Translate

Rabu, 08 Juni 2016

SEORANG MUSLIM DARI ETHIOPIA SHEIK AMEN SEMBUH DARI AIDS





Kesaksian Sheik Mohammed Amen
Sembuh dari AIDS dan HIV
Dari Imam Masjid menjadi Penjala Manusia

Kisah Para Rasul 3:16 - Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat dan kamu kenal ini; dan kepercayaan itu telah memberi kesembuhan kepada orang ini di depan kamu semua.

Christian Broadcasting Network (CBN)
"Saya adalah kerangka yang berjalan, rambutku hilang dan yang tersisa dari tubuhku adalah hidung dan gigi."

Kesaksian ini mengisahkan tentang seorang pemuka agama yang bernama Sheik Mohammed Amen di Etiopia yang adalah anak petani beragama Muslim. Amen dilahirkan di propinsi Juma di negara Ethiopia, ayahnya adalah seorang petani. Amen kecil adalah penggembala kambing.

Ketika Mohammed lahir, ibunya ingin agar dia menjadi pelayan Tuhan, sehingga ia tidak disekolahkan di sekolah reguler seperti SD, SMP, atau SMA, tapi ia disekolahkan di sekolah agama, belajar Alquran dan menjadi seorang Imam (pemimpin sembahyang & pengkhotbah dalam agama Muslim). Bahkan dia sewaktu remaja mendapatkan beasiswa untuk mendalami Alquran di Arab Saudi. Didalam pengakuannya Amen merasa kosong dan hampa akan kasih.

"Jauh didalam hatiku aku menyadari ada sesuatu yang hilang didalam hatiku, sesuatu itu adalah kedamaian."

Setelah menyelesaikan studi selama 9 tahun, Amen kembali ke Etiopia dan menjadi imam di salah satu mesjid terbesar di Juma. Tak lama kemudian, Amen menimba ilmu lagi di Sudan dan kembali ke Etiopia selama setahun. Tiba-tiba dia jatuh sakit, menjadi kurus dan keadaanya sangat menyedihkan.

"Saya adalah kerangka yang berjalan, rambutku hilang dan yang tersisa dari tubuhku adalah hidung dan gigi. Sisa dari tubuhku yang lain perlahan-lahan menjadi rusak. "

Keluarganya membawa dia ke rumah sakit, akan tetapi para dokter gagal untuk menyembuhkan penyakitnya. Sebenarnya ada satu rahasia yang ia sembunyikan, meskipun ia adalah seorang pengajar agama, ia jatuh dalam dosa perzinahan. Ia berkata, "Secara pribadi saya adalah orang yang sangat berdosa." Dokter mengatakan bahwa hidupnya sudah tidak lama lagi. Akan tetapi, mujizat terjadi dalam hidupnya.

PAda saat di rumah sakit, keluarganya telah menyiapkan proses penguburannnya, karena memang tidak ada kemungkinan lagi bahwa Amen akan sembuh dari penyakitnya. Dokter mengatakan bahwa Amen hanya punya sedikit waktu untuk hidup.

Pada suatu malam, ia mendapat sebuah penglihatan yakni dinding rumah sakit bercahaya dan Tuhan Yesus datang dan berpakaian seperti seorang dokter dan masuk ke kamarnya, kemudian berdiri disamping tempat tidurnya. Tuhan Yesus berkata kepadanya dengan penuh kasih, "Mohammed, bangunlah!!". Sebagai seorang Muslim ia bingung, ia berpikir dalam keadaan sakit seperti ini bagaimana mungkin dia bisa bangun. Tuhan Yesus seakan mengetahui pikirannya dan mendekatinya serta menjamah bagian tubuhnya yang sakit. Saat itu ia merasakan kedamaian, sukacita dan kebahagiaan yang tak dapat dikatakan. Ia percaya bahwa ia telah sembuh dan yang paling menakjubkan lagi ia yang dulunya tidak percaya kepada Tuhan Yesus menjadi percaya serta memutuskan untuk mengikuti Tuhan.

"Saya tidak percaya itu akan terjadi, dahulu saya hanya mempercayai bahwa Yesus hanyalah seorang Nabi, tetapi setelah kejadian itu saya percaya bahwa Yesus adalah Anak Tuhan dan saya memutuskan bahwa Yesus adalah Tuhan yang mampu menyembuhkan penyakitku dan akhirnya saya memutuskan untuk mengikutinya. "

Hasil test menunjukkan bahwa ia bebas dari HIV-AIDS yang ia derita setelah 4 bulan 25 hari dirawat di rumah sakit. Sekarang ia telah menjadi evanglis dan membagikan kesaksiannya di seluruh desa dan kota di Etiopia.

Kemudian Amen menjadi seorang Penginjil sepenuhnya. Amen mengabarkan kasih dan cinta Yesus kepada dirinya dan kisah mujizat yang dialaminya yakni kesembuhan dari penyakit HIV AIDS di seluruh gereja dan desa di negara Ethiopia.

"Jika Tuhan Yesus tidak datang mengunjungi aku pada saat di tempat tidur di rumah sakit dan menyentuh tubuhku dan jiwaku, pertama saya akan kehilangan nyawa saya, kedua saya akan menderita selamanya, tetapi Yesus memberikan kesembuhan fisik, kehidupan abadi dan kedamaian kekal yang saya pahami."

Kitab Kisah Para Rasul 10:34-36 = (34) Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang. (35) Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya. (36) Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel, yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus, yang adalah Tuhan dari semua orang.

Kisah Para Rasul 3:16 - Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat dan kamu kenal ini; dan kepercayaan itu telah memberi kesembuhan kepada orang ini di depan kamu semua.

Maleakhi 4:2 - Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.


Tuhan Yesus Memberkati ...

Tetap Mengasihi Manusia ... Tetap Semangat ...

Tidak ada komentar: