Translate

Selasa, 02 Agustus 2016

8 TRIK SETAN UNTUK MENGHANCURKAN GEREJA KESAKSIAN REBECCA BROWN


Shalom..

Elaine, seorang mantan petinggi gereja setan sekaligus mantan penyihir ini bersaksi membongkar rencana dan trik-trik Iblis dalam usahanya menghancurkan gereja-gereja Kristen:

Selama tahun-tahunku di The Brotherhood (kelompok pemuja setan-red) aku amat sungguh-sungguh dilatih, dan aku ganti melatih orang lain, bagaimana cara menyelinap dan menghancurkan berbagai macam gereja. Tujuan Iblis adalah membuat setiap gereja Kristen seperti gereja di Laodikia yang digambarkan oleh Tuhan kita Yesus Kristus dalam Wahyu 3:15-16:

"Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku."

Gereja-gereja yang penuh dengan jemaat yang pasif yang tidak pernah terganggu untuk membaca atau mempelajari Alkitab, yang "secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakikatnya mereka memungkiri kekuatannya..." seperti yang dijelaskan dalam Timotius II:3:5, tidak menjadi ancaman bagi Iblis.

Kami diajar delapan hal penting sebagai rencana dasar untuk menyerang yang dapat disesuaikan di denominasi gereja manapun kami dikirimkan.

Kenyataan bahwa hampir semua pengikut Iblis yang memiliki tingkat tinggi secara teratur menghadiri kebaktian di gereja-gereja Kristen tidak perlu mengherankan bagi setiap orang. Yaitu, setiap orang yang menyediakan waktu untuk membaca firman Tuhan. Setiap orang Kristen dengan sangat jelas diperingatkan bahwa serangan Iblis akan datang dari dalam gereja sendiri - khususnya di zaman kemakmuran.

Ketika Paulus mengucapkan "selamat tinggal" kepada para penatua di Efesus, dia memberi mereka peringatan ini:

"Dan sekarang aku tahu, bahwa kamu tidak akan melihat mukaku lagi, kamu sekalian yang telah kukunjungi untuk memberitakan Kerajaan Allah. Sebab itu pada hari ini aku bersaksi kepadamu, bahwa aku bersih, tidak bersalah terhadap siapapun yang akan binasa. Sebab aku tidak lalai memberitakan seluruh maksud Allah kepadamu. Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri. Aku tahu, bahwa sesudah aku pergi, serigala-serigala yang ganas akan masuk ke tengah-tengah kamu dan tidak akan menyayangkan kawanan itu. Bahkan dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang dengan ajaran palsu mereka berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar dan mengikut mereka. Sebab itu berjaga-jagalah dan ingatlah bahwa aku tiga tahun lamanya, siang malam, dengan tiada henti-hentinya menasihati kamu masing-masing dengan mencucurkan air mata." Kisah Para Rasul 20:25-31.

"Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus. Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang. Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka." II Korintus 11:13-15

"Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus." Yudas 1:4.

Ayat-ayat diatas menunjukkan dengan jelas sekali bahwa serangan Iblis akan datang dari dalam gereja-gereja kita. Kami tidak akan mencoba memulai perburuan terhadap pengikut Iblis, tetapi keinginan kami adalah untuk menunjukkan kepada Anda taktik-taktik utama yang digunakan Setan sehingga Anda dapat menghentikan aktivitas semacam ini di dalam gereja Anda sendiri. Masing-masing individu bertanggungjawab di hadapan Allah untuk menjadi waspada dan peka, untuk membaca dan sungguh-sungguh mempelajari firman Allah (Alkitab), secara seksama mendengarkan apa yang diajarkan di gereja mereka. Setiap ajaran yang tidak cocok dengan firman Allah harus dilawan, tidak peduli siapa yang mengajarkannya. Namun perlawanan itu harus dilakukan dengan kasih dan lemah lembut, tetapi tegas. Paulus emberikan beberapa nasihat yang sangat baik kepada Timotius tentang masalah ini:

Janganlah engkau keras terhadap orang yang tua, melainkan tegorlah dia sebagai bapa. Tegorlah orang-orang muda sebagai saudaramu, perempuan-perempuan tua sebagai ibu dan perempuan-perempuan muda sebagai adikmu dengan penuh kemurnian. 1 Timotius 5:1-2.

Kata "tegurlah" berarti meminta dengan sangat, memohon; memohon dengan sangat hormat. Jangan lupa bahwa Yesus mengasihi orang-orang ini dan telah mati bagi mereka sebagaimana Dia telah mati untuk Anda dan aku. Tujuan Anda bukan untuk membongkar mereka, tetapi untuk mengendalikan mereka dan membuat mereka supaya diselamatkan.

Harap jangan melupakan pengalamanku ini. Gereja kecil dimana aku dikirim untuk menghancurkannya mengetahui bahwa aku adalah seorang tukang sihir, namun mereka tidak secara terang-terangan membongkar diriku atau menentangku. Jika mereka melakukan hal itu pasti aku sudah terbunuh dengan segera. Sebaliknya, mereka mengasihiku, mengendalikan diriku sehingga aku tidak bisa membawa doktrin yang menghancurkan dan mereka juga berdoa bagiku sampai akhirnya aku diselamatkan.
Berikut ini adalah 8 hal utama dari serangan yang diajarkan Iblis kepada hamba-hambanya untuk dipergunakan dalam menghancurkan gereja-gereja Kristen.

1) PERNYATAAN IMAN.

Pertama-tama, semua pengikut Iblis harus membuat "pernyataan iman." Dia harus berpura-pura untuk diselamatkan agar bisa memperoleh kepercayaan dari jemaat gereja. Di gereja-gereja yang mengadakan tantangan, orang itu akan maju ke depan, biasanya dengan air mata, dan berpura-pura untuk "diselamatkan." Jika gereja yang khusus itu adalah gereja kharismatik yang sangat menekankan tentang karunia berbahasa lidah maka pengikut Iblis itu akan berbahasa lidah juga. Ini bukan masalah, setan-setan dapat berbahasa lidah dengan amat mudah. Ingat bahwa ketika aku didiami oleh Mann-Chan (salah satu roh jahat yang cukup kuat - red), aku dapat berbicara dengan pejabat-pejabat tinggi negara asing dalam bahasa mereka secara lancar. Inilah mengapa Tuhan begitu menekankan pentingnya ada penafsiran:

"Jadi bagaimana sekarang, saudara-saudara? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu: yang seorang mazmur, yang lain pengajaran, atau penyataan Allah, atau karunia bahasa roh, atau karunia untuk menafsirkan bahasa roh, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun. Jika ada yang berkata-kata dengan bahasa roh, biarlah dua atau sebanyak-banyaknya tiga orang, seorang demi seorang, dan harus ada seorang lain untuk menafsirkannya. Jika tidak ada orang yang dapat menafsirkannya, hendaklah mereka berdiam diri dalam pertemuan Jemaat dan hanya boleh berkata-kata kepada dirinya sendiri dan kepada Allah." I Korintus 14:26-28.
Sayang, berapa banyak kerusakan yang dilakukan karena gereja-gereja tidak memperhatikan peringatan yang sederhana ini. Sudah menjadi kebiasaan di gereja-gereja kharismatik dimana banyak orang berbicara dan berdoa dalam bahasa lidah pada waktu yang sama tanpa adan yang menafsirkan selama kebaktian dan persekutuan doa. 

Pengikut Iblis mengambil banyak keuntungan dari sini. Selama aku melayani Iblis, aku berbicara dalam bahasa lidah secara teratur didalam setiap ibadah dan persekutuan doa, demikian juga yang dilakukan pengikut Iblis lainnya yang bekerja sama denganku. Tidak ada seorangpun yang menafsirkannya. Kami mengutuki gereja. pendeta, seluruh jemaat dan Allah! Dan Tidak seorang pun tahu! Kami menasehati gereja-gereja di manapun berada supaya memperhatikan firman Tuhan ini. Apabila Anda datang bersekutu dalam suatu kelompok, batasilah penggunaan bahasa lidah Anda seperti yang dianjurkan firman Tuhan. Jika Anda melakukan hal ini, berarti Anda telah mengambil langkah yang penting sekali untuk menahan serangan Iblis atas diri Anda.

Tiga bagian Firman Tuhan yang sering diabaikan oleh kebanyakan gereja adalah:
"Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia." I Yohanes 4:1-3.

"Jawab-Nya: Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku.." Lukas 21:8.

"Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" Matius 7:21-23.

Ini kelihatannya menjadi salah satu hal yang paling membingungkan diantara orang-orang Kristen. Para pengikut Iblis dapat dan benar-benar menggunakan nama Yesus. Mereka dapat mengajar dan berkotbah tentang Yesus, mereka dapat menggunakan nama Yesus dalam doa, dan sebagainya. Ayat-ayat firman Tuhan yang hanya dikutip dari Lukas dan Matius secara jelas menunjukkan hal ini. Satu hal yang tidak bisa mereka lakukan adalah lulus dalam tes yang diberikan dalam I Yohanes 4. Mereka tidak bisa menatap mata Anda dan berkata, "Yesus Kristus yang adalah Allah, yang telah datang menjadi manusia,mati di kayu salib dan tiga hari kemudian bangkit dari antara orang mati dan sekarang duduk di sebelah kanan Allah Bapa, Yesus inilah Juru Selamat dan Tuhanku." Oh, mereka dapat berkata, "Yesus menyelamatkan aku." Namun, Yesus yang manakah yang sedang mereka bicarakan? Yesus sendiri berkata bahwa banyak orang yang akan muncul dengan menyatakan diri sebagai diri-Nya. Mereka dapat juga membaca atau menirukan pengakuan dan pernyataan iman di dalam Yesus Kristus. Mereka dapat dan benar-benar membaca Alkitab. Jika Anda bertanya kepada mereka apakah Yesus Kristus yang telah menjelma menjadi manusia adalah Juru Selamat mereka, maka mereka bisa berbohong dan berkata "Ya". Namun mereka tidak dapat, dengan mulut mereka sendiri, membuat pernyataan seperti yang disampaikan diatas. Allah telah memberikan kepada kita sebuah ujian untuk digunakan. Marilah kita menggunakan firman Allah.

2) MEMBANGUN KREDIBILITAS.

Para pengikut Iblis membangun kredibilitas d antara gereja-gereja Kristen dengan berbagai macam cara, tergantung pada gereja tertentu. Mereka merupakan para pengunjung tetap. Mereka bisa diharapkan untuk selalu siap dan bersedia membantu dalam setiap proyek pelayanan. Mereka tidak hanya membangun kredibilitas dengan cara seperti ini, namun mereka juga amat mengenal gereja dan anggota jemaatnya. Sangat mudah dan cepat bagi mereka untuk mengetahui siapakah yang benar-benar menyerahkan diri kepada Kristus dan siapakah yang tidak sungguh-sungguh.

3) MENGHANCURKAN DASAR DOA.

"Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang kudus." Efesus 6:18.
Satu tujuan yang terpenting dari pada pengikut Iblis adalah untuk menghancurkan kehidupan doa dalam gereja. Ada begitu banyak ayat dalam Alkitab mengenai doa sehingga kami tidak bisa mendaftarnya semuanya. Gereja yang kuat adalah gereja yang berdoa. Doa memerlukan kedisplinan diri, tapi sayangnya sebagian besar orang Kristenhanya menyediakan sangat sedikit waktu untuk berdoa. Biarlah aku menceritakan kepada Anda kisah nyata tentang bagaimana cara seorang pengikut Iblis menghancurkan kuasa dalam gereja dimana aku dulu dilepaskan. Rebecca dan aku amat bersedih hati atas apa yang telah terjadi, namun kami tidak mampu membuat para pemimpin gereja itu mendengarkan kami.

Tak lama setelah aku benar-benar dilepaskan, kami merasa terkejut sekali melihat pendeta kepala dari coven yang besar dan kuat di kota dimana gereja kami berada,mulai menghadiri gereja kami. Aku mengenal orang ini dan keluarganya secara pribadi ketika aku masih menjadi pengikut Iblis, dan dia pun secara pribadi telah mengancam Rebecca maupun diriku lebih dari satu kesempatan. Hanya dalam waktu dua tahun, dia dan teman-temannya berhasil menghancurkan sama sekali gereja yang luar biasa dan kuat ini! Berulang kali Rebecca dan aku telah memohon dengan sangat disertai cucuran air mata kepada pendeta maupun para penatua gereja, namun mereka tidak mau mendengarkan kami. Kami tidak bisa menuduh "Roh" (bukan namanya yang sebenarnya) sebagai pengikut Iblis, tentu saja karena kami tidak memiliki bukti. Hanya perkataan kamilah yang menunjukkan bahwa kami melawannya. Tetapi kami telah sungguh-sungguh berusaha untuk menunjukkan kepada pendeta dan dua orang penatua lebih dari satu kesempatan bahwa buah-buah dalam hidupnya tidak sesuai dengan Alkitab. Inilah yang telah dia kerjakan.

Roy amat kaya. Dia menjadi anggota gereja tak lama setelah dia mulai menghadirinya. Dia menyatakan bahwa dirinya amat memahami Alkitab, yang kenyataannya memang benar. Dia sumbangan dalam jumlah yang amat besar kepada gereja, menghadiri setiap pertemuan dan aktivitas yang diadakan, dan bergabung dalam grup koor. Pada waktu itu gereja kami memiliki persekutuan doa yang sangat kuat setiap Rabu malam. Setiap minggunya 200-300 orang menghadiri persekutuan doa dan berdoa sebagai satu tubuh yang bersatu. Kami mengadakan persekutuan doa yang amat kuat sehingga kuasa Roh Kudus benar-benar menggoncangkan bangunan gereja. Orang-orang ini memang serius dengan doa.

Kemudian, seperti yang telah diharapkan, gereja mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Anggotanya bertumbuh mulai dari 300 menjadi lebih dari seribu orang dalam waktu kurang daris setahun. Ini merupakan saat yang amat berbahaya bagi setiap gereja. Pendeta dan penatua tidak lagi dapat mengenali setiap anggotanya secara pribadi. Mereka tidak membangun cabang gereja baru untuk memenuhi kebutuhan ini. Sebaliknya, mereka memperbesar bangunan gereja, dan gereja itu terus bertumbuh dengan pesatnya. Setiap orang berpikir bahwa mereka sedang diberkati Allah secara berlimpah - dan memang benar. Namun, banyak diantara pada pendatang yang baru sesungguhnya adalah para pengikut Iblis yang berlagak sebagai orang-orang Kristen. 
Kurang dari 6 bulan setelah bergabung dengan gereja itu, Roy mulai melakukan aksinya dan mengatakan kepada gereja bahwa Allah telah menaruhkan beban yang amat berat dalam hatinya bagi Amerika. Dia mengatakan bahwa Allah menghendaki agar orang-orang dalam gereja itu mulai datang seminggu sekali pada siang hari untuk berdoa selama satu jam bagi negara itu. Dia bersedia untuk memimpin kelom pok itu. Setiap orang berpikir bahwa ini merupakan hal yang luar biasa, dan Roy pun makin terpandang saja di gereja. Dalam waktu dua bulan dia dipilih menjadi penatua, dan tidak lama kemudian dia terpilih menjadi anggota dewan pemimpin dalam gereja.

Kira-kira 4 bulan setelah pembentukan kelompok "Doa bagi Amerika", dia melancarkan dua serangan berikutnya. Dia bersama istrinya dan sekitar 20 anggota koor dengan nada memelas mengatakan kepada pemimpin koor bahwa mereka mesti berhenti mengikut berlatih koor karena kegiatan itu "terlalu banyak menyita waktu mereka bagi keluarga." Mereka menyatakan bahwa beban mereka terlalu berat jika harus menghadiri persekutuan doa setiap Rabu malam, kemudian langsung berlatih koor, setelah persekutuan doa. Tidak perlu dikatakan, tidak lama kemudian pimpinan koor itu mendatangi para penatua untuk membicarakan tentang latihan koor selama persekutuan doa, dan "Tentu saja mengadakan persekutuan doa mereka sendiri sebelum latihan." Para penatua itu setuju, dan 20 anggota bergabung lagi. Serangan pertama sukses. Karena anggota koor itu besar , maka sebagian besar anggota gereja lantas memilih mengikuti latihan koor, dan mereka tidak lagi mengikuti persekutuan doa yang amat berkuasa itu. Kebanyakan dari anggota gereja lainnya mulai berpikir apakah persekutuan doa itu penting sekali.

Kurang lebih sebulan setelah kemenangan dengan koor, Roy menyerang pada suatu pertemuan para penatua maupun dewan pimpinan. Roy mengatakan kepada mereka bahwa karena pertumbuhan anggota gereja yang amat pesat, maka tidak cukup lagi waktu yang dibutuhkan untuk mengajar mereka satu per satu agar bertumbuh di dalam Tuhan, atau bagaimana cara menyampaikan Injil kepada orang lain. Dia mengatakan bahwa Sekolah Minggu sama sekali tidak bisa melakukan hal itu. Dia juga menunjukkan kenyataan bahwa orang-orang tidak bisa mengenal satu sama lain secara pribadi seperti dulu lagi ketika gereja mereka masih kecil. Semua pendapatnya itu betul. NAMUN pemecahannya atas masalah itu adalah menghentikan persekutuan doa yang besar itu dan membaginya menjadi beberapa persekutuan yang lebih kecil yang disebut "kelompok pemuridan", dimana mereka bisa "diajar secara individu" bagaimana agar bisa "bertumbuh dan menginjili" serta dapat mengenal satu sama lain dengan lebih baik. Pendeta, para penatua dan dewan pimpinan gereja menelan umpan yang dia tawarkan, dan tenggelam.

Persekutuan doa dibubarkan dan kelompok-kelompok pemuridan yang kecil dibentuk. Tentu saja, Roylah yang bertugas membentuk kelompok-kelompok ini. Orang-orang yang dia pilih untuk memimpin mereka kebanyakan adalah para pengikut Iblis. Doa dan kuasa dari gereja itu telah dihancurkan!

Rebecca dan aku menemui pendeta maupun beberapa penatua dengan air mata, mencoba untuk menunjukkan kepada mereka secara Alkitabiah bahwa persekutuan doa yang penuh kuasa merupakan tulang punggung gereja. Mereka tidak mau mendengarkan kami. Dari masing-masing mereka kami mendengar alasan yang sama, "Roy adalah orang pertama yang mengetahui pentingnya doa. Perhatikan bagaimana dia memulai kelompok Doa bagi Amerika."

4) GOSIP.

Apabila dasar doa dalam gereja telah dihancurkan, maka para pengikut Iblis akan bebas melakukan apa saja yang mereka inginkan. Salah satu hal yang paling mudah digunakan adalah gosip. Gosip adalah senjata utama Iblis. Amat sedikit orang yang cukup kuat untuk tidak meneruskan gosip yang telah mereka dengar. Para pengikut Iblis dengan mudah dapat menghancurkan kredibilitas pendeta atau orang Kristen yang sungguh-sungguh di dalam sebuah gereja dengan cara menimbulkan gosip.

Kami menghimbau seluruh penatua gereja supaya benar-benar waspada. Jangan sekali-kali pergi sendirian ke rumah salah seorang anggota gereja yang berlainan jenis kelaminnya untuk membantu atau membimbing mereka. Anda dapat dijebak dengan mudah sekali. Sungguhpun Anda tidak berbuat sesuatu yang kelihatannya salah, tapi siapakah yang dapat membuktikannya? Ada banyak karier seorang pendeta yang telah dihancurkan karena langkah seperti ini. I Tesalonika 5:22 mengatakan, "Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan." Setiap orang Kristen harus dengan hati-hati mentaati ayat firman Tuhan ini.

5) MENGAJAR DAN MENGUBAH DOKTRIN

Pengikut Iblis amat ingin mendapatkan posisi untuk mengajar di gereja-gereja. Mereka dapat mengakibatkan kerusakan yang amat luar biasa dalam posisi-posisi seperti ini. Apakah Anda benar-benar tahu dimanakah para pengajar Sekolah Minggu Anda berdiri dengan Tuhan? Apakah Anda sungguh-sungguh tahu segala sesuatu yang mereka ajarkan kepada anak-anak Anda? Ataukah itu biar menjadi urusan orang lain saja? Aku dulu pernah mengajar Sekolah Minggu di sebuah gereja kharismatik di kotaku selama beberapa tahun, dan diberi kesempatan untuk memimpin serta mengajar koor pemuda, sedangkan pada saat yang bersamaan aku melayani Iblis. Kini hatiku hancur saat memikirkan tentang kehidupan banyak orang muda yang telah kuhancurkan dengan cara merekrut mereka menjadi pengikut Iblis melalui kelas-kelas yang kupimpin, dan tidak terbilang lainnya yang waktunya kubuang percuma dengan tidak mengajarkan kepada mereka tentang Injil Yesus Kristus yang benar.

Jangan tertipu. Sejumlah pendeta dari gereja-gereja yang besar dan kaya di negara kami adalah para pengikut Iblis. Pengaruh mereka sangat hebat, dan mereka dapat melakukan apa saja yang mereka inginkan karena kebanyakan orang Kristen dimana-mana terlalu malas dalam mempelajari Alkitab secara pribadi untuk mengecek segala sesuatu yang mereka katakan!

Ada tiga hal dasar yang paling gencar diajarkan oleh para pengikut Iblis:

a) Doa. Mereka membuat doa menjadi prosedur yang demikian rumit. Mereka seringkali mengajarkan bahwa ada sejumlah langkah yang harus dilalui orang percaya agar mereka bisa yakin bahwa mereka benar-benar memiliki hubungan yang "benar" dengan Allah sebelum mereka dapat memiliki kuasa dalam doa, atau bahkan sebelum Allah dapat mendengar mereka. Mereka menggunakan dan memutarbalikkan banyak ayat Alkitab untuk menjadikan doktrin mereka yang begitu keliru supaya kelihatan benar. Tidak terhitung jumlah orang yang menjadi lemah sekali dalam doa karena doa dinyatakan sebagai beban yang begitu berat dan hal yang amat kompleks. Kami menganjurkan setiap orang untuk mempelajari Ibrani 4:14-16:

"Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya." Ibrani 4:14-16.

b) Salah satu doktrin Iblis yang paling menghancurkan pada masa kini adalah berita tentang sehat dan kaya. Salah satu cara terbaik untuk menghalangi orang agar tidak bersedia menderita apapun untuk menolong seorang saudara dan untuk melemahkan orang Kristen yang sungguh-sungguh dalam mengalami aniaya (ini benar-benar terjadi di negara kami setiap hari) adalah ajaran bahwa setiap orang Kristen harus sehat setiap waktu dan kaya. Seseorang yang tidak seperti itu berarti gagal di dalam sebagian hidupnya. Ayat-ayat yang menunjukkan tentang kesalahan doktrin itu terlalu banyak jumlahnya untuk didaftar. Salah satu ayat singkat yang meringkas itu semua menyatakan:
"Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya." II Timotius 3:12.

Coba perhatikan bahwa tidak ada batasan mengenai aniaya macam apakah yang akan diderita orang percaya - ini dapat berarti secara keuangan, fisik atau emosional.
c) Doktrin kasih - "Kita tidak dapat menghakimi setiap orang." Para pengikut Iblis melindungi diri mereka sendiri dengan doktrin ini, dan orang Kristen yang pasif tidak ingin menginjak kaki siapapun. Mereka hanya tidak ingin diganggu karena jika mereka melakukan hal itu, maka kehidupan mereka yang sudah terencana dengan baik, tenteram dan berkelimpahan tidak akan seperti itu lagi.

6) MENGHANCURKAN KESATUAN KELUARGA.
Iblis tahu bahwa jika dia berhasil menghancurkan kesatuan keluarga, maka dia dapat juga menghancurkan kesatuan dalam gereja, dan perlu aku tambahkan, menghancurkan negara juga. Pengikut Iblis di dalam gereja Kristen bekerja keras untuk memisahkan keluarga. Mereka mulai melaksanakan berbagai macam program bagi kaum remaja, anak-anak usia sekolah, dan anak-anak prasekolah. Mereka mengembangkan program-program yang terpisah bagi kaum wanita dan pria, sehingga mencoba memisahkan orang tua sesering mungkin.

Anak-anak perlu mendengarkan kotbah-kotbah dan mengikuti persekutuan-persekutuan doa sama banyaknya dengan orang tua mereka. Dengan jelas Alkitab menunjukkan prinsip belajar bersama dalam keluarga. Anak-anak belajar menghormati Allah maupun gereja dengan belajar duduk tenang di gereja dan mendengarkan pendetanya. Segera setelah berbagai program dibuat bagi kaum muda yang memisahkan mereka dari kebaktian utama, mereka kehilangan rasa hormat kepada pendeta dan gereja. MEREKA merasa tidak perlu duduk dan mendengarkan pendeta, dia sudah terlalu membosankan. Inilah sikap yang dengan cepat sekali mereka kembangkan.

7) MENGHENTIKAN SEMUA AJARAN YG AKURAT TENTANG IBLIS.

"Supaya Iblis jangan beroleh keuntungan atas kita, sebab kita tahu apa maksudnya." II Korintus 2:11

"Umatku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka aku juga akan melupakan anak-anakmu." Hosea 4:6
"Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya." I Petrus 5:8
"Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan daripada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat." Yohanes 3:19.

Salah satu sasaran utama Iblis dan antek-anteknya adalah untuk mencegah setiap ajaran tentang dia atau aktivitasnya. Selama orang tetap bersikap acuh-tak acuh terhadap Iblis, dia tidak akan dihalangi dalam melakukan segala sesuatu yang dikehendakinya. Para pengikut Iblis selalu diperintahkan untuk mencegah setiap pengajaran tentang Iblis di dalam gereja yang mereka hadiri.

Alasannya banyak. Mereka mengatakan bahwa setiap pengajaran tentang Iblis memuliakan dia, membuat pikiran orang jauh dari Tuhan, menggoda orang untuk datang kepada Iblis dan dst. Firman Allah secara jelas banyak mengajar tentang Iblis, dan mengingatkan kita bahwa jika kita acuh tak acuh terhadap musuh kita itu, maka dia pasti akan mengambil keuntungan dari kita.

Sebuah pembacaan mantera yang sederhana oleh seorang pengikut Iblis berpangkat tinggi akan memerintahkan roh jahat untuk mengganggu setiap orang yang menghadiri gereja dimana dia juga hadir. Tujuan roh jahat ini adalah untuk berjaga-jaga dan begitu seseorang mengatakan sesuatu tentang Iblis, maka roh jahat itu memasukkan pikiran ke dalam benak orang itu sehingga dia tidak usah mendengarkan segala sesuatu yang disampaikan tentang Iblis.

Awas, ada anggota gereja yang mengeluh paling keras terhadap setiap ajaran tentang Iblis dan segala taktiknya, mungkin akan berubah menjadi pengikut Iblis pada akhirnya.

8) SERANGAN LANGSUNG OLEH TUKANG SIHIR MELAWAN PARA ANGGOTA GEREJA YG UTAMA.

Inilah alasan lainnya mengapa doa begitu penting. Setiap pendeta dan para pemimpin gereja dan/atau anggota jemaat yang benar-benar berdiri di pihak Tuhan dan melawan Iblis akan mendapat serangan yang luar biasa dari para pengikut Iblis.

Mereka akan ditimpa oleh berbagai macam penyakit jasmani, kesukaran dalam berkonsentrasi, kebingungan, kelelahan, kesukaran dalam berdoa, dll. Para pemimpin gereja manapun harus terus-menerus didukung dalam doa oleh segenap anggota jemaat. Apabila dasar doa seperti ini telah hilang, maka pendeta dan pemimpin-pemimpin gereja akan menghadapi serangan-serangan itu sendirian. Seringkali mereka dikalahkan. Itulah sebabnya mengapa Paulus meminta agar saudara-saudara seimannya berdoa baginya pada bagian akhir sebagian besar surat yang ditulisnya.

Sejumlah besar gereja Kristen yang mati dan tidak berdaya di Amerika Serikat pada masa kini merupakan saksi bagi keberhasilan taktik Iblis yang direncanakan dengan cermat. Doa kami ialah agar setiap orang Kristen yang membaca buku ini akan menghadap Tuhan di dalam doa dan meminta petunjuk-Nya untuk mengetahui cara berperang menghadapi serangan semacam ini dalam gerejaNya.

Dikutip dari buku "Bebas dari cengkeraman setan" by. Rebecca Brown


Tuhan Yesus Memberkati

Tidak ada komentar: