dihadapan-Nya,” ungkap McVea. Ketika Carlson meminta McVea untuk menggambarkan seperti apakah Tuhan, ia manjawab bahwa hal itu tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Yang bisa ia gambarkan adalah Tuhan seperti cahaya terang yang besar – melalui cahayanya itu McVea bisa merasakan, menyentuh, mendengar bahkan mencium bau Tuhan.


  “Seperti bukan memiliki lima indera, tetapi mungkin seperti memiliki 500 indera,” jelasnya. McVea mengaku sempat ditanya dua kali oleh Tuhan apakah mau kembali ke bumi, dan dua kali pula dirinya memilih untuk tinggal bersama Tuhan.


“Sepanjang hidup saya, saya adalah seorang yang bimbang,” demikian pengakuan McVea. Sekalipun dirinya ke gereja dan mendengar tentang Tuhan, namun ia tidak yakin benar. “Dan kemudian, saya menutup mata dan membukanya sedang berdiri di depan pencipta bukan hanya alam semesta, tetapi juga diri saya, saya tidak pernah ingin meninggalkannya.”


Meskipun keberatan, McVea akhirnya patuh kepada Tuhan ketika Ia mengirimnya kembali ke tubuhnya setelah dirinya dibebaskan dari  rasa malu dan rasa bersalah yang selama ini membebani hidupnya. McVea menuliskan kisahnya secara lengkap dalam bukunya yang berjudul “Waking Up In Heaven.”


Menurut ilmuwan Amerika, 3% penduduk AS dilaporkan pernah memiliki pengalaman hampir mati. Bagi beberapa orang disertai pengalaman nyawanya keluar dari tubuh, melalui lorong cahaya atau sesuatu yang serupa itu. Namun ahli sarah beranggapan bahwa hal tersebut merupakan indikasi adanya masalah neurotransmitter atau efek samping dari obat. Namun seorang ahli bedah syaraf bernama Eben Alexander berubah pikiran saat ia mengalami fenomena kematian itu secara pribadi. Dengan keyakinan baru, Alexander menuliskan pengalamannya itu dalam buku berjudul Proof of Heaven.


Catatan:
Dunia berusaha menyelidiki orang-orang yang telah mati dan hidup kembali, dengan pengetahuan manusia, tetapi semua itu tidak dapat terbukti, karena dokter juga pernah mati dan hidup kembali lagi dan mereka berjumpa dengan Tuhan Yesus.

Tuhan kita sangat baik, sehingga Dia masih mengingatkan kita, bahwa surga dan neraka itu ada, Dia tidak ingin kalau kita berada di neraka. Sehingga Dia masih menceritakan perbuatan-perbuatan yang ajaib dalam kehidupan kita.

Kesempatan Tuhan sediakan buat kita, untuk mau bertobat dan percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita umat manusia. Amin


Tidak ada komentar: