Translate

Jumat, 24 Juni 2016

KESAKSIAN IMAM 40 MESJID ETHIOPIA DIPANGGIL OLEH YESUS KRISTUS – MUHAMMAD AHMAD


Terlahir sebagai seorang Muslim yang taat di tengah keluarga Muslim yang dihormati oleh lingkungannya di Ethiopia. Bapanya adalah seorang guru Kuran, sedangkan Muhammad Ahmad sendiri melayani di 40 mesjid. Yeshua Ha Mashiah menampakan diriNya dan berbicara kepada Muhammad melalui mimpi-mimpi. Ketika ia menerima Yeshua sebagai Juruselamatnya, bapanya ingin membunuhnya dan isterinyapun meninggalkan dia. Untuk keselamatan jiwanya, jemaat setempat mengirim dia keluar kota dan belajar Alkitab. Dia kembali ke kotanya dan membawa terang Injil kepada keluarganya bahkan kedalam Mesjid-mesjid.

Ini adalah kesaksian Muhammad sendiri bagaimana ia berpindah dari seorang Muslim yang fanatik menjadi penjala manusia untuk Juruselamatnya, Yeshua Ha Mashiah. Haleluyah!

“Sepanjang hidup saya, saya adalah seorang muslim yang taat. Tujuan keluarga saya adalah mendirikan Islam di mana-mana, untuk menyebarkan agama Islam. Sebagai pemimpin Mesjid saya juga membuat gang untuk menangkapi orang-orang Kristen dan menganiaya mereka, mereka yang pergi ke gereja. Dan membakar 7 Alkitab.”

Suatu hari ia mendengar suara dari Sorga di dalam mimpinya memanggil namanya: ”Muhammad … Muhammad kamu hidup di dalam kegelapan. Kamu melakukan pekerjaan-pekerjaan yang besar, tetapi itu bukan pekerjaan yang baik, semua itu bukan pekerjaan-Ku. Keluarlah dari situ, ikutlah Aku maka Aku akan tunjukan kepadamu jalan yang benar.” Dia tahu bahwa itu adalah suara Elohimnya orang Kristen. 

Ketika ia ceritakan mimpinya tersebut kepada ibunya. Ia dimarahi oleh ibunya. Karena ia lahir di keluarga Islam yang ketat, ia memutuskan untuk tidak mengikuti perintah yang ia dapat dari mimpinya tersebut. Dan kembali ia mendapat mimpi yang sama, namun kali ini suara tersebut nampak sebagai perintah yang tegas untuk dia meninggalkan hidupnya yang gelap tersebut dan mengikuti Yeshua. Muhammad tetap menolak perintah tersebut, lalu ia mengalami sakit yang berat, tidak dapat makan dan berjalan, ia merasa beban yang berat telah jatuh di atas pundaknya. Ia mencoba berkunjung ke beberapa rumah sakit, namun tidak membantu.



Muhammad Ahmad :
“Saya mengalami sakit yang berat, tidak dapat makan dan berjalan, saya merasa beban yang berat telah jatuh di atas pundak saya. Saya mencoba berkunjung ke beberapa rumah sakit, namun itu semua tidak membantu.”

Ia teringat kepada seorang penginjil yang pernah mencoba menginjili dia beberapa waktu yang lalu. Saya berusaha menghubunginya, sekalipun takut akan keluarga dan teman-temannya.

Muhammad Ahmad :
“Saya takut teman dan kerabat saya akan membunuh saya. Dan saya memutuskan untuk memanggil seorang penginjil untuk berbicara dengan dia. Dia menceritakan mengenai Alkitab dan dia menyemangati saya. Kemudian saya memutuskan untuk mengikut Yesus sebagai Juruselamat saya. Kemudian pada hari yang sama semua beban dan semua penyakit saya hilang dari tubuh saya.”

Singkat cerita mereka bertemu, dan penginjil ini menceritakan kepadanya tentang Alkitab dan menasehati dia untuk menerima Yeshua sebagai Juruselamatnya. Dia menerima nasehat tersebut, pada hari itu juga, Muhammad berkata, bahwa beban beratnya terangkat keluar dari padanya, dan ia disembuhkan dari semua sakitnya.

Muhammad Ahmad :

“Saya bukan hanya seorang yang menerima Yesus setelah penglihatan itu. Saya menceritakan hal ini kepada semua anggota keluarga tentang kesembuhan dan kedamaianku, dan banyak dari mereka menerima Yesus. Kemudian saya teringat masa lalu dimana saya sering memperlakukan suatu yang jahat kepada orang Kristen dan saya meminta Tuhan untuk mengampuni dosa saya.”

Ketika orang tuanya tahu bahwa ia telah berpindah ke Kristen, ia diusir dari rumahnya dan terancam untuk dibunuh.

Sekembalinya dari sekolah Alkitab, ia bercerita kepada ibunya, dan anggota-anggota keluarganya bagaimana ia telah disembuhkan dan menggalami kedamaian di hatinya, mereka juga menggambil keputusan untuk menerima Yeshua sebagai Yahweh mereka. Langkah selanjutnya yang Muhammad lakukan adalah meminta maaf kepada orang-orang Kristen yang ia pernah aniaya. Dan belajar bagaimana ia bisa memberitakan Injil kepada orang-orang Muslim lainnya yang hidup di dalam kegelapan seperti masalalunya. Muhammad berkata, ”Saya tidak malu-malu lagi menyatakan bahwa Yeshua adalah nyata, kesembuhanku, damai sejahteraku, pelayananku dan Juruselamatku.”

Kemudian Muhammad Ahmad bersama-sama dengan orang yang dulu dia perlakukan dengan jahat menjadi teman baik dan mereka masuk kedalam suatu wadah penginjilan yang dinamakan AIMS (Accelerating International Ministry Strategy) untuk mengajarkan teknik dan strategi didalam penginjilan ke seluruh Ethiopia. Semua kebencian itu bisa hilang dikarenakan kekuatan penyembuhan dari Tuhan Yesus Kristus.

Muhammad Ahmad mengakhiri kesaksian dengan mengatakan: “ I don’t have any hestitation that Jesus us real, He is my peace, my Healer, my Ministry, and My Savior. ”



Tidak ada komentar: